Suami Bayaran

Suami Bayaran
Latar belakang GHEA ARLINDA


__ADS_3

hai,namaku Ghea Arlinda. Aku Merupakan anak tunggal dari sepasang suami istri yang bernama Fendi Syahputra dan Sherlyn Djatmiko. Ghea Di tinggal sama kedua orang tuanya di saat usia 8tahun karena kedua orang tuanya kecelakaan di saat mereka ke Paris saat mereka ada tugas. Tetapi Ghea memiliki Nenek yang bernama Nabila Djatmiko yang merupakan salah satu orang tua dari sherlyn Djatmiko. Aku,ghea tidak memiliki nenek kakek lagi selain nenek nabila saja.


tok tok tok ...


"non bangun.."kata bi Asih,bibi yang selalu merawat aku sejak kecil sampai kini juga setia menemani nenek di rumah.


"aduh berisik amat sih.. ya ya.. ada apa bi?"


"non di suruh nyonya besar kalau non harus sarapan takutnya non telat masuk kerja."


"iya bi.. bilang sama nenek ya nanti ghea ke sana. ghea mau mandi dulu.."


"iya non. bibi pergi dulu ya non."


"iya bibi."kataku langsung siap-siap mandi dan siap-siap berangkat kerja.


di ruang tamu...


"gimana bi? Ghea sudah bangun?"


"sudah nyonya. tadi kata non ghea, mau mandi dulu baru ke sini nyonya."


"oh gitu. ya sudah kamu kembali kerja."


"baik nyonya. saya permisi."kata bibi Asih dan nenek Nabila yang hanya mengganggukkan kepala saja.


beberapa menit kemudian akhirnya aku selesai mandi dan berganti pakaian. setelah itu,aku langsung menemui nenek kesayanganku yang dari tadi menungguku di ruang makan.


"nnnneeennneeekkk!!!!"jeritku.


"aduh ghea kamu itu ya kebiasaan. tiap pagi selalu bikin nenek terkejut."


"hehe.. maaf nek.."


"ghea sayang sini. nenek sudah nyiapin makanan kesukaanmu."


"makasih nek. ghea jadi tambah sayang sama nenek."


"ghea kamu itu ya dari dulu sampai sekarang suka merayu nenek."


"kan ghea satu-satunya cucu nenek. iya kan nek?"


"iya ya.. kamu itu ya.. udah ini di makan makanannya."


"iya nek."


"sayang mumpung kamu lagi makan. nenek mau bilang sama kamu kalau nenek itu sudah tua. dan nenek takut nenek nggak bisa dampingi kamu terus sayang."


"nek napa bilang gitu sih nek. nenek nggak boleh bilang gitu dunk nek."


"sayang nenek itu cuman minta kamu bawa cowok pilihan kamu di rumah ini selama nenek masih kuat dampingi kamu."


"napa sih nek dari kemarin selalu bilang gitu. ghea kan bosen dengerinnya nek."


"Ghea sayang. kamu kan satu-satunya cucu nenek. dan kamu juga cantik dan pintar. kamu juga punya segala-segalanya."


"lalu nek?"


"ya masa cucu nenek belum nikah. sedangkan cucu nenek masih muda lagi. dulu nenek seusia kamu,usia 28tahun nenek sudah nikah sama kakekmu. tapi malah cucu nenek belum nikah."


"nek aku bukan perawan tua nek. cuman aku belum siap mikirin itu nek."


"sampai kapan ghea?"


"nggak tau lah nek. dah ya nek, aku dah selesai makan. aku berangkat kerja ya nek? dah nenek.. muuacch nenek.."kataku yang langsung cium pipi nenekku dan langsung pamit pergi.


"ghea jangan lupa pesen nenek. kalau kamu tidak membawa lelaki di rumah ini dalam seminggu nenek akan menjodohkan kamu dengan cowok lain. mengerti kamu,ghea?"jerit nenek padaku. sedangkan aku hanya menghiraukan kata-kata nenek yang bikin aku bosen.


ghea ghea kamu itu selalu begitu. padahal kamu satu-satunya harapan nenek. fendi sherlyn,anakmu sudah gede dan masih aja nggak mau nurut kayak kamu lyn. coba kamu masih hidup lyn mama nggak kan susah didik anakmu lyn.batin nenek Nabila djatmiko sambil melihat foto pernikahan Fendi dengan sherlyn.


"ma aku sangat mencintai mas fendi ma..aku nggak mau di jodohin ke siapapun. aku mohon ma jangan maksa aku."Kata Sherlyn.


"tapi fendi itu bukan turunan baik-baik sayang."


"ma mas fendi udah nuruti mama sesuai keinginan mama mengabdi negara menjadi tentara. tapi mama kog tega bohongin aku ma."


"sayang dia bukan lelaki yang baik sayang."


"ma aku itu sebenarnya hamil dari mas fendi dan mas fendi ingin bertanggung jawab. tapi mama kog menghalangi dan udah gitu tega bohongin aku."


"apa kamu hamil?"


"iya ma. maafkan aku ma aku nggak beritau."


"sekarang kamu pergi dari rumah ini dan jangan kembali lagi di sini."


"baik ma. aku kan pergi lagian aku buktiin ke mama kalau aku sangat mencintai mas fendi begitu juga mas fendi sangat mencintaiku. dan aku dan mas fendi kan membesarkan anak yang sudah di perutku 3bulan ini."kata sherlyn yang langsung pergi meninggalkan rumahnya.


setelah beberapa tahun kemudian,fendi menjabat menjadi letnan dan memiliki rumah sendiri yang di tempati dia dengan istrinya,sherlyn dan anaknya bernama Ghea. keluarga ini sangat bahagia. Bu nabila menyuruh seseorang untuk menyelidiki kondisi anaknya,Sherlyn dan cucunya,Ghea apakah baik-baik saja. dan hasilnya baik-baik saja. Lalu ibu nabila datang menemui sherlyn di rumah sherlyn.


"mama..ayo masuk ma."

__ADS_1


"makasih sayang. gimana kabarmu nak?"


"aku baik-baik saja ma. oh ya ma ini cucu mama,ghea."


"cantik kayak kamu lyn.lyn,maafkan mama ya nak yang buat mama nggak bisa mengerti."


"mama,aku sangat sayang sama mama. aku sudah melupakan yang lalu. kalau mama kangen,mama bisa kog telepon aku biar aku ke rumah mama. tapi maaf ma aku nggak bisa kembali ke rumah mama. mama liat sendiri cinta kami berdua sangat besar. dan aku juga punya keluarga kecil yaitu bersama mas fendi dengan anakku,ghea. dan mereka berdua sangat membutuhkan aku sehingga aku nggak bisa kembali ke rumah ma."


"sayang,mama ngerti. mama nggak kan menyuruh kamu tinggal di rumah bersama mama. mama boleh kan sering berkunjung ketemu cucu mama sama kamu sayang?"


"boleh kog ma. kalau mama nggak bisa ke sini kan sherlyn kan bawa ghea ke rumah mama."


"makasih sayang"kata bu nabila memeluk anaknya sambil menitikkan air mata.


akhirnya hubungan sherlyn dengan nabila sebagai anak dengan ibunya kembali pulih menjadi baik. beberapa tahun kemudian,fendi memiliki tugas di paris. sherlyn nggak bisa ninggalin fendi berlama-lama di Paris sehingga fendi dan sherlyn pergi bersama ke Paris. Dan anak mereka di titipkan ke neneknya sampai mereka pulang dari Paris.


saat perjalanan ke Paris,pesawat yang di tumpangi oleh Orang tua Ghea, Fendi syahputra dengan Sherlyn djatmiko telah mengalami kecelakaan pesawat. Untuk korban kecelakaan, ada yang menghilang dan ada yang terluka parah sehingga korban pesawat langsung di larikan ke rumah sakit. ternyata orang tua ghea merupakan salah satu korban yang di larikan ke rumah sakit. Dan karena terlambat diselamatkan orang tua ghea telah meninggal dunia. Ghea dan neneknya jadi sedih mendengarnya. lalu neneknya memutuskan merawat ghea sampai ghea dewasa. kejadian masa lalu yang di ingat sama nenek Nabila dan Ghea.


Di kantor..


"dok,ada apa dok? ku liat dokter seperti ada masalah."


"nggak tau sus. nenekku selalu minta aku harus membawa lelaki di rumah dalam waktu seminggu. sedangkan aku nggak punya lelaki siapapun."


"yah dok memang nggak mau lirik siapapun..kan ada dokter kevin."


"ngawur kamu sus. dokter kevin itu sahabatku. dan aku nggak suka sama dia. hanya sebatas sahabat bukan yang lain."


"duh dok. jangan marah. kan aku cuman bilang doank."


"sus. tolong hubungi dokter Riska untuk menggantikan aku dulu ya?"


"memang dokter ghea mau kemana?"


"aku mau cari udara dulu."


"baiklah dokter. jangan lupa nanti jam 2 ada rapat dokter."


"iya ya sus. dadah sus.."


aku langsung pergi ke taman dan duduk di sana yang memang di sediakan di rumah sakit ini.


mah pah aku kangen sama kalian. napa sih mama sama papa ninggalin aku. aku sebenarnya belum siap di tinggalkan mama papa belum lagi nenek yang paling aku sayangi. mah pah aku jujur pernah pacaran sama cowok tapi dia brengsek pah mah untung aku nggak mau melakukan sama dia. lebih baik aku jomblo dari pada aku sakit hati lagi.kataku dalam batin. saat aku sendiri di taman aku mendengar suara seseorang berbicara dengan temannya atau siapa lah aku nggak paham. yang intinya ibu nya sedang di rawat di rumah sakit ini.


"mas rama gimana keadaan ibu mas?"


"ibu mengalami kanker darah dik."


"ya dik makasih ya.."


"mas gimana dengan biaya rumah sakitnya?"


"aku masih bingung. kalau aku pinjam uang lagi atasanku bisa memecatku."


"maafkan aku mas. sebagai pacarmu aku nggak bisa membantu mas."


"sayang aku nggak masalah apapun itu kamu lah orang yang paling ku cintai."


"aku juga mas."


duh jadi ngiri aku dengernya.. andai saja tuh cowok jadi cowokku jadi enak diriku. sayangnya bukan cowokku. eh bentar. dia nggak bisa ngurus biaya perawatan ibunya yang artinya dia nggak mampu. wah kebetulan banget. ini kesempatan buat aku. aku harus bikin perjanjian sama dia. aku mau cari dokter siapa yang menangani pasien ini.batinku. aku pun bergegas pergi mencari siapa dokter pasien yang di rawat di rumah sakit ini. setelah ku selidiki. keluarga pasien yang bernama Rama Winarto adalah anak dari pasien yang mengidap penyakit kanker darah. dan dia kesulitan uang untuk biaya perawatan ibunya. lebih baik besok pagi saja aku datang ke sana. untuk hari ini aku harus menemui dokter Dennis yang telah menangani pasien ini.


"hai dokter dennis."


"eh dokter ghea. ada apa ya kog tumben ke sini?"


"nggak papa sih. pengen ngobrol saja sama kamu dok."


"ada apa ya dok?"


"aku ke sini mau tanya pasien yang bernama Bu Tika apa nggak bisa sembuh penyakitnya? sehingga butuh perawatan."


"sebenarnya nggak bisa. tapi harus di obatin. sebenarnya bisa kalau waktu itu dik Rama bayar untuk operasinya. tapi dik rama nggak bisa bayar sehingga menunda operasinya otomatis saya rubah dengan memberi obat sementara."


"lalu gimana kondisinya?"


"saat ini kalau sampai terlambat ya nggak bisa dok."


"kasian juga. memang butuh berapa sih operasinya?"


"lima puluh juta dok biaya operasinya."


"pantesan keluarga pasien nggak sanggup. aku kan mencoba rundingan dulu sama keluarga pasien. oh ya dok nanti kalau ada apa-apa kabarin ya dok?"


"iya dok."


"makasih dok. ya sudah dok aku pergi ya.."


aku pun pergi meninggalkan ruangan dokter dennis. dan aku ke ruanganku sendiri dan bergegas ingin pulang.


"mau pulang ya dokter ghea?"

__ADS_1


"iya nih dokter kevin."


"mau ku antar?"


"nggak usah dok. aku ada janji sama nenekku. sehingga aku harus jemput."


"baiklah lain kali boleh ya?"


"nggak janji loh aku."


"ya nggak papa."kata dokter kevin dengan tersenyum.


aku pun tersenyum dan langsung meninggalkan dokter kevin yang berada di ruanganku.


di rumah...


"nenek..!!!"


"cucuku udah pulang. tumben pulang cepat sayang."


"duh nenek. aku pulang cepat ya di ilokno begini aku pulang lembur lama nenek juga sama. kan aku sebagai cucu nenek jadi bingung deh.."kataku pada nenek.


"kamu itu ya persis sama mamamu. ya sukaannya gini."


"aku sangat mirip sama mamah ta nek?"


"sangat sayang. wajahmu dan bakatmu juga sifatmu. sayangnya mamahmu nggak mau nerusin jadi dokter padahal mamamu dulu sudah menyelesaikan kuliah kedokteran. karena mencintai papahmu sehingga mamahmu meninggalkan pekerjaan di perusahaan kakekmu yang di rumah sakit ini yang kini sudah di wariskan ke kamu dan malah cucuku yang nerusin kerja di rumah sakit ini."


"kan aku cucu yang berbakti dunk nek.."


"ya sayang. oh ya sayang. kamu udah bawa lelaki buat kamu."


"maaf nek untuk hari ini aku nggak bawa. tapi minggu ini aku janji kan bawakan lelaki buat nenekku."


"beneran ya ghea?"


"iya nek. aku janji."


"ya sudah ayo makan dulu. kamu pasti capek dan lapar belum makan."


"iya nek."kataku.


kemudian aku dan nenek pergi ke ruang makan dan kami berdua pun makan di meja makan. setelah selesai makan aku langsung mandi dan mau urus kerjaan. aku males lembur di kantor. mending ku bawa di rumah.


tok tok tok..


"siapa?"


"nenek sayang."


"ya nek."kataku langsung membukakan pintu buat nenek.


"nek masuk saja. ada apa nek? kog nenek belum tidur."


"ini nenek bawain susu buat kamu sayang. biar kamu nggak capek. kamu ngapain ghea kog jam sgini belum tidur juga?"


"aku mau lembur nek. aku males kerjain di kantor. mending ku bawa ke rumah biar bisa santai."


"apa ada masalah sayang?"


"nggak sih nek. aku cuman mengecek data keuangan saja kog."


"oh gitu. ayo di minum dulu susunya selagi masih hangat."


"iya nek"kataku langsung meminum susu buatan nenekku.


"ini nek. nek makasih ya?"


"ya sayang. nenek kembali ke kamar ya?"


"iya nek. nek met tidur ya."


"iya sayang. kamu jangan sampe lelah ya ghea. dan harus tidur jangan begadang."


"iya nek."kataku langsung menutup pintu kamar karena nenek langsung pergi kembali ke kamarnya. aku pun langsung kembali melanjutkan pekerjaanku.


dret..dret..


"iya halo."


"halo ghea."


"ada apa sil kog malam jam sgini dah telepon aku?"


"begini ghea. aku ada cowok yang besok kamu harus kencan buta lagi."


"siapa lagi dan kayak gimana orangnya sil?"


"nanti ya tak kirimin foto buat kamu?"


"baiklah. ku tunggu."

__ADS_1


tut tut tut...


__ADS_2