Story Of Azellea

Story Of Azellea
Bab 6 : Lo Lagi


__ADS_3

Zee berjalan dengan langkah terburu-buru menuju kelasnya. Sepuluh menit lagi mata kuliah jam terakhirnya akan di mulai. Namun tadi selepas dari perpustakaan Zee harus ke toilet dulu untuk buang air kecil.


Namun tadi di sana ia harus mengantri,bukan karena toiletnya penuh. Tapi karena ada beberapa mahasiswa lain yang sedang merapikan make up sembari bergosip di sana, Zee yang malas jika harus berinteraksi dengan orang asing pun memilih menunggu mereka di luar ruangan.


Sekeluarnya dari toilet barulah Zee bergegas ke kelas. "Semoga aja gue gak telat." Batin Zee. Ia semakin mempercepat langkah kakinya.


"Brukk!!"


Zee menabrak seseorang.


"Auchh!! Sakit bego!!"


Zee yang tadi berniat menolong seorang cowok yang tampak terpental setelah ia tabrak langsung mengurungkan niatnya saat mendengar cowok itu mengumpat.


Matanya menatap sinis dan langsung melangkahkan kakinya kembali ke tujuan awal.


"Tunggu dulu!!" Cowok tadi mencekal pergelangan. "Enak aja,udah nabrak main pergi gitu aja. Punya mata sama mulut kan lo? Minta maaf dulu!!" Suruh cowok itu dengan nada membentak.


Zee memutar badannya menghadap cowok tadi sembari mengangkat kedua alisnya.


"Sorry." Ucapnya singkat.


Setelah mengucapkan kata itu Zee langsung menghempaskan cekalan cowok tersebut dan pergi dengan batin dongkol.


"Eh,tunggu dulu. Masa gitu doang? Gak sopan banget!!" Cowok itu kembali mencekal tangan Zee.


Habis sudah kesabaran Zee,ia kembali berbalik dan hampir melayangkan pukulan ke wajah cowok itu,namun saat mata keduanya bersitatap Zee menghentikan niatnya.


"Lo??" Tanya Zee dengan raut wajah bingung.


"Apa lo,lo?? Nyesel kan udah nabrak orang ganteng kayak gue?? Makanya minta maaf yang bener."


"Dih!!" Zee tadi masih ingin bertanya langsung ilfeel dengan kelakuan cowok di depannya ini.


Dengan sedikit berlari Zee segera meninggalkan cowok tersebut. Tindakan Zee tentu sempat membuat cowok itu bingung,dari raut wajahnya cowok itu tampak ingin mengejar Zee. Namun niatnya di urungkan,terbukti ia tampak putar balik dan berjalan ke arah yang berlawanan dengan Zee.


"Target baru,gue bakalan cari tahu tentang lo. Liat aja." Batinnya dengan senyum smirk.


♡♡♡

__ADS_1


Sementara itu Zee kini sudah sampai di kelasnya. Ia masuk hampir berbarengan dengan dosen,untung saja dosennya sedikit terlambat jadi ia lebih dulu tiba beberapa menit sebelum dosen masuk.


Begitu ingin duduk di kursinya,Zee merasakan ada yang janggal. Tadi kan kursinya ada di pojok dekat jendela,lalu kenapa sekarang malah ada gadis yang tadi mengaku bernama Delice tengah duduk di situ dengan watadosnya.


"Duduk sini Zee."


Suruh gadis yang satunya lagi dengan nada sedikit berbisik,kalau Zee tidak salah nama gadis itu Agatha. Gadis itu tampak menepuk-nepuk kursi kosong di antaranya dan Delice.


Mata Zee menajam,sepertinya ia di jebak. Tapi ia juga harus duduk karena dosen sudah masuk dan memperhatikan mereka bertiga sedari tadi.


"Welcome Azellea." Ujar Delice dari samping yang sempat membuat Zee tertegun.


"Dari mana dia tau nama gue?" Batin Zee.


Namun Zee memilih untuk tidak ambil pusing.


Dengan terpksa Zee akhirnya duduk di tengah di antara Delice dan Agatha. Ingin sekali Zee berteriak keras dan menyumpahi kedua gadis aneh itu.


Ketika Delice dan Agatha tersenyum Zee memilih membuang muka ke samping lain. Namun matanya menangkap satu gadis lagi yang tadi bernama Clara gadis itu duduk di sebelah kanan Agatha dan juga tengah tersenyum ke arah Zee.


"Gila ya,mereka bertiga ini manusia titisan apa sih??" Batin Zee.


Gadis itu akhirnya meluruskan kepalanya ke depan. Setidaknya wajah dosen di depannya ini lebih enak di pandang daripada wajah ke tiga makhluk astral berwujud manusia yang kini tengah duduk di kanan-kirinya ini.


♡♡♡


Ya setidaknya ia akan aman,dan untuk besok rasanya Zee ingin sekali memberi tahu papanya agar ia pindah jurusan saja. Muak sekali ia jika harus sekelas dengan mereka di setiap semester. Bisa-bisa ia stroke karena darah tinggi.


"Selamat siang!" Itulah kalimat terakhir yang di katakan dokter sebelum akhirnya melangkah ke luar kelas.


Satu persatu mahasiswa lain pun ikut keluar setelah sang dosen tentunya,begitupun dengan Zee. Gadis itu segera mengemasi barang-barangnya,memasukkannya ke dalam tas dan beranjak dari kursi setelahnya.


"Azellea tunggu." Agatha tiba menghadang langkah Zee dari depan membuat gadis itu hendak berbalik mencari jalan lain.


Namun sepertinya ia di kepung karena saat ia berbalik sudah ada Delice dan Clara yang berada di belakangnya dengan raut wajah memohon keduanya menggeleng menginsyaratkan pada Zee agar jangan pergi dulu.


"Sepuluh menit aja Zee. Kasih waktu ke kita sepuluh menit buat nanyain sesuatu yang kita rasa agak janggal dan penting buat kita tahu."


"Apa??" tanya Zee yang akhirnya luluh setelah melihat ketiga gadis menatapnya dengan penuh harap.

__ADS_1


"Lo kenal Sassya? Apa hubungan lo sama dia? Kenapa dia ngelarang kita buat temenan sama lo?" Tanya Delice beruntun.


♡♡♡


♡Flashback on


Delice,Clara,dan Agatha yang saat itu masih berada di cafe tidak menyadari jika Zee sudah pergi tanpa memberi tahu mereka. Mereka bertiga masih terlalu asyik menonton hingga tiba-tiba meja yang mereka gunakan di gebrak oleh seseorang yang baru saja masuk.


Saat ketiganya menoleh,ketiganya kaget karena mendapati sudah tidak ada di tempat. Namun yang lebih membuat kaget lagi adalah keberadaan Sassya,gadis itu bukan dari falkutas yang sama dengan mereka,tapi mereka juga kenal dengan gadis ini.


"Jauhin Azellea !!" Itulah satu kalimat yang pertama kali keluar dari mulut Sassya.


Tentu saja Delice,Agatha maupun Clara kaget. Mereka tidak tahu siapa 'Azellea' yang di maksud oleh Sassya.


"Azellea siapa?? Temen lo?" Tanya Delice dengan raut wajah bingung.


"Lo gak perlu tau dia siapanya gue. Intinya jauhin dia."


"Lo gila ya?? Kita aja gak kenal siapa itu Azellea."


"Bohong!! Cewe yang barusan keluar dari cafe tadi itu Azellea. Lo bertiga ngejar-ngejar dia biar bisa jadi temen dia,iyakan? Tapi asal lo bertiga tau dia itu gak bakalan temenan sama lo bertiga. Kenapa? Karena kalian gak cocok."


"Heh ondel-ondel. Lo ngomong apa sih?? Azellea yang mana yang kita kejar-kejar? Lo kira kita anjing apa,pake ngejar-ngejar orang segala."


"Gak usah ngelak. Gue lihat pake mata kepala gue sendiri,lo bertiga selalu ngikutin dia kemana-mana,ke kantin,ke toilet,bahkan dia sampai di keluarkan dari kelas hari ini. Itu semua gara-gara kalian bertiga kan?"


"Tunggu..tunggu..tunggu,maksud lo si Azellea ini cewek bule yang baru pagi tadi pindah ke kampus ini?"


"Iyalah,siapa lagi. Intinya jauhin dia,kalau lo bertiga mau aman di kampus ini."


"Si ondel. Kayak bisa aja lo ngeluarin kita dari sini. Gak usah mimpi,lo cuma parasit yang numpang nama di keluarga William. Dasar ondel."


Ketiga gadis itu dengan sinis meninggalkan Sassya yang tampak setengah mati menahan emosinya.


♡Flashback off


"Jadi gimana? Lo kenal Sassya? Sebenarnya lo siapa?"


♡♡♡

__ADS_1


Like,vote,komennya jangan lupa guys.


Sambil nunggu up selanjutnya silahkan baca Tautan Takdir dengan cara klik profil otor. Atau ketik aja Tautan Takdir di kolom pencarian.


__ADS_2