REVENGE OF FOX CONSORT

REVENGE OF FOX CONSORT
BAB 82. Kenangan indah


__ADS_3

***Kamar Feng Xi***


Feng Xi duduk di lantai sambil bersandar di kaki tempat tidur. Di sekeliling Feng Xi berserakan teko arak yang sudah kosong.


Walaupun begitu, Feng Xi masih meneruskan minum arak yang banyak dari teko yang masih penuh, sedangkan roh Li Chang Le duduk di samping Feng Xi dan menatapnya dengan sedih.


"Kak Feng Xi jangan minum lagi! Kak Feng Xi sudah mabuk!"


Feng Xi tidak bisa mendengarkan perkataan roh Li Chang Le, tetapi pikirannya penuh dengan kenangan masa kecilnya bersama Li Chang Le.


Feng Xi masih mengingat jelas Jenderal Li Jin membawanya pulang saat dirinya berumur 10 tahun.


Jenderal Li Jin menemukan Feng Xi terluka parah di jalanan sehingga memanggil Tabib Chang untuk mengobati Feng Xi.


Saat itu jugalah, Feng Xi bertemu dengan Chang Le untuk pertama kalinya. Chang Le tidak menghina penampilan Feng Xi yang kotor dan penuh luka, melainkan ikut merawat Feng Xi.


Hubungan mereka berdua pun menjadi sangat dekat. Bahkan Chang Le yang meminta Jenderal Li Jin untuk menjadikan Feng Xi sebagai anak angkat ketika Feng Xi sudah sembuh.


Mulai saat itulah, Feng Xi menjadi pelindung Chang Le. Kemana pun Chang Le pergi, Feng Xi akan menemaninya. Hingga akhirnya Chang Le sakit demam dan berubah menjadi tidak normal.


Kasih sayang Feng Xi terhadap Chang Le tidaklah berubah. Hubungan mereka berdua pun semakin dekat. Lama kelamaan Feng Xi menyadari perasaannya terhadap Chang Le sudah melebihi rasa kasih sayang kakak terhadap adik.


Dalam hati kecil Feng Xi, dirinya lebih memilih penyakit Chang Le tidak bisa disembuhkan sehingga dirinya bisa tetap berada di sisi Chang Le dan menjaganya seumur hidup. Feng Xi tahu pemikirannya sangat egois, tetapi itu satu-satunya cara terbaik agar dirinya tidak berpisah dengan Chang Le.


Kebahagiaan Feng Xi hanyalah sebentar saja. Keputusan Kaisar Wei untuk menjadikan Chang Le sebagai putri mahkota menjadi mimpi buruk bagi Feng Xi.


Oleh karena itu, peperangan selama dua tahun ini malahan membantu Feng Xi dikarenakan pernikahan Chang Le tertunda.


Feng Xi sudah bertekad kuat untuk membawa Chang Le kabur ketika mengetahui pertunangan Chang Le dengan Wei Wu Xian dibatalkan dan Chang Le akan menjadi permaisuri Wei Bu Yi.


Kesembuhan Chang Le dan juga hubungan dekat Chang Le dengan Wei Bu Yi membuat Feng Xi sedih. Dirinya hanyalah anak angkat dan tidaklah sepadan dengan Chang Le.


Feng Xi juga merasakan perubahan sikap Chang Le terhadapnya setelah Chang Le sembuh. Tatapan dan senyuman riang di wajah Chang Le, yang sebelumnya ditujukan untuk Feng Xi, sekarang hanya ditujukan ke Wei Bu Yi.

__ADS_1


"Chang Le! Semoga kamu bahagia!" gumam Feng Xi dan meneguk habis teko arak di tangannya.


Rasa mabuk dan pusing membuat Feng Xi berbaring di lantai. Beberapa saat kemudian, Feng Xi sudah tertidur pulas.


Roh Li Chang Le menyentuh wajah Feng Xi. Sentuhan tangan itu bisa dirasakan oleh Feng Xi sehingga dirinya berusaha memegang tangan roh Li Chang Le, tetapi semua yang dilakukannya sia-sia belaka.


"Chang Le! Chang Le!"


Feng Xi mengigau memanggil nama Chang Le berulang kali sehingga membuat roh Li Chang Le meneteskan air mata.


"Lupakan aku, Kak Feng Xi! Jangan keras kepala lagi!" ucap roh Li Chang Le.


Roh Li Chang Le melepaskan kalung bandul lonceng dari tangannya dan meletakkannya di samping kepala Feng Xi.


Satu cahaya putih muncul dari bandul lonceng dan menyinari kening Feng Xi. Dalam waktu singkat isi mimpi Feng Xi terlihat jelas.


Air mata mengalir semakin deras di pipi roh Li Chang Le dikarenakan dirinya berada di dalam mimpi Feng Xi.


"Aku juga sama keras kepala denganmu!" lirih roh Li Chang Le.


Ying Ying tahu roh Li Chang Le tidak bisa bertemu langsung dengan Feng Xi yang masih hidup sehingga menggunakan kekuatan sihirnya di bandul lonceng milik roh Li Chang Le agar sepasang sejoli itu bisa bertemu secara langsung di alam mimpi.


***Kamar pengantin Ying Ying dan Wei Bu Yi***


Pagi hari sinar mentari yang hangat sudah menembus melalui jendela kamar. Wei Bu Yi sudah bangun dan memeluk erat Ying Ying. Sepasang matanya menatap lembut wajah Ying Ying. Sesekali tangannya membelai rambut panjang Ying Ying.


Perasaan senang dan damai dirasakan oleh Wei Bu Yi saat membelai rambut Ying Ying. Saat ini Wei Bu Yi mengetahui apa alasan Ying Ying memainkan rambut Wei Bu Yi di jamuan makan malam istana beberapa waktu yang lalu.


Suara ketukan pintu terdengar dari luar.


"Ada apa?"


"Pangeran Wei Bu Yi! Kasim Ma datang!" jawab Kasim Da Duo dari luar kamar.

__ADS_1


Wei Bu Yi menggendong Ying Ying turun dari tempat tidur dan duduk di depan meja. Sepasang mata tajamnya menatap kain sutra putih yang menjadi alas tempat tidur.


Wei Bu Yi tahu pasti tujuan Kasim Ma datang yaitu untuk mengambil kain sutra putih atas perintah Ratu Wen.


Kain sutra putih tanpa noda darah itu akan membuat suasana hati Ratu Wen menjadi gembira, tetapi kegembiraan itu hanyalah sesaat saja karena Wei Bu Yi sudah menyiapkan kejutan besar untuknya.


"Masuklah!"


Pintu kamar terbuka dari luar. Kasim Da Duo dan Kasim Ma berjalan masuk ke dalam kamar.


"Selamat pagi Pangeran Wei Bu Yi! Hamba datang untuk mengambil kain sutra putih!"


Wei Bu Yi menjawab dengan anggukkan kepala. Wei Bu Yi berpura-pura tidak melihat tatapan sekilas Kasim Ma ke Ying Ying di pelukannya.


Kasim Ma segera berjalan menuju tempat tidur. Senyum kecil menghias di sudut bibirnya karena kain sutra putih itu sangat bersih tanpa noda. Selain itu, keadaan tempat tidur juga rapi.


"Da Duo! Persiapkan sup penghilang mabuk untuk Wang Fei!"


"Baik, Pangeran Wei Bu Yi!"


"Pangeran Wei Bu Yi pasti sengaja membuat Li Chang Le mabuk sehingga tidak perlu menjalani malam pertama," batin Kasim Ma.


Kasim Ma pun berpamitan dan kembali ke istana Ratu Wen untuk melaporkan semuanya.


Wei Bu Yi membawa Ying Ying ke tempat tidur dan membaringkannya di sana. Wei Bu Yi memang sengaja membiarkan Kasim Ma mendengarkan percakapannya dengan Kasim Da Duo.


***


Selamat malam readers. Ikutan tebak-tebakan yuk, apa kejutan besar Wei Bu Yi untuk Ratu Wen?


Kasihan Feng Xi dan roh Li Chang Le 😭. Author sudah siapin ending buat mereka berdua. Semoga readers menyukainya 🤗


TERIMA KASIH SEMUA DUKUNGANNYA

__ADS_1


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2