Ratu Feniks Abadi

Ratu Feniks Abadi
Eps. 37: Misteri Mayat


__ADS_3

Tengah malam, seorang wanita berumur dua puluh lima tahun tampak baru keluar dari gedung perkantoran elit. Wanita itu berjalan sendirian di sebuah jalan yang sunyi dengan sinar temaram. Sesekali ia membetulkan tasnya yang melorot.


Suara-suara aneh mulai terdengar begitu ia melewati sebuah rumah kosong yang sudah lama tidak dihuni. Angin berhembus, membuat seluruh bulu kuduknya meremang.


Tepat di ujung jalan, ia tiba-tiba dikejutkan oleh penampakan sosok misterius yang berwarna hitam. Begitu sosok itu berbalik, ia menjerit ketakutan karena wajah sosok hitam tersebut begitu mengerikan. Dari tubuhnya keluar asap hitam yang sangat bau.


Wanita itu tidak sempat meminta tolong karena sosok itu langsung menyerangnya. Ia meronta, namun tenaganya tidak sebanding dengan tenaga sosok tersebut. Jeritannya kian melengking tatkala lehernya dicekik oleh tangan sosok tersebut.


Sesak dan sakit, itulah yang ia rasakan. Si wanita merasa jiwanya ditarik. Saat napasnya sudah tidak berhembus dan jantungnya berhenti berdetak, perlahan tubuhnya mengering seolah-olah seluruh darahnya sudah disedot habis.


Keesokan harinya, kantor Lingjing dihebohkan dengan berita tewasnya salah seorang karyawan mereka. Feng Shang bergegas menuju lokasi kejadian yang sudah diberi garis polisi. Saat ia hendak mendekat, beberapa polisi menghadangnya. Ia kemudian memberitahu kalau korban adalah karyawannya.


Barulah ia diperbolehkan mendekati tempat kejadian. Feng Shang begitu terkejut melihat kondisi mayat yang sangat mengenaskan. Tubuhnya mengkerut, seluruh kulitnya jadi keriput. Tulang belulangnya kaku dan ia wajahnya menghadap ke atas dengan mulut terbuka.


Beberapa orang yang melihat memilih untuk memalingkan wajah atau menutup hidung mereka. Selain mengenaskan dan aneh, mayatnya juga mengeluarkan bau busuk.


Tetapi, Feng Shang tahu kalau mayat ini tidak mati dengan cara biasa. Kasus kematian seperti ini pernah ia jumpai di Alam Sembilan Langit sepuluh ribu tahun yang lalu. Kondisinya sama persis seperti mayat dewa yang energinya disedot habis oleh iblis.


"Ini lebih dari sekadar hawa iblis biasa," gumam Feng Shang. Seorang polisi kemudian mendekat, memintanya memberi keterangan dan ditanyai beberapa hal.


Para polisi juga berpikir kasus ini aneh. Ini pertama kalinya mereka menjumpai mayat yang begitu mengerikan tergeletak di jalan. Mereka membuat kesimpulan kalau pelaku pembunuhannya begitu kejam hingga menyedot habis darah korban.

__ADS_1


Mayat tersebut kemudian dibawa ambulans ke rumah sakit untuk diautopsi. Namun ketika diangkat ke brankar, tubuhnya justru sangat kaku seperti batu. Para petugas memaksakan diri, tetapi beberapa bagian tubuh mayat tersebut malah mengeras.


Demi menghilangkan kecurigaan, diam-diam Feng Shang menggunakan sihirnya untuk melunakkan otot-otot si mayat. Secara ajaib, mayat itu langsung bisa dipindahkan dan perjalanan ke rumah sakit dimulai. Feng Shang memaksa ikut karena ia khawatir tubuh mayat itu mengeras lagi.


Begitu hasil autopsi keluar, Feng Shang tetap tidak merasa lega. Hasil pemeriksaannya mengatakan kalau korban mengalami dehidrasi parah hingga tubuhnya mengkerut. Di mata Feng Shang, jelas-jelas ini hawa iblis yang sangat mengerikan.


Tapi, ia juga tidak bisa mengatakan yang sebenarnya. Dunia ini berbeda dengan Alam Sembilan Langit. Ada beberapa hal yang tidak bisa disamakan, tidak bisa dibandingkan. Yang biasa di Alam Sembilan Langit mungkin menjadi hal gila di dunia ini.


Mayat tersebut kemudian disimpan di kamar mayat untuk sementara, sambil menunggu keluarganya datang menjemput. Pihak kepolisian juga sudah meminta rekaman kamera pengawas di sekitar area kejadian untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Jika benar merupakan kasus pembunuhan, maka mereka akan mengusutnya sampai tuntas.


"Direktur Feng begitu perhatian. Dia sampai menemani proses autopsi karyawannya," ucap salah seorang perawat ketika ia melihat Feng Shang masih setia duduk di kursi tunggu rumah sakit


"Tapi, rumor tentang hubungannya dengan Presdir Shen belum tentu tidak benar, bukan? Beberapa hari yang lalu Direktur Feng terluka, dan Presdir Shen mengantarnya kemari tengah malam. Bahkan menungguinya sampai pagi."


"Kalau sampai Presdir Shen mendengarnya, aku tidak menjamin direktur rumah sakit akan bisa menolongmu."


Kedua perawat tersebut baru berhenti bergosip setelah ditegur oleh seorang dokter. Feng Shang menatap kepergian kedua perawat tersebut dengan lirikan tajam. Bukannya ia tidak mendengar, Feng Shang sengaja menguping sejauh mana mereka akan membicarakannya.


Feng Shang tetap berada di rumah sakit hingga malam tiba. Ia mengabaikan panggilan di teleponnya yang telah berbunyi puluhan kali. Feng Shang memutuskan untuk menyelidikinya sendiri, karena mengandalkan manusia pasti membutuhkan waktu yang cukup lama.


Saat tengah malam ketika keadaan cukup sepi, Feng Shang diam-diam pergi ke kamar mayat. Setelah mencari, ia mendekati brankar tempat mayat karyawannya disimpan. Ia kemudian mulai menggunakan kekuatan sihirnya.

__ADS_1


Feng Shang mengintip ingatan orang mati tersebut. Meskipun pemiliknya sudah tidak bernyawa, tetapi ingatan merupakan sesuatu yang paling lama hidupnya di segala alam. Itulah sebabnya seseorang harus meminum air pelupa ketika menyebrangi sungai akhirat, semata-mata agar mereka tidak menderita akibat ingatan kehidupan sebelumnya.


"Hawa iblisnya lebih kuat daripada yang kurasakan di tubuh Xiang Sun sebelumnya. Mengapa ini bisa terjadi?" tanya Feng Shang pada sekelompok mayat yang ditutupi kain putih.


Berdasarkan ingatan yang ia lihat, kejadiannya adalah tengah malam lalu saat wanita tersebut pulang setelah lembur panjang. Ia disergap sosok hitam dan langsung dicekik sampai mati, lalu tubuhnya mengkerut.


Dari sana ia bisa menyimpulkan kalau ini ulah sosok tersebut. Dunia medis mungkin mengatakan kalau mayat ini kekurangan cairan, padahal bagi Feng Shang, jelas-jelas itu semua dikarenakan seluruh energi dan jiwanya diserap secara paksa.


"Apa mungkin ada iblis lain selain yang ada di tubuh Xiang Sun?"


Feng Shang berkutat dengan pikirannya sendiri. Tidak mungkin, pikirnya. Tidak mungkin ada iblis lain di dunia ini. Selama ini ia hanya menemukannya di diri Xiang Sun. Kecuali.... Kecuali iblis di dalam tubuh Xiang Sun telah menjadi lebih kuat dan kehilangan kendali.


Wanita ini tidak seharusnya mati!


Feng Shang ingin mengembalikan inti jiwa wanita itu dan menghidupkannya kembali, tetapi inti jiwanya sudah hilang entah ke mana. Satu-satunya hal yang bisa ia lakukan adalah mengirim sisa ingatan wanita itu ke tempat lain. Biarkan kesadarannya membentuk inti jiwa manusia yang baru.


Saat Feng Shang selesai menerbangkan sisa ingatan itu, ia tanpa sengaja menyenggol brankar mayat lain hingga bergeser. Sayang, tenaganya terlalu kuat sampai brankar tersebut menabrak brankar yang lain, menimbulkan benturan yang membuat posisi mayat di atasnya bergeser.


Saat ia mencoba mengembalikan posisinya ke semula, seseorang tiba-tiba menarik tangannya. Feng Shang terkejut. Di bawah keremangan cahaya, ia samar-samar sesosok bertubuh jangkung sedang berdiri menatapnya. Hah, dia kira itu mayat hidup.


"Apa yang kau lakukan di sini?"

__ADS_1


__ADS_2