REVENGE OF FOX CONSORT

REVENGE OF FOX CONSORT
BAB 93. Masa lalu Feng Xi


__ADS_3

Feng Xi membawa Ying Ying pergi dengan kuda miliknya, sedangkan roh Li Chang Le terbang melayang di samping kuda Feng Xi.


Raut wajah roh Li Chang Le yang gelisah dan khawatir membuat Ying Ying menduga sesuatu sudah terjadi di Kota Chang An.


"Kak Feng Xi! Kita ke Kota Chang An untuk berkumpul dengan ayah dan Bu Yi?"


"Bukan! Aku akan membawamu ke Kota Tianjin!"


Kota Tianjin juga merupakan bagian dari Kerajaan Wei, tetapi lokasinya berlawanan arah dengan Kota Chang An.


"Mengapa kita ke Kota Tianjin?"


Jika Feng Xi tidak memberikan alasan yang masuk akal, Ying Ying akan melompat turun dari kuda.


"Karena bawahan dari orang yang ingin menculikmu pasti menunggu di perbatasan Kota Chang An."


"Maksudmu Pangeran Tang Jin?"


"Iya!"


Seketika ada banyak pertanyaan muncul di dalam pikiran Ying Ying. Mengapa Feng Xi bisa mengetahui Ying Ying menjadi incaran Kerajaan Tang Selatan? Bagaimana cara Feng Xi bisa mengetahui rencana Pangeran Tang Jin? Apakah kepergian Feng Xi dari Kota Chang An diketahui oleh Jenderal Li Jin ataupun Wei Bu Yi?


Ying Ying berfirasat ada sesuatu rahasia penting yang sedang disembunyikan oleh Feng Xi dan roh Li Chang Le sudah mengetahui sejak awal.


Suara derapan kuda yang banyak terdengar dari belakang sehingga Feng Xi mempercepat laju kuda yang ditungganginya.


"Ying Ying! Pangeran Tang Jin dan pasukannya sedang mengejar di belakang!" ucap roh Li Chang Le.


Pangeran Tang Jin menarik busur di tangannya. Satu anak panah melesat cepat menuju ke arah kuda yang ditunggangi oleh Feng Xi.


Ying Ying sudah mengumpulkan kekuatan sihir di jari tangannya untuk menghentikan anak panah yang sedang terbang di belakang, tetapi gerakan Feng Xi lebih gesit dan cepat.


Pengalaman di medan perang selama bertahun-tahun membuat Feng Xi bisa menghindari dengan mudah anak panah itu agar tidak mengenai punggung Ying Ying, yang duduk di belakang Feng Xi.


Anak panah menancap di atas tanah. Feng Xi menarik tali kekang di leher kuda hingga kuda berbalik arah dan berhadapan dengan rombongan Pangeran Tang Jin.


Pangeran Tang Jin mengangkat tangan kanan ke atas sebagai isyarat bagi pasukannya agar menghentikan laju kuda.

__ADS_1


Feng Xi menoleh ke belakang. "Jangan takut, Chang Le! Aku akan melindungimu!"


Ying Ying menjawab dengan anggukkan kepala. Ying Ying tahu sekarang belum saatnya menunjukkan kekuatan sihir yang dimilikinya di hadapan rombongan Pangeran Tang Jin.


Pangeran Tang Jin mencibir dan tertawa keras melihat sikap lembut Feng Xi terhadap Li Chang Le alias Ying Ying.


"Feng Xi! Kenapa kamu mengingkari janji dan membawa Li Chang Le melarikan diri? Ayahanda pasti sangat kecewa terhadapmu!" ujar Pangeran Tang Jin.


"Tutup mulutmu!" bentak Feng Xi.


"Kenapa? Kamu takut Li Chang Le mengetahui kenyataan bahwa kamu adalah pangeran kedua dari Kerajaan Tang Selatan dan membencimu? Bagaimanapun juga kamu tidak bisa menyangkal bahwa kamu adalah putra dari Kaisar Tang dan Selir Xi Lan! Nama aslimu adalah Tang Lan Xi!"


"Sejak ibunda mati di tangan Ratu Tang, aku sudah memutuskan hubungan dengan kalian semua!"


Pangeran Tang Jin tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Feng Xi. Memang benar Feng Xi menolak kerjasama dengannya, tetapi niat Ratu Tang untuk mengkambing hitamkan Feng Xi harus dijalankan oleh Pangeran Tang Jin sekarang.


"Li Chang Le! Kamu tahu nyawamu sangat berharga bagi Kerajaan Tang Selatan! Selain bisa mengendalikan Pangeran Wei Bu Yi, juga bisa mengendalikan Jenderal Li Jin. Feng Xi mengusulkan untuk menculik dan menyerahkanmu ke ayahanda agar dia bisa kembali menjadi pangeran kedua di Kerajaan Tang Selatan!"


Feng Xi menatap cemas ke Ying Ying karena takut Ying Ying mempercayai provokasi yang dikatakan oleh Pangeran Tang Jin. Feng Xi tidak menyadari Ying Ying melirik sekilas ke roh Li Chang Le yang berdiri di samping kuda mereka.


Roh Li Chang Le sudah mengetahui kebenaran ini sejak awal kedatangan rombongan aliansi perwakilan dari Kerajaan Tang Selatan.


Giok milik Pangeran Tang Jin sama persis dengan giok milik Feng Xi. Beberapa tahun yang lalu sebelum Chang Le sakit dan menjadi tidak normal, Chang Le melihat Feng Xi membuang giok tersebut di suatu tempat.


Chang Le penasaran sehingga memungut giok itu dan menyimpannya. Beberapa jam kemudian, Chang Le melihat Feng Xi kembali lagi ke tempat itu dan berusaha mencari giok yang dibuang tadi.


Chang Le mengaku memungut giok itu dan mengembalikannya ke Feng Xi. Feng Xi memberitahukan Chang Le bahwa giok tersebut diberikan oleh ayahnya sejak Feng Xi lahir.


***


"Pangeran Tang Jin! Aku sangat percaya Kak Feng Xi tidak mungkin mencelakaiku. Semua ucapanmu hanya omong kosong belaka!" ujar Ying Ying sambil menatap tajam Pangeran Tang Jin.


Wei Bu Yi pernah menceritakan mengenai kehidupan istana harem Kaisar Tang beserta semua putra-putrinya sehingga Ying Ying mengetahui alasan mengapa Feng Xi bisa berada di Kerajaan Wei dan menjadi anak angkat Jenderal Li Jin.


Semua dikarenakan Feng Xi melarikan diri dari Kerajaan Tang Selatan. Pantas saja tubuh Feng Xi penuh dengan luka-luka ketika Jenderal Li Jin menemukannya dan membawanya pulang.


Ibu kandung Feng Xi adalah Selir Xi Lan dan merupakan selir kesayangan Kaisar Tang. Ratu Tang iri terhadap Selir Xi Lan dan khawatir Feng Xi sebagai pangeran kedua akan merebut posisi putra mahkota sehingga Ratu Tang membunuh Selir Xi Lan, tetapi Feng Xi berhasil melarikan diri dan akhirnya beruntung menjadi anak angkat Jenderal Li Jin.

__ADS_1


Wajah Feng Xi merupakan perpaduan dari Kaisar Tang dan Selir Xi Lan. Jenderal Kerajaan Tang Selatan yang memimpin peperangan di Kota Chang An mengenali Feng Xi dengan mudah.


Kaisar Tang sangat gembira mengetahui Feng Xi masih hidup dan bermaksud membawa Feng Xi pulang ke Kerajaan Tang Selatan, tetapi Ratu Wen tidak mungkin membiarkan Feng Xi pulang dengan mudah.


Ratu Wen meminta Pangeran Tang Jing mengajak Feng Xi bekerjasama menculik Li Chang Le, yang merupakan kelemahan Wei Bu Yi.


Setuju atau tidak Feng Xi terhadap kerjasama itu, Feng Xi akan dijadikan kambing hitam sebagai dalang penculikan Li Chang Le.


"Tang Lan Xi! Kamu hanya punya dua pilihan sekarang! Menyerahkan Li Chang Le atau ikut serta pulang ke Kerajaan Tang Selatan bersama Li Chang Le!" ujar Pangeran Tang Jin dengan angkuh.


Pangeran Tang Jin sangat percaya diri bahwa kelima puluh pasukannya pasti menang melawan Feng Xi.


"Aku menantangmu bertarung satu lawan satu! Jika aku menang, aku akan membawa Chang Le pergi!" balas Feng Xi.


"Baiklah!"


Pangeran Tang Jin melompat turun dari kuda dan mencabut pedang dari sarungnya.


"Chang Le! Kamu tunggu di sini!"pesan Feng Xi sebelum melompat turun dari kudanya.


Ying Ying duduk di atas kuda sambil mengamati pertarungan antara Feng Xi dan Pangeran Tang Jin.


Ying Ying berfirasat Pangeran Tang Jin akan melakukan kecurangan sehingga bersiap siaga untuk membantu Feng Xi.


***


Selamat malam readers tercinta. Terima kasih sudah mendukung cerita ini dengan vote, like, tips iklan, dan komentar positif.


Hiks hiks hiks, perkiraan author meleset lagi. Babang Bu Yi pasti muncul besok deh 😅😅🙏


Besok ending untuk Roh Li Chang Le dan Feng Xi. Don't miss it 🥰


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE

__ADS_1


__ADS_2