
“Jadi begini, Bu Hakim. Si Gembong itu, Pras. Aku bisa menjamin dia tak berkata apa-apa saat di persidangan yang akan menyusahkan kita.”
“Begitu banyak pembunuh bayaran yang bahkan tidak anda kenal menutup mulut mereka selamanya. Dari mata, lubang hidung mereka, sampai telinga mereka.”
“Mereka rela menutup semua tubuh mereka dan memilih untuk bunuh diri. Mereka semua rela melompat ke kereta api, jatuh dari jurang dan lainnya hingga mati.”
“Berhentilah membuat, Miko. Itu karena kau beruntung,” sahut Lusi.
“Akan tetapi, aku tahu kenapa Christianto itu kembali ke kota ini, Bu Hakim, dan kurasa anda pun juga sudah tahu.” Miko menghela nafas panjang. “Dia ingin mencari semua orang-orang yang terlibat dalam kematian ibunya.”
“Sudah jelas, dia ingin membalas dendam pada mereka.”
“Ya, aku tahu. Dia memang putra tunggalnya Lili. Tak kusangka tiba-tiba dia menjadi pengacara dan kembali ke kota ini.” Lui berpikir keras.
“Dia datang padaku begitu saja, jadi, saat pertama kali aku bertemu aku juga heran siapa dia sebenarnya. Astaga, dia pasti ingin membalas dendam atas kematian ibunya sejak 20 tahun silam. Anak yang sangat berbakti sekali dia.”
__ADS_1
Miko mulai berjalan mondar-mandir. Pusing memikirkan langkah selanjutnya.
“Semua orang juga pasti melakukan hal yang sama, jika itu menyangkut orang tua mereka. Kau tak boleh meremehkan perasaan seperti itu.”
“Bu Hakim, rupanya anda sangat memahami orang-orang hina seperti aku.” Miko mendekat ke meja Lusi. “Anda sangat mirip Guan Yin, Dewi Belas Kasih”
“Omong-omong, saat aku melihat patung ayahmu tadi, aku melihat seolah-olah Hakim Sulistyo masih hidup.” Miko menjilat.
“Sepertinya aku harus membawamu ke tempat yang sangat istimewa hari ini. Kumohon izinkan aku, Bu Hakim. Aku ingin menebus kesalahan yang kubuat tadi. Aku harus membawamu ke tempat ini di saat seperti ini.”
***
Di sebuah kedai makanan masakan tiongkok. Miko mengajak Lusi ke kedai milik orang tiongkok itu.
Kedai itu sangat jauh dari kata mewah. Dinding restorannya terbuat dari papan kayu dan tempat yang tak begitu luas.
__ADS_1
Meski kedai tiongkok itu sangat sederhana, tapi kedai itu merupakan tempat makanan yang sangat populer di kota itu, bahkan di seluruh dunia.
Karena banyaknya pelanggan yang datang di kedai itu, mereka terpaksa harus mengantri panjang bak antri sembako, dan membungkus makanannya apabila mereka tak mendapat tempat duduk.
Hidangan yang disajikan di kedai Tiongkok sangatlah bervariasi. Mulai dari mie, nasi, dimsum, dan hidangan laut yang sangat segar.
Menu yang paling populer di kedai itu adalah mie dan nasi. Hidangan mie biasanya terdiri dari mie goreng, mie kuah, dan mie pangsit. Mie goreng biasanya disajikan dengan telur, sayuran, daging babi, ayam ataupun sapi.
Selain mie, hidangan nasi juga sangatlah populer. Salah satunya adalah nasi goreng. Nasi goreng disajikan dalam berbagai macam hidangan lainnya, seperti seafood, ayam, sapi, dan kerupuk udang sebagai pelengkap.
Kedai tiongkok juga terkenal dengan menu dimsum dan masakan laut yang segar lainnya. Dimsum biasanya disajikan dengan teh hijau untuk para pelanggan yang tak ingin makanan berat.
Sedangkan hidangan laut, ikan goreng dan saus asam manis adalah hidangan paling diminati banyak pelanggan. Ikan segar biasanya disajikan dalam bentuk sayuran dan nasi putih.
Selain itu, hidangan laut seperti kepiting saus tiram, udang goreng, dan cumi goreng juga sangatlah populer di kedai tersebut.
__ADS_1