
Hampir dua jam Shou Yan menunggu Bunga Keabadian untuk mendapatkannya, saat tiba saatnya ia mulai mengamati harga yang akan di buka
“Terima Kasih telah menunggu,, kita akan mulai pelelangan terakhir kita di mulai dengan.. 100 permata merah” teriak gadis lelang itu
Shou Yan tersedak ludahnya sendiri saat mendengar harga yang mulai di tawarkan “100 permata merah..?”. Meski ia mampu menawar namun untuk mendapatkankannya mungkin akan sangat sulit
Ia berdiri dan tanpa pikir panjang, Shou Yan mengangkat tangannya lalu mulai menekan harga “100” Ucapnya sambil mengangkat tangannya
“Oh.. kita mendapatkan harga pertama di lantai dua.. 100 permata merah untuk Tuan Muda”
Setelah gadis itu menyebutkan (lantai dua), membuat siapapun yang hadir menoleh ke arah Shou Yan dan Setiap orang dapat mengetahuinya, siapapun yang berada di lantai dua sudah di pastikan adalah orang yang mempunyai latar belakang tinggi
Semua yang hadir tentu ingin mendapatkan Bunga Keabadian namun melihat posisi Shou Yan yang berada di lantai dua membuat siapapun tidak ingin bersaing
Meski terasa samar, Shou Yan dapat mendengar pembicaraan para tamu yang kebanyakan tidak ingin melawan harga yang telah ia pasang “Untunglah Nona Ying membawaku ke lantai dua ini” batinnya
“100 peringatan kedua..!?”
Penetapan harga sudah di mulai, Shou Yan bernafas lega karena ia mengira tidak akan ada yang mencoba menawar dengannya sampai seseorang mulai meneriakkan harga yang lebih tinggi
“Siapapun yang berada di lantai sana, aku tidak akan menyerahkan Bunga Keabadian itu dengan mudah, aku pasang 200..!” Ucap seorang pria dengan kipas besi di tangannya
“I-tu benar,, ini adalah rumah lelang dan siapapun boleh menawar..250”
“300”
“500”
Teriakan orang tersebut membuat yang hadir mulai memberanikan diri untuk menekankan harga, Shou Yan yang melihatnya hanya menunduk sejenak sebelum akhirnya duduk kembali “Itu benar,, di tempat ini.. siapapun boleh menawarkan harga” Batinnya
“500 peringatan pertama..?”
Shou Yan berfikir jika ia harus meminjam sedikit permataa merah pada Ma Liang namun saat ia menoleh, pemuda di sampingnya hanya bersiul pelan seakan tidak ada satupun yang bisa dia bantu
Yue Ying yang awalnya berdiam diri sambil menikmati teh hangat, kini ia mencoba untuk ikut dalam penawaran harga “1000” Ucapnya dengan nada yang lembut
“Aaahh.. 1000 permata merah dari Nona Muda di lantai dua,, apakah ini akan menjadi tawaran terakhir..?”
“Cih,, dia ingin bermain denganku rupanya” Seorang pria dengan kipas besi di tangannya mulai sedikit geram
“Feng’gege.. adik sangat ingin bunga itu” Ucap seorang gadis di sampingnya
“Tenanglah manis,,, Tuan Qiao Feng yang tampan ini akan mendapatkannya untukmu” Dengan mengibaskan kipasnya, Qiao Feng mencoba menandingi harga terakhir “1200”
“Waahhh.. Tuan Muda ini pasti dari keluarga yang kaya”
“Tentu saja,, bagi mereka uang bukanlah sebuah masalah”
__ADS_1
“2000” Ucap Yue Ying dari lantai dua
Meski Qiao Feng harus mengorbankan Permata merah milik keluarganya, ia masih akan menaikkan harga sampai batas yang dia miliki “3000”
“Orang ini.. boleh juga” ucap Yue Ying sambil tersenyum tipis “5000”
“Apa..!? Hei kau..! Keluar dari sana dan tunjukkan dirimu..” Ma Liang tidak dapat berfikir jernih ketika ada orang lain yang mampu mengunggulinya “Apa kau seorang pengecut, haa..!?” imbuhnya
Mendengar ucapan yang di keluarkan Ma Liang membuat Yue Ying sedikit tertarik, dengan anggun ia mulai berdiri dan berjalan pelan mendekati pagar pembatas “Aahh.. Maafkan Nona ini Tuan Muda Feng”
“Ka-kau..!? Nona Ying..!?” Kemunculan Yue Ying membuat matanya hendak keluar dari tempatnya, seakan tidak percaya dengan apa yang sebenarnya terjadi
“Ternyata Tuan Muda dari keluarga Feng,, Bagaimana kalau Tuan Muda pergi ke lantai dua dan kita menawar harga sambil meminum teh hangat.?”
“Itu.. tidak bisa” Guman Qiao Feng, ia sendiri sangat menginginkan tempat itu namun ayahnya sendiri belum memberikan hak waris padanya sehingga sulit untuk menggunakan fasilitas VIP di lantai dua
Berbeda dengan Yue Ying, meski umurnya masih tergolong muda ia sudah menjadi Matriak di umur 12 tahun
Karena kejeniusannya, ia menjadi pusat perhatian di kerajaan Wei dan bahkan banyak bangsawan besar yang mendekatinya dengan tujuan untuk menikahkannya dengan putera-putera mereka
“5000 peringatan pertama..? 5000 peringatan kedua..?”
Qiao Feng yang mengetahui latar belakang keluarga Ying hanya berdiam diri sebelum mengajak gadis di sampingnya untuk keluar meninggalkan tempat pelelangan
Semua yang hadir hanya terdiam saat mengetahui tiga pilar penjaga Wangjin muncul untuk mendapatkan barang yang terakhir
Rumah lelang ini mengadakan tarian gadis cantik untuk menghibur para tamu sekaligus menutup acara lelang hari ini
Shou Yan sedikit menyesal karena tidak mendapatkan apa yang dia inginkan, meski begitu ia tidak berputus asa mencari hadiah lain untuk permintaan maafnya kepada Xiao Lung
Lamunan Shou Yan terpecahkan saat seorang gadis mendekati dan menawarkan sesuatu padanya “Apakah Junior Shou tertarik dengan barang ini..?” ucap Yue Ying
“Itu.. memang benar nona namun siapapun yang menawar harga tertinggi di rumah lelang ini berhak untuk mendapatkannya dan Junior bisa menerimanya” Shou Yan tersenyum lembut mengingat aturan di rumah lelang memang begitu adanya
Yue Ying telah banyak bertemu dengan banyak orang semenjak ia memimpin di keluarga Ying dan baru pertama kali melihat seseorang yang menerima kekalahan dengan lapang dada
Saat itu juga ia memberikan hak untuk mendapatkan Bunga Keabadian pada Shou Yan dan berharap agar pemuda di hadapannya dapat menerimanya
“Itu terlalu berlebihan Nona..” Meski Shou Yan merasa ada sedikit harapan namun di sisi lain ia sungguh tidak dapat menerima tawaran Yue Ying mengingat tidak ada hubungan khusus di antara mereka
“Apakah hadiah ini untuk seorang gadis..?” Tanya Yue Ying sambil tersenyum
“Benar Nona”
“Kalau begitu terimalah,, aku yakin dia pasti akan senang”
Shou Yan berfikir sejenak sebelum mengangguk pelan, ia tidak menyangka jika masih ada orang baik di luar sana yang bersedia membantunya
__ADS_1
Shou Yan menerima sebuah pelat persegi panjang dengan Lambang tiga pilar serta nama Ying di balik lempengan tersebut
Serta sebuah cincin dimensi yang berisi ribuan permata merah milik Yue Ying
Siapapun yang menggunakan Lempengan tersebut akan mendapatkan hak istimewa yaitu diskon 50% tiap satu pembeliannya
Shou Yan mengangguk pelan “Junior berhutang budi pada Nona, jika kelak Nona membutuhkan bantuan.. Junior siap membantu”
“Kalau begitu.. aku tidak akan sungkan” ujar Yue Ying
Shou Yan memberikan hormat pada Yue Ying dan ke sudut ruangan sebelum meninggalkannya untuk mengajukan barang yang dia inginkan
Setelah melihat Shou Yan pergi meninggalkannya sendirian bersama dengan Ma Liang, ia melihat pemuda di sampingnya dengan Punuh arti “Jadi.. apa tujuan Tuan Muda Ma membawa pemuda itu kemari..?”
“Apa yang Nona maksudkan..? Aku tidak mengerti” Ucap Ma Liang tanpa melihat ke arah gadis tersebut
Yue Ying yang mendengar pernyataan dari Ma Liang membuatnya sedikit tertawa, ia telah melihat banyak orang dengan motif yang berbeda, sama seperti yang dia lakukan terhadap Shou Yan
Untuk hal pertama, melihat keterkejutan dari Shou Yan itu menandakan bahwa ia tidak tahu mengenai alat tukar di rumah lelang ini
Kedua, ia meminjamkan uang yang sudah di tukarkan dengan permata merah pada Shou Yan untuk mendapatkan Bunga Keabadian
Dan yang ketiga, Ma Liang membuatnya terlibat dalam rencananya dengan membuat pertemuannya dengan Shou Yan di depan pintu rumah lelang serta membuatnya menawarkan harga untuk mendapatkan Bunga Keabadian
Meski ia tidak mengetahui kenapa Ma Liang melibatkan Shou Yan namun dari ketiga petunjuk di atas, Yue Ying dapat mengambil kesimpulan
“Kau ingin membuat Qiao Feng tahu akan kedekatanmu denganku melalui rumah lelang ini bukan..? Sehingga keluarga Feng tidak akan berani untuk mengancam keluarga Ma, bukankah begitu..?”
Ma Liang tersenyum tipis sebelum memberikan hormat dan meninggalkannya tanpa meninggalkan sepatah katapun. Saat berjalan beberapa langkah terdapat suara yang menghentikannya sejenak
“Aku tidak tahu kenapa kau bisa mengetahui kedatanganku dan aku juga tidak mengetahui darimana kau bisa menebak kehadiran Qiao Feng di tempat ini namun yang pasti..”
“Berhati-hatilah dengan api, atau kau akan terbakar” ucap Yue Ying sambil duduk dan meneguh teh hangat
“Aku terima saranmu Nona” ujar Ma Liang tanpa menoleh ke belakang sebelum akhirnya meninggalkan gadis tersebut
Yue Ying tidak bisa menghentikan rencana Ma Liang karena teknik untuk memanfaatkan seseorang sering terjadi di dunia perdagangan namun yang membuatnya sedikit geram adalah dia memanfaatkan pemuda yang tidak tahu menahu tentang dunia politik
Saat Yue Ying menyeduh teh untuk terakhir kalinya, muncul seseorang dari sudut ruangan yang gelap “Maaf Nona Ying, apa yang harus aku lakukan terhadap pemuda bermarga Ma tersebut..?” sosok tersebut sujud di hadapan Yue Ying
“Biarkan saja,, namun sebagai gantinya.. kau selidiki pemuda bermarga Shou itu” Yue Ying menyembunyikan keterkejutannya saat Shou Yan memberikan hormat di sudut ruangan“Jangan lewatkan hal sekecil apapun..!”
“Baik Nona..!” Sosok tersebut langsung menghilang dari hadapan Yue Ying
Yue Ying tidak menyangka jika Shou Yan ini mampu mengetahui kehadiran pengawal miliknya yang sedang bersembunyi
Ada pepatah yang mengatakan jangan melihat buku dari sampulnya “Shou...? Mungkin pemuda ini mempunyai latar belakang yang tidak biasa”
__ADS_1