SELALU DISISI MU

SELALU DISISI MU
37. Terancam seumur hidup...


__ADS_3

"Sayang kamarilah..." Samuel memanggil Rubi setelah tiba dirumah mereka.


"Ada apa ayah? Terlihat penting.." Rubi tersenyum duduk disamping Samuel. Ia melihat Linda juga berasa disana.


"Hi ibu... " Sapa Rubi bermaksud akan mendekati ibunya, namun dengan cepat Samuel mencegah Rubi dengan menahan tangannya.


"Aku mau bicara..." Tegas Samuel menarik tangan Rubi untuk segera duduk disampingnya lagi.


"Aku mendengarkan..." Rubi penasaran dengan Samuel, ia terlihat sangat serius kali ini.


"Kapan Ares akan melamarmu?" Tanya Samuel akhirnya. Langsung pada pokok pembicaraan.


Linda langsung membelalak terkejut menatap suaminya yang tak pernah menghiraukan nya.


"Melamar?" Ucap Rubi lagi.


"Benar... Bukannya dia serius dengan anakku ini?" Senyum Samuel dengan ramah tamah.


Lagi lagi kau mempergunakan keluarga mu Samuel..


Kau tak pernah berubah!! Terkutuklah kau..!!!


Linda menatap tajam suaminya dengan ribuan kutukan untuk pria paruh baya tersebut.


"Ada apa Linda? Tidakkah kau senang anak kita akan menikah?" Tanya Samuel menatap sinis kearah istrinya, Linda.

__ADS_1


Benar... Aku sangat bahagia anakku menikah setelah kau mati Samuel!


Linda semakin murka menatap wajah kepalsuan dari suaminya. Dan ia sangat berharap dapat berpisah dari pria ini.


"A..aku..." Linda tiba tiba menghentikan perkataan nya. .


"Bagaimana sayang?" Samuel lagi lagi tak mengacuhkannya.


Melihat hal itu ia bisa saja pergi dari rumah ini, tapi pilihan itu begitu sulit. Ia akan keluar setelah nyonya rumah ini sudah tiada.


Mengetahui keanehan ini. Rubi cepat cepat masuk kamar. Ia pamit tanpa menjelaskan sesuatu.


"Kita lanjutkan lagi besok saat sarapan..." Teriak Samuel pada Rubi yang tak menoleh kearahnya.


"Kenapa tak kau bunuh saja aku Samuel... Suami ku.." Linda langsung berlalu masuk kedalam kamarnya.


"Seharusnya dia sudah mati.." Samuel melemparkan buku yang sedang ia pegang.


Rubi termenung didalam kamarnya, tanpa mengganti pakaian nya. Merasa aneh dengan cara Samuel memperlakukan Linda.


Memang selama ini ia sangat jarang untuk bisa bicara atau bertukar pikiran dengan ibunya tersebut.


Jika Samuel kekantor, Rubi pernah mencoba untuk masuk kedalam kamar ibunya. Namun selalu ada halangan. Seperti pelayan dirumah mereka yang selalu menghalangi, seperti ia tak boleh bertemu dengan ibunya. Walaupun hanya ibu kandung.


Namun sesungguhnya Rubi dan Danny adalah anak kembar mereka. Karna Linda murni darah manusia dan Hanya Samuel mempunyai berkat lainnya.

__ADS_1


Danny dan Rubi memang agak berbeda. Pada umumnya, jika kembar bayi biasanya lahir diwaktu bersamaan. Namun berbeda dengan anak kembar versi Samuel.


Danny lahir duluan 3 bulan sebelum Rubi. Dan ia menjadi bayi ajaib berbadan sehat. Juga terlihat tampan. Sedang kan Rubi lahir saat usia kandungan Linda memasuki 10 bulan. Memang lebih dari usia persalinan ibu hamil pada umumnya.


Namun itulah keajaiban. Sekarang Danny dan Rubi telah tumbuh dewasa. Kedua orang tua mereka sepakat untuk menyamakan tanggal lahir mereka berdua. Untuk menutupi keganjalan tersebut.


"Aku sangat rindu padamu bu... Ayah selalu membuat perisai diantara kita berdua bahkan dengan Danny. Kenapa aku baru merasakan nya sekarang ya? Dan bagaimana dengan ibu sendiri.. ia bahkan tak berusaha untuk dekat pada kami.


Atau... Ibu terancam?


Tapi .. ayah selalu bilang bahwa dia sangat mencintai ibunya."


Rubi masih sibuk berjibaku dipikiran. Bahkan tas yang ia bawa yang isinya lumayan berat tak terhiraukan olehnya.


"Aku harus bicara kan hal ini dengan Danny..."


.


.


.



Dukung terus Author yaa..,😍🥰😘😘😘🙏

__ADS_1


__ADS_2