SELALU DISISI MU

SELALU DISISI MU
3. Dokter Rubi Blossom


__ADS_3

"Tenanglah... Ini masih pagi, dia belum datang.."


Lyodra melirik Ares yang terlihat mengarahkan pandangannya kekiri dan kekanan saat Sampai di Rumah sakit tempat Lyodra bekerja.


"Aku tidak terburu buru... Bibi jangan menggodaku!"


Ares mengikuti Lyodra yang berjalan disampingnya. Ia terus saja mencari sosok Rubi yang selama ini ia cari.


"Kau tampak putus asa .. " goda Lyodra pada Ares.


"Aku menunggunya 4 tahun, takan terkalahkan dengan 30 menit ini bibi. Kau tenang saja.."


Tak terasa Ares duduk didalam ruangan Lyodra sudah beberapa menit. Tapi itu tak membuatnya patah semangat.


Tok


Tok


Tok


"Masuk .." teriak Lyodra dari dalam ruangan nya.


Sementara Ares memperhatikan saat pintu terbuka, ia ingin tau siapa yang ingin masuk kedalam ruangan bibinya. Mungkinkah itu wanita yang selama ini ia tunggu?


"Selamat padi Dokter Lyodra.."


Ares terpana melihat sosok cantik berpakaian dokter masuk kedalam ruangan Lyodra.


Dia...


Rubi ku..


Dia benar benar Rubi ku..


Oh Tuhaaan...


"Selamat pagi juga Dokter Rubi.."


Lyodra tersenyum kearahnya. Ia melirik Ares yang sedang menatap Rubi tak berkedip, seakan ruang waktu berhenti sejenak dalam kehidupan Ares. Lyodra pun menggelengkan kepalanya.


"Dokter... Ini berkas pasien yang selesai dibedah tadi malam, silahkan Dokter cek laporan kesehatan nya. Agar kita bisa bertindak lebih lanjut."


Jelas Rubi tanpa menoleh kearah Ares. Atau mungkin dia tidak melihat ada penampakan Ares yang sedang terpaku melihat nya.

__ADS_1


"Baiklah.. nanti akan aku kabari lagi." Jawab Lyodra.


"Kalau begitu aku permisi Dokter, seperti nya Dokter sedang ada Tamu..."


Rubi berbalik mendekati pintu setelah melirik seorang lelaki muda yang duduk disofa Lyodra. ia berjalan untuk membuka dan segera keluar dari sana. Tapi buru buru dicegah oleh Lyodra.


"Kenapa terburu buru Dokter... Ini ponakan saya.. bukan orang asing.."


Ucapan Lyodra sontak membuat langkah kaki Rubi berhenti. Ia menoleh kembali kearah Lyodra dan kearah Ares menyapa dengan senyuman.


"Oh rupanya begitu. Maaf saya mengganggu.."


"Apakah kalian sudah saling mengenal?" Tanya Lyodra spontan.


"Sepertinya kami bertemu baru kali ini Dokter..." Jawab Rubi sedikit merasa heran dengan pertanyaan Lyodra.


"Tapi wajah mu sangat familiar... Dokter"


Empat tahun wajah mu menghiasi dalam mimpiku, wajah yang selalu kutunggu kehadiranmu..


Ares melanjutkan perkataan nya dalam hati. Ia memberanikan diri untuk menyapa Rubi. Ares berdiri berjalan kearah Rubi dan mengulurkan tangannya untuk berkenalan.


"Benarkah .. " basa basi Rubi yang terlihat kikuk.


Aku Ares... Dan Dokter Lyodra bibi tercantikku."


Rubi menerima jabatan tangan Ares. Lelaki itu menatapnya dengan wajah berbinar dan degup jantung yang bergemuruh semenjak pertama bertemu dengan wanita ini.


"Saya Rubi Blossom... Panggil saja Rubi."


Ares tersenyum penuh arti mendengar nama yang selama ini ia rindukan untuk bertemu dengan pemiliknya.


"Dokter Rubi... Senang bertemu dengan mu." Sapa Ares ramah.


"Ya Tuan Ares... Senang juga bertemu dengan mu."


Rubi terlihat gelisah karna Ares sejak tadi tak berhenti memandang nya. Dan tangan keduanya masih terpaut satu sama lain.


"Sayang .. sebaiknya kau lepaskan jabat tangan mu... Hal itu membuat Dokter Rubi tidak nyaman."


Perkataan Lyodra mengejutkan Area dan langsung melepas jabat tangan mereka.


"Baiklah Dokter.. saya permisi. Ada pekerjaan menunggu diruangan..."

__ADS_1


Lyodra mengangguk kan kepalanya, mereka melihat Dokter cantik itu keluar ruangan.


"Benar benar menarik..." Gumam Ares saat pintu telah tertutup.


"Benar dia Rubi yang kau cari sayang?"


Goda Lyodra yang masih mempertanyakan nya setelah melihat tingkah Ares.


"Bibi... Apa aku harus memperjelas nya lagi? Setelah apa yang kau saksikan tadi."


Kali ini Ares duduk ditepi sofa ia masih merasakan jantungnya yang berdebar debar. Mendengar tawa ledekan dari Lyodra yang sedang memeriksa berkas pasien yang diberikan Rubi padanya.


"Sepertinya aku akan sering main kesini... "


"Ya???"


.


.


.



Hi Dear...


Terimakasih atas dukungan kalian semua...


Akhirnya... setelah menunggu lama Karya Author Pacarku Bukan Manusia "SELALU DISISI MU" lolos kontrak.


Author sangat senang setelah mendapatkan pemberitahuannya siang tadi. Dan itu semua berkat kalian pembaca setia ku..


Semoga kedepannya Karya ini bisa lebih baik lagi dengan adanya lanjutan Part 2. Dan Author akan berusaha untuk up setiap hari. Semoga kita semua sehat selalu ya...😉😍


Terimakasih sekali lagi atas dukungan kalian 😘😘😘😘.


Jangan bosan untuk terus menyimak kisah ini, juga like dan vote nya dari kalian. Sebagai bentuk apresiasi karna telah dapat membaca karya ini secara gratis.


Author mencintai kalian semua...


salam cintoooh ..


Calisa Ardi.

__ADS_1


__ADS_2