
“Kita sampai” Ma Liang memperlihatkan sebuah gedung mewah yang menjulang tinggi dengan tiga lantai
Shou Yan melihat ke arah yang sama dengan Ma Liang lalu ia melihat sebuah tulisan di atas pintu “Pelelangan Wangjin” Shou Yan mengerutkan alisnya ketika menyadari ada sebuah bangunan mewah di kota ini selain milik para Bangsawan
Tentu saja Shou Yan baru pertama kali melihatya karena Bangunan ini baru di dirikan dua tahun lalu sejak pertempuran di kota Changnan
Setelahnya, banyak rumor yang beredar tentang Naga yang muncul di kota Changnan membuat banyak orang yang memutuskan untuk tinggal di sini
Dan tak sedikit pula yang mendirikan usaha di tempat ini dengan harapan dapat mendapatkan kekayaan dari berkah Naga, penghuni kota Changnan
Banyak penduduk yang mulai imigrasi ke kota ini, ada yang berasal dari kota tetangga bahkan saudagar kaya dari negara Wei mulai menetap di tempat ini
Dengan banyaknya penduduk yang mulai menetap dan mendirikan usaha di Changnan membuat perekonomian dalam kota menjadi lebih baik, sehingga beban bulanan untuk membayar upeti di ibu kota menjadi lebih ringan
Namun seiring dengan tumbuhnya ekonomi dan populasi manusia, membuat sumber pangan dan air di kota Changnan menjadi lebih buruk
Padi menjadi makanan pokok di kota Changnan, di setiap musim panen dapat menghasilkan dua kali dalam satu tahun
Segala sesuatu tentang perekonomian selalu ada untung dan rugi, salah satunya adalah sumber pangan yang mulai menipis dan Bangsawan di kota ini membuat kebijakan untuk membelinya di kota terdekat
“Haihh,, sungguh merepotkan jika memikirkannya” Ma Liang bergumam pelan sebelum memutuskan untuk masuk
“Senior Ma, tunggu dulu..” Shou Yan berjalann pelan di samping Ma Liang, saat tinggal beberapa meter dari pintu masuk ia berbisik pelan pada rekannya “Senior Ma, kelihatannya tempat ini.. tidak cocok untuk kita”
“Sudahlah,, kita coba saja” Ma Liang mencoba meyakinkan Shou Yan untuk tetap mencoba meski hasilnya nanti mereka akan di tendang keluar
Saat hendak melangkah lebih jauh, Shou Yan dan Ma Liang di hadang oleh kedua pria bertubuh kekar yang di perkirakan adalah penjaga keamanan di Rumah Lelang
“Tunggu Bocah..”
“Kalian tidak di perbolehkan untuk masuk”
“Namanku adalah Ma Liang dan aku berasal dari keluarga Ma jadi,, biarkan aku masuk” Ucap Ma Liang dengan sedikit membusungkan dada
Kedua penjaga tersebut saling memandang sebelum akhirnya tertawa lantang “Siapapun kau,, tidak di ijinkan masuk..!”imbuhnya
“Apa kau tidak melihat ini..” Salah satu penjaga menunjukkan sebuah tulisan yang terpasang di dinding luar
__ADS_1
Shou Yan menyipykan matanya dan memfokuskan tulisan yang telah mereka tunjukkan “Murid Sekte di larang masuk”
“Apa..!? setahuku, tidak ada larangan itu kemarin..?” Ma Liang berfikir jika peraturan itu baru saja di buat, sebelum datang ke tempat ini bersama Shou Yan ia sudah bertanya pada ayahnya dan tidak menyebutkan tentang aturan ini
“Tentu saja,, ini baru saja di buat oleh salah satu petinggi di Asosiasi Wangjin” jawab salah satu penjaga
“Jika di ijinkan bertanya, bolehkah junior tahu siapa yang membuat aturan ini” Ucap Ma Liang, ia sungguh yakin jika ada sesuatu yang mencoba menghalangi rencananya
“Dia adalah Tuan Muda Feng”
“Qiao Feng..!” Mata Ma Liang hendak keluar dari tempatnya ketika mengetahui siapa dalang di balik aturan aneh tersebut “Cih.. lagi-lagi dia”
Melihat Ma Liang yanng masih tertunduk dengan amarahnya membuat Shou Yan ingin mengajaknya untuk pergi meninggalkan tempat ini, sebelum ia melihat dua orang dengan pedang tersarung di pinggangnya sedang melewatinya
“Tunggu dulu.. bukankah mereka seorang pendekar..!? sama seperti kami..?” Darah Shou Yan menjadi mendidih ketika ia melihat dua pendekar yang sengaja di biarkan masuk oleh para penjaga pintu
“Haih,, ini sebabnya aku tidak pernah menyukai anak kecil” Ucap salah satu pria bertubuh kekar pada Shou Yan “Cobalah untuk melihat pakaianmu” imbuhnya
“Kenapa dengan pakaianku..?” Shou Yan tidak menyangka jika hanya sebuah pakaian akan membuatnya sulit untuk memasuki pelelangan
Saat keduanya masih berdebat dengan penjaga pintu, datang seorang gadis yang turun dari kereta berlapis emas “Apa yang kalian ributkan di sini..?”
“Akan segera kami usir mereka”
Ucap kedua penjaga tersebut secara bergantian sambil memberikan hormatnya
Shou Yan melihat gadis tersebut dari atas sampai bawah, ia menduga jika gadis ini adalah seseorang yang penting “Maaf Nyona.. kami tidak bermaksud untuk mencari keributan”
“Apa aku terlihat tua bagimu..!?” Gadis tersebut menatap tajam kearah Shou Yan
“Ah maksudku.. Nona”
Gadis yang terlihat seperti umur 15 tahun-an tersebut melihat Ma Liang sebelum mengalihkan pandangannya pada Shou Yan
Sekejap ia merasakan ada Aura yang aneh pada diri Shou Yan sehingga membuatnya harus mengatur detak jantungnya terlebih dahulu “Siapa namamu nak..?”
“Junior adalah Shou Yan dari Sekte Pedang Bulan Nona, sedangkan ini..” Shou Yan mengenalkan diri sambil memberikan hormat serta mengenalkan teman di sebelahnya
__ADS_1
“Senior..? whoooiii…!” ia berteriak pelan sampai harus menginjak kaki Ma Liang karena mematung sambil melihat gadis di hadapannya
“Maaf Nona.. Perkenalkan, nama saya adalah Ma Liang” Ma Liang memberilkan hormat sambil tetap menatap wajah gadis di hadapannya
Gadis tersebut melihat kedua pemuda di hadapannya secara bergantian sebelum melihat ke para penjaga “Mereka adalah tamuku, biarkan mereka masuk”
“Baik Nona..”
Dengan kedatangan gadis tersebut membuat keduanya dapat memasuki Pelelangan Wangjin, Shou Yan yang masih penasaran dengan sosok wanita itu mencoba untuk bertanya pada Ma Liang
Ma Liang menanggapi Shou Yan dengan senyuman “Dia adalah Yue Ying, pemilik saham ketiga dari Pelelangan Wangjin ini..” seorang gadis dengan rambut hitam sebahu dengan tanda lahir di bawah mata kirinya
“Yue Ying..?” meski Shou Yan telah lama di kota Changnan, namun ternyata masih banyak yang belum ia ketahui terutama dunia di luar
Bangunan ini memiliki tiga lantai yang mempunyai perannya masing-masing di setiap lantainya
Lantai pertama adalah tempat umum yang biasanya di kunjungi oleh para pembeli untuk melihat barang yang akan di lelang serta di lantai inilah pelelangan tersebut di mulai
Untuk lantai kedua, hanya bisa di tempati oleh para bangsawan besar dan Tiga keluarga besar yang memiliki saham di Pelelangan Wengjin
Sedangkan di lantai tiga adalah ruangan VIP yang hanya di tempati keluarga kerajaan serta Keluarga Pemilik Saham Utama
Ma Liang dan Shou Yan pergi ke lantai dua karena Yue Ying menginginkannya untuk berada di sampingnya sambil melihat apa yang sebenarnya mereka inginkan
Setelah Yue Ying mempersilahkan Shou Yan duduk di sebelahnya, ia mulai menanyakan apa tujuan mereka datang ke tempatnya “Jika berkenan, Bolehkah saya tahu apa yang Tuan inginkan di pelelangan ini..?”
“Nona Ying tidak perlu formal padaku, cukup panggil saja dengan Junior” ucap Shou Yan sambil memberikan hormat
Melihat kerendahan hati pemuda di hadapannya membuatnya tesenyum tipis “Baiklah,, apa yang junior inginkan dari tempat pelelangan ini..?”
“Ah itu.. Junior hanya ingin mencari Bunga Abadi”
**//**
Jika suka novel ini, silahkan berikan like
jika tidak suka, silahkan berikan like :v
__ADS_1
Jika ada saran, silahkan berikan komentar kalian di bawah ya ;)