
Di apartemen....
"Maaf" Satu kata yang keluar dari mulut Zee saat keduanya sudah berada di apartemen membuat Davian mendongak heran.
"Kenapa minta lo minta maaf ? Emang ada yang salah?" Tanya Davian heran.
Zee menggeleng " Gara-gara gue,lo juga harus ikut kena getahnya. Kalau gak belain gue,hubungan lo sama papa pasti masih baik sampai sekarang. Maafin Zee ya,kalau Zee egois."
"Gak ada yang egois Zee,ini semua murni keinginan gue. Lo gak pernah maksa guekan? Ini kemauan gue buat jaga lo,sebagai abang lo bukan karna paksaan lo. Jadi berenti ngerasa bersalah,ok!!!" Jawab Davian sambil menepuk pundak Zee.
"Daripada sedih-sedih kayak gini, mending lo bersih-bersih sana. Badan lu bau banget!!" Ujar Davian sambil berpura-pura menutup hidungnya dan berujung mendapat cubitan keras di perutnya oleh Zee.
"Wlee...😝😝makan tu capitan kepiting,siapa suruh bilang gue bau. Badan gue wangi tau!!" Kesal Zee sambil berlalu ke kamar mandi. Davian hanya bisa tertawa kecil melihat kelakuan Zee.
"Vian harap mama senang ngeliat Zee udah balik kayak dulu lagi. Vian minta maaf udah nyuekin Zee selama ini. Semoga mama tenang ya di sana,gak usah khawatirin soal Zee,Vian janji bakal jaga si bontot buat kita semua."~Batin Davian.
♥♥♥♥
Keesokan harinya........
"Bang Vian gue berangkat duluan ya!! Ada kelas pagi,sarapan bang Vian udah Zee buat di meja. Cuma roti doang awas kalau gak dimakan!!" Teriak Zee sambil berlari keluar dari kamar.
"Jangan ngebut dek!! Awas kalau sampai gue denger lo kenapa-kenapa!!" Balas Davian dari dalam kamarnya. Namun tidak mendapat sahutan dari Zee karna ia sudah lebih dulu turun ke bawah.
♥♥♥
Kurang lebih 30 menit mobil yang Zee kendarai akhirnya sampai di parkiran kampus. Dengan langkah santai dan muka datar seperti biasanya. Zee melangkah menuju kelasnya.
"ZEEEEEEEEE!!!!!" Layaknya rantang jatuh suara Agatha,Delice,dan Clara membuat Zee ingin bersembunyi saja saking malunya.
__ADS_1
"Lo kemana aja sih,5 hari gak masuk kuliah. Balik sini gak bilang-bilang, dihubungin gak bisa. Kita kangen lo jamal!!" Cerocos Agatha panjang lebar sambil mensejajarkan langkahnya dengan Zee begitupun dengan Clara dan Delice.
"Balik dari London gue." Jawab Zee datar membuat ke tiga sahabat mendelik sinis.
"London pala lu,gak usah ngarang cerita deh. Kabur gak ngajak-ngajak, coba kemarin kabaran dulu gue kan juga pengen ikut." Ujar Agatha dengan lebaynya.
"Itu namanya jalan-jalan maimunah!! Sejarah orang minggat bilang dulu gak seru dong ceritanya!!" Sahut Clara tak mau kalah.
"Lo berdua bisa stop gak?!! Kuping gue panas nih denger lo berdua ngoceh mulu." Lerai Delice jengah.
"Bisa sayang!!" Jawab Clara dan Agatha kompak.
"Loh Zee mana??"~Delice
"Zee tungguin woii!! Aelahh!!" Pekik ketiganya saat menyadari Zee sudah lebih dulu masuk ke kelas.
"Heh!! Udah ngilang 5 hari,sekarang lagi jalan bisa-bisanya lo ilang lagi. Kebiasaan emang." Omel Delice sambil duduk di hadapan Zee.
"Hehe, sa'ae lo bambang." Ujar Delice sambil tertawa kecil.
Tak lama kemudian dosen masuk ke kelas,menhentikan obrolan keempat sahabat tadi.
♥♥♥
2 jam berlalu akhirnya mata kuliah pertama Zee usai. Dengan semangat 45 seluruh mahasiswa/i di kelas Zee keluar dari kelas termasuk Zee dan ketiga temannya.
"Rasanya udah lama banget kita gak ke kantin bareng. Gak asik tau Zee gak ada lu,gak ada yang nemenin gue ngambil pesanan ke ibu kantin. Lo kan tahu tu manusia dua malesnya minta ampun." Adu Agatha di perjalanan ke kantin,Zee hanya menanggapinya dengan tawa kecil.
"Hai Azellea Michelle!!" Suara seseorang membuat langkah keempatnya berhenti. Perlahan Zee mendongak menatap pemilik suara yang barusan memanggil namanya.
__ADS_1
Zee mengangkat alis bingung menatap sosok di depannya sekarang. Kalau ia tidak salah orang yang di depannya sekarang adalah orang yang tidak sengaja di tabraknya kemarin. Pertanyaannya "kok bisa ni orang ada di sini. Ngikutin gue kah?"~Pikir Zee.
"Kak Farrel?? Ngapain lo di sini?" Selidik Zee.
"Ngikutin lo!!" Jawan Farrel santai sambil menyunggingkan senyum manisnya membuat ketiga teman Zee meleleh,sementara Zee malah biasa saja.
"Owhh!!"
"Heh apa tadi kak Farrel bilang?? Ngikutin gue??" Kaget Zee sambil menunjuk dadanya sendiri. Membuat Farrel tertawa kecil begitupun dengan Satria yang berada di sebelahnya.
"Iya Zel,gue ngikutin lo!! Kurang jelas??" Tanya Farrel sekali lagi.
"Jelas kok,jelas banget malah." Jawab Zee setengah gugup sambil menarik tangan Delice agar menjauh dari situ. Mau tak mau Clara dan Agatha pun buru-buru menyusul.
♥♥♥
"Kok lo kabur sih Zee?~Delice
"Tu cowok siapa emang? Kok bisa kenal lo,perasaan kita baru liat dia di sini?"~Clara
"Btw doi ganteng juga Zee,kenalin satu bolehlah." Ujar Agatha dengan centilnya membuat ketiga temannya melirik sinis.
"Gak usah nyasar deh,kita ngebahas lo bahasnya muka." Kesal Delice.
"Aelah lo pada mana ngerti,hidup lo pada sih enak di kelilingi cowok-cowok ganteng. Lah gue anak paling tua punya adek satu tapi cewek,gak bisa cuci mata gue." Gerutu Agatha.
"Geje lo!! Lagiankan lo punya bokap, sabilah lo cuci mata. Kalau gak salah bokap lo ganteng tuh." Ujar Clara dengan konyolnya membuat yang lain tertawa kecil sedangkan Agatha cemberut.
"Gak seru ah lo pada,gawe!! Balik lah gue ke kelas. Gak jadi ngantin udah mepet masuk!!" Ujar Agatha merajuk sambil menghentak-hentakkan kakinya dan berjalan mejauhi ketiga temannya itu.
__ADS_1
♥♥♥