
Lilitan Maku sedikit berkurang. Marcho berdiri dengan cepat. Membakar bagian tubuh ular yang bertumpuk disampingnya.
Eleanor tercengang melihat Marcho menyemburkan api berwarna putih. Persis dengan apa yang dia lihat dalam mimpi. Tubuh Maku terbakar kemudian Ferdinand melepaskan kepala ular yang telah luka itu.
"Lian... legenda itu memang benar adanya..."
Eleanor melihat Juliana yang juga tak percaya dengan semburan api putih dari Mulut srigala Marcho.
"Dia.. Marcho kita Eli..."
Mereka menyaksikan kematian Maku. Marcho menoleh kiri dan kanan. Ia melihat beberapa orang berlari.pontang panting meninggalkan tempat itu.
Loli... dimana kau sayang...
Marcho memeriksa seluruh tempat itu. Ia menoleh keatas melihat Loli yang tergantung diatas pohon. Dengan susah payah wanita itu menahan tali yang ada dilehernya dengan kedua tangannya.
"Kurang ajar kau Maku..." Marcho berteriak sangat marah melihat keadaan Loli.
Cepat cepat Marcho mencari sesuatu yang tajam untuk memotong tali pengikat Loli.
"Bertahanlah Loli... aku akan menyelamatkan mu."
Tali yang terpotong oleh Marcho putus dengan sigap Marcho menangkap tubuh Loli.
"Hampir saja sayang..."
__ADS_1
Ia mengecup kening istrinya dan bibir nya sekilas. Tetap didalam pangkuan Marcho, Loli menangis karna bahagia ia masih hidup hingga kini. Sejak beberapa saat yang lalu menahan tali yang akan mencekik lehernya.
"Kau datang Marc..."
Loli memeluk Marcho yang masih menggendong nya.
"Ayo kita pulang, tinggalkan tempat ini."
Marcho memasukan Loli kedalam mobilnya. Kemudian menghampiri ibu dan ayahnya.
"Ayo kita pulang ibu.. ayah.. kakek.. dan bibi.. temani Loli di mobilku."
Eleanor dan Juliana berlari kearah mobil Marcho. Ia memeluk wanita yang sedang hamil itu hangat.
Loli menatap Eleanor yang sangat menyayangi nya. Juga Juliana yang dari tadi masih menggenggam tangannya.
Mereka sangat mencemaskan ku, juga menyayangiku. Aku terduduk diantara sekumpulan srigala. Rasanya bahaya sering kali mengintai ku. Tapi... dengan ketulusan cinta yang mereka miliki untukku membuatku selalu terlindungi.
Marcho... suami srigala ku. Dia selalu berada di sisiku.. tak pernah meninggalkanku walaupun kematian mendekatinya.
Aku sangat beruntung memiliki nya sebagai seorang suami meskipun ia bukan manusia sepenuhnya. Ada yang berbeda dalam dirinya.. dan aku menyukai semua hal tentangnya.
Kuharap setelah ini tak ada lagi kerikil tajam dalam kehidupan ku. Cukuplah ujian yang berat saat ini yang telah terlewati.
Kisah ini akan selalu Loli ingat dan ceritakan pada anaknya. Sambil mengusap perut nya Loli berharap anaknya kelak mengerti akan perjuangan mereka mempertahankannya.
__ADS_1
Beberapa bulan kemudian
Loli melahirkan seorang bayi laki laki, wajahnya sangat tampan mereka memberi nama bayi itu Admiral Arden Tores.
Seorang keturunan Tores berdarah srigala. Ferdinand dan Steven sangat bahagia setelah kehadiran bayi Arden. Dia terlelap indah dipelukan Eleanor yang sejak tadi menatap Arden dengan mata yang berkaca kaca.
Aku yang hanya seorang manusia biasa melahirkan bayi keturunan srigala. Semoga kelak membawa keberuntungan untuk keluarga ku.
Suami ku bukan manusia... Seorang srigala yang selalu berada disisiku. Yang teramat mencintai ku dan keluarga nya.
Terima kasih Marc... aku sangat mencintai mu.
Air mata Loli tumpah melihat kebahagian dalam keluarganya. Mereka semua berkumpul menyambut kehadiran Arden yang sangat tampan.
...S. E. L. E. S. A. I...
Hi dear...
Makasi ya udah mau pantengin terus Marcho dan Loli. Ceritanya berakhir sampai disini. Aku mohon like dan vote nya ya..
Salam bahagia selalu... dan jaga kesehatan kalian semua. Sampai bertemu dicerita selanjutnya...
Salam cintooh...
Calisa Ardi
__ADS_1