REVENGE OF FOX CONSORT

REVENGE OF FOX CONSORT
Bab 10. Hadiah dari Chang Ru


__ADS_3

***Kediaman Jenderal Li Jin***


Gosip yang beredar di ibukota juga terdengar oleh semua orang yang tinggal di Kediaman Jenderal Li Jin, termasuk Tan Xiang.


Tan Xiang melaporkan gosip itu ke Ying Ying dengan cepat.


"Nona Chang Le! Gosip itu sangat merusak reputasi nona. Tan Xiang khawatir Kaisar Wei dan Ratu Wen mendengar gosip itu dan mempercayainya," ucap Tan Xiang.


Ying Ying menatap wajah khawatir Tan Xiang. Mengenai Wei Wu Xian adalah komplotan Chang Ru dan juga menginginkan kematian Chang Le, Ying Ying tidak memberitahukan hal itu ke Tan Xiang.


Ying Ying tidak mau Tan Xiang terlibat terlalu jauh dan bisa membahayakan nyawa Tan Xiang nantinya.


"Gosip itu pasti sudah terdengar oleh Kaisar Wei dan Ratu Wen," kata Ying Ying.


"Bagaimana kalau pertunangan Nona Chang Le dengan putra mahkota dibatalkan?" tanya Tan Xiang.


"Tidak apa-apa," jawab Ying Ying dengan santai.


Tidak semua gadis muda memiliki keberuntungan untuk menjadi putri mahkota. Tan Xiang yakin Li Chang Le adalah kandidat putri mahkota terbaik. Lagipula sekarang Li Chang Le sudah sembuh.


Tan Xiang mengira dirinya hanya perlu bersikap waspada dan lebih berhati-hati melindungi Li Chang Le hingga kepulangan rombongan Jenderal Li Jin, tetapi ternyata kejadian penculikan kemarin sudah menyebar dan pastinya Li Chang Ru yang melakukan hal itu.


"Kenapa Nona Chang Ru sangat jahat dan tega menyakiti Nona Chang Le?" tanya Tan Xiang.


Tan Xiang tidak menyangka selama puluhan tahun ini, kasih sayang dan perhatian yang diberikan Li Chang Ru terhadap Li Chang Le hanyalah sandiwara belaka.


Padahal selama ini Li Chang Le tidak pernah menyakiti siapa pun, tetapi mendapatkan balasan yang menyakitkan.


"Chang Ru ingin menjadi putri mahkota," jawab Ying Ying dengan yakin.


Sejak transmigrasi ke tubuh Chang Le, Ying Ying berpikir keras tujuan utama Chang Ru ingin melenyapkan Chang Le.


Padahal selama ini, Chang Le dan Chang Ru mendapatkan perlakuan yang sama di dalam Kediaman Jenderal Li Jin.


Setiap kali Jenderal Li Jin memberikan hadiah kepada Chang Le, Chang Ru pun akan mendapatkan hadiah yang sama. Kamar yang ditempati oleh mereka berdua pun sama besar.


Jenderal Li Jin tidak pernah pilih kasih dalam hal materi kepada kedua putrinya. Kecuali memang kasih sayang Jenderal Li Jin lebih dalam terhadap Chang Le dan Ying Ying menyadarinya sejak awal.


Kemungkinan besar dikarenakan ibu kandung Chang Le sudah meninggal saat Chang Le kecil. Kemudian saat dewasa, Chang Le sakit demam tinggi dan bertingkah seperti anak kecil setelah sembuh sehingga kasih sayang dan perhatian yang diberikan Jenderal Li Jin ke Chang Le lebih banyak.


Walaupun begitu, Ying Ying yakin tujuan Chang Ru membunuh Chang Le bukan disebabkan kasih sayang yang tidak seimbang dari Jenderal Li Jin.

__ADS_1


Ketika Chang Ru menjalankan rencana kedua untuk merusak nama baik Chang Le, Ying Ying yakin Chang Ru ingin menjadi putri mahkota.


Status putri mahkota yang terhormat dan juga bisa menjadi Ratu Kerajaan Wei di masa yang akan datang, merupakan godaan yang besar bagi Chang Ru.


Satu-satunya orang yang menghalangi Chang Ru menjadi putri mahkota adalah Chang Le. Oleh karena itu, Chang Ru berusaha melenyapkan Chang Le.


"Nona Chang Ru sangat licik dan egois," ujar Tan Xiang sambil mengepalkan erat kedua tangannya.


"Tan Xiang! Wei Wu Xian bukanlah orang yang baik! Aku senang jika pertunangan ini dibatalkan," kata Ying Ying.


"Benar kata Nona Chang Le. Selama dua tahun ini, putra mahkota tidak pernah peduli dengan Nona Chang Le," batin Tan Xiang.


"Nona Chang Le pasti akan mendapatkan jodoh pria yang lebih baik ratusan kali dibandingkan putra mahkota," ujar Tan Xiang.


Ying Ying tertawa kecil mendengar perkataan Tan Xiang. Untuk saat ini, prioritas utama Ying Ying adalah membuka segel kekuatan sihirnya di Qing Qiu, lalu mendekati Pangeran Wei Bu Yi untuk dijadikan sekutu. Kemudian membalaskan dendam terhadap Wei Wu Xian dan Li Chang Ru.


Mengenai pernikahan yang akan datang, Ying Ying masih belum memikirkannya. Kemungkinan besar Ying Ying akan menikah dengan pria yang berjodoh dengannya.


Ying Ying yakin Dewi Rubah sudah mengatur semuanya sejak seratus tahun yang lalu.


Ying Ying mendengar suara langkah kaki menuju ke kamarnya, tetapi Ying Ying tidak memberitahukan hal itu ke Tan Xiang.


Ying Ying tidak mau Tan Xiang curiga mengapa dirinya memiliki kekuatan untuk mendengar jarak jauh secara tiba-tiba.


***


"Nyonya muda! Nona Chang Ru!" sapa Tan Xiang dengan suara datar.


Bai Lu dan Chang Ru berjalan mendekati Ying Ying, sedangkan Chen Chen mengikuti mereka dari belakang.


Tan Xiang menuangkan teh melati ke dalam tiga cangkir dengan sigap saat Bai Lu dan Chang Ru duduk disamping Ying Ying.


"Kak Chang Le! Aku membelikan pakaian hanfu baru untuk kakak. Pakaian hanfu kita sama, hanya warnanya saja yang berbeda," ucap Chang Ru.


Chen Chen memberikan pakaian hanfu baru ke Tan Xiang. Tan Xiang membuka lipatan pakaian dan memperlihatkannya ke Ying Ying.


Pakaian hanfu warna putih yang cantik, tetapi Ying Ying mencurigai ada maksud tersembunyi dibalik pemberian Chang Ru.


Chang Ru dan Bai Lu mengamati ekspresi wajah Ying Ying. Mereka berdua merasa heran mengapa Ying Ying tidak berteriak kegirangan seperti biasanya.


Setiap kali Chang Le mendapat hadiah, Chang Le akan menyebutkan hadiahnya dengan semangat dan berulang-ulang, tetapi ekspresi Ying Ying saat ini menunjukkan Ying Ying tidak tertarik dengan hanfu baru.

__ADS_1


"Idiot ini tidak menyukai hadiahku? Dia harus memakai pakaian hanfu ini!" batin Chang Ru.


Chang Ru memberi isyarat mata ke Bai Lu sehingga Bai Lu segera menggenggam tangan kanan Ying Ying.


"Ying Ying! Kamu pasti sangat cantik memakai pakaian hanfu baru ini. Chang Ru juga akan memakai pakaian hanfu baru miliknya," kata Bai Lu.


Chang Ru dan Bai Lu menatap intens wajah Ying Ying untuk menantikan jawabannya. Jawaban yang sesuai dengan keinginan hati mereka berdua.


"Baiklah! Aku ikuti permainan kalian berdua!" batin Ying Ying.


"Cantik! Pakaian hanfu baru!" teriak Ying Ying kegirangan sambil bertepuk tangan dengan semangat.


Chang Ru dan Bai Lu tersenyum lebar bersamaan. Tujuan mereka sudah tercapai sehingga mereka berdua tidak mau menyia-nyiakan waktu berharga di dalam kamar Chang Le.


"Tan Xiang! Bantu Chang Le mengganti pakaian sebelum ke ruang depan. Ada banyak kudapan kecil kesukaan Chang Le di sana!" ujar Bai Lu.


"Baik, Nyonya muda!" jawab Tan Xiang dengan patuh.


***


Tan Xiang merapikan rambut dan riasan Ying Ying, setelah Ying Ying memakai pakaian hanfu baru.


Tan Xiang akui pakaian hanfu baru berwarna putih itu sangat cantik, tetapi rasa curiga di dalam hatinya tidak bisa dihilangkan.


"Nona Chang Le! Mengapa nyonya muda memaksa Nona memakai pakaian hanfu yang sama dengan Nona Chang Ru?" tanya Tan Xiang.


Sikap tenang Ying Ying membuat Tan Xiang menduga Nona muda nya mengetahui rencana Chang Ru.


"Kita akan mengetahuinya saat di ruang depan nanti," jawab Ying Ying.


"Benar sekali, Nona Chang Le!" jawab Tan Xiang.


***


Selamat malam readers tercinta.


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya besok ya 🥰


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2