SELALU DISISI MU

SELALU DISISI MU
58. Ibu merestui


__ADS_3

"Makan lah..." Suara Marcho mengejutkan semua orang.


"Mereka sudah dewasa, biarkan mereka yang mengurusnya. Dan untuk kalian berdua, minta maaf pada mereka!" Steven menambahkan kalimat Marcho yang sengaja menggantung.


Tatapan Steven tajam kepada Ares dan Rubi. Dan mereka berdua hanya menunduk.


"Makan lah... Jangan pikirkan itu..." Marcho menengahi Steven yang terlihat lebih misterius.


"Selamat pagi semua..." Linda dan Paula juga Samson ikut bergabung dimeja makan.


Walaupun sedikit aneh bagi mereka untuk menyantap makanan manusia. Tapi mereka bersikap wajar dan menikmati hidangan pagi ini.


Semua asik dengan makanan nya masing masing. Sementara itu, jauh diluar Samuel telah menyiapkan pasukan untuk menyerang mereka tiba tiba. Tak tanggung tanggung, Samuel menyewa pembunuh bayaran dari perguruan Ninja terkenal dikota ini.


Jumlah mereka cukup banyak. Berjalan menyelundup mendekati kediaman Tores. Berusaha mengepung setiap sudut rumah besar itu.


Juliana terlihat merasakan sesuatu. Mata nya terpejam sebentar. Lalu dengan santai ia berkata.


"Persiapkan diri kalian... Samuel telah mengajak perang... Danny, tegakan selalu kebenaran. Kau takan berdosa melawan ayah mu sendiri, selama ibumu merestui."


Perkataan Juliana membuat semua saling melihat dan melihat keluar jendela. Marcho menangkap sosok bayangan hitam.


"Sangat licik, pemikiran Samuel sangat menarik." Marcho tersenyum sambil terus menyantap makanannya.


"Hancurkan pria bejat itu Danny .." tiba tiba Linda memberikan semangat untuk putra nya.

__ADS_1


Semua mata menatap Linda yang memandang mantap pada Danny. Ia juga mengangguk pada Juliana yang memegang lengannya.


"Ibu... " Rubi memeluk ibunya, air matanya mengalir. Bayangan buruk akan kepergian orang orang tercinta melintas dikepalanya.


"Tenanglah sayang .. " Eleanor memberikan ketenangan pada Rubi.


"Lian, Eli .. kau bawa Linda, Rubi dan Paula ketempat yang aman. Cepatlah.


Biarkan para pria disini yang menghadapi mereka." Steven berdiri dari duduknya sambil mengelap bibirnya dengan tisu.


"Jack..." Marcho memberi isyarat pada Samson untuk keluar lebih dahulu. Melihat seberapa banyak mereka diluar.


"Daddy... Aku ikut..." Ares ditahan oleh Steven. Marcho dan Samson langsung keluar dari rumah.


"Kau dan Danny pergilah kehalaman belakang. Dan kalian berhati hati. Ini pertempuran pertama kalian. Jangan menyerang duluan.."


Ia dan Steven melihat Juliana telah membawa para wanita untuk turun keruangan bawah tanah. Dan membantu meletakan kembali lemari diatasnya.


"Saudaraku... Kita hadapi mereka." Lyodra nampak bersemangat hari ini.


"Apakah tenaga mu sudah kembali Lyo?" Steven menggoda Lyodra. Mereka saling dorong, dan Steven berjalan kehalaman belakang, sedangkan Lyodra menghampiri Marcho dan Samson ke halaman depan.


"Lyo kau disini?" Tanya Marcho yang sedang membakar rokoknya. Begitupun Samson yang terlihat tenang.


"Sudah lama aku tak bertempur keponakan ku..." Lyodra meledek Marcho dengan menyebut dirinya keponakan.

__ADS_1


"Berhati hati lah bibi Lyo .. kau terdengar sangat tua." Marcho membalas ledekan Lyodra.


"Apakah ini pertempuran antara kalian berdua?" Samson bersuara seraya tertawa kecil.


Saat mereka sedikit lengah empat orang ninja menyerang mereka. Dan saat Marcho berlari, seketika ia merubah wujud menjadi srigala yang besar, berwarna putih bercorak.


Dengan sigap ia menyembur keempat ninja tersebut dengan api. Senjata andalan Marcho semenjak bertemu dengan Blanco Garnier.


Kekuatan ini yang menghanguskan kaum Maku Maroyu...


Sangat luar biasa.


Samson takjub melihat Marcho menghanguskan lawannya hanya dalam hitungan detik.


Ia juga merubah dirinya dengan wujud aslinya. Samson bertubuh ular dan dari kaki depannya hingga kepala berwujud srigala. Sedangkan Lyodra merubah dirinya menjadi srigala juga.


Pemandangan yang menakjubkan bisa disaksikan oleh Eleanor dan Juliana dari balik kebun mereka yang terhubung sebuah jendela berbentuk persegi panjang.


Semoga mereka kembali dengan sehat ..


.


.


.

__ADS_1



__ADS_2