
Pertarungan Sekte Pedang Bulan melawan Organisasi Bayangan Hitam sudah di depan mata,
“Junior Ji, jangan salahkan aku..” Liu Shan mencoba menyerang Yie Ji dengan sedikit kekuatan untuk menguji keseriusannya dalam penghianatan ini
Yie Ji tersenyum sinis saat melihat pria sepuh di depannya mencoba mengulur waktu “Aku punya sesuatu untukmu” Muncul sesorang dengan tubuh kekar menggunakan sebuah golok besar di sebelah tangannya “Kita bertemu lagi orang tua”
Langkah Liu Shan terhenti saat melihat sesorang di depannya “Kau-..” Mata Liu Shan terbuka lebar melihat sosok yang pernah ia kenal “ Hao Zhao..!”
“Sudah tiga- ahh tidak.. sudah lima tahun , aku tidak akan melupakan luka ini” Hao Zhao berbicara sambil memegang bekas luka goresan pedang di mata kirinya
“Bagaimana kau bisa lepas dari tempat itu?” Liu Shan hampir tidak percaya dengan Hao Zhao yang bisa lepas dari Penjara Seribu Pedang
Di ujung Benua ini bagian timur terdapat pulau kecil bernama Pulau Neraka yang di mana tempat itu di gunakan untuk membuat para penjahat dunia jera, sebuah penjara yang mempunyai tiga lapisan pelindung yang mengelilinginya
Tembok yang masing-masing memiliki tinggi sepuluh meter, di mulai dari bagian dalam penjara berdiri dinding kokoh dengan seribu prajurit lengkap dengan panah api yang di juluki Hujan Api
Dinding ke dua di lengkapi dengan Tombak besi yang terletak di atasnya, serta lima ribu prajurit tangguh yang menggerakkan dan menjaga bagian ini
Bagian yang ketiga memiliki keamanan paling kuat di antara keduanya, dengan pelontar api dan jaring besi yang bahkan tidak mudah di hancurkan oleh senjata alam. Memiliki sepuluh ribu prajurit dan seribu pendekar di tingkat
langit tahap pertama
Tepat di tengah tembok pertama terdapat puluhan penjahat dunia yang dulu pernah mebimbulkan kerusakan di dunia persilatan, yang di mana setiap penjahat akan di belenggu dengan rantai besi dan di lengkapi ribuan pedang yang melayang di hadapan mereka
Satu gerakan mencurigakan dari para tahanan akan membuat setiap pedang yang tadinya melayang akan bergerak otomatis menusuk setiap bagian mereka
“Jangan-jangan..?” Liu Shan mulai memutar otaknya, mencoba untuk menganalisa keadaan
“Itu benar,, dia telah terbunuh” Hao Zhao dapat menebak pikiran Liu Shan
Dari ribuan penjaga di pulau Neraka terdapat satu orang yang sudah mencapai Ranah Legenda, ia rela meninggalkan hasrat duniawi hanya untuk mengawasi para penjahat dunia yang terkurung di penjara, Seribu Pedang dapat melayang juga berasal dari pendekar Legenda tersebut
Pikiran Liu Shan masih di selimuti banyak pertanyaan “Bagaimana bisa..? siapa yang telah membunuhnya..?”
__ADS_1
“Tidak perlu tahu siapa, yang penting saat ini adalah.. Lawan aku..!” Hao Zhao tertawa lantang sebelum bergerak menyerang pria tua di hadapannya
Liu Shan menahan setiap serangan yang ia terima, meski lima tahun yang lalu ia pernah di juluki Pendekar Pedang Emas namun usia telah mengahalangi ruang geraknya
“Kenapa..!? di mana julukan Pedang Emas yang dulu pernah membuat luka di mata ini” Hao Zhao terus menyerang sambil mengejeknya
Selain mendapat serangan ia juga akan mendapatkan umpatan keras dari musuhnya tetapi Liu Shan mengerti kenapa Hao Zhao melakukannya
“Seorang pendekar harus bisa menguasai diri dengan ketenangan” Kalimat yang pernah di ucapkan oleh Guo An padanya
“Kenapa,,!? cepatlah keluarkan amarahmu.!?”
Jika Liu Shan adalah Liu Shan yang dulu, ia sudah mengeluarkan amarahnya dan menyerang dengan membabi buta “Tapi.. aku bukanlah yang dulu” batinnya
Liu Shan menyerang balik dan mengeluarkan pedangnya “Tebasan Angin’’
“ini-..“ Hao Zhao menangkis serangan dengan goloknya sampai akhirnya terpukul mundur “ooh,, rupanya kau sudah menjadi kuat rupanya”
“Tidak hanya kau saja yang bertambah kuat” Liu Shan mengarahkan ujung pedang pada Hao Zhao
***
“aku hanyalah orang tua biasa’’
Liu Shan tidak percaya jika ada pendekar yang bisa membuatnya terluka tak berdaya “Ka- kau.. Pendekar Sembilan Jari dari selatan..!?”
Seorang pria sepuh dengan janggut memutih memegang tongkat giok berwarna hijau di balik punggungnya “Ooh.. Pendekar Pedang Emas ternyata mengenalku”
“Kenapa seranganku tidak bisa menyentuh kulitmu,,?”
“Pergerakanmu..” Guo An bukanlah pengguna pedang tetapi setiap kali Liu Shan menyerangnya selalu dapat menangkisnya dan seringkali menghindar “..Setiap kali kau marah gerakanmu selalu menjadi berantakan”
“Berantakan..?” Liu Shan mulai mengingat di setiap kali Guo An mengejeknya, ia selalu menyerang dari arah depan “Jadi.. itu sebabnya gerakanku bisa terbaca..?” batinnya
__ADS_1
“Julukan Pedang Emasmu memang bukanlah isapan jempol belaka,, tetapi” Guo An menunjuk hati Liu Shan dengan ujung tongkat gioknya “Ada iblis di hatimu..”
“iblis,,?” Liu Shan tidak percaya jika ada iblis dalam hati manusia, tetapi melihat kekuatan Guo An membuatnya tersadar ”Itu sebabnya aku masih di ranah Langit Tahap awal”
“Pergilah,, dan jangan membuat kekacauan di dunia persilatan”
Liu Shan seperti mendapat pencerahan, selama ini dia berkeliling dunia hanya untuk menjadi kuat dan sudah berapa puluh nyawa yang sudah menghilang di pedangnya “Mohon,, jadikan junior menjadi murid” Tanpa memikirkan kehormatan, Liu Shan bersujud pada Guo An untuk bisa menjadi muridnya
“Tidak” Tanpa pikir panjang Guo An menolak permintaan Liu Shan “Tugasku bukanlah menjadikanmu murid tetapi..” Guo An sendiri berkelana ke ujung dunia untuk memenuhi takdirnya
Meski melewati berbagai kejadian Guo An masih belum dapat menemukan apa yang sudah menjadi tugasnya ”Aku tidak bisa mengajarkan beladiri tapi aku bisa membantumu mengalahkan iblis hati”
***
“Sejak saat itu aku bisa menjadi kuat seperti sekarang” batin Liu Shan.
“Bersiaplah kakek tua..!” Melihat tatapan Liu Shan membuatnya menjadi lebih serius lagi “Golok kematian“ Hao Zhao menyerang dengan mengalirkan tenaga dalam di senjatanya
“Majulah..!” Liu Shan sudah siap menanggung dosa di masa lalunya tetapi ia juga tidak berniat mati sebelum melihat cucu gadisnya mendapatkan pria yang pantas. Liu Shan menahan Serangan Hao Zhao dengan membuat energi pedang dari tenaga dalam di tangan kirinya
“Pendekar Suci..!?” Alis Hao Zhao terangkat saat mengetahui pria sepuh yang dulunya hanya di ranah langit bisa berkembang mejadi Pendekar Suci
Setelah mengalahkan iblis yang ada di hati, membuatnya naik ke ranah Pendekar Suci Tahap Dua tentu dengan bantuan sumber daya “Terima Kasih Senior Guo” gumam Liu Shan
Yie Ji yang melihat pertarungan Liu Shan membuatnya tersadar jika meminta bantuan dari Organisasi Bayang hitam adalah hal yang tepat “Bagaimana dengan ini..”
Yie Ji tidak menyiakan kesempatan untuk menyerang Liu Shan namun langkahnya terhenti saat melihat seseorang di hadapannya
“Menggangu kesenangan orang lain bukanlah hal baik.. Yie Ji” Jiang Qe muncul di hadapan Yie Ji
“Lawanmu adalah aku..”
Yie Ji dan Jiang Qe saling bertatapan sebelum maju bersamaan dengan menggunakan tekniknya masing-masing
__ADS_1
“Pedang Halilintar”
“Pedang Halilintar”