
"kring"
"kring"
"kring"
telpon rumah berdering beberapa kali dan bagai tersambar petir .......Rania menjatuhkan telpon tersebut.
"non.......ada apa apa?apa yang terjadi.....????
"mba........mas Frans kecelakaan hik.....hik......"Rania tidak dapat membendung lagi airmatanya.......
raniapun bergegas menuju rumah sakit dan berlari melewati lorong koridor rumah sakit.dan tibalah di ruang IGD.
dokter pun keluar dari ruangan tersebut dan menghampiri Rania.
"apakah anda keluarga pasien nona...."
"benar dok,saya keluarga pasien...
"maafkan kami nona....kami sudah berusaha,tapi mungkin Tuhan berkehendak lain"
"nggak dok....mas Frans masih hidup kan dok.....mas....mas Frans..hik..hik..,"Rania masuk ke ruangan IGD di mna Frans terbaring kaku.
"mas..mas..bangun mas...mas udah janji Jan mau ngasih aku kejutan mas,bukan ini mas kejutan yang aku harapkan.bagaimana aku bisa ngelanjutin hidup aku mas.bagaimana dengan Amara kita mas...hik..hik...hik...."Rania terus menangis di samping Frans...
***
keesokan harinya zenajah Frans pun di makamkan di tempat pemakaman umum tak jauh dari komplek rumah mereka.rania masih shyok dengan kepergian suaminya yang begitu mendadak.kenapa takdir selalu tidak pernah berpihak kepadanya.orang-orang yang ia sayangi satu persatu pergi meninggalkannya untuk selamanya.
__ADS_1
"non .....ayo kita pulang non,kasian Nona kecil di rumah.ikhlaskan kepergian tuan frans.masih ada non Amara yang masih sangat kecil,yang membutuhkan non Rania."
"iya bi.....ayo kita pulang .....mungkin memang jalan hidup saya yang harus selalu seperti ini hik...hik...hik...'"
"mas....aku pergi dulu ya.....aku akan sering datang ke sini,aku janji akan menjaga anak kita mas..."
Rania pun pergi meninggalkan tpu tersebut di temani bi Marni,Art nya sudah ia anggap seperti ibunya sendiri.
Rania tiba di rumahnya dengan langkah gontai dan mata yang masih sembab.kesedihan yang mendalam di tinggalkan oleh orang yang di cintainya.
Rania masuk ke dalam kamarnya dan melihat Amara yang sedang terlelap di kasur bayinya.
"Tuhan.....takdir apalagi yang akan hamba hadapi selanjutnya.kenapa di saat aku sudah mulai membuka hati untuk Frans,Engkau justru mengambilnya dari ku."
"bagaimana aku akan melalui hari-hariku tanpa Frans....."
Rania merebahkan tubuhnya di ranjang,air matanya jatuh dan mungkin karena kelelahan iapun tertidur di samping Amara puterinya.
***
tiba2 bingkai fhoto itu jatuh dari meja kerjanya arya.itu adakah fhoto dirinya bersama Frans waktu masih kuliah.
."ada apa ini....kenapa tiba-,tiba bingkai fhoto ini jatuh,Frans......apakah sesuatu terjadi padanya......sudah setahun lebih aku tidak mendengar kabar beritanya,kamu di mana frans.kenapa kamu membawanya pergi Frans,haruskah aku marah padamu,atau berterima kasih padamu."
hati Arya masih terus bertanya-tanya tentang kepergian Frans waktu itu dengan membawa rania.frans sahabatnya membawa gadis yang telah Arya hancurkan hidupnya.
"tuan.....apakah anda baik-baik saja,anda sepertinya sakit tulang...."
"ehmmm...tidak apa-apa,aku hanya sedikit lelah,oh ya ...apa saja jadwalku hari ini."
__ADS_1
"Hari ini kita akan mengadakan meeteng dengan perusahaan x untuk membahas kerjasama terkait pembangunan cabang hotel kita yang baru tuan .."
"ok.....baiklah....tolong atur semuanya .....aku ingin agar pembangunan cabang hotel itu segera terealisasikan."
"baik tuan......apa ada lagi yang anda butuhkan...??"
"tidak ..terima kasih kau boleh pergi sekarang ...."
"entah kenapa tiba-tiba aku mengingat gadis itu,Rania...isterinya Frans ....gadis itu tidak pernah bisa hilang dari pikiranku...."
"apakah dia baik-baik saja ....."
"apakah dia hamil dan sudah melahirkan seorang anak"
"Tuhan ...betapapun aku berusaha melupakan gadis itu,dia selalu saja di pikiranku.apa aku telah jatuh cinta padanya.aku sudah berusaha melupakannya dengan menikahi Raisa tetap saja tidak bisa.gadis itu........"
***
rania terbangun dari tidurnya .ia pun menghampiri amara dan membawanya ke kamar mandi untuk memandikannya.
.
"aku harus tetap semangat demi Amara......"
selesai memandikan Amara,Rania menitipkan amara pada bi Marni,ia akan ke restoran.ia berjanji pada dirinya sendiri akan menjalankan restoran itu demi Amara.restiran yang ia bangun bersama Frans.
bersambung........
mohon kritik dan sarannya ya para pembaca sekalian.mohin like dan dukungannya.
__ADS_1
masih belajar nulis novel ya,mudah2an suka