SELALU DISISI MU

SELALU DISISI MU
30. Samuel Blossom


__ADS_3

"Tuan, kau harus mendengarkan apa yang yang akan ku katakan." Kata seseorang yang sedang berdiri didepan seorang pria tua yang berbadan besar.


"Jika kau mengatakan hal yang membuat ku marah, sebaiknya kau kembali." Jawab pria tua yang berbadan besar itu.


Ia menatap tajam seorang pria muda dihadapannya. Seperti akan memakannya hidup hidup.


"Sepertinya rencana anda berhasil Tuan, tanpa anda memintanya putri angkat anda sudah menjalin hubungan dengan generasi Tores."


Jelas pria muda itu dengan tersenyum bangga. Karna apa yang diucapkannya akan membuat Tuannya senang mendengar hal ini.


"Siapa maksudmu? Apa Rubi?" Tanya nya menoleh pada pria muda dihadapannya.


"Benar Tuan." Jawab nya dengan raut wajah bahagia.


"Ternyata anak itu bisa berguna juga untukku." Gumam nya pelan dengan sedikit senyuman dibibirnya.


Semua strategi ku berhasil, tak sia sia ku gunakan cara ini. Menarik simpati keluarga Tores.


Pria tua yang bertubuh besar ini adalah Samuel Blossom. Ia ayah angkat dari Danny dan Rubi blossom. Samuel mengangkat kisah tentang kedua anak kembarnya pada Dunia. Dengan mengatakan bahwa mereka adalah anak angkatnya.


Semua itu ia lakukan untuk menutupi statusnya sebagai seorang keturunan srigala juga. Demi tujuan pembalasan dendamnya pada Marcho Tores. Atas pembantaian satu keluarga ibunya, yang dibakar hangus Marcho.


Dan kedua anak kandungnya sengaja ia dekatkan bergaul dengan keluarga Tores. Terlebih Danny, ia sudah berteman dengan Ares sejak kecil. Samuel sengaja mencari tau dimana putra mahkota Marcho bersekolah.


Maka ia juga menyekolahkan Danny disana. Dan saat ini semua rencananya sangat berhasil. Bahkan Rubi, Putri perempuan yang ia anggap tak berguna telah menjalankan rencananya tanpa sengaja.


"Keluarlah, berikan aku informasi yang lebih bagus lagi." Kata Samuel pada pria muda suruhannya.


"Baik Tuan."


Pria muda itu keluar dengan wajahnya yang sumringah. Ia tentu telah menerima banyak bonus tentang informasi yang diterima dengan senyuman oleh Samuel.


"Saat menjadi ayah terbaik pagi putri nya sendiri... Maksudku... Sang Putri angkat. Ahahahah"


Samuel tertawa terbahak bahak. Ia menghubungi beberapa orang melalui ponselnya.


"Mereka akan menghadapi lawan yang sesunguhnya. Membantai keluarga ibuku dengan sadis... Tores .. tunggulah ajal kalian..." Gumam Samuel diiringi oleh tawa yang mengerikan.


Tok


Tok

__ADS_1


Tok


"Masuklah..." Jawab Samuel.


Danny dan Rubi masuk kedalam ruangan kerja ayah mereka. Samuel langsung berdiri dan menyambut kedatangan anak kandungnya yang dianggap anak angkat. Demi menyamarkan siapa dia sebenarnya.


"Putra putriku... Kalian sudah datang"


Rubi masuk kedalam pelukan Samuel. Memang selama ini ia selalu bertindak baik pada anak kembarnya.


"Ayah... Maafkan kami... Karna kemalaman, kami terpaksa menginap dikediaman Tores." Jelas Danny.


"Ya Ayah... Maafkan kami." Imbuh Rubi.


"Tidak apa apa... Bagaimana acara pemakaman Tuan Ferdinand? Ayah turut berduka untuk keluarga mereka." Kata Samuel sambil menepuk nepuk lengan Danny.


"Berjalan lancar Ayah, yaa seperti pemakaman biasa."


Diperjalanan pulang Sanny dan Rubi telah sepakat untuk tak bercerita apa apa tentang peristiwa yang mereka alami dikediaman Tores.


"Syukurlah.. kalian menyampaikan pesanku?" Tanya Samuel lagi.


"Rubi sudah bilang... Jika ayah sedang tidak enak badan untuk kepemakaman." Jawab Danny.


Samuel melihat kedua anaknya secara bergantian. Ia memperhatikan wajah Rubi yang tampak sedang bahagia.


Apakah ini karna hubungannya dengan putra Marcho?? Lanjutkanlah Samuel...


"Apa ada yang terjadi? Sesuatu yang ayah lewatkan?" Tanya Samuel, memasang wajah penasaran.


"Bicaralah Rubi...!"


Danny menyuruh Rubi untuk bercerita pasal hubungannya dengan Ares. Demi restu untuk mereka melanjutkan lagi hubungan ini.


"Ayah... Aku sudah punya kekasih..." Kata Rubi yang sengaja menghentikan ucapannya.


"Oh ya? Siapa pria yang beruntung itu?" Tanya Samuel dengan wajah yang tak kalah bahagia.


"Admiral Arden Tores... Putra Marcho Tores ayah .."


Ucapan kebenaran dari orang suruhan nya tadi, kembali terdengar dari mulut Rubi langsung. Samuel terlihat sangat senang.

__ADS_1


"Keluarga Tores... Apakah dia pemuda yang baik?" Tanya Samuel sedikit mencari tau.


"Ya dia Ares, pria yang baik... Dia juga sahabat Danny semenjak kecil ayah..."


Jelas Rubi dengan wajah berbinar. Karna merasa dapatkan lampu hijau dari hubungan mereka. Rubi menyandarkan kepalanya kepangkuan Samuel dengan manja.


"Ayah... Dia bersungguh sungguh padaku. Dan akan segera meminta ku pada mu ayah."


Rubi mengalungkan tangannya memeluk Samuel. Dan mencium pipi Samuel sekilas.


"Kapan dia akan datang?"


.


.


.



Dukung Author dengan memberikan Like, vote dan koment menarik kalian... Agar Author lebih bersemangat lagi. 😘😘


salam cintooh


...****...


Maafkan untuk dua hari sebelumnya Author tak menyuguhkan cerita untuk kalian pembaca setiakuh..


Author sempat sakit, tubuh terasa sangat lemah. Bahkan untuk melihat ponsel saja membuat kepala jadi sakit.


Dan sekarang walaupun belum sembuh total, Author memberikan kalian beberapa bab untuk menutupi kekurangan hari sebelumnya. Dan sekarang suara Author hilang. untungnya menulis hanya pakai jari saja... ga pake suara 🤭✌️.


Jangan tinggalkan cerita ini ya... biar kalian tau endingnya. Jika dalam keadaan sehat Author janji akan terus update paling minim 1 bab perharinya.


Karna ada 3 novel yang Author tulis dalam sehari. Semoga ceritanya makin bagus ya...


Dukungan dan Saran kalian Author harapkan...


Author bukan apa apa tanpa kalian... ,😘😘😘


Salam cintooh...

__ADS_1


Calisa Ardi


17 januari 2022


__ADS_2