REVENGE OF FOX CONSORT

REVENGE OF FOX CONSORT
BAB 79. Wang Fei


__ADS_3

Tandu mempelai yang membawa Ying Ying akan tiba di Kediaman Pangeran Wei Bu Yi dalam waktu dekat. Iringan musik pernikahan yang meriah membuat rakyat Kerajaan Wei yang tinggal di sekitar sana berbaris di dua sisi jalan yang berhadapan untuk melihat keramaian.


Walaupun mereka semua tahu hari ini merupakan pernikahan Pangeran Wei Bu Yi untuk ke-7 kali, tetapi ke-6 pernikahan sebelumnya tidak pernah dirayakan semeriah hari ini.


Ke-6 permaisuri Pangeran Wei Bu Yi terdahulu hanya dibawa oleh tandu mempelai merah, lalu diantar masuk oleh mak comblang ke dalam Kediaman Pangeran Wei Bu Yi.


Mereka semua belum pernah melihat jelas wajah ke-6 permaisuri itu, tetapi berita kematian ke-6 permaisuri di hari kedua pernikahan menyebar dengan cepat.


Mereka semua sangat penasaran apa keistimewaan dari permaisuri ke-7 sehingga Pangeran Wei Bu Yi bersedia menjemput sendiri permaisurinya dan juga mengikuti proses iringan di sepanjang jalan.


Mereka semua terpaku melihat Pangeran Wei Bu Yi menunggangi kuda dengan berwibawa dan penuh kharisma. Pakaian pengantin merah menyala menimbulkan perasaan hangat dan menyenangkan.


Biasanya pakaian yang dikenakan oleh Wei Bu Yi selalu berwarna gelap. Ini pertama kalinya mereka melihat Wei Bu Yi mengenakan pakaian berwarna merah menyala.


"Pangeran Wei Bu Yi sangat tampan!"


"Pangeran Wei Bu Yi bagaikan sosok sempurna yang hanya ada di dalam lukisan!"


"Wajah Pangeran Wei Bu Yi sangat cerah menandakan suasana hatinya sangat baik!"


"Aku dengar permaisuri ke-7 merupakan putri pertama dari Jenderal Li Jin dan terkenal dengan kecantikannya!"


Ying Ying tersenyum kecil mendengar pujian dari kerumunan rakyat Kerajaan Wei.


"Mereka semua sangat menyukai dan menghormati Bu Yi," batin Ying Ying.


Suara petasan yang panjang dan terdengar jelas menandakan mereka sudah tiba di Kediaman Wei Bu Yi.


Tandu mempelai yang mengangkat Ying Ying diturunkan secara perlahan di atas tanah. Seorang wanita paruh baya yang merupakan mak comblang berjalan menghampiri tandu mempelai.


Tugas mak comblang itu adalah untuk memberi tahu setiap hal yang harus dilakukan oleh mempelai pria dan wanita.


"Pangeran Wei Bu Yi! Silakan tendang tandu mempelai wanita!" ucap mak comblang.


Wei Bu Yi turun dari kuda dengan gerakan gesit, lalu menendang kaki tandu mempelai satu kali. Mak comblang tersenyum lebar dan membuka tirai tandu mempelai.


Wei Bu Yi mengulurkan tangan untuk menuntun Ying Ying keluar dari tandu mempelai, sedangkan mak comblang mempersiapkan sebuah anglo yang berisi bara api, tidak jauh dari tandu mempelai.


"Mempelai wanita dipersilakan melangkahi anglo!"


Walaupun kain merah menutupi kepala dan wajah Ying Ying, tetapi kekuatan sihir pendengaran jarak jauh membuat Ying Ying tahu posisi anglo. Hanya saja pakaian pengantin merah yang panjang dan berat membuat Ying Ying berhati-hati agar prosesi melangkahi anglo berjalan mulus.


Tiba-tiba Ying Ying merasakan tubuhnya terangkat ke atas. Wei Bu Yi memegang pinggang Ying Ying dan menggendongnya. Ying Ying merangkul leher Wei Bu Yi secara spontan.


"Wow! Pangeran Wei Bu Yi menggendong pengantin wanita!"

__ADS_1


"Pangeran Wei Bu Yi sangat mencintai pengantin wanita!"


"Benar! Pangeran Wei Bu Yi dan Wang Fei adalah pasangan sempurna!"


Suara sorak gembira dari kerumunan rakyat Kerajaan Wei membuat pipi Ying Ying merona merah, sedangkan Wei Bu Yi tersenyum kecil sehingga menyebabkan sebagian besar gadis muda yang ikut menonton terpana dan menatap Wei Bu Yi dengan mata berbinar-binar.


"Da Duo! Xiao Duo!"


Kedua kasim kepercayaan itu mengerti arti panggilan dari Wei Bu Yi. Mereka berdua menghampiri barisan rakyat Kerajaan Wei di dua sisi lain yang berbeda, lalu membagikan angpao merah ke orang-orang yang memberikan pujian terhadap Wei Bu Yi dan Ying Ying.


"Terima kasih Pangeran Wei Bu Yi! Terima kasih Wang Fei!"


Wei Bu Yi melompat dengan mudah, melewati anglo sambil menggendong Ying Ying. Kerumunan rakyat Kerajaan Wei memberikan tepuk tangan yang meriah.



Wei Bu Yi tidak menurunkan Ying Ying dari gendongan, melainkan membawa Ying Ying masuk ke dalam kediaman. Tepatnya menuju aula pernikahan yang sudah dipersiapkan di ruang depan.


Kasim Da Duo, Kasim Xiao Duo, dan mak comblang mengikuti dari belakang. Tan Xiang memberi isyarat tangan ke para pelayan dari Kediaman Jenderal Li Jin untuk mengikutinya menyusul sepasang mempelai.


***


Wei Bu Yi menurunkan Ying Ying dari gendongannya secara perlahan. Mereka berdua berdiri berdampingan untuk melakukan prosesi selanjutnya yaitu prosesi penghormatan, yang terdiri dari 3 tahap.


Prosesi penghormatan kedua ditujukan ke orang tua mempelai pria. Akan tetapi, Kaisar Wei dan Ratu Wen berada di Istana Timur sehingga mereka berdua melakukan penghormatan terhadap papan nisan kayu, yang merupakan simbol keberadaan mendiang Ratu Xu.


Wei Bu Yi dan Ying Ying berdiri berhadapan dan saling membungkukkan badan sebagai bagian dari prosesi penghormatan ketiga.


Wei Bu Yi membawa Ying Ying ke kamar pengantin setelah selesai melakukan prosesi penghormatan. Mak comblang, Kasim Da Duo, Kasim Xiao Duo, Dayang Fu, dan beberapa dayang wanita mengikuti dari belakang.


Wei Bu Yi menuntun Ying Ying ke tempat tidur pengantin. Mereka berdua duduk berdampingan di sana.


"Pangeran Wei Bu Yi bisa membuka penutup kepala Wang Fei!" ucap mak comblang.


Wei Bu Yi menarik napas dalam-dalam sebelum membuka penutup kepala Ying Ying. Wei Bu Yi berusaha bersikap tenang untuk menutupi kegugupannya. Wajah Ying Ying terlihat sepenuhnya dan mereka berdua saling bertatapan satu sama lain.


Sejak awal pernikahan, semua orang terpana dengan ketampanan Wei Bu Yi. Akan tetapi, saat ini Wei Bu Yi lah yang terpana akan kecantikan Ying Ying.


"Mempelai wanita sangat cantik!" puji mak comblang secara spontan.


"Iya, sangat cantik!" batin Wei Bu Yi.


Wei Bu Yi memegang wajah Ying Ying dengan kedua tangannya, lalu mendekatkan wajahnya. Semua orang yang berada di kamar pengantin membulatkan mata secara bersamaan.


Mereka semua mengira Wei Bu Yi akan mencium bibir Ying Ying. Bukankah Pangeran Wei Bu Yi memiliki penyakit impo*en? Apakah penyakit itu sudah sembuh? Berbagai pertanyaan muncul di dalam hati dan pikiran orang-orang yang tidak mengetahui rahasia Wei Bu Yi.

__ADS_1


Wei Bu Yi hanya memberikan kecupan singkat di kening Ying Ying, lalu berdiri dari tempat tidur.


Kasim Da Duo dan Kasim Xiao Duo menarik napas lega bersamaan. Sekarang belum saatnya bagi Wei Bu Yi untuk mengakui penyakitnya sudah sembuh. Apalagi di hadapan mak comblang.


Wei Bu Yi dan kedua kasim kepercayaannya tahu mak comblang ini merupakan mata-mata dari Ratu Wen untuk memastikan sejauh mana kedekatan hubungan Wei Bu Yi dengan Ying Ying.


Jika interaksi antara Wei Bu Yi dan Ying Ying sekadar pelukan, gendongan, dan bergandengan tangan masih termasuk sikap yang wajar.


Oleh karena itu, mak comblang mengira ciuman kening yang dilakukan oleh Wei Bu Yi terhadap Ying Ying hanyalah sandiwara di depan semua orang.


"Prosesi pernikahan terakhir adalah Pangeran Wei Bu Yi dan Wang Fei saling bersulang arak!" ucap mak comblang.


"Aku akan melakukannya nanti!"


Wei Bu Yi meninggalkan kamar pengantin diikuti oleh Kasim Da Duo dan Kasim Xiao Duo.


Dayang Fu segera menghampiri Ying Ying dan memberi sikap hormat. "Wang Fei! Wan Wan akan menjadi pelayan pribadi Wang Fei bersama Tan Xiang!"


"Wan Wan berjanji akan melayani Wang Fei dengan baik!" ucap Wan Wan dengan sungguh-sungguh.


"Baiklah!"


Wan Wan tersenyum lebar dan berdiri di samping Tan Xiang.


Ying Ying tahu Wei Bu Yi yang meminta Dayang Fu untuk memilih salah satu dayang junior untuk melayaninya bersama Tan Xiang. Sebagai Wang Fei, Ying Ying membutuhkan dua pelayan pribadi tingkat satu yang bertugas melayani semua keperluan pribadinya.


Walaupun Ying Ying juga membawa beberapa pelayan muda dari Kediaman Jenderal Li Jin, tetapi mereka semua tidaklah sama seperti Tan Xiang.


Tan Xiang sudah diuji kesetiaannya oleh Ying Ying. Ying Ying percaya dengan pilihan Dayang Fu sehingga menerima Wan Wan menjadi pelayan pribadinya.


Dayang Fu membawa mak comblang keluar dari kamar pengantin. Sekarang di dalam kamar hanya ada Ying Ying, Tan Xiang, dan Wan Wan.


***


Selamat malam readers. Bab ini up pukul 22.15 wita. Semoga lancarπŸ™


Author sudah berusaha mencari referensi mengenai prosesi pernikahan, tetapi sumber dari go*gle sangat terbatas. Author minta maaf jika ada yang salah ya (semuanya hanyalah berdasarkan imajinasi dan juga kenangan akan drama-drama kerajaan yang pernah author nonton πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ™).


Besok masih lanjut part Bu Yi-Ying Ying. Apakah jadi belah duren sesuai keinginan readers? 😁


TERIMA KASIH PENGERTIANNYA


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE

__ADS_1


__ADS_2