
***Qing Qiu***
Kolam spiritual membuat tubuh Ying Ying terasa ringan dan menyerap banyak tenaga dalam murni.
Ying Ying sangat senang karena menguasai tiga macam sihir yaitu sihir medis, ilmu meracik ramuan, dan transfigurasi.
Ilmu sihir medis membuat Ying Ying mengerti bagaimana cara untuk menyembuhkan berbagai luka-luka akibat sihir yang ada di tubuh seseorang.
Ilmu sihir medis berhubungan langsung dengan ilmu meracik ramuan. Bisa dikatakan keahlian Ying Ying sudah setara dengan Tabib Senior.
Sementara transfigurasi merupakan perubahan bentuk atau rupa. Ying Ying bisa merubah makhluk hidup ataupun benda mati menjadi sesuatu. Bahkan Ying Ying bisa merubah wujudnya menjadi pria maupun wanita, tua maupun muda.
"Aku berhasil!" pekik Ying Ying kegirangan.
Ying Ying keluar dari dalam kolam spiritual, lalu memancarkan sedikit tenaga dalam ke seluruh tubuhnya sehingga hanfu di tubuh Ying Ying menjadi kering.
"Selamat Ying Ying! Kamu sangat hebat!" puji Li Chang Le.
"Nona Chang Le, aku harus keluar dari sini sekarang juga untuk melawan siluman ular hitam. Nona Chang Le bisa beristirahat di bandul lonceng agar tidak terluka."
"Baiklah."
Ketika berendam di dalam kolam spiritual, Ying Ying melihat semua kilas balik kejadian di dalam gua selama dua tahun ini, dimana dirinya masih berada di Kediaman Jenderal Li Jin.
Sama seperti Ying Ying, ular hitam raksasa itu juga berumur 100 tahun, tetapi ular hitam raksasa menggunakan ilmu sihir sesat.
Ular hitam raksasa melakukan pelatihan dengan cara membunuh banyak siluman hewan lainnya secara kejam dan menjadikan roh murni mereka sebagai ekstrak bagi tubuhnya sehingga menambah umur ular hitam raksasa.
Walaupun begitu, ular hitam raksasa tidak merasa puas dan memiliki impian untuk menjadi manusia agar bisa memangsa manusia sepuasnya untuk menambah kekuatan jahat di dalam tubuhnya.
Sebenarnya gua tempat Ying Ying berlatih meditasi selama 98 tahun merupakan gua spiritual dan ular hitam raksasa mengetahuinya, tetapi pintu masuk gua tertutup rapat.
Ular hitam raksasa selalu mengawasi pintu masuk gua untuk menunggu kesempatan emas masuk ke dalam gua pertama kali saat pintunya terbuka.
Saat pintu masuk gua terbuka dan Ying Ying, si rubah putih keluar dengan riang, ular hitam raksasa sadar Ying Ying sudah mendapatkan kekuatan dari gua spiritual, tetapi kekuatan Ying Ying masih belum sempurna.
Oleh karena itu, ular hitam raksasa menjadikan gua spiritual sebagai tempat tinggalnya setelah Ying Ying pergi.
Banyak siluman hewan lainnya juga ingin masuk ke dalam gua spiritual, tetapi semuanya mati karena dibant*i oleh ular hitam raksasa.
Selama dua tahun, pelatihan ular hitam raksasa sama sekali tidak memiliki kemajuan. Bahkan saat dirinya mencoba bermeditasi di atas batu besar dan pipih itu, tidak ada reaksi sama sekali.
Kedatangan Ying Ying bersama Wei Bu Yi membuat ular hitam raksasa senang dan ingin merebut kelereng milik Ying Ying.
__ADS_1
***
Ying Ying berkonsentrasi penuh untuk sadar dan meninggalkan alam dimensi yang dibuat oleh Dewi Rubah untuknya saat roh Li Chang Le sudah masuk ke dalam bandul lonceng.
Ying Ying berdiri dari posisi duduk bersila dan mengedarkan pandangan ke sekeliling.
Puing-puing dari langit-langit gua berserakan di mana-mana menandakan pertarungan dahsyat yang berlangsung selama Ying Ying bermeditasi.
Ying Ying menarik napas lega melihat Wei Bu Yi menyerang ular hitam raksasa dengan tenang dari arah depan, sedangkan Kasim Da Duo dan Kasim Xiao Duo menyerang di bagian ekor.
Bau amis darah menguap di dalam gua. Beberapa bagian tubuh ular hitam raksasa terluka karena terkena pedang Wei Bu Yi, tetapi ular hitam raksasa itu masih tidak mau menyerah.
Ying Ying mengarahkan jari telunjuk dan jari tengah secara bersamaan ke puing-puing yang berada di bawah kakinya. Kilatan cahaya putih keluar dari ujung kedua jari Ying Ying tersebut.
Keajaiban terjadi dengan cepat. Puing-puing itu berubah menjadi sepasang pedang dengan ukiran Yin dan Yang karena kekuatan sihir Ying Ying.
Ying Ying membuka kedua telapak tangan sehingga sepasang pedang Yin-Yang terbang dan berada di dalam genggaman Ying Ying dalam waktu singkat.
Ying Ying terbang dengan ilmu meringankan tubuh dan berhenti tepat di samping Wei Bu Yi.
"Ular busuk itu hanya bisa mati dengan pedang spiritual ini," ucap Ying Ying sambil memberikan salah satu pedang ke Wei Bu Yi.
Sebenarnya saat Ying Ying bangun dari meditasi, Wei Bu Yi sudah menyadarinya terlebih dahulu. Akan tetapi, ular hitam raksasa masih belum mati sehingga Wei Bu Yi fokus melawan ular jahat itu.
Ular hitam raksasa mencoba melarikan diri secepatnya, tetapi gerakan pedang dari Wei Bu Yi dan Ying Ying lebih cepat dan tepat mengenai setiap bagian tubuh ular hitam raksasa.
Ular hitam raksasa bergerak mundur ke belakang sedangkan Ying Ying dan Wei Bu Yi bergerak maju menyerang dengan pedang Yin Yang.
Serangan mereka berdua saling melengkapi satu sama lain, bahkan Kasim Da Duo dan Kasim Xiao Duo menyingkir ke samping karena tidak diberi kesempatan untuk menyerang ular hitam raksasa.
ARGH!
ARGH!
ARGH!
Suara teriakan kesakitan dari ular hitam raksasa menggema di dalam gua. Ular hitam raksasa tahu kematian sudah menunggu di depan matanya.
"Kalian harus mati bersamaku!"
Ular hitam raksasa berteriak nyaring dan menggunakan semua kekuatan terakhirnya untuk menggerakkan tubuhnya yang besar menghantam langit-langit gua.
Tujuan ular hitam raksasa adalah membuat rombongan Wei Bu Yi terkubur hidup-hidup di dalam gua.
__ADS_1
"Kamu yang mati duluan!"
Ying Ying berteriak dan menghunuskan pedang ke bagian kepala ular hitam raksasa. Wei Bu Yi juga melakukan hal yang sama.
Rombongan Wei Bu Yi melompat jauh menghindari percikan darah berwarna hitam dari ular hitam raksasa.
"Da Duo!"
Kasim Da Duo bergerak mendekati jasad ular hitam raksasa saat mendengar namanya dipanggil oleh Wei Bu Yi.
Ying Ying melihat Kasim Da Duo mengeluarkan satu botol kecil dan menuangkan sedikit bubuk di dalamnya ke jasad ular hitam raksasa.
"Itu bubuk apa?" tanya Ying Ying penasaran ketika melihat jasad ular hitam raksasa hancur dengan cepat dan hanya menyisakan bau daging terbakar di udara.
"Ini bubuk mayat, Wang Fei," jawab Kasim Da Duo.
"Kamu mau?" tanya Wei Bu Yi.
"Tidak! Aku bisa membuatnya sendiri."
Wei Bu Yi tersenyum kecil mendengar suara penuh percaya diri dari Ying Ying. Wei Bu Yi yakin Ying Ying mendapatkan kekuatan sihir yang tinggi.
"Cepat keluar dari sini!"
Wei Bu Yi berteriak keras dan memeluk pinggang Ying Ying, lalu membawanya terbang keluar dari gua.
Kasim Da Duo dan Kasim Xiao Duo pun menyusul dengan cepat, untuk menghindari puing-puing gua yang berjatuhan akibat serangan ular hitam raksasa tadi.
Walaupun Ying Ying bisa terbang keluar sendiri, tetapi perlindungan dari Wei Bu Yi membuat hati Ying Ying terasa hangat.
***
Selamat malam readers. Bab ini up pukul 22.00 wita. So sweet deh ada pedang couple 🥰.
Kabar baik nih, novel REVENGE OF FOX CONSORT sudah ada versi audiobook dan diisi oleh author sendiri😁😁, tetapi di sana masih satu bab karena fokus utama nulis ceritanya dulu.
Mampir yuk di audiobook serta tekan love dan like sebagai dukungan ya 🥰
TERIMA KASIH SEMUANYA
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE
__ADS_1