
"Dad .. apa benar hutan ini memiliki mata? Mata apa yang kau maksud?" Ares berjalan kedepan Marcho setelah berwujud manusia.
"Benar... Kau lihat pohon ini... Perhatikanlah..." Marcho menahan senyuman.
"Aku hanya melihat semut dan ini seperti kumbang." Jawab Ares serius.
*Kau tau bukan mereka memiliki mata?" Tanya Marcho melebarkan tawanya.
"Benar... Dan orang di depanku juga melihat menggunakan mata.. hahaha" Ares juga ikut tertawa dengan lelucon Marcho.
"Ini hutan gunung Rosten Ares... Tempat dimana kakek kembali pada keluarga kita. Dan bertemu lagi dengan cinta pertama nya Juliana." jelas Marcho sedikit bernostalgia.
"Ya.. aku masih ingat saat Mommy bercerita. Walaupun dia sakit, tapi itu hanya tubuhnya. Semangatnya tetap kuat Dad... Aku merindukan Mommy..." ujar Ares.
Marcho terdiam menatap putranya. Kemudian menarik kedalam pelukannya. Walaupun tubuh mereka hampir berukuran sama. Tetap saja Marcho mengungguli itu. Hanya saja Ares lebih tinggi.
"Kau masih mempunyai aku dan keluarga lainnya."
Dia menenangkan putranya. Dengan memberikan sedikit kehangatan.
"Aku dengar Daddy mendapatkan kekuatan jelmaan yang hebat dari leluhur kita." Tanya Ares mencairkan kesedihan mereka.
"Benar... Dan saat itu kau berada dikandungan Loli. Tapi kami belum menyadari kehadiranmu. Loli menyembunyikannya... Karna tak ingin aku kehilangan fokus menghadapi suku Mayana.
Hmmm... Bukankah kau sudah tau kisah itu? Jangan membuang waktu lagi."
Ares tertawa memeluk Marcho berjalan keluar hutan menuju kediaman Tores.
"Berhenti... Ada seseorang kesini..."
Marcho tiba tiba menghentikan langkah kaki mereka. Ia fokus mendengarkan apa yang akan menghadang mereka.
"Danny? Itu teman mu.. lebih tepatnya teman srigalamu..." Ucap Marcho.
__ADS_1
"Danny juga seorang srigala... ?" Tanya Ares tak percaya.
"Saat kau menghadangnya tadi... Tubuhnya merespon dengan baik saat amarah nya meningkat." Jawab Marcho menjelaskan.
"Rupanya begitu..." Jawab Ares singkat.
Aku tak menyangka jika Danny juga seorang srigala... Ia keturunan juga.
Berarti Rubi juga seorang keturunan? Bukankah mereka di kembar?
"Apa yang kau pikirkan?" Tanya Marcho berdiri dibelakang sebuah pohon besar.
Mereka menanti sesuatu yang membuat langkah mereka terhenti.
"Apakah.. pacar ku bukan manusia Dad?" Tanya Ares serius.
"Rubi?" Tanya Marcho tak percaya.
"Benar... Mereka kembar.." jawab Ares.
"Benarkah?" Ares meraup rambutnya dan memalingkan wajahnya.
"Jangan begitu Ares... Kau juga bukan manusia seutuhnya...ingat itu.." Marcho berbisik.
Suara itu mulai mendekati mereka. Steven yang berlari mengejarnya tak ia acuhkan.
'Danny... Apakah itu kau?'
Tanya Ares menggunakan bahasa srigalanya. Langkah kaki srigala muda itu langsung berhenti. Melihat kekiri dan kekanan.
'jika benar kau Danny... Bermainlah dengan ku. Aku sedang sembunyi dari mu... Tanpa clue. Kau ingat permainan ini dimasa kecil kita? Jika kau menyerah satu kali... Akan ku beri sebuah clue.'
Danny benar benar berjalan melihat sesuatu dibalik pohon. Lalu dibalik semak semak.
__ADS_1
'Ares... Aku mengalah... Berikan satu clue tanpa kecurangan. Kau selalu curang...'
Danny menjawab. Tentu saja Marcho dan Steven yang sudah berdiri dibelakangnya mendengar pembicaraan mereka.
'Aku diantara semut berwarna merah yang penuh bisa. Nah Danny... Itulah cluenya.. aku tak bermain curang... Gigi mu sangat tajam..'
Ucap Ares penuh canda, membuat Danny mengeluarkan suara seperti anak anjing.
'Kau sama sekali tak berubah Ares... Tapi kali ini kau tak bisa berbuat curang padaku...'
Jawab Danny
'Benarkah... Rupanya kau punya jurus jitu sekarang...' puji Ares dengan nada meledek.
'Jika kau diantara semut merah kau pasti akan berteriak karna kesakitan kena gigitannya. Dasar bodoh...' jelas Danny.
Ares dan Marcho melangkahkan kakinya keluar dari persembunyian mereka. Dengan tawa yang keras.
"Danny teman ku... Kau benar benar sahabat sejati..." Sapa Ares saat melihat Seekor srigala berwarna abu abu.
"Kembalilah sebagai manusia nak.. sebelum pemburu menembakmu..." Goda Marcho lagi.
'Tapi bagaimana cara nya paman...?"
.
.
.
Dukung Author dengan Like, vote, hadiah dan koment yang menarik...
__ADS_1
salam cintooh