Suami Bayaran

Suami Bayaran
ujian cinta bagian ketiga


__ADS_3

GHEA POV...


di bandara, banyak sekali orang berkeliling dan ada yang menunggu jemputan,ada pula sedang bersedih dan senang. melihat itu,aku berharap Riano datang ke sini menghalangi aku untuk pergi. tetapi dia belum datang sampai aku menunggunya hingga kini. batinku saat aku sedang melihat sekeliling orang-orang di sini.


'perhatian...perhatian... pesawat xxx akan lepas landas. harap para penumpang segera masuk. terima kasih atas perhatiannya.'


sudah waktunya aku pergi. aku pun langsung bergegas masuk.


di kantor riano.


"jadwal hari ini apa saja?" tanya riano kepada sekretarisnya.


"hari ini tuan ada rapat dan ada kabar kalau nona ghea sudah pergi ke bandara." kata sekretarisnya kepada riano.


"apa katamu? ghea sudah pergi? jam berapa pesawatnya landas?" tanya riano.


"saya dengar dari info kalau nona ghea sudah masuk di pesawat dan pesawat akan landas. apa perlu saya batalkan tuan?" kata sekretarisnya pada riano.


"tidak perlu. biarkan saja dia pergi. lebih baik kamu urus rapat nanti." kata riano pada sekretarisnya.


"baik tuan. kalau sudah ada lagi,saya permisi." kata sekretarisnya yang langsung pergi meninggalkan ruang riano.


ghea,maafkan aku. aku sudah menyakitimu. untuk saat ini,aku tidak bisa menghampirimu. aku harus menahan ini. batin riano sambil menatap langit di balik kaca.


beberapa jam kemudian, ghea telah tiba di jakarta. ghea pun menghela napasnya setelah turun dari pesawat. ghea langsung keluar dan mencari orang yang menjemputku.


"kakak.. sini.. aku di sini." kata shasha dengan menjerit dan menghampiriku.


"shasha." kataku yang langsung mendekati shasha.


"kakak. tunggu di sini,aku panggilkan pak kusir untuk mengambil koper kakak." kata shasha yang langsung mencari sopirnya,kusir. sedangkan aku di sini hanya diam dan menunggu shasha datang kembali bersama pak kusir. beberapa menit pun,shasha bersama kusir datang menghampiri ghea. kusir pun membawa bawaan ghea. kemudian,setelah selesai memasukkan koper ghea di bagasi,mereka pun masuk ke dalam mobil dan pergi.


GHEA POV


dalam perjalanan...


"sha,kevin mana. kamu malah bersama pak kusir menjemput aku?" tanya aku kepada shasha.


"kak kevin tadi mau ikut bersama cuman mendadak dapat telepon kalau rumah sakit membutuhkan kak kevin." kata shasha.


"ehm..begitu.. lalu,gimana kabar hubunganmu dengan kevin?" tanya ghea pada shasha.


"baik aja kak. tapi ya aku harus bersabar kalau kak kevin sering sibuk. untungnya aku hampir kelar kuliahku kak." kata shasha kepada ghea.


"memang rencana mu apa setelah kuliah nanti?" tanya ghea kepada shasha.


"sebenarnya sih..." kata shasha sengaja memutuskan katanya yang membuat aku penasaran.


"apa?" tanyaku yang nggak sabar.


"menikah kak. hehehe..." kata shasha.


"wah bagus dunk.." kataku dengan tersenyum kepada shasha.


"tapi kak.." kata shasha yang tiba-tiba muram.


"ada apa sha?" tanyaku kepada shasha.


"kak kevin ingin aku tidak boleh kegiatan apapun. harus menjadi istri yang di rumah dan merawat anak dan suami." kata shasha pada aku.


"ya mungkin kevin ingin kamu lebih banyak waktu bersamanya dan membuat keluarga menjadi hangat nantiknya. memang shasha ingin apa setelah menikah?" tanya ku kepada shasha.


"aku ingin kerja kak,walau gitu aku tetap kan mengatur bersama kak kevin. kalau aku sendirian di rumah tanpa ada kegiatan ya aku yang bingung kak. bisa-bisa aku yang gila dan bosen di rumah terus. apa kakak bisa merayu kak kevin?" tanya shasha kepadaku.


"hmm.. baiklah. aku kan mencoba ya merayu dia." kata ku kepada shasha.


"makasih kak." kata shasha yang senang menerima bantuanku.


beberapa menit kemudian,perjalanan yang melelahkan akhirnya aku sudah sampai di rumah. saat aku turun dari mobil,nenekku,nabila keluar dari pintu rumah dan menghampiriku.


"cucuku,sayang. kamu udah pulang sayang. nenek sangat rindu sama kamu sayang." kata nenekku yang langsung memelukku. aku pun membalas pelukan nenek.


"ghea juga kangen sama nenek. sudah lama aku tidak pulang ke sini nek." kataku kepada nenek. kemudian nenek melepas pelukan ku dan nenek menyuruhku masuk ke dalam rumah. seperti biasa,aku langsung masuk ke kamar dan beristirahat. aku melihat isi kamarku dan tiba-tiba aku teringat kenangan rama bersamaku di sini. aku pun juga mengingat kata hakim saat sidang berlangsung yang kapan hari itu. aku lebih baik meminta tolong ke riano untuk menjadi saksi mata di sidangku nanti. mulai sekarang aku harus melupakan rama.


Riano POV


di kantor riano.

__ADS_1


"tuan saya mau kabarkan kalau nona ghea sudah sampai di rumahnya dengan selamat." kata sekretarisnya kepada riano. riano hanya menganggukan kepala saja dan memberi kode kepada sekretarisnya untuk pergi dari ruangannya. tiba-tiba ponsel riano pun berbunyi. ghea telepon? ada apa? hmm,,lebih baik aku pura-pura tidak tau dan santai menghadapi dia dan aku kan mengangkat telepon. batin riano yang sambil melihat ponselnya. riano pun mengangkat telepon dari ghea.


"ya halo ghea. ada apa?" tanya riano dalam teleponnya.


"riano aku sudah di jakarta sekarang." kata ghea kepada riano.


"oh ya." kata riano yang pura-pura tidak tau.


"kamu hanya berkata gitu aja ke aku ano?" tanya ghea kepada riano.


"maksudnya?" tanya riano pada ghea.


"yaudah anggap aja pertanyaanku tadi seperti tidak ada apa-apa. aku telepon kamu hanya ingin meminta tolong ke kamu untuk menjadi saksi di sidang ku nanti,apa kamu bisa ano?" tanya ghea yang sedang meminta bantuan ke riano.


"tetapi kalau suamimu berkata kalau aku selingkuhanmu,bagaimana?" tanya riano pada ghea.


"biarkan aja. aku udah capek ano. aku nggak mau memperlambat perceraian ini. lebih baik aku mengalah dan tidak apa -apa aku diperlakukan begini sama rama." kata ghea kepada riano.


"baiklah. aku kan melindungimu dan menjaga mu." kata riano kepada ghea.


"makasih ano. kamu memang temanku yang paling baik." kata ghea.


"iya" kata riano. padahal aku begini karena aku tidak ingin kamu sakit hati dan aku sangat mencintaimu ghea,selalu.batin riano.


"yaudah kamu kan pasti lelah habis perjalanan dari surabaya ke jakarta. lebih baik kamu istirahat dulu. aku kan matikan telepon ini karena aku mau pulang kerja." kata riano pada ghea.


"tunggu sebentar. " kata ghea yang langsung menyuruh riano untuk menunda teleponnya.


"ada apa?" tanya riano.


"aku cuman mau bilang kalau aku sudah berhasil cerai,apa boleh aku menetap di surabaya karena aku ingin bersama kedua anak kembarku." kata ghea kepada riano.


"oh hanya kedua anak kembarku saja?" tanya riano yang cemburu kepada anak kandung nya yang sudah mengambil hati ghea.


"iya untuk anak kembarku. memang ada orang lagi yang harus aku sayangi?" tanya ghea yang polos dan tidak mengerti maksud kata riano.


"sudah lah. kamu pasti tidak mengerti. ya aku putuskan boleh. aku berharap posisi rama di ganti oleh aku." kata riano pada ghea dan ghea hanya diam saja responnya. kemudian,telepon pun berakhir. riano pun kesal terhadap sikap ghea padanya dan riano pun langsung beranjak pergi dari ruangan kerjanya dan bergegas pulang ke rumah.


beberapa jam kemudian,riano tiba di rumahnya. begitu masuk rumah,riano pun membanting pintu rumahnya dan kamarnya yang membuat orang tua nya kaget.


"ada apa riano pulang pulang malah banting pintu dengan keras." kata maminya riano kepada bibi inah yang selalu bersama maminya riano.


"yaudah kamu urus makanan ini dan kalau sudah siap makan malam,beritau saya." perintah maminya riano kepada bi inah.


"iya nyonya." kata bi inah. kemudian mamanya riano pergi menghampiri kamarnya riano. maminya riano pun mengetuk pintu kamarnya riano.


tok...tok...tok... suara pintu kamar riano.


"sayang ini mami. apa kamu di dalam?" tanya mami riano kepada riano. kemudian,riano pun membukakan pintu kamarnya.


"ada apa mami?" tanya riano yang langsung duduk di tepi ranjangnya. maminya riano pun langsung masuk kamarnya riano dan mendekati anaknya,riano.


"mami tadi terkejut saat kamu pulang tadi. sebenarnya ada apa?" tanya maminya riano pada anaknya,riano.


"tidak apa-apa mi. aku hanya lelah ingin istirahat. kalau mami kesini hanya tanya itu,lebih baik mami pergi saja,aku lelah,ingin tidur dulu." kata riano yang langsung berbaring.


"mami tidak percaya kamu baik-baik saja. mami itu sudah mengenal kamu sudah lama. jujur sama mami. sebenarnya ada apa? apa ada masalah dengan kantor? atau ghea?" tanya mami riano kepada riano. riano mendengar pertanyaan maminya langsung duduk dan menceritakan sebenarnya kepada maminya kalau ghea sudah kembali ke jakarta. dan ghea tetap tidak membalas cinta nya yang membuat riano sedih.


"sayang,mami tau perasaanmu kepada ghea. tapi mami juga tau kondisi ghea saat ini. tapi kamu sebagai lelaki harus bersabar menunggu balasannya." kata maminya yang sedang menghibur anaknya.


"kamu ingin kan membuat ghea bahagia?" tanya maminya kepada riano. riano hanya menganggukkan kepalanya.


"kalau begitu,untuk saat ini,kamu hanya cukup bahagiakan ghea saja dulu itu sudah nilai plus buat ghea." kata maminya riano.


"baiklah mami. makasih mami." kata riano kepada maminya riano. maminya riano hanya tersenyum pada riano dan meninggalkan riano dari kamar riano. kemudian,riano pun tertidur.


Ghea POV


di kamar ghea,


ponsel ghea pun berdering...


ukh... siapa sih yang membangunkan aku,tidak tau kalau aku ini sedang tidur. hooaammzz... aku kan membuka ponselku. ternyata ada pesan masuk.


*selamat malam ghea.


apa khabar ghea?

__ADS_1


apakah kamu sibuk?


kalau tidak sibuk,aku ingin bertemu kamu. apakah bisa?


kalau bisa,besok pagi aku tunggu di kafe tempat yang kita pernah temui. see u..


by rama*.


ada apa lagi ini? rama tiba-tiba ingin bertemu aku. rasanya aku males bertemu dengannya. membuat aku ingat saat dia berani fitnah ke aku padahal dia yang selingkuh duluan. membuat aku muak saja. sudahlah,lebih baik ku ikuti aja kemauan dia,aku ingin tau tujuan apa lagi dia ingin bertemu aku. aku pun mandi. beberapa jam kemudian,setelah mandi,aku langsung ke ruang makan.


"malam nek." sapa ku pada nenek sambil mengambil makanan ke piringku.


"gimana badanmu? sudah tidak capek?" tanya nenek nabila ke aku.


"lumayan nek,tadi aku tidur." kata ku sambil mengunyah makanan.


"lalu,besok jadwalmu gimana?"tanya nenek nabila kepada ku.


" hmm... besok aku kembali kerja nek. tapi, aku mau serahin tugasku ke kevin soal nya aku mau buka klinik nek di surabaya setelah aku resmi cerai."kataku. kepada nenek nabila.


"apa kamu yakin ingin pindah di sana?" tanya nenek nabila kepadaku.


"hmm.. ya nek. lagian aku ingin bersama kedua anakku." kataku pada nenek.


"baiklah,kalau gitu,nenek nggak kan melarang kamu. cuman nenek tidak ingin kamu sakit trus karena rama. nenek ingin kamu memulai hidup yang baru. dan jangan salah pilih lagi." saran nenek kepadaku.


"iya nek. oh ya nek,gimana kabar kakek. kog nggak keliatan tadi?" tanya ku kepada nenek.


"kakekmu lagi ada urusan di amrik. mungkin ada masalah di amrik sehingga kakekmu terpaksa ke sana. padahal nenek sudah melarang untuk jangan ke sana bisa-bisa kakekmu tidak bisa jaga kesehatannya." kata nenek. dan aku hanya tertawa kecil melihat nenekku mengoceh soal kakek.


"udah nek. jangan marah begitu. itu berarti kakek masih kuat. nenek kalau khawatir,apa perlu aku hubungi kakek sekarang?" tanyaku kepada nenek.


"tidak perlu sekarang. lain kali saja. lebih baik kita selesaikan makanan kita." kata nenek padaku.


"iya nek."


di apartemen...


Rama POV


"sayang,anak kita nangis nih.. bantuin aku. aku masih mandi. aku minta tolong kasihkan susu buat anak kita." suruh andriana yang sedang mandi kepada rama.


"iya. ya.." jeritku kepada andriana.


aku pun membuat susu dan memberi susu kepada anakku. kemudian,aku melihat anakku sekarang sudah 1bulan. aku benar-benar salah. aku sudah terjebak. harusnya aku ikuti saran neneknya ghea untuk tidak buru-buru. karena aku memilih mendekati andriana demi perusahaan aku malah terjepit masalah baru yang membuat aku harus tanggung jawab. maafkan aku ghea. jujur,aku masih mencintaimu. tidak ada wanita lain selain kamu,ghea. walau aku memiliki anak dari wanita lain,hatiku tetap untukmu. besok aku harus jujur kepada ghea yang sebenarnya dan aku harus mengutarakan keinginanku selama ini kepada ghea. mungkin dengan begini,ghea kan setuju tawaranku ini. selain itu,aku harus minta maaf atas perbuatanku yang sudah menyakitinya. batinku sambil menatap anakku yang sedang menikmati susunya. beberapa menit kemudian,andriana keluar kamar mandi dan menghampiriku.


"sayang,bayi kita sudah tidur?" tanya andriana yang membuyarkan lamunanku.


"eh,iya. sudah." kataku yang langsung melihat andriana berpakaian sexi dan tipis.


"oh begitu. kalau gitu yuk kita ke ranjang, ada yang ingin aku tanyakan ke kamu,sayang." ajak andriana kepadaku. aku hanya menurut saja. kemudian kami berdua menyandar tubuh kami di ranjang.


"sayang." panggil andriana yang tiba-tiba bersikap manja kepadaku. aku yang di buat begitu menjadi merinding.


"ada apa?" tanya ku kepadanya.


"begini anak kita kan sudah sebulan,dan minggu ini kamu ya mau selesaikan perceraian kamu dengan ghea. apa setelah ini kita resmi menikah?" tanya andriana kepadaku. aku hanya mengangguk kepala saja.


*------------------------------------*


#maaf ya baru update..setelah ini update terus kog...#


sebagai penulis,aku mau tanya pada kalian,untuk episode selanjutnya nih.


minta saran dari kalian.



apakah suka ghea dengan riano?


apakah ghea kembali dengan rama?


apakah ghea sendiri aja dan tidak memilih riano dan rama ya?



tolong pilih salah satu ya di komentar ini...

__ADS_1


trima kasih.


__ADS_2