SANG MAFIA HUKUM

SANG MAFIA HUKUM
SECTION 113


__ADS_3

DI PINTU BELAKANG!!!! Salah satu tukang pukul berseru pada Christ.


Christ pun segera keluar dari gudang, lalu pergi ke pintu belakang.


Di pintu belakang sendiri, terlihat Miko yang hendak kabur menggunakan mobilnya.


Dia ditemani Roy dan tiga orang preman kampung yang masih menjaga saat itu. Ketiga preman itu menghadang para tukang pukul yang mengejar Miko, sedangkan Roy hendak membawa Miko kabur dari gudang itu.


Kesalahan besar telah dilakukan Miko. Dia tak berpikir apa yang akan terjadi dengan semua tindakan yang telah diperbuatnya.


Dan bodohnya dia menganggap bahwa sekolompok preman yang telah dikumpulkannya dapat menandingi Tukang Pukul yang dimiliki Bagas.


DOR DOR DOR !!! Tiga tembakan dilayangkan Christ dan tepat mengenai lutut ketiga preman yang menghadang tukang pukul.


Ketiga preman itu tersungkur dan mengerang kesakitan. Peluru pistol tokarev itu menembus lutut mereka.


“MIKO!!!!!!” Christ berlari kencang mengejar Miko yang hampir memasuki mobilnya.

__ADS_1


DOR DOR!!!!  Dua tembakan dilepaskannya lagi tepat mengenai kedua ban mobil bagian belakang. Suara ledakan dari ban mobil pun bercampur aduk dengan suara tembakan pistol dan suara ban yang bergesekan dengan aspal.


Mobil yang dikendarai Miko kehilangan kendali. Berputar dan menabrak gerbang pintu keluar area gudang.


Roy yang saat itu mengemudi pun ingin melarikan diri, tapi, beberapa tukang pukul lebih dulu menghabisinya sebelum itu.


Kini tinggal Miko sendirian. Dia terdesak dan terpojok sendirian di dalam mobil.


PYARR!!!! Christ meninju kaca mobil, lalu menyeret Miko keluar dari dalam mobil itu.


“Mati kau, Anak ******!” bak buk bak buk bak buk


“Kau memang bodoh, Miko. Seharusnya kau menuruti perintahku. Sudah kuberikan kau kesempatan untuk mengakui semua kesalahanmu dan juga Lusi, tapi kau malah berbuat sebaliknya.”


“Kau harus membayar semua perbuatan yang kau lakukan.”


“Tunggu, Christ! Ah, tidak. Maksudku, Pengacara Christ. Mari kita bicarakan ini secara kekeluargaan.”  Miko terus ngesot menjauh.

__ADS_1


Christ tak menunjukkan emosinya sama sekali saat itu. Dia tetap tenang berjalan mendekati Miko yang terus ngesot menjauh.


BUKK!!! Christ menendang rahang Miko dengan keras, yang membuatnya tak sadarkan diri.


Beberapa tukang pukul Bagas membawa Miko ke dalam mobil Christ. Sekarang, tugas Christ sendirilah yang akan mengeksekusi Miko.


Bagas dan bala tentaranya pun segera kembali usai semua preman itu dilumpuhkan.


Sebelum meninggalkan gudang, Christ menitipkan Asep dan anak buahnya, agar mereka dapat bekerja dengan Bagas, karena Christ sendiri mungkin akan pergi ke luar negeri untuk sementara waktu.


***


Di sebuah gereja tua yang telah lama terbengkalai. Gereja itu sendiri terletak di pelosok kota Bekasi, dan berada di dekat hutan belantara.


Beberapa tanaman menjalar pun mulai memenuhi dan menutupi sebagian tampilan dari gereja. Di dalam gereja, terlihat Christ dan Gun yang akan menghukum Miko.


Layaknya hukuman yang digunakan oleh bangsa romawi kuno, tapi hukuman yang dibuat Christ lebih kejam lagi.

__ADS_1


Christ menyalib tubuh Miko di salah satu salib berukuran besar yang ada di mimbar gereja. Tangan Miko diikat, dan kakinya pun dipalu menggunakan paku yang besar pada tiang salib itu sendiri.


Hal itu membuat Miko tak bisa kabur, dan bahkan tak bisa menggerakkan tubuhnya sedikitpun. Akan sangat sakit sekali, jika dia mencoba menggerakkan dirinya.


__ADS_2