
Satu tahun berlalu.........
Banyak hal yang berubah setelah kepergian Mellisa dan Sassya dari kehidupan keluarga William. Keluarga yang dulunya dingin kini sudah menghangat,begitupun dengan sikap dingin Zee yang sudah berubah 180 derajat.
Tidak hanya itu,kini teman-teman Zee pun sudah memiliki tambatan hati masing-masing. Clara dan Davian sudah menikah 4 bulan yang lalu,Kaivan dan Delice sudah bertunangan,Agatha dan Nathan juga sudah menikah,bahkan kini Agatha sedang hamil muda dan mengambil cuti kuliah selama satu tahun. Sedangkan Zergan,pria yang dulunya diam-diam mengagumi Zee,kini malah malah berpacaran dengan Sandra.
Lalu Arkhan dan Azellea,dua sejoli itu kini tengah menjalani long distance relation alias LDR. Arkhan delapan bulan yang lalu memilih melanjutkan study nya di luar negeri,lebih tepatnya di kota New York,A.S. sedangkan Zee,gadis itu kini tengah sibuk menjalani rutinitasnya di kantor. Perusahaan William sekarang memang sudah dipegang oleh Zee,dan mengalami kemajuan yang sangat pesat. Gadis muda itu bahkan harus menjalani rutinitas kuliah dari rumah,karena tidak punya cukup waktu jika harus kuliah secara tatap muka.
Terakhir Sassya dan Melissa. Entah bagaiman keadaannya keduanya tidak ada yang tau. Terakhir kabar yang Zee dengar,perusahaan keluarga mereka di singapura bangkrut. Papa kandung Sassya meniggalkan keduanya dalam kondisi dililit hutang.
Hanya itu yang Zee tau,ia memang tidak mengulik banyak. Karena setelah kejadian panjang malam itu,semuanya berakhir. Ancaman dari Zee malam itu cukup membuat mereka tidak berani menampakkan diri. Yeah,malam itu Zee tidak benar-benar menembak Sassya dan Melissa. Itu hanya teknik ancaman agar Sassya dan Melissa jera.
Hingga kini tidak ada,kabar dari dua orang tersebut. Tidak ada peduli atau mencoba menanyakan. Semuanya sudah hilang ditelan kekecewaan karena sebuah penghiatan.
♡♡♡
Dan pagi ini,di kediaman keluarga William.....
Seorang gadis cantik yang tengah tertidur nyenyak di atas tempat tidur king size di kamarnya. Tampak enggan membuka matanya saat badannya diguncang-guncang oleh seseorang.
"Sayang bangun...!! Mama udah masak aneka sotong kesukaan kamu di dapur...ayo kamu harus coba!!"
"Mama stop!! Zee ngantuk.....!! Mama duluan aja,lima menit lagi Zee nyusul."
Wanita muda yang wajahnya terlihat hampir seumuran dengan Zee,tampak menatap frustasi sang anak yang malah menenggelamkan tubuhnya ke bawah selimut.
Wanita muda itu tak lain adalah Diana William. Bukan,bukan Diana mama kandung Zee dan Davian dulu. Ini adalah karyawan hotel yang tidak sengaja ditiduri oleh William dua bulan setelah William dan Melissa bercerai. Artinya sekarang pernikahan mereka sudah berjalan hampir setahun.
Pernikahan Diana dan William awalnya hanya di dasari rasa tanggung jawab dari William pada gadis muda yatim piatu tersebut. Bagaimana tidak,perbuatan William yang sedang mabuk malam itu sudah merenggut masa depan gadis tak berdosa yang kini menjadi ibu sambung untuk Zee dan Davian. Wanita itu bahkan sempat hamil sebulan setelah pernikahannya dan William,namun sepertinya takdir belum mengizinkan posisi bungsu Zee diambil alih. Karena ketika usia kandungan sang mama yang baru Zee berusia 2 minggu tersebut harus keguguran karena terpeleset di kamar mandi.
Namun walau masih muda dan menjadi ibu tiri dari Zee dan Davian,sikap keibuan Diana tidak diragukan. Diusianya yang hanya terpaut usia 5 tahun dari Davian dan 7 tahun dari Zee itu benar-benar menunjukkam kelayakannya dalam menjadi seorang ibu.
__ADS_1
Sikapnya memang cerewet,bawel, tulalit,sedikit lemot. Namun urusan perhatian,jangan ditanya. Apalagi Zee satu-satunya anak yang masih tinggal di rumah,membuat gadis itu diperlakukan layaknya bayi. Berbeda dengan Davian yang sudah tinggal di rumahnya sendiri bersama Clara.
♡♡♡
"Zee ini udah lewat sepuluh menit!! Ayo keluar!! Kamu mau makanan kamu mama kasih ke Jessie sama Bella??"
Suara Diana kembali terdengar menggelagar,kali ini dari balik pintu kamar Zee. Zee yang tadinya masih acuh,buru-buru turun dari kasur saat mendengar makanan kesukaan mau diberikan pada dua bodyguardnya itu. Usai mencuci muka dan menyikat gigi dengan gerakan kilat Zee keluar menyusul sang mama yang masih betah menunggu di depan pintu.
"Hehe,mama ayo turun....!!" Zee keluar dengan muka bantal langsung merangkul lengan sang mama sambil memberikan cengiran kuda terbaiknya.
Sedangkan Diana menatap sinis sang putri yang setiap hari minggu begini selalu membuatnya frustasi. Semenjak bekerja,Zee memang selalu susah dibangunkan bila hari libur. Gadis itu memang memanfaatkan hari libur sebagai hari tidur nasional.
"Morning pa!!" Zee yang sudah sampai di dapur,menyapa sang papa yang tampak sudah menunggu di meja makan.
"Morning sayang,ayo duduk!! Papa sama mama udah nunggu dari tadi." William yang melihat sang putri sudah turun dengan tangan yang tampak bergelayut manja di lengan sang istri hanya bisa tersenyum.
"Mau kemana hari ini? Mumpung libur,kamu gak mau jalan-jalan sama teman-teman kamu?"
Tanya William pada Zee yang tampak mulai menyedokkan makanan ke piringnya. Zee tampak berpikir sejenak. Sebenarnya ia bingung mau mengajak jalan siapa. Semua temannya punya pasangan,dan jika hari libur pasti mereka manfaatkan untuk kencan. Sedangkan dirinya? Ya tidak berbeda jauh dengan para jomblo di luaran sana,yang mungkin hanya akan rebahan di hari minggu.
"Lah iya,kenapa kita gak ke sana aja? Coba kamu tanya mereka sibuk atau enggak hari ini. Jadi kita bisa main ke sana bareng-bareng,hitung-hitung silahturami."
Diana ikut memberi saran saat mendengar pembicaraan sang putri dan suaminya itu.
♡♡♡
Usai makan,Zee kembali ke kamarnya untuk mandi. Tadi ia sudah menghubungi bunda Arkhan,mengatakan jika mereka akan main ke rumah. Tentu saja wanita itu dengan senang hati mengiyakan, apalagi ia dan Diana punya hobi yang sama. Sama-sama suka masak dan ngerumpi,jadi mereka akan sangat cocok jika sudah bersama.
Jam menunjukkan pukul 9 pagi,ketika telepon Zee terdengar berdering menandakan ada panggilan masuk. Wajah Zee berubah cerah begitu melihat nama penelpon yang tertera di layar. Buru-buru ia mengusap layar benda pipih yang langsung menampakkan wajah sang pacar yang sepertinya sedang berada di tempat tidur.
"Pagi sayang!!" Sapa Arkhan ceria di seberang telepon.
__ADS_1
Zee tersenyum melihat wajah Arkhan yang tampak sedikit mengantuk namun masih berusaha ceria ketika menghubunginya.
"Sibuk banget ya,sampai baru nelpon jam segini?" Tanya Zee menebak,ia yakin pacarnya itu sibuk karena sekarang baru sempat menelponnya sedangkan di sana sudah pasti sudah jam 10 malam.
"Banget!! Ini aku baru selesai nugas!! Capek banget,tapi pas liat wajah kamu capeknya hilang." Goda Arkhan dengan raut wajah serius,namun yang di goda malah tampak biasa saja.
"Kapan kamu pulang?" Tanya Zee mengalihkan pembicaraan,ia memang sudah berbicara aku kamu dengan Arkhan.
"Belum tau,gak ada libur kuliah juga. Mungkin selesai ujian semester, itupun kalau sempat. Jadwal kuliah aku lagi padat-padatnya. Kenapa emang? Kamu kangen?"
"Iya!!" Jawab Zee datar.
Jawaban pendek dari Zee membuat senyuman Arkhan melebar. Walaupun gadis itu mengatakan dengan wajah datar,tapi Arkhan tau gadis itu serius dengan ucapannya. Zee memang tidak bisa romantis,mau bagaimana lagi. Jadi Arkhanlah,yang harus bersikap dominan untuk mengimbangi Zee.
Setelah berbicara cukup lama,saling melepaskan rindu dari balik layar telepon. Kedua sejoli itu akhirnya mengakhiri pembicaraan mereka,Zee yang juga harus bersiap-siap untuk pergi ke rumah Arkhan,dan Arkhan yang sudah tertidur saat mereka sedang bertelepon tadi membuat kedua orang itu harus kembali pada rutinitas masing-masing. Sampai nantinya waktu berbaik hati mempertemukan dua hati yang sama-sama dilanda rindu....
♡♡♡
Tamat....
♡♡♡
Hallo semuanya terimakasih untuk pembaca setiap Story Of Azellea. Sebelumnya aku pernah bilang,kalau SOA adalah cerita pertamaku. Sebagai autor pemula,aku sadar banget kalau sangat banyak kekurangan di setiap bab yang aku buat. Entah itu alurnya yang kadang janggal,entah bahasanya yang kurang menarik. Masih banyak lagi yang harus aku perbaiki dan aku bersyukur bgt ada yang mau baca sampai end.
Terimakasih untuk semua dukungannya,aku bakalan terus belajar buat nulis cerita buat menghibur para readers semua. Semoga kedepannya aku juga bisa kayak penulis senior lainnya yang bisa bikin cerita seru dan disukai banyak orang. Sekali lagi thanks untuk dukungannya....
Salam sayang.....
...Azellea Rensima...♡♡♡...
Jika ada dari para readers yang mau tau tentang reallife ku. Kalian bisa lihat di ig ku: @rensima2108
__ADS_1
♡♡♡
Mampir juga ke novel "Anak Terbuang CEO Arogan" yang bakal aku lanjutin lagi up nya.....