SELALU DISISI MU

SELALU DISISI MU
21. Mengalami perubahan


__ADS_3

Kepalanya terasa sakit. Dan aliran darahnya seakan mendidih. Danny terpancing oleh tatapan buas srigala didepannya.


Apa yang terjadi padaku...?


Tubuh ku terasa panas....


Dan ini sangat menyakitkan....


Danny meringis menahan sakit. Ia mulai tak dapat mengendalikan emosi nya.


Sementara srigala didepannya menatap dengan sengit. Ia melihat kearah pintu yang terbuka dan melompat dengan cepat keluar dari rumah itu.


Danny mengalami perubahan didepan mata Rubi dan beberapa orang keluarga Ares. Ia mempunyai bulu yang keabu abuan.


Menatap tajam pada setiap orang yang melihatnya. Rubi menutup mulut dengan kedua tangannya. Karna terkejut melihat perubahan saudara kembarnya.


Ia menatap daging didepan Rubi dan berjalan pelan kesana. Ia mengendus beberapa kali dan mulai menggigit bagian daging yang masih segar.


Eleanor menarik lengan Rubi secara perlahan menjauh dari Danny.


Melihat srigala yang mereka duga itu Ares. Marcho dengan cepat melompat kepintu rumah dan merubah dirinya menjadi srigala.


Rubi sekali lagi dibuat tercengang. Ia melihat kearah Eleanor dan Juliana.


Mereka benar benar keturunan legenda manusia srigala. Aku berada ditengah tengah mereka...

__ADS_1


Akan kah semua akan baik baik saja?


Mendengar kegaduhan Dari ruangan tengah. Lyodra yang sedang bersedih dikamar dikejutkan dengan penampakan srigala sedang memakan daging dirumah mereka.


Ia berjalan menuju Juliana. Menatap penuh tanya pada ibunya menanyakan perihal apa yang sedang terjadi.


"Itu Danny temannya Ares..." jawab Juliana spontan.


"Bagaimana dengan Ares?" Bisik Lyodra.


"Ares keluar melarikan diri masuk kedalam hutan. Dan Marcho sedang mengejarnya. Dan ia bersama Daddy mu.. sesuatu yang tak pernah hilang dari Ferdinand." Senyum Juliana menjelaskan.


Lyodra termenung dengan penjelasan ibunya. Ia hanya mengikuti pertunjukan didepannya. Saat ini Eleanor telah berhasil berdiri didekat Juliana bersama Rubi.


Ia bermaksud untuk melindungi para wanita dirumahnya, termasuk juga Rubi.


"Jangan sakiti dia Stev... Dia Danny sahabatnya Ares. Yang tadi aku ceritakan padamu.."


Teriak Eleanor memberitahu Steven sebelum terjadi penyerangan.


"Dan ia masih sangat muda... Lihat saja ukuran srigalanya... Sebaiknya kau mengajaknya berburu, seperti yang Marcho lakukan pada Ares.." tambah Juliana.


Selang beberapa lama tampak kedua srigala itu keluar menuju hutan dan mereka menghilang dalam rimbunnya pepohonan.


"Semoga saja mereka semua baik baik didalam sana. Tak ada yang saling menyakiti." Gumam Rubi yang ditanggapi senyuman oleh Lyodra.

__ADS_1


"Dokter... Apakah anda baik baik saja?" Tanya Rubi melihat pada Lyodra.


"Ya... Aku baik.." jawab Lyodra dengan senyuman yang sedikit dipaksakan.


Bagaimana ia bisa baik jika ayah yang sangat ia cinta meninggalkan nya, meninggalkan keluarganya. Jawabannya pada Rubi hanya sebagai obat penenang bagi telinga yang mendengarnya.


Dia juga tak ingin semua lebih bersedih dengan cerita ke piluan nya kehilangan seorang ayah. Terlebih Juliana yang begitu mencintai Ferdinand, merasa jika suaminya itu tak pernah pergi meninggalkannya.


"Ku perhatikan... Rubi.. benarkah kau kembaran dengan Danny?" Tanya Juliana lagi.


Ia merasa telah salah menilai Rubi, semenjak kedatangannya tadi. Selain tak ada kemiripan diantara mereka berdua, Juliana juga tak merasakan sebuah getaran aneh jika Rubi sendiri.


"Kata orang tua angkat ku... Kami kembar dari bayi, saat diadopsi mereka. Kurasa foto kami tampak mirip mirip." Jelas Rubi.


"Mungkin saja memang benar begitu. Kau akan merasakan jika kau benar benar bukan keturunan.. dan akan lebih bagus jika kau punya anugrah itu." Tambah Juliana lagi.


Aku merasa, bahwa aku memang keturunan. Namun tak ada perubahan yang tak pernah terjadi pada tubuh ku.. lalu kenapa itu terasa seperti bukan mimpi saja.


.


.


.


__ADS_1


__ADS_2