
Ia segera menutup pintu. Tapi ia melihat ada seseorang yang sedang menatapnya dari jauh. Dan itu seorang wanita. Buru buru Loli mengunci pintu.
Tapi dengan gerakan cepat wanita yang dilihat Loli berada jauh dari rumahnya tadi sudah berdiri didepan pintunya. Dan dia tersenyum.
"Bolehkah aku masuk?" Wanita itu menatapnya dari balik kaca pintu.
Loli berpikir lama, ia menggigil. Dalam hatinya ia menyesal karena tak mengikuti perkataan Marcho yang memintanya kerumah Sofia ibu Loli.
"Anda siapa?" Tanya Loli berani.
"Aku... Eleanor.." wanita dengan paras cantik itu masih tersenyum.
Eleanor? Bukankah itu ibu kandung Marcho? Astaga... aku hampir saja mengusirnya. Pantas saja gerakannya cepat. Ia seekor srigala.
"Maafkan aku... silahkan masuk.." Loli menjadi sedikit tenang. Ia mempersilahkan Eleanor masuk dan mereka duduk diruang tamu. Ditemani temaram cahaya dari api penghangat ruangan dirumahnya.
"Panggil aku ibu, seperti Marc. Karena kau menantu ku." Eleanor mencairkan suasana agar Loli tidak merasa tegang. Karena ini merupakan pertemuan pertama mereka.
"Baiklah... ibu. Maafkan aku telah mencurigai mu tadi. Karna aku tak mengenal mu. Maafkan aku.." Loli merasa bersalah atas pertemuan mereka.
"Sudahlah... tak apa apa. Kau bertindak hati hati. Jadi tetap lah selalu waspada. Kita tak tau bahaya yang sedang mengintai." Eleanor memahami sifat Loli.
"Terimakasih.. kau sangat baik dan juga cantik. Pantas saja Marcho sangat tampan." Loli malu malu memuji suaminya didepan Eleanor.
"Kau mencintai nya sayang?" Tanya Eleanor membelai lengan Loli
"Ya.. aku sangat mencintai nya." Loli tersipu mlu karena Eleanor menatapnya dengan hangat.
"Tadi aku tak sengaja mendengar kau ingin menjadi seperti kami. Apa alasan mu?" Tanya Eleanor sambil membuka jaketnya.
__ADS_1
"Apa ibu mendengarnya?" Tanya Loli.
"Ya.. aku mendengarkan semua pembicaraan kalian. Karena aku mengikuti Marcho sampai kesini. Aku sangat ingin bertemu dengan mu. Kau sama seperti suami ku yang mau menerima keadaan ku." Eleanor mengembangkan senyum manisnya.
"Kau sangat cantik saat tersenyum ibu.
Aku hanya tak ingin menua sendirian. Seperti mu.. kita terlihat sebaya.. dan aku menginginkan itu. Aku juga tak ingin terlalu cepat meninggalkan Marcho. Dia segalanya bagi ku."
Penjelasan Loli membuat Eleanor tersenyum geli. Karena begitu besar cinta wanita ini untuk putranya.
"Oh ternyata begitu... " Eleanor membelai lembut rambut Loli.
"Apakah dengan memakan Bunga ungu Rosten aku bisa seperti kalian?" Tanya Loli dengan sangat bersungguh sungguh.
"Itu tidak akan terjadi sayang. Bunga Ungu Rosten hanya bisa menyembuhkan jiwa yang hilang. Seperti keadaan Ferdinand kakeknya Marcho. Jika manusia seperti mu. Itu tsk mungkin terjadi."
Loli menatap dalam dalam mata Eleanor. Disana banyak kebenaran didalamnya. Ia terus mencari cara agar ia bisa masuk dalam bangsa srigala.
Saat mobil Marcho datang Loli tak menyadari itu. Tapi Eleanor tau putra nya telah pulang. Dengan cepat Eleanor membisikan sesuatu pada Loli.
Loli terlihat sedikit terkejut saat ibu mertuanya memberitahu jika Marcho sudah pulang.
Tok tok tok..
"Sayang .. apa kau sudah tidur...?" Suara teriakan Marcho terdengar diluar rumah.
Karena tak ada jawaban Marcho membuka sendiri pintu itu dengan kunci cadangan yang ada padanya. Ia masuk membuka sepatu dan mantelnya.
Berjalan kearah kamar. Tapi saat masuk kamar Marcho melihat sosok besar berbulu sedang berdiri didepan lemarinya.
__ADS_1
Ia mengenal bulu itu adalah sebangsa srigala. Tanpa aba aba ia segera menangkap sosok berbulu didalam kamarnya. Saat akan sampai...
"Kejutaan..." Loli berteriak dihadapan Marcho.
Marcho melihat Eleanor. Mereka memakai selimut tebal berbulu milik Loli. Karena ini adalah musim dingin.
"Ibu?..." Marcho menghela nafasnya dan tersenyum melihat dua orang wanita cantik didepannya.
"Maaf sayang.. kami mengejutkan mu" Eleanor memeluk hangat putranya.
"Aku kira ada seekor srigala sedang menyerang Loli. Ternyata ibu srigala sedang bermain main dengan istriku."
Mereka serentak tertawa berjalan keluar kamar dan duduk bersama. Membahas tentang kepergian Marcho kegunung Rosten.
.
.
.
Bersambung...
up 3 bab yang der...
semoga besok bisa lebih banyak lagi.
mohon dukungannya .. Dengan cara like, koment, vote and favorit.
anggap saja sebagai imbalan buat Author.
__ADS_1
salaam cintoooh...