
“Yan’er, makanlah yang banyak” Guo An meminta Shou Yan untuk banyak mengisi tenaga karena tubuhnya memang dalam tahap pertumbuhan
“Baik kek” Shou Yan sendiri sangat lahap jika di hadapkan sebuah makanan terutama selepas pertarungan membuatnya membutuhkan banyak nutrisi
Keduanya memutuskan untuk tetap tinggal di penginapan tiga bintang mengingat bangsawan Fa Zheng tidak terlalu menyukai mereka karena kedekatan Shou Yan terhadap Mei Hwa
Di Lantai bawah tempat para tamu memesan makanan dan minuman menjadi ramai perbincangan tentang sosok anak yang mengalahkan prajurit Ning dengan sekali tebasan bahkan tersebar rumor bahwa munculnya sosok ras Naga yang melindungi kota Changnan
“Coba kau pikirkan, tidak mungkin ada anak yang bisa membunuh dengan sekali tebasan’’
“Haiyo,, aku mendengarnya sendiri dari prajurit yang mengikutinya saat pertarungan’’
“Mungkin dia seorang gadis jenius yang ada di Sekte Pedang Bulan..?’’
Shou Yan yang mendengar perbincangan mereka membuatnya tersedak “Yan’er.. makanlah pelan-pelan” Guo An melihat reaksi Shou Yan membuatnya tersenyum kecut sebelum memberikan segelas air
“Haih,, di pagi hari sudah membuat suasana jadi panas”
Guo An tersadar dari lamunannya saat mendengar sosok wanita paruh baya dengan pakaian yang rapi “Ah,, nyonya pelayan”
Pelayan tersebut menghampiri meja Guo An untuk menghantarkan pesanannya sambil sedikit berbincang “Jangan biarkan perbincangan mereka membuat kalian terganggu”
“Tentu tidak nyonya, hanya saja tempat ini agak lebih sesak dari sebelumnya” Guo An melihat di sekelilingnya dan menyadari jika meja makan yang biasanya hanya di isi oleh beberapa orang saja namun sekarang membuat meja makan menjadi penuh
Pelayan tersebut menceritakan bahwa rumorlah yang membawa para tamu ini untuk berkunjung di kota ini, penginapan bintang tiga menjadi satu-satunya di kota Changnan yang menyediakan makanan dan minuman di dalamnya namun sekarang banyak yang mendirikan usaha yang serupa “Mungkin ini berkah dari Dewa”
“Nyonya.. aku mau pesan”
“Untuk hari ini, aku berikan diskon makan sepuluh persen“ Mengingat Guo An dan Shou Yan lah pelanggan terbaik bulan ini karena menggunakan jasa inap paling lama, sebelum akhirnya pelayan tersebut berpindah meja untuk mencatat pesanan tamu “Baiklah tuan”
Guo An mengangguk pelan sebelum meminum arak yang sudah lama ia pesan “Ahh,, arak ini memang sungguh yang terbaik”
Shou Yan mulai berfikir apa enaknya minuman yang aromanya saja sudah membuatnya pusing “Kakek, apa enaknya minuman itu”
__ADS_1
“Anak kecil sepertimu tidak akan tahu, dan jangan pernah mencoba sebelum umurmu mencapai dewasa” Guo An menjawab rasa penasaran Shou Yan sebelum akhirnya melanjutkan minum
Shou Yan menjadi cemberut karena mendapatkan jawaban yang tidak dia inginkan sebelum memutuskan untuk menghabiskan makanan di depannya
Selepas sarapan keduanya hendak meninggalkan meja dengan meninggalkan sepuluh keping perak dan satu keping emas di meja namun saat hendak melangkah Guo An mendengar suara langkah kaki yang menghampirinya
Salah satu pemuda memberikan hormat pada Guo An sebelum menjelaskan maksud dari kedatangan mereka “Maaf Tuan, kami dari murid Sekte Pedang Bulan”
Guo An melihat pakaian yang mereka pakai untuk memastikan bahwa keduanya memang berasal dari Sekte “Apa tujuan dari kedua murid Sekte Pedang Bulan terhadap kakek tua sepertiku..?”
“Ketua Liu memberikan perintah kepada kami untuk membawa Tuan ke Sekte” Salah satu rekannya ikut mencoba menjelaskan
“Haih,, dari dulu kau memang tidak berubah” Batin Guo An, ia melirik Shou Yan sebelum memenuhi panggilan Liu Shan “Baiklah,, antarkan kami padanya”
Kedua murid itu mempersilahkan Guo An untuk memimpin jalan karena mengingat ia adalah orang yang di hormati oleh Liu Shan, bahkan sampai memberikan perintah kepada muridnya untuk memperlakukan mereka dengan baik “Apa Ketua Liu tidak salah orang..?” bisik pada rekannya
“Entahlah,, coba kau lihat anak di sampingnya, ia adalah anak yang cukup bodoh karena pernah menantang Guru Xiao’’
“Padahal ia yang memulai tapi dia sendiri yang kalah”
Guo An meyakini jika Shou Yan akan mampu membawa kedamaian dunia seperti yang dulu pernah dia dengar dari sesorang wanita di pasar dan pertarungan beberapa waktu lalu adalah buktinya “Aku tidak sabar menunggu umur anak ini mencapai delapan tahun” batin Guo An dengan sedikit tersenyum
Shou Yan yang melihat Kakeknya tersenyum membuatnya sedikit bingung “Kakek, apa ada yang salah degan wajahku..?’’
“Tidak Yan’er,, kakek hanya tidak sabar melihatmu tumbuh dewasa” ia mengusap kepala Shou Yan sambil tersenyum hangat
Tak selang lama mereka telah sampai di tujuan “Kita Sudah sampai Tuan” Kedua murid tersebut meninggalkannya di depan gerbang sebelum melanjutkan latihan mereka tanpa memberikan hormat
“Hei,, dimana kita harus menemukan Ketua Liu..?” ia yang tadinya hanya diam karena menghormati murid dari sebuah sekte, sekarang melihat tingkah keduanya membuat darah Shou Yan mendidih
“Sudahlah Yan’er,, mereka hanya ingin fokus latihan” Guo An menyadari jika tindakan yang mereka lakukan hanya akan membuang waktu latihan dan membuatnya semakin jauh dari kata kuat
“Baiklah, dimana kita harus bertemu dengan Ketua Liu” Guo An mulai berfikir akan menggunakan Auman Singa untuk membuat Liu Shan mendengarnya namun jika hal itu ia lakukakan hanya akan menimbulkan keributan yang tidak perlu
__ADS_1
Shou Yan melihat dari gerbang Sekte dan melihat seorang gadis sedang melatih para murid “Oooooiii, Nona Lung..” Shou Yan berteriak dan melambaikan tangannya
Membuat semua yang ada di arena latihan melihat ke arah sumber suara termasuk gadis tersebut “Tu-tuan Shou..?” Xiao Lung menenangkan hatinya sebelum ikut melambaikan tangan ke arah Shou Yan
Shou Yan yang melihat respon Xiao Lung, mencoba untuk melihatnya dari dekat meninggalkan Guo An di belakang
“Kenapa anak ini selalu beruntung dengan seorang gadis” Guo An ingin mengumpat keras mengingat ia pernah gagal dalam hubungan asmara
“Tuan Shou kenapa ada disini..?” Xiao Lung mendengar percakapan antara Liu Shan dan Jiang Qe yang akan mulai menyeleski anak didik baru dan ia tidak pernah berfikir bahwa Ketua Sekte akan menarik aturannya sendiri tentang syarat yang harus di penuhi saat mendaftar
Pendaftaran murid baru akan di mulai satu bulan lagi namun karena pertempuran waktu lalu membuatnya memajukan hari ujian
“Apa,,? Ujian masuk..?” Shou Yan melebarkan matanya saat mengetahui ia di daftarkan menjadi peserta murid baru
“Tentu,, apa Tuan Shou mendapatkan kartu pendaftaran..?”
“Ah,, ini dari kedua orang tadi” Shou Yan memberikan kartu pendaftaran yang sebelumnya ia dapatkan dari Murid Sekte Pedang Bulan
“Aku belum belajar apapun..!?” Shou Yan memegang kepalanya yang seakan mau pecah antara senang masuk di sebuah sekte dengan rasa khawatir karena belum mempersiapkan segalanya
“Itu adalah tanda bahwa Tuan Shou sudah di akui oleh Kake-,,maksudku Ketua Liu” Xiao Lung meminta Shou Yan untuk bersiap sebelum melakukan ujian
“Haih,, Aku mendoakan keberhasilanmu Yan’er” Guo An hanya berdiri di samping gerbang sekte dan melihat seseorang yang ia kenal
“Maaf Senior telah menunggu lama”
“Kau memang selalu telat waktu Ketua Liu”
“Maaf Senior, saya memang masih ada pekerjaan jadi..” Niat hati Liu Shan ingin menjemput Guo An serta cucunya secara langsung karena itu menandakan ia sangat menghormati kakek tua yang dulu pernah membuatnya berjalan di jalan yang benar namun Liu Shan terpaksa mengutus dua muridnya karena dirinya sedang mempersiapkan Ujian Masuk
**//**
Hallo semuanya bagi yang penasaran dengan char dari Return: Of The Dragon Legend bisa liat di
__ADS_1
dan jangan lupa kasih jempolnya,komen, share and vote ya gais :D
Terima Kasih