REVENGE OF FOX CONSORT

REVENGE OF FOX CONSORT
BAB 27. Wei Bu Yi menyelamatkan Ying Ying


__ADS_3

Kaisar Wei dan yang lainnya terkejut dan bingung menatap ke arah kolam.


Kaisar Wei menghampiri tempat Wei Bu Yi berada tadi untuk mencari tahu apa yang terlihat oleh Wei Bu Yi sehingga melompat ke dalam kolam teratai diikuti kedua kasim kepercayaannya.


Tentu saja Ratu Wen, Selir Ming Lan, dan semua orang yang berada di belakang Kaisar Wei juga bergerak maju ke depan untuk mencari tahu penyebab Wei Bu Yi melompat ke dalam kolam.


Tetesan darah di atas tanah membuat wajah Ratu Wen menjadi muram seketika.


"Bodoh! Kenapa bisa meninggalkan jejak darah?" batin Ratu Wen.


"Ini darah siapa?" tanya Kaisar Wei.


Beberapa pengawal segera maju ke depan dan memeriksa sekeliling sehingga dalam waktu singkat pedang yang berlumuran darah dan hanfu merah muda ditemukan.


"Lapor Kaisar Wei! Hamba menemukan pedang berlumuran darah dan hanfu merah muda ini!" lapor pengawal.


Chang Ru dan Bai Lu saling memberi isyarat mata, lalu berlari panik menghampiri pengawal itu.


"Ini hanfu yang dipakai oleh Chang Le!" ucap Bai Lu dengan histeris.


"Mengapa hanfu Kak Chang Le bisa ditemukan bersama pedang yang berlumuran darah? Apakah Kak Chang Le masih hidup?" tanya Chang Ru sambil menangis tersedu-sedu.


Tentu saja Kaisar Wei juga mengenali hanfu merah muda itu milik Li Chang Le.


"Apakah Li Chang Le terjatuh ke dalam kolam dan Bu Yi menyelamatkannya sekarang?" batin Kaisar Wei.


"Li Chang Le mati?" batin Wei Wu Xian sambil menatap pedang berlumuran darah di tangan pengawal.


Wei Wu Xian menatap ke arah kolam teratai dengan khawatir. Chang Ru melihat jelas ekspresi wajah Wei Wu Xian sehingga merasa iri dan kesal. Bagaimana mungkin Wei Wu Xian khawatir terhadap Li Chang Le yang idiot? Padahal beberapa hari sebelumnya, Wei Wu Xian menginginkan kematian Li Chang Le.


"Matilah Li Chang Le dan jadilah hantu air!" batin Chang Ru.

__ADS_1


Chang Ru berjalan menghampiri Wei Wu Xian. "Putra mahkota! Tolong selamatkan Kak Chang Le!" pinta Chang Ru sambil merangkul lengan Wei Wu Xian, lalu menyandarkan kepalanya di dada Wei Wu Xian dan menangis tersedu-sedu.


Akting Chang Ru sangat menyakinkan sehingga Kaisar Wei tidak mencurigainya karena selama ini memang terdengar kabar bahwa hubungan Li Chang Ru dengan Li Chang Le sangat baik dan dekat satu sama lain.


"Pengawal! Temukan Pangeran Wei Bu Yi dan Li Chang Le!" perintah Kaisar Wei.


"Baik, Kaisar Wei!"


Sekitar sepuluh pengawal melompat ke dalam kolam teratai untuk menemukan Pangeran Wei Bu Yi dan Li Chang Le.


Ratu Wen merasa cemas dan gelisah. "Semoga dia tidak tertangkap oleh Wei Bu Yi!" batin Ratu Wen.


***


"Sialan! Ada yang datang!"


Pria itu segera melepaskan Tan Xiang dan melarikan diri sehingga Ying Ying berhasil menggapai tangan Tan Xiang dan berusaha berenang ke atas sambil menarik Tan Xiang.


Ying Ying berusaha sekuat tenaga untuk berenang ke atas permukaan kolam sambil menarik Tan Xiang yang sudah pingsan.


"Dewi rubah! Tolong bantu aku sekali lagi! Aku tidak boleh mati untuk kedua kalinya sebelum membalaskan dendam Nona Chang Le!"


Doa Ying Ying di dalam hatinya membuat gelang bandul lonceng mengeluarkan cahaya putih secara tiba-tiba sehingga Wei Bu Yi melihatnya dari kejauhan dan segera berenang ke arah sumber cahaya diikuti oleh Kasim Da Duo dan Kasim Xiao Duo.


***


Beberapa saat kemudian, Pangeran Wei Bu Yi keluar dari kolam sambil menggendong Ying Ying, sedangkan Kasim Da Duo dan Kasim Xiao Duo membawa Tan Xiang keluar.


Para pengawal istana yang melakukan pencarian tadi, juga ikut naik ke atas.


Kaisar Wei menarik napas lega melihat Li Chang Le dalam keadaan hidup, sedangkan Ratu Wen, Bai Lu, dan Chang Ru meremas saputangan mereka dengan keras secara bersamaan.

__ADS_1


"Bu Yi! Apa yang terjadi dengan Li Chang Le?" tanya Kaisar Wei.


Pangeran Wei Bu Yi tidak menjawab pertanyaan Kaisar Wei, melainkan menundukkan kepala menatap Ying Ying.


Kedua tangan Ying Ying mencengkeram erat pakaian Wei Bu Yi. Rambut basah, wajah pucat, dan tubuh gemetaran membuat Ying Ying terlihat sangat menyedihkan.


Sepasang mata sembab Ying Ying menatap wajah Pangeran Wei Bu Yi.


"Wei…Bu…Yi!" ucap Ying Ying dengan suara lemah, lalu pingsan di dalam pelukan Wei Bu Yi.


Seketika aura membunuh memancar dari tubuh Pangeran Wei Bu Yi. Ratu Wen terkejut saat Wei Bu Yi menatap tajam ke arahnya sekilas.


"Lapor Kaisar Wei! Pundak Tan Xiang, pelayan Nona Li Chang Le terluka karena pedang. Hamba yakin ada orang yang ingin membunuh Nona Li Chang Le!" kata Kasim Da Duo, setelah memeriksa luka Tan Xiang.


Tan Xiang juga dalam keadaan pingsan dan digendong oleh Kasim Xiao Duo.


Pangeran Wei Bu Yi berjalan menghampiri Kaisar Wei sambil menggendong Ying Ying.


"Bu Yi mengharapkan Kaisar Wei menemukan siapa dalang yang ingin membunuh permaisuriku!" ucap Wei Bu Yi dengan tegas.


Tanpa menunggu jawaban dari Kaisar Wei, Wei Bu Yi membalikkan tubuhnya dan berjalan meninggalkan istana sambil menggendong Ying Ying, sedangkan Kasim Da Duo dan Kasim Xiao Duo mengikuti dari belakang dengan Tan Xiang yang terluka.


***


Selamat malam readers. Hore! Ying Ying diselamatkan Wei Bu Yi dan dibawa pulang. Apakah akan ada percikan-percikan api nantinya?🥰


Jangan lupa baca kelanjutan cerita besok ya. Mohon maaf ya author ga bisa rutin double up, tetapi tetap di usahakan up satu bab per hari karena ada kesibukan di real life dan mengurus dua anak. Harap dimaklumi readers tercinta.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2