Return: Of The Dragon Legend

Return: Of The Dragon Legend
Ch. 17. Penghianatan


__ADS_3

Shou Yan yang terkena tenaga dalam oleh Xiao Lung sedang tak sadarkan diri dalam pelukan Mei Hwa. Kedua tangisan seorang gadis membuat perhatian para penonton terfokus paa mereka kecuali Liu Shan, Jiang Qe dan Yie Ji, ketiganya memiliki pandangan yang berbeda untuk seorang pendekar.


Sesaat Shou Yan menerima pukulan dari Xiao Lung, Liu Shan yang pertama kali melihat keanehan pada diri pemuda tersebut “Seperti ada energi keemasan menyelimuti tubuh bocah itu” sambil bergumam sebelum pada akhirnya mendekati Shou Yan


“Sedang apa kalian..?”


Liu Shan turun dari atas arena dan mencoba untuk memberikan selamat pada Xiao Lung, tetapi karena melihat dua gadis yang menangis disebabkan oleh seorang bocah yang usianya hampir 5 tahun membuatnya heran


“Kakek guru..” Xiao Lung yang pertama bereaksi dengan kedatangan Liu Shan


“Haih,, sedang apa bocah ini..” Liu Shan menghela nafas panjang saat ia memegang pergelangan tangan Shou Yan “Dia hanya kelelahan,,” Liu Shan sudah dapat menebak bahwa pemuda di hadapannya akan baik-baik saja “Bimbingan dari senior Guo memang harus aku akui..”


“Apa..!!”


“Apa..!!”


Kedua Gadis itu kaget secara bersamaan, Mei Hwa yang mengetahui kebenaran telah berfikir bahwa mehamburkan air mata hanyalah kesia-siaan, Sedangkan Xiao Lung sendiri mematung sejenak dengan kalimat yang Liu Shan ucapkan, ia sendiri merasa menyesal telah memanggilnya dengan hormat.


“Dasar Yan’gege bodoh” Mei Hwa merasa di permainkan dan memukul perut Shou Yan


“Aduhh..” Shou Yan tersadar dari tidurnya, sempat berfikir kematiannya akan datang jika Mei Hwa memukulnya sekali lagi “kali ini,, pukulan Hwa’er terasa berat” batin Shou Yan


“Kau- sungguh tega..” Xiao Lung tidak menyangka akan masuk dalam rencana Shou Yan “Tapi..tunggu dulu..” ia mulai memutar otaknya bermaksud untuk mencari sesuatu yang mencurigakan “Kau menahan kekuatanmu..?


Shou Yan tersenyum kecut saat tebakan Xiao Lung memang benar adanya "Maafkan junior ini Nona Xiao"


Xiao Lung mengeluarkan hampir seluruh kekuatannya namun melihat pemuda di hadapannya masih bisa tersenyum menandakan dia lebih hebat dari dirinya “haih,, aku mengaku kalah” batinnya


Shou Yan mengubah posisi duduknya menjadi bersila sebelum Liu Shan memberikan sebuah pil untuk mengembalikan kondisi Shou Yan “Jadi,, bisakah kau ceritakan atas tindakanmu Lung’er..?” Liu Shan sudah mengamati pertarugan mereka dari awal, dan ia tahu bahwa serangan yang di tujukan terakhir kali adalah niat untuk membunuh.


“Maaf kek..”

__ADS_1


“Kakek..!?” Shou Yan tersedak darahnya sendiri, karena tidak percaya bahwa kakek tua dengan janggut yang sudah memutih adalah kakek dari Xiao Lung


Mei Hwa sendiri sudah menduga bahwa untuk  menjadi guru sekte di usia muda tanpa bimbingan sejak dini tidak akan pernah berhasil, kecuali jika punya bakat


Xiao Lung mulai bercerita saat sebelum pertandingan di mulai, ia sempat bertemu dengan Yie Ji di ruang tunggu peserta dan menceritakan jika Shou Yan adalah utusan dari sekte hitam yang berniat mengahancurkan Sekte Pedang Bulan dan harus membunuhnya


Liu Shan sendiri masih tidak percaya jika cucu perempuannya akan mudah di tipu dengan mudah “Ho,, Sekte Hitam” Liu Shan menatap tajam Yie Ji setelah mendengar alasan Xiao Lung


Yie Ji yang berdiri tidak jauh dari mereka berempat hanya menanggapi dengan senyuman sinis “Aku pikir akan berhasil tetapi..” Yie Ji mengangkat tangan dan seketika beberapa puluh orang dari arah bangku penonton muncul dengan pakaian hitam serta topeng besi


“itu.. Organisasi bayangan hitam..!”


“Lari..”


“Selamatkan dirimu..”


Kepanikan terjadi di area penonton, para penduduk hanya dapat melarikan diri ke arah pintu keluar sedangkan murid dari Pedang Bulan berdiri dan bersiap dengan mengeluarkan pedang.


“Aku akan mengambil murid wanitanya” jawab salah satu topeng besi


“Tahanlah dan tetap ikuti rencana awal“ Topeng merah menengahi pembicaraan bawahannya


Dari lima puluh murid yang ada mempunyai tugas dan perannya masing-masing, sebagian bertugas untuk menghambat musuh lalu sebagian lagi mengamankan penduduk terutama anak-anak dan wanita


“Silahkan ke arah sini..” Liang Qe sementara mengambil alih komando “kau.. dan kau.. pergi ke pusat pengamanan kota dan beritahu tentang situasi sekarang” Jiang Qe menyuruh dua muridnya untuk memberitahu perwira prajurit yang berada di tengah kota


"Baik Guru"


"Baiklah Guru"


“Aku tidak percaya jika hanya ini yang dikirim oleh Sekte Hitam” Banyak pertanyaan di pikirannya, Yie Ji telah menjadi teman minumnya selama hampir sepuluh tahuan semenjak ia menjabat menjadi wakil Ketua Sekte “Junior Yie Ji,, ada apa denganmu..?”

__ADS_1


“Pembunuh Topeng Besi..?” Shou Yan mengangkat alisnya saat mengetahui para pembunuh bisa menyusup ke dalam kota. Dengan sigap Shou Yan terbangun dari duduknya dan membelakangi Mei Hwa “Bersembunyi di belakangku”


Mei Hwa hanya berdiam diri tanpa sebuah kata karena Aura Pembunuh yang keluar dari setiap tubuh Topeng besi membuat tubuhnya bergetar hebat “Yan’gege..” dengan rasa khawatir membuat pikirannya menjadi kosong


“Paman Yie Ji..?” Xiao Lung tidak menyangka bahwa sosok yang menjadi panutannya akan menjadi seorang penghianat “Kenapa Paman melakukan semua ini” Xiao Lung masih menolak kenyataan


“Kau..! yang telah membuatku seperti ini” Jiang Qe menunjuk ke arah Liu Shan


“Apa maksudmu Junior Qe.. Kita Sudah menjadi teman lama, hentikan semua ini adi--“ Liu Shan mencoba meminta penjelasan kalimatnya tetapi di potong oleh Liang Qe


“Cukup..! jangan panggil aku adik, aku tidak akan tertipu lagi” Jiang Qe merasa selama ini, dia hanya menempati posisi  sebagai Bendahara Sekte padahal ia sudah mencapai Ranah Langit tahap tiga “Aku lah yang seharusnya


menjadi Ketua Sekte..! bukan kau..!”


Menjadi ketua Sekte di bagian cabang, haruslah memiliki kemampuan di atas Ranah Langit dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk mendidik para murid Pedang Bulan. Yie Ji sudah mempunyai kemampuan tetapi tidak dengan pengetahuan


“Jika Junior Qe menginginkan posisi ketua, aku akan memberikannya” Liu Shan tidak ingin menimbulkan korban di kedua belah pihak dan tidak ingin melukai temannya “ Namamu.. Shou Yan bukan..?” bisik Liu Shan pada Shou Yan yang tengah melindungi Mei Hwa


“Benar Paman”  Shou Yan berfikir jika Liu Shan ingin meminta bantuannya, ia akan senang hati membantu tetapi melindungi Mei Hwa adalah hal utama


“Aku ingin meminta bantuanmu.. jika hendak membawa Tuan Putri, bawalah juga Lung’er” bisik Liu Shan sambil melirik gadis kecil di belakang Shou Yan


“Tuan Putri..?” ia baru menyadari alasan Shou Yan yang tidak suka jika ada orang yang mengejek Mei Hwa “Jadi.. dialah Tuan Putri dari kerajaan Sun” batin Xiao Lung


Shou Yan menjadi lebih waspada terhadap Liu Shan, jika tebakannya benar hanya orang terdekat Mei Hwa atau para bangsawanlah yang bisa menyadari akan sosok Mei Hwa


“Tidak usah terlalu tegang” Liu Shan dapat menebak dari sikap arogan yang dimiliki Mei Hwa yang kebanyakan hanya dimiliki oleh bangsawan dan bangsawan di kota ini hanya mempunyai keturunan laki-laki, semuanya menjadi jelas setelah kehadiran Guo An


Shou Yan merinding saat mendengar dugaan dari Liu Shan “Hanya dengan beberapa petunjuk, ia bisa menebaknya dengan benar, sungguh luar biasa” batinnya


“Baiklah.. aku mempunyai sejuta pertanyaan tapi..” Liu Shan menoleh dan melihat ke arah Yie Ji yang sudah siap menyerang dengan beberapa anggota topeng besi di belakangnya “Pergilah"

__ADS_1


"Baik..!"


__ADS_2