REVENGE OF FOX CONSORT

REVENGE OF FOX CONSORT
BAB 11. Dua dekrit Kaisar Wei


__ADS_3

***Ruang depan Kediaman Jenderal Li Jin***


Ying Ying mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruang depan. Sebagian besar pelayan Kediaman Jenderal Li Jin sudah berkumpul di sana.


Hanya Chang Ru seorang sja yang tidak terlihat di ruang depan. Ying Ying menduga Chang Ru sengaja datang terlambat untuk memberinya kejutan yang tidak menyenangkan.


Ying Ying yakin Bai Lu yang mengumpulkan para pelayan, untuk menyaksikan sandiwara Chang Ru nanti. Ying Ying duduk di tempat duduk, yang biasa digunakan oleh Chang Le.


Beraneka ragam kudapan kecil yang cantik berada di atas meja.


"Chang Le! Ayo makan kudapan kecil kesukaanmu," kata Bai Lu dengan ramah.


"Tan Xiang akan membantu nona Chang Le memilih kue kesukaan nona," ucap Tan Xiang.


Tan Xiang selalu menggunakan jarum perak untuk memeriksa semua makanan yang dimakan Chang Le sehingga berinisiatif mengambilkan kue kecil untuk Ying Ying dan memeriksanya secara diam-diam tanpa diketahui Bai Lu.


"Iya! Pilihlah kue kesukaan Chang Le!" kata Bai Lu.


Ketika Ying Ying menikmati kue teratai kesukaannya, Ying Ying mendengar Chang Ru memanggilnya dari kejauhan.


"Kak Chang Le!"


Ying Ying pura-pura tidak mendengar panggilan itu dan fokus mencicipi kue kecil dengan lahap, sedangkan Tan Xiang membantu mengelap sudut bibir Ying Ying dengan saputangan.


Ying Ying tertawa kecil di dalam hatinya karena Tan Xiang pintar berpura-pura sepertinya saat ini.


Ying Ying mendengar suara remasan saputangan yang keras. Ying Ying yakin Chang Ru sangat kesal terhadapnya sehingga meremas saputangan.


"Ada untungnya aku masih bersikap seperti anak kecil sehingga Bai Lu tidak bisa menegurku karena mengacuhkan Chang Ru," batin Ying Ying.


Wajah Bai Lu sudah muram saat ini. Chen Chen menyadari hal itu dan segera berlari menyambut kedatangan Chang Ru.


"Nona Chang Ru sangat cantik! Pakaian hanfu baru ini paling cocok dipakai Nona Chang Ru!" puji Chen Chen dengan suara keras.


Para pelayan lain juga menghampiri Chang Ru dan memuji penampilannya. Suasana hati Chang Ru membaik.

__ADS_1


Chang Ru berjalan dengan angkuh dan berdiri tepat di hadapan Ying Ying. Chang Ru menarik tangan Ying Ying.


"Kak Chang Le! Pakaian hanfu ku cantik kan?" tanya Chang Ru.


Ying Ying mengernyitkan alis dan menatap Chang Ru dari atas kepala hingga ujung kaki. Pakaian hanfu Chang Ru berwarna merah dan riasan wajah Chang Ru lebih tebal dibandingkan tadi.


Ying Ying langsung mengerti alasan Chang Ru memberikannya pakaian hanfu berwarna putih, sedangkan Chang Ru sendiri memakai warna merah.


Di Kerajaan Wei, warna merah biasa dipakai di hari-hari perayaan dan juga pernikahan. Sedangkan pakaian berkabung mayoritas berwarna putih.


"Hasil gosip buruk pagi ini sesuai dengan keinginan Chang Ru. Chang Ru sengaja memperlihatkan kemenangannya dengan pakaian hanfu warna merah," batin Ying Ying.


"Iya! Cantik!" kata Ying Ying.


Chang Ru tersenyum lebar mendengar pujian Ying Ying, tetapi senyuman wajahnya hilang seketika karena Ying Ying menyentuh pakaian hanfu merah dengan tangan yang masih penuh dengan remah-remah kue kecil dan berminyak.


"Sangat menyenangkan mengelap tangan kotorku dengan pakaian hanfu merah ini," batin Ying Ying.


"Ah! Pakaian baruku!" teriak Chang Ru sambil menepis tangan Ying Ying dengan keras.


Wajah polos tanpa merasa bersalah Ying Ying membuat Chang Ru semakin kesal dan timbul keinginan untuk mencaci maki Ying Ying, tetapi ucapan kotor yang sudah diujung mulut Chang Ru berhenti secara tiba-tiba karena satu pengawal yang berjaga di luar Kediaman Jenderal Li Jin berlari menghampiri Bai Lu.


"Persilakan Kasim Cao masuk!" perintah Bai Lu.


Wajah Bai Lu dan Chang Ru berseri-seri. Mereka berdua merapikan rambut dengan kedua tangan dan berdiri dengan anggun menyambut kedatangan Kasim Cao. Bahkan Chang Ru sudah melupakan noda di pakaian baru nya dengan cepat.


Sementara Tan Xiang menarik tangan Ying Ying. " Nona Chang Le berdiri di samping Nyonya muda!" kata Tan Xiang.


Ying Ying menganggukkan kepala dengan patuh. Kecerdikan Ying Ying membuatnya bisa menebak tepat maksud kedatangan Kasim Cao.


"Pantas saja Chang Ru sengaja berdandan lebih tebal untuk menyambut utusan dari Kaisar Wei!" batin Ying Ying.


Kasim Cao merupakan kasim senior dan kasim kepercayaan Kaisar Wei sehingga mendapat penghormatan dari orang lain.


Kasim Cao berjalan masuk ke ruang depan bersama beberapa kasim yang lain.

__ADS_1


"Hamba membawakan dekrit Kaisar Wei untuk Keluarga Jenderal Li Jin!" ujar Kasim Cao dengan suara yang melengking, ciri khas suara kasim umumnya.


Kasim Cao mengambil satu gulungan dekrit Kaisar berwarna kuning keemasan, Bai Lu dan Chang Ru segera berlutut. Para pelayan Kediaman Jenderal Li Jin yang berada di sana pun ikut berlutut. Tan Xiang menarik pelan lengan pakaian hanfu Ying Ying sehingga Ying Ying pun ikut berlutut bersama Tan Xiang.


"Kaisar Wei membatalkan pertunangan Putra Mahkota Wei Wu Xian dengan Li Chang Le, putri pertama Jenderal Li Jin! Li Chang Ru, putri kedua Jenderal Li Jin akan bertunangan dengan Putra Mahkota, Wei Wu Xian!"


Senyuman lebar menghias di sudut bibir Bai Lu dan Chang Ru. Bahkan Chang Ru secara terang-terangan melihat ke arah Ying Ying dengan angkuh. Chang Ru yakin mulai detik ini, status nya sebagai calon putri mahkota melebihi Chang Le.


Ying Ying mengabaikan tatapan Chang Ru dan menatap gulungan dekrit Kaisar Wei yang satunya lagi.


Sejak awal Ying Ying sudah menyadari ada dua dekrit Kaisar Wei sehingga merasa penasaran apa isi dekrit Kaisar yang kedua. Ying Ying sudah menebak tepat isi dekrit Kaisar yang pertama.


"Terima kasih atas kemurahan hati Kaisar Wei!" ucap Bai Lu.


Bai Lu berdiri dan menerima dekrit Kaisar dari tangan Kasim Cao.


"Masih ada dekrit Kaisar yang kedua!" ujar Kasim Cao.


Bai Lu segera berlutut lagi di depan Kasim Cao, lalu saling memberi isyarat mata ke Chang Ru. Mereka berdua tidak menduga ada dekrit Kaisar yang kedua. Apakah ditujukan untuk mereka atau untuk Chang Le?


"Kaisar Wei mengumumkan Li Chang Le, Putri pertama Jenderal Li Jin akan bertunangan dengan Pangeran Wei Bu Yi!


Pernikahan Putra Mahkota dan Pangeran Wei Bu Yi akan dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan!"


Semua orang terkejut mendengar isi dekrit Kaisar Wei yang kedua. Mereka sama sekali tidak menduga, Li Chang Le akan menjadi permaisuri Pangeran Wei Bu Yi.


***


Ta da... Semakin seru nih.


Apakah pertunangan bisa berjalan lancar?


Nantikan kelanjutan ceritanya ya readers.


TERIMA KASIH

__ADS_1


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2