
Di dalam ruangan Richard tengah fokus membaca beberapa berkas yang sudah menumpuk di mejanya. Dia terlalu banyak libur sampai sampai berkas bisa menggunung seperti ini.
"Hah, kenapa ini gak habis habis sih." kesal Richard karena berkas berkas itu tak habis habis juga sedari tadi, padahal dia sudah mengerjakannya.
"Dih segitu aja ngeluh, apa tuan pernah berfikir bagaimana reportnya saya waktu tuan mengambil jatah libur." sindir Ethan yang tiba tiba masuk ke dalam ruangan Richard.
"Gak punya sopan santun kamu?" sinis Richard.
"Apa saya peduli." balas Ethan bodo amat.
"Aahh udahlah, ngomong sama kamu makin bikin kepala saya pusing."
"Benarkah, saya juga pusing kalau harus menghadapi semua masalah yang tuan buat." balas Ethan.
"Ada apa kamu kesini, jangan bikin saya pusing." tanya Richard akhirnya.
Richard tahu pasti Ethan tidak akan datang ke ruangannya kalau tidak ada perlu.
"Apakah tuan sudah menemukan jawabannya, saya capek harus melihat berita berita tak berguna di sosmed maupun di televisi. Apalagi banyak karyawan kantor yang membahas tuh orang." ucap Ethan.
"Buatlah jadwal konferensi pers, nanti saya akan bicara sama Diandra." suruh Richard.
"Nah gitu dong tuan, tuan itu emang seharusnya dari kemaren berfikir seperti itu." senang Ethan.
Ethan pun langsung berlalu pergi, dia akan menggunggah sesuatu yang dapat membuat publik heboh. Dan nanti setelah itu dia akan mengadakan konferensi pers. Biar ada bumbu bumbu dikit lah, masak iya gak ada angin gak ada ujan tiba tiba ngadain konferensi pers, kan gak lucu.
Ethan yang kebetulan yang memegang akun sosmed Richard pun langsung menggunggah foto mesra Richard dan Diandra. Dengan caption yang sangat menarik perhatian semua orang.
Terimakasih waktunya baby❤️
Tak berapa lama setelah postingan itu di unggah, laman komentar langsung di penuhi oleh komentar orang orang.
Bahkan tak sampai setengah jam sudah banyak konten konten yang berhubungan dengan Richard. Banyak para wanita yang patah hati melihat postingan itu. Bahkan ada yang membuat konten dengan tulisan "Hari patah hati sedunia.".
__ADS_1
"Yuhuu permainan akan di mulai." ucap Ethan senang.
Ethan pun langsung kembali menyibukkan dirinya dengan pekerjaan yang sudah menunggunya.
...**...
Sementara itu, di posisi Diandra, saat ini dia tengah duduk anteng di ruangan Rena sambil mengscroll akun sosmednya. Sedangkan Rena pun begitu juga, dia juga mengikuti Diandra mengscroll scroll akun toktok miliknya.
"Kak, ini beneran kan?" teriak Rena membuat Diandra yang tengah asik duduk pun langsung berdiri menghampiri Rena.
"Kenapa dek?" tanya Diandra menghampiri Rena.
"Ini foto kakak sama Abang kan?" tanya Rena menunjukkan editan foto jedag jedug kepada Diandra.
"Lah iya, itu foto kakak sama Richard." tanggapan Diandra.
"Wah kakak akan terkenal habis ini."
"Tapi tunggu dulu deh, dari mana mereka mendapatkan foto itu. Sedangkan kakak sama Richard saja gak ada upload foto kita berdua." heran Diandra.
"Hah, seriusan kamu?" tak percaya Diandra.
"Iya kak, nih coba lihat." Rena menunjukkan komentar orang orang yang ada di sana.
Setelah membaca itu, Diandra pun langsung membuka akun Instagram milik Richard, dan memang benar di sana ada postingan yang baru di upload beberapa menit yang lalu.
Di sana ada foto mesra mereka berdua, di tambah lagi dengan caption yang Richard tulis. Diandra langsung membaca komentar orang orang, dia menemukan banyak komentar orang orang yang sakit hati, bahkan ada juga yang mengolok-olok kalau dia tidak pantas dengan Richard.
"Rena kamu kakak tinggal di sini sebentar gak papa kan, soalnya kakak mau pergi menemui Abang kamu dulu." izin Diandra pada Rena.
"Iya kak gak papa, lagian nanti juga ada suster yang bakal jagain aku." balas Rena.
"Ya sudah kalau gitu kakak pergi dulu ya, nanti kalau ada apa apa kamu bisa langsung telfon kakak." pamit Diandra.
__ADS_1
"Iya kak, kakak hati hati ya, nanti jangan marah marah sama Abang. Tanya dulu apa maksud Abang upload foto kalian." pesan Rena dan di balas senyuman oleh Diandra.
Diandra langsung bergegas pergi, kali ini tujuannya adalah kantor Richard. Karena dia yakin Richard pasti ada di sana, soalnya dari kemaren Richard sudah tidak masuk ke kantor.
Diandra menghentikan taksi yang lewat di depannya, dia langsung naik ke dalam taksi itu.
"Pak ke perusahaan RH'G company ya." ucap Diandra menyebutkan tujuannya.
"Baik mbak." balas sopir taksi itu.
"Mbak apakah mbaknya tahu soal postingan pemilik perusahaan RH'G company di Instagramnya?" tanya sopir taksi itu pada Diandra.
"Postingan apa ya pak, sepertinya saya belum melihatnya?" tanya Diandra pura pura tidak tahu.
"Itu mbak, postingan tuan Richard sama kekasihnya. Tadi saya tahunya dari penumpang saya yang baru turun. Mereka pada heboh membicarakan berita yang sedang tranding barusan." jelas sopir taksi itu.
"Wah pasti banyak yang patah hati ya pak." tanggapan Diandra.
"Pasti mbak, kan banyak yang berlomba lomba untuk mendapatkan hati tuan Richard. Tapi tidak ada di antara mereka yang berhasil." balas sopir taksi itu.
Diandra tak pagi menanggapinya lagi, dia sibuk berfikir apa yang sedang di rencanakan Richard kali ini. Apakah ini memang kemauan Richard karena dia sudah menerima lamaran Richard.
Dan yang lebih Diandra pikirkan itu seterkenal apa Richard, sampai sampai sopir taksi yang bapak bapak saja mengenal Richard. Apakah Richard sekaya itu, sampai banyak memiliki fans kaum wanita. pikir Diandra.
Diandra memang tahu kalau brand tas sama perusahaan Richard itu perusahaan yang sangat besar. Tapi Diandra tidak pernah tahu sekaya apa Richard yang menjadi kekasihnya saat ini.
Diandra pun memberanikan dirinya untuk mencari artikel di internet tentang sekaya apa kekasihnya saat ini. Baru mengetik beberapa kata saja sudah menampilkan banyaknya berita berita tentang Richard.
Diandra membuka salah satu artikel yang menceritakan tentang kekayaan Richard. Diandra membaca artikel itu dengan teliti agar tidak ada lagi yang terlewat.
Diandra merasa kalau dirinya sangat bodoh sekali. Disaat orang orang di luaran sana berlomba lomba untuk mendapatkan Richard, dirinya yang sudah mendapatkan Richard malah tidak tahu apa apa.
"Apakah Richard emang sekaya itu." gumam Diandra setelah membaca kisaran jumlah kekayaan Richard saat ini.
__ADS_1
"Benar mbak, tuan Richard itu emang sangat kaya. Bahkan yang saya dengar dengar dari orang orang kalau tuan Richard itu bisa mengatur keuangan Amerika mbak. Bahkan pemerintah di sana saja tunduk sama dia." sahut sopir taksi yang mendengar gumaman Diandra.
...***...