
satu Minggu kemudian....
Frans dan Rania akhirnya menikah di kantor urusan agama.pernikahan pun hanya di hadiri beberapa orang saja,atas permintaan Rania pernikahan di lakukan secara sederhana.akhirnya mereka pun sah secara hukum dan agama sebagai suami isteri.rania mencium tangan Frans dan Frans pun mencium kening rania.frans membawa Rania pulang ke apartemennya.
"mas....apa rencana kamu selanjutnya....?apa mas akan tetap bekerja di hotel itu?"
"aku akan membawamu ke Yogya,kita akan tinggal di sana dan memulai hidup baru di sana."
"benarkah mas??"
"iya sayang,kita tinggalkan kota ini,mari kita kubur dalam-dalam semua kejadian yang telah lalu,dan kita mulai dari awal....jangan pernah melihat ke belakang lagi."
Rania pun memeluk Frans,dan tangis bahagia pun keluar dari matanya.
Rania sangat beruntung karena masih ada laki-laki baik yang mau menerima keadaan dirinya.
****
Arya sangat kaget mendengar berita pernikahan sahabatnya dengan Rania.kenapa Rania menolakku tapi justru malah menerima Frans sebagai suaminya.dia juga merasa kesal dengan sahabatnya itu,kenapa harus dengan Frans sahabatnya sendiri.
kemudian Arya bertanya kepada salah seorang teman Rania yang dulu sama-sama bekerja di hotel nya itu,kabar yg ia Rania dan Frans sudah pergi meninggalkan jakarta.arya pun bergegas pergi menuju rumahnya rania.menurut para tetangganya,Rania menjual rumah peninggalan orang tuanya dan pergi ke luar kota bersama suaminya.merekapum menjelaskan kalau Rania saat ini tengah hamil.rania menikah dengan Frans saat Rania tengah berbadan dua.arya pun sontak kaget mendengar berita itu
"apakah anak yang ada kandungan Rania itu anakku,"oh tuhan..bodohnya aku ini,....aku tak lebih dari seorang pecundang...bathinn Arya.
sejak Frans berhenti bekerja Arya pun menganggkat Wira untuk menduduki jabatan menggantikan frans.dalam harinya ia masih sangat kehilangan sahabatnya itu.di satu sisi ia juga cukup tenang karena anaknya berada dalam lindungan Frans.
Tiga bulan kemudian Arya akhirnya menerima perjodohannya dengan Raisa,merekapun menikah dengan menggelar pesta yang cukup mewah.dalam tetap saja dalam hatinya hanya ada rania.gadis itu telah mencuri hatinya arya.arya melakukan semua itu hanya demi kedua orang tuanya
****
Frans dan Rania membeli sebuah rumah di pusat kota yogya.dari hasil tabungannya Frans pun membuka sebuah restoran. enam bulan sudah ia menjalani bisnis restoran itu.dan tak terasa perut Rania pun sudah semakin membesar
"liat mas,bayi nya mulai gerak-gerak mas"
"iya sayang,aku juga merasakan tendangannya"
namun sejenak raniapun tiba-tiba terdiam.
"sayang,kenapa ...??"
"nggak pa2 mas,bagiku.....kamu adalah malaikat ku mas,yg selalu ada dan selalu melindungiku,walaupun kamu tau bayi ini bukan darah dagingmu,"
__ADS_1
"kenapa kita menikah di saat aku sudah bukan gadis lagi mas....?aku merasa bersalah pada mu mas....."lirih rania.
"tidak sayang,aku mencintaimu apapun keadaan kamu "
"perasaan itu nggak akan pernah berubah,dan aku akan menjaga anak kita ....."
Frans pun menggendomg tubuh isterinya itu ke dalam kamar.dan membaringkannya.
"mas,besok sibuk gk?,anterin aku ya belanja keperluan bayi "
"nggak sayang l, ya udah besok kita sama-sama belanja keperluan bayi kita,sekarang istirahatlah,"Arya kembali memeluk Rani dan membenamkan wajahnya ke dalam dada bidangnya itu.
*****
.Arya berjalan menyusuri koridor hotel,ia teringat kembali akan kejadian malam itu.tanpa ia sadari Arya telah jatuh cinta pada gadis yg bersamanya malam itu.
"di manakah sekarang kamu berada??kenapa harus Frans,sahabatku sendiri yang harus menikah dengan gadis itu."
ia pun sampai di ruangannya.ruangan presiden direktur.sejak papanya meninggal,Arya lah yang menggantikan posisi papanya sekarang.mungkim bagi orang orang,hidup Arya sempurna.seorang Presdir tampan dengan berbagai bisnis yang di kelolanya juga isteri yang cantik yang selalu mendampinginya.namun jauh di dalam hatinya,hati ya terasa hampa.karena hatinya sudah terpaut pada Rania yang menikah dengan sahabatnya sendiri.
tok
tok
tok
"selamat siang tuan,beberapa hari yang lalu anak buah kita sudah menemukan keberadaan mereka tuan.mereka ada di Yogya,dan wanita itu sedang hamil tua,sepertinya sebentar lagi akan melahirkan "
"benarkah,tolong pastikan kalau mereka tidak kekurangan suatu apapun,dan tetaplah di sana."
pria itupun pamit meninggalkan ruangan tersebut
***
seorang pria tengah duduk di sebuah meja.ia memanggil seorang barista dan memesan minuman untuk kesekian kalinya.
"maaf tuan,Anda sudah terlalu banyak minum..... kami akan segera tutup tuan."gumam barista tersebut
"tutup mulutmu,kalau perlu akan aku beli tempat ini beserta isinya,kau belum tau siapa aku....."
"Reyhan,cukup,Rey.....hentikan,kamu sudah terlalu banyak minum ...."
__ADS_1
"tidak kawan,aku masih ingin di sini....aku ingin menunggu raniapun,Rania.....Rania.....aku kecewa padamu Rania....."Reyhan berteriak memanggil nama Rania.
sebagian para tamu club' itu sudah pulang karena jam menunjukan pukul 02 dunia hari,namun Reyhan masih saja berteriak teriak memanggil mantan tunangannya itu,dan terpaksa temannya membawa Reyhan pulang dengan kondisi mabuk berat.
"kenapa kamu jadi seperti ini Rey.....,aku prihatin dengan keadaanmu sekarang."lirih pria itu sambil melajukan mobilnya berniat mengantar Reyhan pulang.
***
Rania tiba tiba merasakan sakit di sekitar perutnya,dia pun segera menelpon suaminya.sepertinya Rania akan melahirkan.
"halo,mas....mas Frans,perutku tiba-tiba sakit mas,sepertinya aku akan melahirkan mas."
"baiklah sayang,tunggu di rumah dan jangan kemana-mana,aku akan segera pulang."
Frans pun tiba di rumah dan segera membawa isterinya ke rumah sakit.tiba di rumah sakit,Rania langsung di bawa oleh para perawat menuju ruang persalinan.
Frans menunggu di depan ruang persalinan dengan harap-harap cemas.2 jam kemudian dokter pun keluar dan langsung menemui Frans.
"selamat tuan bayinya perempuan....,"
"alhamdulillah....bagaimana dengan isteri saya dok,??".....
"isteri anda baik-baik saja tuan,"
Frans pun masuk melihat keadaan Rania dan bayinya.
"sayang,raniaku.....bayi kita cantik sekali seperti ibunya,"Frans pun menggendong bayi tersebut memberikannya pada Rania.
"matanya indah sekali mas,"
"anak kita mewarisi mata indah dari ibunya"......
"aku akan selalu menjaga kalian,kalian adalah segalanya bagiku,belahan jiwaku,"gumam Frans.
***
Di kediaman tuan Baskoro.
Raisa dan Arya makan malam di rumah orang tuanya.tidak ada satu pun yang berbicara,mereka seperti larut dalam pikirannya masing-masing.
"sayang.....kapan kalian akan memberikan mama cucu nak.??"mamanya Arya membuka obrolan membuat Arya seketika menghentikan makannya.
__ADS_1
"kita kan menikah belum setahun ma,mungkin kita belum di percaya menjadi orang tua ma,doain aja ya ma,pa"
dan Raisa hanya diam membisu di tempatnya,diapun seperti tidak selera lagi melanjutkan makannya.raisa sangat sensitif kalau di tanya menyangkut masalah anak.merekapun kembali melanjutkan makan malam mereka.