Suami Bayaran

Suami Bayaran
Singapura...


__ADS_3

di bandara changi,singapura.


rama pun telah tiba di singapura. ada seseorang menuliskan di papan besar yang berisi RAMA WINARTO. rama pun langsung mendekati orang tersebut.


"sir,what your is name Rama Winarto?"


"yes my name is rama winarto. and u?"


"I'm is Lim Tang Ming. By orders of Miss Ghea, I was told to accompany you while you were in the state of Singapore."


"ok, of course. Did you meet miss ghea at this time?"


"no sir. I don't meet miss ghea. Yesterday, miss ghea contact to me with my phone that you are miss ghea's husband who wanted to visit singapore because of family matters. therefore, Miss Ghea told me to accompany you wherever at any time during your stay in singapore."


"oh, I see. thanks for the information."


"of course sir. thank you again."


rama pun terdiam dan berpikir kalau ternyata Tuan Lim tidak bertemu ghea dan malah ghea menyiapkan ini semua secara mendadak.


"ghea kamu di mana sekarang. aku kangen kamu ghea. andai saja ada kamu di sini aku sangat senang dan bisa bertemu ibu juga. aku justru merasa kurang tidak ada kehadiranmu. aku hanya punya kamu dan ibuku saja. tidak ada yang lain. napa kamu tiba-tiba begini. aku sulit menghubungi kamu. setiap aku telepon kamu selalu reject. salahku apa ghea? apakah kamu cemburu karena nadia soal kemarin? aku harus gimana lagi untuk mendapatkan kamu. aku memang lelaki tidak berguna. kamu selalu membantuku dalam hal apapun."batin rama.


"Sir, We Have arrived in the Singapore's Grand Hyatt Hotel. Sir, I'II pick you up tomorrow morning at the hospital."


"Of course. Thanks Lim. You have escorted me to here."


"Of course sir. You're welcome."



lalu rama pun masuk ke hotel. kemudian rama memesan kamar hotel.


di paris, perancis...


dret..dret..dret...


maafkan aku rama aku nggak bisa angkat telepon kamu. hikz..hikz..batin ghea yang sedang menutup telepon dari rama.


"nona ghea,ada dokter kevin ingin menemui nona ghea."


"suruh dia masuk saja."


"baik nona."


beberapa menit kemudian..


"ghea.."


"kevin..kog kamu tau aku di sini. siapa yang memberitaumu?"


"nenek yang memberitauku kalau kamu ada urusan mendadak di sini. memang benar kah?"


"tidak kog. aku cuman ingin sendiri saja. lagipula di kota ini mengingatku kejadian masa lalu kecelakaan papa mama..hikz..hikz.."kataku. kevin malah mendekatiku dan memelukku dengan hangat dan lembut.


"kamu tidak usah menangis sendirian. kan ada nenek dan aku.. juga ada rama yang kamu cintai kan..kamu jangan seperti begini."


"memang aku mencintai rama. tetapi rama tidak mencintaiku karena ku merasa dia balikan dengan mantannya."


"kenapa kamu bisa menyimpulkan seperti begitu?"


"kemarin aku ke tempat kerjanya dia bertemu mantannya. dia mengatakan kalau tidak mencintaiku dan ku liat mantannya ingin balikan dengannya dan sepertinya dia mau buktinya main pelukan dengan mantannya."


"apakah kamu mengetahui dia begitu dengan jelas? apakah kamu tidak memberi kesempatan untuk rama menjelaskan padamu?"


"ku rasa tidak perlu. lagian sudah waktunya aku harus meninggalkannya."


"apakah saat ini rama menghubungimu?"


"iya dia menghubungiku tapi aku tidak merespon telepon dari dia."


"napa begitu?"


"karena buatku ini sudah cukup."


"baiklah itu terserah kamu. aku tidak mau ambil pusing soal masalahmu dengan rama. by the way,hari ini dan besok kegiatanmu apa?"


"besok aku mau ke singapura karena aku mau liat kondisi sebentar setelah itu aku pulang ke indonesia dan aku mau urus perceraian dengan rama."


"maukah kamu ku temani di singapura dan pulang ke indonesia lagipula kebetulan aku saat ini ambil cuti demi kamu loh.."


"kog kamu cuti sih.."


"iya kan aku sebagai sahabatmu,aku sangat khawatir dengan kondisimu. makanya aku belain datang ke sini untukmu"


"uh,gombal deh.."


"hehe..udah ayo keluar yuk.."


"kemana?"


"kemana saja yang penting kita happy."


"baiklah terserah kamu deh vin."


"gitu dunk senyum.. dari tadi wajahmu sangat tidak enak dipandang tau gak?"


"ih dasar sebelin. kevin.. awas kamu ya.."


"hahaha.."


"ghea andai saja cintamu untukku aku sangat bahagia dan aku pasti bisa bahagiain kamu. tapi sayang kamu tidak memiliki cinta untukku. walau begitu aku udah berjanji pada hatiku apapun terjadi kamu harus bahagia karena bila kamu sedih aku pun ikut sedih."batin kevin sambil memandang ghea yang mulai ceria kembali.


di singapura..


"napa sih ghea kamu selalu reject teleponku. kamu di mana sih? aku harus bagaimana? udahlah aku harus cepat menyelesaikan urusan di sini sebelum ghea menceraikan aku."batin rama.


keesokan pagi hari..

__ADS_1


rama pun langsung di jemput sama lim tang ming untuk ke rumah sakit menemui ibunya.


"good morning sir. how are you today sir?"


"good morning too. I'm fine."


"good sir. Now, We go to the hospital."


"huum."


beberapa menit kemudian,,,


"sir, We have arrived in the Raffles hospital Singapore."


"sure. Thank's Lim."


"of course sir."


kemudian rama masuk ke dalam rumah sakit.


"excuse me, I'm a family of febi andriani's mother. If I may know where to be treated?"


"the patient name is febi's mother is being treated in room 457."


"Thank you,sister. Excuse me."


"you're welcome, sir."


rama pun langsung menuju ke kamar ibunya. dan dia bertemu dokter yang merawat ibunya.


"Excuse me, doctor. What is my mother's condition?"


"who are you?"


"I'm his child."


"oh, kenalkan saya dokter wendy. dokter pribadi keluarga nona ghea arlinda."


"dokter bisa bahasa indonesia?"


"hahaha.. bisalah. sudah.. nggak papa.. ibumu sekarang lagi kritis. kurang beberapa hari lagi ibumu kemungkinan tidak bisa tertolong."


"napa begitu dokter?"


dokter wendy pun menjelaskan kondisi ibunya dan penyebabnya. dokter wendy pun bilang kalau ghea pun memanggil dokter charles untuk membantu tetapi hasilnya nggak berubah. nggak bisa membantu ibuku.


"dokter bisa kah aku masuk melihat ibuku?"


"bisa. hanya setengah jam saja karena pasien harus banyak istirahat."


"baiklah. trima kasih dokter."


"karena sudah tidak ada lagi,saya permisi karena banyak urusan yang harus saya selesaikan."


"iya dokter.silahkan."


"baik dokter. kalau saya bertemu dia saya akan menyuruh bertemu langsung dengan dokter."


"ya sudah. permisi."


"iya dokter. terima kasih."


kemudian rama masuk kamar yang di rawat ibunya. rama pun melihatnya menangis karena keluarga yang dia punya hanyalah ibunya saja. rama pun langsung duduk di kursi yang dekat dengan ranjang ibunya yang saat ini ibunya sedang kondisi kritis dan tubuhnya di pasang dengan alat bantu medis supaya bisa hidup sementara.


"ibu maafkan aku baru sekarang aku datang ke sini. ibu,maafkan aku juga aku datang ke sini sendirian tanpa membawa ghea. aku dan ghea sedang ada masalah yang hanya kesalahpahaman. ibu aku sudah berusaha mencari ghea tetapi aku tak bisa mendapatkan ghea untuk kembali pulang bersamaku. aku janji ibu begitu aku ketemu ghea aku akan langsung membawa ghea bertemu ibu. ibu harus kuat dan jangan tinggalkan aku. jujur ibu,aku tidak punya siapa-siapa selain ibu dan ghea yang selalu memahami aku. kalau ibu pergi meninggalkan aku lalu ghea pun ternyata tidak mau bersama aku,aku harus bagaimana bu? aku bingung bu."batin rama sambil memegang tangan ibunda. karena kecapekan,rama pun tertidur di dekat ibundanya. di tempat lain, ghea dan kevin tiba di bandara changi,singapura. mereka berdua pun langsung berangkat ke rumah sakit raffless. beberapa jam kemudian,mereka berdua tiba di rumah sakit. mereka berdua di sambut para dokter di rumah sakit tersebut. kevin pun berbincang-bincang soal kondisi ibunya rama pada kepala dokter di rumah sakit tersebut.


"vin,aku ke kamar ibunya rama dulu ya."


"iya ghea. ntar ke sini ya?"


"iya vin."


aku pun berjalan menuju ke kamar ibunya rama. dan ku dapati rama sedang tidur. aku pun langsung menaruh makanan dan buah untuk rama di atas meja. aku tidak berani membangunkan karena ku liat dia seperti kelelahan. di saat aku mau beranjak meninggalkan dia, rama pun terbangun dan melihat kedatanganku rama langsung memelukku. aku hanya berdiam berdiri yang hanya menikmati pelukan hangat dari rama.


"lepasin rama."


"tolong jangan lepasin. aku ingin memelukmu sebentar saja ghea."


"maumu apa sih ram"


"aku kangen kamu sayang. ibuku sedang kritis. aku belum siap di tinggal sama ibuku. karena aku tidak punya siapa-siapa selain ibuku. kamu kemana aja kemarin aku sudah berharap kamu ada di sisiku. untuk kemarin saat kamu datang ke tempatku kata ririn kamu melihat aku dengan nadia. itu hanya perpisahan saja. aku sudah tidak ada hubungan sama nadia."


"tapi aku dengar kamu.."


"aku mencintaimu ghea. dulu memang aku merasa tertekan dan terpaksa ini. aku tidak ingin kamu pergi lagi. tolong jangan tinggalkan aku sendiri."


"sebentar..maksudmu apa ram?"tanya ghea yang langsung melepas pelukan rama. tetapi rama malah memegang tangan ghea.


"aku akui aku sebagai lelaki tidak berguna. jujur saat ini aku merasa aku tidak pantas untukmu karena kedudukan kita sangat jauh berbeda. kamu yang seorang dokter sekaligus memiliki perusahaan di rumah sakit terbesar di jakarta dan kamu juga memiliki rumah sakit di perancis. sedangkan aku tidak memiliki apa-apa. aku hanyalah bekerja serabutan yang shift di cafe. semua orang memandang hubungan kita aneh. tapi begitu di dalam hatiku hanyalah untukmu ghea. aku sangat mencintaimu. apakah kamu mau memulai kembali bersamaku?"


"tapi gimana dengan nadia?"


"sudah ku beritau nadia sudah ku putuskan dan nadia tidak akan mengganggu hubungan kita lagi."


"ehm..aku..oh ya..aku harus pergi dulu ram. aku mau bertemu dokter wendy dan kevin karena ada rapat dokter untuk membahas mengenai ibumu. aku pergi dulu ya.."


"oh ya nggak papa."


"oh ya ram, itu aku bawain buat makan siang kamu dan buah untukmu. jangan lupa di makan ya.."


"iya. makasih ya.."


"iya. dah ya."


"huum.."


beberapa menit kemudian aku pun pergi menemui ruang rapat. di dalam rapat aku melamun memikirkan kata-kata rama yang tadi saat bertemu. tapi apa rama beneran bilang begitu. beberapa menit kemudian,rapat dokter telah selesai.

__ADS_1


"ghea,,"


"eh vin.. ada apa ya?"


"kamu napa? kog sepertinya nggak konsen. banyak melamunnya.. memikirkan apa? apa tadi kamu bertemu rama? apa rama melukai dirimu lagi?"


"tidak apa-apa. aku.. aku hanya tidak enak badan saja kog. vin,aku mau bertemu rama dulu. kamu pulang duluan ya.."


"baiklah, tapi kamu balik ke hotel jangan malam-malam karena besok pagi kita harus balik ke indonesia. kamu harus banyak istirahat."


"iya vin. tenang saja. aku baik-baik saja. nggak perlu khawatir. aku pasti balik kog."


"baiklah kalau gitu. aku pergi dulu ya.."


"iya vin. makasih ya. hati-hati di jalan.."


"iya.. dah ya.."


"dah juga.."


akhirnya kevin pun meninggalkan rumah sakit dan aku pun langsung menemui rama di kamar ibunya di rawat. beberapa menit kemudian aku melihat rama sedang duduk di ruang tunggu di luar kamar icu.


"hai ram."


"hai juga.."


"hmm.. gimana ibu ram?"


"ya begitulah.."


"yang sabar ya ram.. maafkan aku ya ram.. aku sudah berjuang mencarikan dokter sana sini tapi hasilnya nihil.."


"ssstt.. untuk apa minta maaf.. memang ini sudah terjadi ya gimana lagi.. lagipula kita nggak mungkin bisa menghentikannya.. aku tidak menyalahkan kamu sayang.. aku tidak masalah kog.."


"apa kamu tidak marah sama aku?"


"buat apa aku memarahimu? kamu tidak memiliki kesalahan padaku. aku justru ingin bertanya padamu.."


"bertanya apa padaku?"


"napa pertanyaanku tadi nggak kamu jawab?"tanya rama sambil memegang tangan ghea.


"pertanyaan yang mana?"tanyaku balik pada rama yang aku sedang berpura-pura tidak tau.


"uh..baiklah.. aku tadi sebelum kamu rapat sudah ku jelaskan kalau aku tidak ada hubungan apapun dengan nadia. aku justru sadar aku sangat mencintaimu. apakah kamu juga mencintaiku? apakah kamu mau kita memulai awal lagi hubungan kita?"


"aku.. aku.."


"aku apa sayang?"


dret..dret..


"bentar ya ada telepon masuk?"


"baiklah. silahkan."


"iya halo."


"halo ghea. kamu di mana?"


"aku masih di rumah sakit vin. ada apa?"


"nggak papa sih. kamu sudah makan belum, kalau belum mau aku masakin nanti biar kita makan bersama-sama. gimana? mau?"


"iya mau vin. mungkin sejam lagi aku sudah di sana. habis gini aku pulang kog."


"baiklah kalau gitu. aku belanja dan masak dulu ya.."


"oke vin. bye vin."


"bye juga ghea.."


tut.. tut.. tut...


"siapa sayang?"


"itu kevin mau ngajak makan malam bareng. bolehkah aku pergi?"


"yaudah boleh."


"makasih rama. aku pergi..dah.."kataku pada rama.


"iya dah.."jawab rama dengan lesu.


aku pun langsung pulang ke hotel. sebelum ke hotel,aku memesan makanan kesukaan rama via delivery online. setengah jam kemudian di rumah sakit. ada pengantar makanan menemui rama untuk memberi makanan dari ghea. rama pun tersenyum melihat catatan dari ghea.


isi catatan ghea..


*rama sayang,


maaf ya tadi..


ini aku pesenkan makanan kesukaan kamu.


di makan ya dan jaga kesehatan..


oh ya, aku juga mau bilang ke kamu..


aku juga sangat mencintaimu..


aku tunggu kamu di indonesia..


maaf aku tidak bisa menemanimu di singapura berlama-lama. nanti kalau ada apa-apa kabarin ya..


istrimu,


ghea*

__ADS_1


__ADS_2