SELALU DISISI MU

SELALU DISISI MU
45. Bertemu Samson


__ADS_3

"Apa yang sudah kau ketahui?" Tanya seorang pria bertubuh besar.


"Aku hanya melihat kejadian itu sekilas Tuan. Beberapa tahun lalu. Saat aku sedang mencari kayu bakar iseng masuk kedalam hutan ini. Aku melihat seekor ular berukuran besar diatas pohon tengah mengintai seorang wanita yang bersandar dipohon itu. Saat ular itu akan menerkam, tiba tiba seekor srigala langsung menghantamkan tubuhnya tepat kekepala ular tersebut. Dan melihat ukuran hewan yang sangat besar aku meninggalkan lokasi tersebut Tuan...."


Ucapan pria tua itu memang masuk akal. Samson mengangguk. Dan ia memberikan uang sesuai perjanjian nya dengan pria tua itu.


"Jadi .. ular itu berniat melukai wanita itu... Apakah dia istri Marcho yang dibicarakan ibuku? Jadi bukan mereka yang mendahului... Karna kematian ular itu .. ayahku balas dendam, dan berakhir dengan kepunahan keturunan ku. Dasar bodoh ... Dia mengorbankan puluhan nyawa hanya demi membalas dendam." Gumam Samson keluar dari tempat itu.


"Benar... Dan aku adalah saksi dari perlakuan keturunan ular tersebut." Steven berdiri dibelakang Samson dengan wajah ramah.


"Siapa anda?" Tanya Samson takut gegabah.


"Aku Steven .. sama seperti mu. Tapi kau bisa memiliki keduanya .." jawab Steven mengeulurkan tangan nya.


"Samson..." Dia menjabat tangan Steven.


"Sesuai dengan tubuhmu..." Ucap Steven bercanda.


"Ibu ku memberi nama Tuan..." Jawabnya mengikuti keramah-tamahan pria yang baru ia temui.


"Sebaiknya kita berburu... Aku sudah sangat lapar..." Ajak Steven.


"Baiklah... Aku terbiasa dengan makanan yang telah disediakan, tapi aku akan mengikuti mu kali ini Tuan." Jawab Samson tersenyum pada Steven.


Mereka berlari memasuki hutan Rosten. Melihat Steven merubah wujudnya. Dengan senang Samson juga merubah wujudnya menjadi seekor srigala yang lebih besar.

__ADS_1


Steven sempat melirik kearahnya sekilas. Kemudian kembali berlari. Ia melambatkan langkahnya. Melihat seekor kerbau hutan yang terjebak diantara ranting kayu dibagian kakinya.


Ini sangat tak menarik...


Steven kembali berlari. Ia tak ingin menyantap makanan yang sedang lemah. Samson juga mengikuti nya berlari.


Seekor rusa sedang terperangkap diantara dua rubah berukuran kecil. Samson hanya menikmati pemandangan didepannya. Saat Steven tiba tiba datang mengikuti pergumulan mereka.


"Kemarilah nak... Ini akan sangat menyenangkan .." teriaknya dengan bahasa srigala.


Samson berjalan mendekati hewan yang sedang bertengkar. Ia menerkam kepala rubah hingga hewan itu mati. Lalu meletakan diatas tanah.


"Makanlah... Itu makanan mu." Ucap Steven lagi.


"Aku tak terbiasa..." Jawab Samson berdiri diam.


"Apa yang biasa kau makan selain hewan.?" Tanya Steven setelah selesai menyantap sebagian Rusa.


Mereka berubah wujudnya kembali sebagai manusia. Samson mengikutinya.


"Seorang gadis."jawabnya singkat.


"Wow..." Steven merasa takjub dengan jawaban pemuda didepannya. Ia menyalah artikan maksud dari jawaban Samson.


"Aku terbiasa bermain dengan gadis gadis Tuan. Lalu melahap mereka saat mereka lelah." Samson menatap tajam pada Steven. Karna tau maksud ucapan singkat Steven.

__ADS_1


"Kau memakan manusia? Itu sudah menyalahi aturan kita nak." Tanya Steven sambil memberi tau.


"Aturan..? Aku hidup tanpa aturan."jawabnya singkat.


"Aku cukup terkesan." Jawab Steven.


"Tuan, apa kau mengenal Maku Maroyu?" Tanya Samson penuh harap pada jawaban Steven.


"Maku... Aku pernah mendengar. Dia dibunuh oleh srigala keturunan Blanco Garnier." Jawab Steven.


"Kenapa?" Tanya Samson penasaran mendengar versi pria didepannya.


"Pacarnya mencoba menerkam seorang gadis yang sedang hamil. Tapi gadis itu seorang manusia yang menikah dengan keturunan seperti kita. Tak ingin nyawa istri dan calon anaknya tewas. Ia terpaksa membunuh ular itu. Dan Maku membalas dendam atas kematian pacarnya yang tak lain adalah adik kandungnya sendiri." Jelas Steven dan berhenti sampai disana.


"Gila .. dia memacari adik kandungnya sendiri?" Tanya Samson tak percaya.


"Kudengar wanita keturunan ular itupun sedang hamil anaknya." Jawab Steven, membuat Samson sangat penasaran.


"Seperti nya kau tau banyak Tuan." Selidik Samson.


.


.


.

__ADS_1



Jangan lupa dukungannya ya bebs... 😘😘


__ADS_2