
Tambah Marcho dengan tersenyum menggoda wanita muda didepannya. Rubi memerah dan ia tersipu malu.
"Rubi... Kau sama seperti ku..." Kata Juliana yang masih ingin melanjutkan perkataannya tadi.
"Dan Danny ia sama seperti kalian..." Lanjut Juliana lagi.
"Apa maksud anda Nyonya??"
Danny mengernyitkan keningnya tetap dengan wajah yang ramah bertanya pada Juliana.
"Aku bisa melihat... Kalian bagian dari kami. Bangsa keturunan Srigala." Lanjut Juliana.
Kali ini Danny dan Rubi saling menatap dan melemparkan senyuman. Entah kenapa mereka merasa lucu dengan pernyataan seorang wanita didepannya.
"Aku tak mengerti..." Tanya Rubi basa basi.
"Jangan jelaskan pada mereka apa yang tak ingin mereka dengar Lian... Biarkan mereka merasakan sendiri kehadirannya..." Imbuh Eleanor menatap dengan senyuman.
"Dan jika kau merasakan itu... Segeralah kemari... Sebelum mereka menemukan kalian." Tambah Marcho.
Keduanya hanya mengangguk angguk kecil. Masih tak paham dengan apa yang dikatakan oleh keluarga Ares.
Apa benar mereka keluarga srigala?
Berarti.. Ares juga... Bukankah kami juga sama?
Batin Rubi.
Ia berpikir telah mantap untuk menerima Ares. Karna berasal dari keturunan yang sama. Sebenarnya Rubi telah merasakan sejak bekerja pertama kali dengan Lyodra.
Hanya saja ia terlalu pandai menyembunyikan itu dari siapapun. Bahkan dengan saudara nya Danny.
Aku akan sering sering kesini untuk bertemu dengan Gemma Gemma yang cantik ini...
Batin Rubi
__ADS_1
Perasaan Rubi lebih baik sekarang. Berbeda halnya dengan Danny. Yang merasa sedikit bergidik masuk kedalam rumah keturunan srigala.
Dia yang belum merasakan apa apa, tak bisa menjamin jika dia manusia asli atau benar benar keturunan.
Aku akan mencari tau hal ini. Jika ini benar, bukankah selama itu aku berteman dengan manusia keturunan srigala?
Menyenangkan... Ternyata legenda itu benar. Termasuk juga diriku.
Tapi... Siapa 'mereka' yang dimaksud Gemma Ares...?
Batin Danny.
Saat sedang berbincang, Juliana seperti melihat sesuatu yang aneh mengawasi mereka dari tangga arah ke kamar Ares.
Apakah anak itu sudah sadar?
Batin Juliana.
Eleanor yang melihat keanehan Juliana menatapnya seakan bertanya...'ada apa?'
"Kalian semua menepilah... Ini akan sangat merepotkan." Ucap Eleanor.
Membuat semua orang diruangan itu berdiri didekat pintu kamar Steven.
"Ada apa bu?" Tanya Marcho.
Ia memperhatikan Juliana berhati hati menaiki anak tangga. Tanpa ragu ia juga mengikuti dari belakang. Sementara Eleanor tetap dibawah menjaga tamu mereka.
Belum sampai ditangga ke empat. Juliana dikejutkan oleh sosok srigala besar berbulu kemerah merahan. Menatap nya dengan lapar. Seolah olah itu adalah mangsa nya.
*March... Seharusnya kita membawanya berburu." Lirih Juliana pada Marcho.
"Benar benar seperti kakek..." Marcho tersenyum tipis.
"Sabarlah sayang... kami ini keluarga mu, selamat datang lagi dikeluarga Tores." sambutan Juliana dengan tatapan tetap mengawasi.
__ADS_1
Menyadari hal itu, Eleanor bergegas berlari kearah dapur sebelumnya menarik tangan Rubi untuk mengikutinya.
"Kau keluarkan seluruh daging dari tempat ini Rubi. Cepatlah..." Perintah Eleanor menunjuk sebuah lemari pendingin.
Rubi mengerti, ia langsung mengeluarkan daging yang masih segar dari dalam sana.
"Semuanya sayang... Semua nya..." Titah Eleanor lagi.
"Baiklah Gemma..." Sahut Rubi.
"Anak ini benar benar merepotkan.." gerutu Eleanor.
Melihat kegiatan yang dilakukan Rubi dan Eleanor, Danny berlari kearah mereka, bermaksud membantu.
Namun gerakan cepat Danny, menarik perhatian srigala itu dari tangga. Dengan sigap ia melompat melewati Marcho dan Juliana.
Ia berjalan pelan dengan sedikit merunduk. Air liurnya menetes, menandakan hewan buas ini sangat lapar dan tertarik dengan Danny.
Danny menghentikan langkahnya seketika. Ia menatap tajam mata srigala tersebut. Sesuatu terasa panas dipundaknya.
Kepalanya terasa sakit. Dan aliran darahnya seakan mendidih. Danny terpancing oleh tatapan buas srigala didepannya.
Apa yang terjadi padaku...?
Tubuh ku terasa panas....
Dan ini sangat sakit....
Danny meringis menahan sakit. Ia mulai tak dapat mengendalikan emosi nya.
.
.
.
__ADS_1