REVENGE OF FOX CONSORT

REVENGE OF FOX CONSORT
BAB 85. Pengobatan spesial


__ADS_3

***Istana Kaisar Wei***


Wei Bu Yi menyapa dan memberi hormat ke Kaisar Wei, lalu berdiri di samping Tabib Chen. Wajah Kaisar Wei berseri-seri menyambut kedatangan Wei Bu Yi.


Wei Bu Yi lah yang meminta Tabib Chen menemui Kaisar Wei dan melaporkan sesuatu sehingga Kaisar Wei pun mengutus pengawal untuk mengundang Wei Bu Yi ke istana.


"Bu Yi! Tabib Chen bilang kamu setuju untuk pengobatan spesial menyembuhkan penyakitmu!"


"Iya, ayahanda!"


"Bagus sekali! Keputusanmu sangat tepat!" ujar Kaisar Wei sambil tertawa senang.


Satu jam yang lalu, Tabib Chen datang dan meminta izin untuk bertemu Kaisar Wei. Kaisar Wei bersedia menemui Tabib Chen karena berfirasat ada hal penting yang ingin disampaikan Tabib Chen.


Sejak tujuh tahun yang lalu Tabib Chen mengundurkan diri dari jabatan Tabib senior istana dan menjadi tabib pribadi Wei Bu Yi, Tabib Chen sama sekali tidak pernah ke istana lagi sehingga Kaisar Wei yakin kedatangan Tabib Chen berhubungan dengan Wei Bu Yi.


Tabib Chen menyampaikan kabar gembira bahwa penyakit impot*n Wei Bu Yi bisa disembuhkan. Tabib Chen berhasil menemukan satu resep pengobatan spesial yang memerlukan banyak tanaman herbal langkah. Pengobatan spesial itu dipadukan dengan teknik akupuntur dan memerlukan waktu selama satu bulan penuh agar hasilnya maksimal.


Resep pengobatan spesial itu memang resep asli dan sudah dipergunakan oleh Tabib Chen untuk mengobati Wei Bu Yi dua tahun yang lalu.


"Tabib Chen! Kamu bisa berunding dengan tabib-tabib istana mengenai tanaman herbal langka yang dibutuhkan untuk mengobati penyakit Bu Yi. Kamu bisa mengambilnya langsung dari ruang obat kerajaan!" ujar Kaisar Wei.


"Baik, Kaisar Wei! Hamba akan menuju ke ruang obat kerajaan sekarang. Pengobatan spesial Pangeran Wei Bu Yi bisa dimulai besok pagi!"


"Pergilah!" kata Kaisar Wei.


Kaisar Wei menatap Wei Bu Yi setelah Tabib Chen pergi. Tadi pagi Kasim Ma menjadi utusan Ratu Wen melaporkan mengenai alas tempat tidur yang berupa kain sutra putih dari Kediaman Putra mahkota dan Pangeran Wei Bu Yi.


Dari hasil laporan itu, Kaisar Wei mengira Wei Bu Yi belum berhubungan mesra dengan Li Chang Le disebabkan penyakitnya belum sembuh. Akan tetapi, jika pengobatan spesial dari Tabib Chen berhasil maka Wei Bu Yi akan menjadi pria normal satu bulan yang akan datang.


Kaisar Wei ingin mengetahui sejauh mana perasaan Wei Bu Yi terhadap Li Chang Le.


"Bu Yi! Bagaimana perasaanmu terhadap Li Chang Le?"

__ADS_1


"Bu Yi menyukainya dan ingin menjadi suaminya seumur hidup!" jawab Wei Bu Yi dengan yakin.


"Kamu sudah menemukan wanita yang kamu cintai. Mendiang Ratu Zu pasti akan bahagia mengetahui hal ini!"


Belakangan ini Kaisar Wei selalu teringat akan mendiang Ratu Xu. Kebaikan hati dan kebijaksanaan mendiang Ratu Xu melebihi Ratu Wen.


"Ayahanda! Ketika aku sembuh nanti, Wang Fei ku hanyalah Li Chang Le seorang saja. Aku tidak perlu selir!"


Kaisar Wei menganggukkan kepala pertanda setuju dengan perkataan Wei Bu Yi. Lagipula sebelumnya Kaisar Wei sudah berjanji tidak akan menambah selir untuk Wei Bu Yi.


Beberapa saat kemudian, Wei Bu Yi berpamitan untuk pulang. Kedatangan Tabib Chen menemui Kaisar Wei merupakan langkah pertama dari rencana Wei Bu Yi. Sekarang Wei Bu Yi akan menunggu hasil laporan dari Tabib Chen mengenai langkah kedua yang sedang dijalankan di ruang obat kerajaan.


***


Kabar mengenai Tabib Chen bisa menyembuhkan penyakit Wei Bu Yi dengan pengobatan spesial dan akupuntur menyebar dengan cepat dan menjadi pembicaraan para dayang istana maupun kasim istana.


Mata-mata Wei Bu Yi yang menyamar di dalam istana sengaja menyebarkan kabar itu ke kuil kerajaan, tempat Ratu Wen dan Putri Tang Yan berada setiap hari.


Ratu Wen dan Putri Tang Yan berusaha memperbaiki reputasi mereka yang sudah buruk dengan berpura-pura rajin berdoa di kuil kerajaan. Mereka berdua bahkan mengkonsumsi makanan vegetarian setiap hari.


Ratu Wen dan Putri Tang Yan bergegas meninggalkan kuil kerajaan untuk pulang ke istananya dan memanggil Tabib Huo untuk menanyakan sejelas-jelasnya mengenai kabar tersebut.


"Tabib Huo! Bukankah kamu bilang penyakit Wei Bu Yi tidak bisa disembuhkan oleh siapa pun? Mengapa Tabib Chen bisa? Tabib Chen berbohong ke Kaisar Wei kah?"


Ratu Wen mengajukan pertanyaan bertubi-tubi ke Tabib Huo. Suasana hatinya yang gembira karena kain sutra putih dari kamar pengantin Wei Bu Yi masih bersih tanpa noda menjadi kekesalan dan kemarahan akibat mendengar kabar tersebut.


"Tabib Chen berhasil menemukan resep pengobatan langka. Hamba sudah membaca isi resep itu dengan teliti. Resep pengobatan itu asli dan sangat berkhasiat!" jawab Tabib Huo dengan tubuh gemetaran.


Tabib Chen menjalankan langkah kedua dari rencana Wei Bu Yi saat tiba di ruang obat kerajaan. Tabib Chen sengaja memperlihatkan resep pengobatan itu ke Tabib Huo karena Tabib Huo adalah mata-mata Ratu Wen dan pastinya akan melaporkan ke Ratu Wen.


"Maksudmu Wei Bu Yi akan sembuh dan menjadi pria normal?" tanya Putri Tang Yan.


"Iya! Pangeran Wei Bu Yi akan sembuh setelah menjalani pengobatan spesial selama satu bulan."

__ADS_1


Putri Tang Yan sudah membayangkan Wei Bu Yi dan Li Chang Le bisa berhubungan mesra setelah satu bulan kemudian. Hal ini membuat Putri Tang Yan iri dengan keberuntungan Li Chang Le.


Sementara Ratu Wen membayangkan Wei Bu Yi akan merebut posisi putra mahkota dari tangan Wei Wu Xian dan hal ini tidak boleh dibiarkan.


Wei Bu Yi tidak boleh sembuh!


"Apakah semua bahan untuk pengobatan spesial itu lengkap?" tanya Ratu Wen.


"Tabib Chen sudah mengambil semua tanaman herbal langka dari ruang obat kerajaan. Hamba juga membantu mempersiapkannya. Ada ginseng umur 100 tahun, batu empedu sapi, kantung sekresi kijang, empedu ular, jamur langka, bubuk mutiaraโ€ฆ"


"Bubuk mutiara?" tanya Ratu Wen untuk memastikan.


"Benar Ratu Wen. Bubuk mutiara dalam jumlah yang banyak."


"Bagus! Bagus sekali!" teriak Ratu Wen kegirangan sambil tertawa keras.


Tabib Huo dan Putri Tang Yan menatap Ratu Wen dengan ekspresi wajah kebingungan. Bahkan dalam hati kecil mereka berdua menduga Ratu Wen mengidap penyakit gila.


Jika bukan penyakit gila, bagaimana mungkin sikap Ratu Wen bisa berubah dengan cepat dari wajah penuh kemarahan menjadi tertawa kegirangan saat ini.


Hanya Kasim Ma seorang saja yang mengerti mengapa suasana hati Ratu Wen menjadi membaik seketika. Semua dikarenakan salah satu bahan untuk pengobatan penyakit Wei Bu Yi adalah bubuk mutiara.


Jika saja ekstrak kelopak teratai hitam dikonsumsi oleh Wei Bu Yi pada saat pengobatan spesial, maka bisa dipastikan Wei Bu Yi akan mengalami kematian seperti mendiang Ratu Xu.


Ratu Wen tidak akan menyangka dirinya sudah masuk ke dalam jebakan yang dibuat oleh Wei Bu Yi. Wei Bu Yi mempertaruhkan nyawanya untuk memancing Ratu Wen menggunakan ekstrak teratai hitam agar bisa dijadikan bukti.


***


Selamat malam readers tercinta. Jangan lupa besok senin waktunya vote ya ( semoga minggu besok bisa tamat ceritanya ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ ๐Ÿ™)


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2