SELALU DISISI MU

SELALU DISISI MU
28. Membawa Bala Bantuan


__ADS_3

Setelah mengantar kedua pria yang bernama Alex dan Bill. Steven kembali kerumahnya. Bergegas mencari Ares sampai kekamarnya.


"Ares..." Panggil Steven dari luar.


Bergegas Ares membuka pintu kamarnya. Ia mengucek matanya karna kaget terbangun oleh panggilan Steven.


"Kau bersama Danny?" Tanya Steven melihat kedalam kamar Ares.


"Ya.. Danny sedang tidur." Jawab Ares penasaran.


Ia memperhatikan wajah Steven yang terlihat cemas. Ada banyak yang sedang dipikirkan oleh kakeknya.


Malam ini Steven sengaja keluar ditemani oleh Marcho. Untuk mengurangi perasaan sedihnya setelah kepergian Ferdinand. Sambil mencari beberapa buruan untuk dibawa pulang.


Namun sebuah hal yang akan terjadi tadi, membuat mereka mengurungkan niatnya. Steven dan Marcho mengikuti dua orang kawanan srigala yang berniat jahat pada Manusia.


Dan sekarang Steven sangat mencemaskan putranya. Ia tak ingin ku kehilangan satu anggota keluarga lagi.


Ia buru buru kerumah untuk membawa bala bantuan guna membantu Marcho.


"Kakek butuh bantuan kalian. Bangunkan Danny. Ia akan banyak membantu kita." Kata Danny yang sekarang masuk kedalam kamar Ares.


"Apa yang terjadi kakek?" Tanya Ares sangat penasaran dengan tingkah Steven.


"Bangunkan dia. Kalian bersiaplah. Kakek tunggu di bawah. Nanti akan kakek ceritakan."


Steven langsung turun kebawah. Sementara Ares membangunkan Danny dan bersiap siap ke bawah.


"Ada apa? Mengapa kakek mu membangunkan kita?" Tanya Danny penasaran.

__ADS_1


"Aku juga belum tau. Ayo lekaslah..."


Mereka turun keruangan tengah. Disana sudah ada Eleanor dan Juliana. Tanpa Lyodra dan Rubi.


"Eli... Kau jaga mereka dirumah. Lakukan seperti kata ku, jika mereka menemukan kediaman Marcho. Kalian harus waspada." Jelas Steven.


"Kau pergilah... Aku dan Lian akan mengurus segalanya disini." Ucap Eleanor melepas mereka pergi.


"Kalian berdua hati hati... Ikuti apa perkataan Steven dan Marcho. Karena kalian belum mengetahui dengan baik." Ucap Juliana mendekat pada Ares dan Danny.


"Baiklah Gemma... Apapun itu kami akan menuruti perkataan kalian..." Jawab Ares.


Diikuti oleh Danny dengan anggukan, meyakinkan semua wanita dirumah itu. Meskipun mereka tidak tau apa yang sedang terjadi. Namun mereka siap membantu.


"Hati hati dijalan..." Ucap Eleanor.


"Baiklah kami pergi dulu... Saling menjagalah satu sama lain.." ucap Steven membelai lembut wajah Eleanor.


'Kita akan membantu Marcho yang sedang mengintai dua kawanan srigala ketengah hutan. marcho telah memberitahukan dimana tempatnya. Kalian masih ingat dengan kematian pria dijalan gunung Rosten? Mereka lah penyebabnya.


Kita harus mencari tau. Jangan sampai mereka mengulangi lagi perbuatan mereka.


Bisa bisa keturunan kita akan dimusnahkan oleh pemerintah setempat.


Kalian mengerti?'


Steven menjelaskan dengan bahasa batin yang dimiliki srigala. Akhirnya Ares dan Danny mengetahui kemana arah tujuan mereka.


Ditempat lain. Dua kawanan srigala itu mengetahui seseorang telah mengikutinya. Mereka berhenti sebelum tiba dimarkas mereka. Hingga Marcho tak mengetahui dimana tempat perkumpulan mereka.

__ADS_1


Dua kawanan srigala itu menghadang Marcho. Dengan kekuatan yang saling beradu. Tentu saja, sebagai pewaris srigala legenda. Dengan mudah Marcho langsung dapat mengalahkan mereka.


"Dimana tempat perkumpulan kalian?" Tanya Marcho dengan garang.


Sementara salah satu nya sudah tewas karena terjebak karna ulahnya sendiri. Ia tertusuk akar pohon yang tajam.


"Lebih baik aku mati... Dari pada disiksa oleh Dia..." Jawab yang masih hidup.


"Siapa Dia?" Tanya Marcho tak kalah murkanya.


"Dia penguasa Gunung Rosten yang tak terkalahkan." Jawab nya dengan menahan perut yang sudah terluka parah.


"Kau takan pernah bisa menemukan dimana Dia berada. Lebih baik aku mati. Karna aku telah bersumpah untuk itu." Jawab nya dengan nada kesetiaan.


"Aku kabulkan keinginanmu."


Dengan segera Marcho membakar habis kedua tubuh srigala itu. Dan hanya tersisa abu disekitar semak belukar.


"Aku pasti bisa menemukan Dia.. walaupun tanpa bantuan mu.."


.


.


.



Dukung Author dengan memberikan Like vote serta koment menarik kalian. Untuk memberi semangat lagi ada Author.

__ADS_1


terimakasih.


salam cintooh


__ADS_2