Si Penipu Pacar Tuan Psikopat

Si Penipu Pacar Tuan Psikopat
SPPTP#80


__ADS_3

Sementara itu di ruangan Rena, dia sekarang tengah di temani oleh Dito. Tadi setelah kepergian Diandra Rena menghubungi Dito, dia memberitahu Dito kalau sekarang dia tengah sendirian tidak ada temennya.


"Gimana keadaan kamu sekarang, maaf ya aku kemarin gak bisa temenin kamu." ucap Dito.


"Iya gak papa kok aku ngerti, lagian juga semalam ada kak Diandra sama kak Elina yang temani aku." balas Rena.


Rena memaklumi itu karena dia tahu kalau Dito juga punya pekerjaan yang harus dia kerjakan. Terlebih lagi Dito sudah terlalu lama bolos kerja, kasian kakaknya juga kalau harus menangani dua perusahaan sekaligus.


"Kamu udah makan belum?" tanya Dito dan di balas gelengan kepala oleh Rena.


"Nah kebetulan aku tadi bawain makanan buat kamu, ini ada sayuran biar kamu cepat sembuh." lanjut Dito membuka rantang yang dia bawa.


"Kamu mau kan makan sama ini?" tanya Dito lagi.


"Iya aku mau, lagian aku juga sudah lapar." balas Rena.


"Ya udah aku suapin ya?" Rena hanya mengangguk saja sebagai tanda kalau dia mau di suapin Dito.


Dengan telaten Dito menyuapi Rena, kadang juga Dito membersihkan butir nasi yang tertinggal di sudut bibir Rena.


"Kamu harus makan yang banyak ya biar cepat sehat terus bisa cepat keluar dari rumah sakit." ucap Dito sambil menyuapi Rena.


Rena yang mulutnya penuh dengan makanan pun hanya menganggukkan kepalanya saja.


Setelah menghabiskan banyak makanan yang Dito bawakan, Rena sekarang tengah duduk sambil becanda dengan Dito.


"Oh iya nanti kalau kamu sudah sembuh kamu akan tetap di Jakarta atau pulang ke kampung lagi?" tanya Dito.


"Gak tahu nanti, tapi sepertinya aku akan tetap di sini soalnya kakak kakakku sepertinya tidak mengizinkan aku untuk pergi jauh dari mereka." jawab Rena.


"Yah, berarti nanti kita akan LDR-an dong." sedih Dito.


"Kan kamu bisa sering sering ke Jakarta, atau nanti aku yang akan datang menemui kamu di sana." balas Rena.


"Ya tapikan kita gak bisa sering sering ketemu lagi seperti dulu." mendramatisir Dito.


"Ya udah kamu ajak yang pindah ke sini." usul Rena.


"Mana bisa seperti itu yang, semua pekerjaan aku ada di sana. Aku tidak mungkin memindahnya karena itu akan memakan waktu lagi." balas Dito.

__ADS_1


"Iya juga sih."


"Ya udah kita bicarakan ini nanti saja, siapa tahukan nanti kakak kakak aku izinin aku buat ikut kamu tinggal di sana." lanjut Rena.


"Ya semoga saja seperti itu, soalnya aku gak bisa jauh jauhan dari kamu."


Tok tok tok.


"Permisi waktunya pasien makan dan minum obat." ucap suster yang mengantarkan makanan serta obat untuk Rena.


"Silahkan sus." balas Dito mempersilahkan suster itu untuk masuk.


Suster itu pun masuk dan meletakkan makanan serta obat obat Rena di atas nakas samping tempat tidur Rena.


Setelah selesai suster itu pun pamit pergi meninggalkan mereka berdua di sana.


"Yuk minum obatnya." perintah Dito dan di angguki Rena.


Dito membantu Rena untuk memakan obat dan setelah selesai Dito menyuruh Rena agar istirahat.


"Nah kan sudah selesai minum obatnya, kamu tidur gih biar badan kamu cepat pulih." suruh Dito.


"Aku mau izin pergi lagi ya, soalnya ada pekerjaan yang sudah menunggu aku. Pasti sebentar lagi kak Dian akan segera ke sini." pamit Dito.


"Yah aku sendiri lagi dong." sedih Rena.


"Maaf ya sayang, tapi pekerjaan ini emang gak bisa aku tinggalkan. Habis ini kami harus istirahat aku gak mau denger kalau kamu main HP terus."


"Iya aku bakal tidur, kamu hati hati ya kalau kerja, jangan lupa makan." balas Rena.


"Iya sayang, kalau gitu aku pergi dulu ya, nanti kalau ada apa apa kamu bisa hubungi aku."


"Iya."


Akhirnya Dito pun pergi dan Rena pun berbaring kembali dan tidur karena dia sebenarnya juga sangat ngantuk. Mungkin efek dari obat sehingga membuat dia tidak bisa lagi menahan rasa kantuknya.


Tak lama setelah Rena tidur pintu ruangan Rena terbuka dan masuklah orang yang berpakaian serba hitam menghampiri Rena.


Orang itu memastikan apakah Rena sudah tertidur apa belum, setelah yakin kalau Rena memang sudah tidur orang itupun mengeluarkan sebuah benda dari saku jaket hitamnya.

__ADS_1


Benda itu adalah jarum suntik yang di dalamnya sudah terdapat obat yang entah obat apa itu. Dan selanjutnya orang itu menyuntikkan obat itu ke dalam cairan infus milik Rena dan setelah itu dia pergi dari sana tanpa meninggalkan jejak apapun.


...**...


Sementara itu Richard membawa Diandra pergi menuju markas miliknya. Richard sudah yakin dengan pikirannya kalau dia akan memberitahukan semuanya kepada Diandra.


Lebih baik Diandra tau sekarang dari pada nanti Diandra tahu dari orang lain itu malah akan menjadi masalah buat hubungannya dengan Diandra.


"Ini kita di mana?" tanya Diandra yang merasa sangat asing dengan tempat itu.


"Kita masuk aja yuk, nanti kami akan tahu semuanya setelah masuk ke dalam." balas Richard membawa tangan Diandra ke dalam genggamannya.


Richard menarik Diandra memasuki sebuah gedung yang terlihat biasa saja dari luar, tapi saat sampai di dalam Diandra akan sangat tercengang nanti.


...***...


Hai readers tersayang, aku mau kasih tahu kalian kalau novel ini sebentar lagi akan tamat. Mungkin akhir bulan nanti, dan seperti di novel aku yang sebelumnya kalau aku akan mengadakan giveaway.


Aku akan mengambil satu pemenang saja kali ini. Pemenangnya aku ambil lewat rangking hadiah paling banyak. Jadi kalian yang mau ikut giveaway ini perbanyak kasih vote atau hadiah ya 😁🥰🥰


Oh iya aku ada berita satu lagi, aku ada dua novel baru yang konfliknya sangat ringan dan yang pastinya babnya tidak banyak.


Judul FROM VIRTUAL TO REAL



Novel itu berkisah tentang perjalanan cinta dari virtual atau bisa di bilang menjalin hubungan lewat sosmed menjadi real alias nyata.


Cerita novel ini juga seperti kehidupan organisasi biasa tidak ada unsur CEO CEO atau mafia mafia. Jadi kalian harus mampir ya, jangan lupa juga tinggalkan jejak kalian 😁


...~...


Dan ada satu karya baru aku lagi, judulnya CINTA DALAM PERSAHABATAN.



Novel ini bercerita tentang kisah cinta anak SMA, kisah cinta segitiga di dalam persahabatan yang terjalin.


Keikhlasan dan perselingkuhan menghiasi novel ini. Sama seperti FROM VIRTUAL TO REAL, di novel ini juga konfliknya ringan dan juga bab tidak terlalu banyak jadi kalian harus mampir ya🥰🥰🥰

__ADS_1


Dan yang pasti, aku juga ada hadiah di novel novel itu, happy reading gaes jangan lupa mampir dan ramaikan di sana ya semoga kalian sukaaaaa🥰🥰🥰


__ADS_2