SANG MAFIA HUKUM

SANG MAFIA HUKUM
SECTION 107


__ADS_3

Akhirnya Yuli dapat merasakan apa yang telah dirasakan oleh Christ dan dipendamnya selama ini. “Ya, seperti yang kau lihat,” jawab Christ.


Mereka berdua pun saling berpelukan dengan erat satu sama lain.


“Mulai sekarang, rintangan yang akan kau hadapi semakin berat, Yuli.”


“Ya, aku tahu itu.”


Lama sekali mereka berpelukan dan merasakan kehangatan satu sama lain.


Dan pelukan mereka pun dilanjut dengan ciuman bibir mesra romantis, dan bahkan erotis. Yuli yang dulunya sangat judes dan sinis pada Christ pun kini telah luluh.


Merasa sangat nyaman dan tenang karena selama ini ternyata Christ lah yang telah melindunginya.


Mereka pun semakin larut dalam ciuman bibir yang mesra itu, tanpa memperdulikan dimana mereka berciuman.

__ADS_1


“Pulanglah! Malam sudah mulai larut. Kemarin, kau sudah tidur disini, sekarang, kau harus kembali ke rumahmu. Aku yakin ayahmu sudah menantimu.”


Yuli menggeleng. “Tidak. Aku tak ingin pulang ke rumah. Aku ingin tetap disini bersamamu.” Yuli menarik jaket belakang Christ.


“Tidak, Yuli. Kau harus kembali ke rumahmu. Tidur di tempat ini tak akan nyaman untukmu.”


“Pokoknya, aku tak mau pulang. Aku ingin tetap bersamamu malam ini.” Yuli tetap menggeleng. “Hotel, kita bisa menyewa hotel dan tidur bersama. Aku akan memesankan hotel untuk malam ini. Mari kita pergi bersama.”


Yuli tetap kekeh dengan pendiriannya, begitupun Christ yang tak bisa menolak lagi ajakan Yuli. Menaiki mobil Christ. Mereka berdua pun pergi ke hotel terdekat di kota itu.


Hotel itu juga merupakan salah satu hotel bintang empat yang didesain dengan elegan dan nyaman. Memiliki lobi yang cukup luas dilengkapi dengan furnitur modern dan sentuhan dari dekorasi yang indah.


Kamar yang disediakan oleh hotel tersebut juga banyak macam tipe dengan fasilitas mutaakhir.


Setiap kamarnya didesain dengan kontemporer dilengkapi dengan, AC, TV led, lemari pribadi, minibar, dispenser air dingin dan panas untuk menyeduh kopi, kamar mandi bersih, dan juga kasur yang pastinya sangat nyaman.

__ADS_1


Selain itu, Hotel Santika juga memiliki fasilitas lain untuk memanjakan tamu. Seperti Kolam renang outdoor yang luas, yang sangat cocok untuk bersantai dan menikmati sinar matahari di pagi hari.


Bagi mereka yang ingin menjaga kebugaran tubuhnya, hotel itu pun juga menyediakan fasilitas GYM.


Selama di dalam mobil, Yuli tak henti-hentinya memandangi wajah Christ. Dia tak sabar ingin menghabiskan sisa malam itu bersama Christ.


Begitu tiba di hotel, mereka berdua disambut dengan ramah oleh salah satu resepsionis yang menjaga saat itu. Si Resepsionis memberikan pelayanan yang berkelas dan menjaga penuh privasi pengunjung untuk kenyamanan.


Kamar dengan tipe suite room telah dipesan Yuli. Mereka berdua berjalan menuju kamar melalui lobi dengan bergandengan tangan layaknya pasangan suami istri.


Waktu menunjukkan pukul 9 malam. Akan tetapi, masih banyak dari pengunjung hotel yang sedang berada disekitar hotel.


Beberapa dari pengunjung hotel mengobrol di kedai kopi, dan beberapa mereka mengadakan rapat di ruangan khusus yang ada.


Sesampainya di kamar, mereka berdua tak langsung tertidur, tapi kembali melanjutkan ciuman mesra yang sempat tertunda saat di kantor. Dan malam itu juga mereka pun merasakan kenikmatan duniawi yang sebenarnya.

__ADS_1


__ADS_2