Suami Bayaran

Suami Bayaran
masa lalu mama,kakek dan nenek..


__ADS_3

tok tok tok...


suara pintu..


"nenek.."kata ghea memanggil neneknya.


"iya masuk."kata nenek dengan lemas.


"nenek napa?"tanya ghea memandang neneknya sedang tiduran di ranjangnya.


"nggak papa sayang. nenek cuman kepalanya agak pusing."


"bentar nek, aku ambilkan alatku dulu.mau tak priksakan nenek. tunggu nek."kata ghea yang langsung buru-buru mengambil alat dokternya untuk memeriksa neneknya. saat ghea keluar kamar neneknya dan ingin mengambil alat dokter,rama melihatnya dan menanyakan ke ghea tentang neneknya.


"ada apa sayang? nenek napa?"tanya rama pada ghea.


"aku juga nggak tau. aku coba periksa dulu. oh ya sayang tolong kamu urus anak-anak dulu. aku mau periksa nenek dulu."kata ghea pada rama.


"iya sayang."kata rama. kemudian rama masuk ke dalam kamar anak-anak. sedangkan ghea memeriksa nenek. kemudian ghea menyuruh bibi untuk membuatkan makanan bubur dan sup hangat buat nenek dan menyuruh paman untuk membelikan obat yang sudah di tuliskan oleh ghea pada resepnya.


"nenek napa bisa begini? ceritakan padaku nek."tanya ghea pada nenek karena ingin tau penyebabnya apa sampai neneknya jatuh sakit begini.


"nenek sebenarnya ketemu kakekmu,hanggoro."kata nenek.


"bukannya dulu nenek bilang kakek sudah lama ninggalin mama sejak mama masih Sekolah. nenek dan kakek kan sudah cerai lama. untuk apa datang ke sini nek?"tanya ghea pada neneknya.


"iya memang. nenek nggak tau. dia bilang ingin bertemu kamu dan mamamu."jawab nenek dengan jujur.


"kalau memang ingin bertemu aku napa nggak langsung menemuiku di rumah sakit. lagipula pasti dia yang memberi aku album foto di rumah sakit..."kata ghea pada nenek.


"album foto?"tanya nenek yang langsung memotong pembicaraannya.


"iya album foto. ini loh nek album foto yang isinya masa kecil mama dan aku nek."kata ghea pada neneknya sambil menyodorkan album tersebut pada neneknya.


"kalau memang ingin bertemu aku napa bertemu nenek. apa kakek masih mencintai nenek ya?"tanya ghea dengan suara lirih.


"ghea sayang.."kata nenek pada ghea.


"ada apa nek?"tanya ghea pada nenek yang sedang terbaring di ranjang.


"nenek boleh minta kamu nginep di sini selama satu bulan."kata nenek yang mengajukan permintaan pada ghea.


"nenek,aku nggak pernah bantah permintaan nenek. nenek minta apapun aku selalu menuruti nenek. nenek lebih baik jangan pikiran yang tidak-tidak. lebih baik istirahat. oh ya nenek ini ada sup dan bubur yang harus di makan sama nenek dan juga obat yang harus di minum. nenek aku suapin ya..jangan rewel ya nek karena nenek sakit gini bikin ghea jadi khawatir sama nenek. bukan aku saja. tapi cicit nenek, nenek jadi nggak bisa bermain sama ronald dan rosita. nenek harus sembuh ya demi aku dan anak-anakku ya nek."kata ghea yang panjang lebar pada neneknya.


"iya sayang. nenek mengerti. makasih ya sayang. kamu persis dengan mamamu."kata nenek yang sedang menyinggung pembicaraan tentang sherlyn,mamanya ghea.


"memang mama dulu gimana nek?"tanya ghea pada nenek.


"dulu,dari kecil sampai mamamu mendapatkan cintanya papamu selalu menuruti nenek juga keras kepala. selalu pegang yang namanya janji. mamamu paling nggak suka orang yang mengingkari janji. dulu nenek memang punya kesalahan sama mamamu mengusir mamamu dari rumah karena mamamu sedang mengandung kamu dan memilih jalan bersama papahmu. dan hasilnya mamamu bahagia sama papahmu bersama kamu nak. karena menebus kesalahan nenek, makanya nenek langsung mengajak kamu pulang ke indonesia dan merawat kamu sampai sekarang."cerita nenek tentang mama sherlyn,mamanya ghea.


"oh gitu. trus kog bisa nenek berkeras melarang mama dengan papa?napa?"tanya ghea pada nenek.


"ya karena nenek takut mamamu mengalami seperti nenek. nenek dulu istrinya kakekmu,hanggoro. kami bercerai karena nenek di tuduh selingkuh dengan lelaki lain padahal itu jebakan dari orang tua hanggoro yang sengaja melakukan hal itu supaya nenek dan kakekmu berpisah. kakekmu pun percaya sama orang tua nya dan kakekmu pun memilih menikah dengan wanita lain dan sampai kini dia sudah berkeluarga."jawab nenek.


"pantesan nenek benci sama kakek. apakah mama juga sama nenek?"


"dulu memang mamamu benci. tapi di saat mamamu di usir sama nenek,mamamu mencari kakekmu tapi kakekmu tidak mau bertemu mamamu dan malah di usir. padahal mamamu ingin melihat sebentar saja kakekmu tetap tidak mau. untung papahmu yang membawa mamamu pergi ke luar negri untuk menetap di sana sambil membesarkan kamu di sana."sambung nenek menceritakan tentang masa lalu.


"kasian juga mama. aku jadi sedih dengarnya. kalau memang nenek nggak mau ketemu kakek. biarlah aku yang menyelesaikan masalah ini biar tidak ada keributan lagi lagipula mama yang di sana pasti senang bila mendengar dari keputusanku ini. aku mohon nek berilah aku kesempatan untuk menyelesaikan masalah ini selesai. aku janji nggak kan bikin nenek sakit karena masalah ini." kata ghea yang sedang memelas sambil memegang kedua tangan neneknya.


"baiklah. nenek percaya sama kamu sayang. kamu harus waspada dan jangan gampang percaya sama siapapun. mengerti?"


"iya nek. aku mengerti. makasih nek."kata ghea yang langsung memeluk neneknya.

__ADS_1


"oh ya nek ini ayo di lanjutkan makannya..aaa nek.."kata ghea yang sambil menyuapi neneknya. Dan dari kejauhan di liat Rama di luar kamar neneknya.


"ternyata begini kehidupan keluarga ghea. aku pikir orang kaya bisa bahagia karena memiliki kekayaan tetapi bukan. setelah mendengar curhatan nenek nabila pada cucu kesayangannya,ghea, aku jadi tersentuh mendengarnya. kasian banget penderitaan tekanan batin yang di derita nenek,ghea dan orang tuanya. walau begitu,mereka tetap tegar menghadapi lika liku kehidupan ini."batin rama. kemudian rama pun menutup pelan-pelan pintu kamar nenek nabila. Rama pun meninggalkan ghea bersama neneknya. Setelah itu, Rama menyuruh paman mengambil baju ghea dan rama yang di rumahnya untuk di bawakan ke rumah nenek karena rama dan ghea akan tinggal di rumah nenek nabila dalam sebulan. beberapa jam kemudian, ghea pun keluar dari kamar nenek dan membereskan piring kotor dan kembali ke dapur untuk mencuci piring dan gelas juga sendok kotor di dapur. beberapa menit kemudian,ghea pun menemui rama yang sedang menonton tv di kamarnya ghea.


"eh, sayang sini. ini ada film lucu coba liat ini." kata rama mengajak ghea duduk di samping rama di ranjang.


"sayang."panggil ghea pada suaminya, Rama.


"iya sayang. aku tau kamu mau bilang kalau mau ijin tinggal di sini sebulan karena nenek yang meminta. aku sudah mengijinkan dan pakaian kita sudah ku taruh di dalam lemari. tadi aku menyuruh paman untuk mengambil pakaian kita di rumah kita."kata rama pada ghea yang membuat ghea kaget kog rama tau rencananya.


"kog sayang tau kalau aku mau bilang gini?"tanya ghea pada rama.


"tau dung kan kamu istriku. saking cintaku padamu, aku tau semuanya. hehehe..."kata rama dengan santainya.


"ih, pede amat. gombal lagi.."kata ghea pada rama.


"hehehe...bercanda sayang.. kamu ini bodoh ya.. nggak mungkinlah aku secepatnya tau gini. maaf ya sayang tadi aku mau manggil kamu untuk pulang tapi aku nggak sengaja dengar pembicaraanmu sama nenek tentang orang tuamu dan nenek juga kakekmu. karena itu, aku nggak tega melihat kamu dan keluargamu."kata rama menjelaskannya pada ghea.


"nggak papa kog sayang. sebenarnya aku mau cerita ini padamu. berhubung kamu sudah tau duluan ya sudah nggak jadi aku beritau.."jawab ghea.


"ya sudah. sayang jangan stress dan sedih ya.. aku ngerti masalah sayang. karena itu boleh aku ikut membantumu memecahkan masalah ini bersama-sama."


"iya sayang. makasih."


"iya sama-sama. sudah sekarang mandi yang bersih dulu."


"iya sayang. aku mandi dulu."kata ghea yang bergegas untuk mandi.


di tempat lain,


keesokan pagi hari,


"sayang, sudah siap belum? keburu telat aku ke bandara."jerit kevin pada shasha.


"ada apa kak kog melihatku begitu?"tanya shasha.


"nggak papa. kamu keliatan sangat cantik sayangnya aku harus ke bandara."


"memang hari ini saja aku keliatan cantik di mata kakak?"tanya shasha.


"nggak kog. setiap saat kamu selalu cantik dan membuatku tergoda ingin memakanmu habis-habisan."


"ih,udah ah..mesum. ayo berangkat. katanya takut telat malah ngajak ngobrol begini."kata shasha yang langsung duluan masuk ke dalam mobilnya. kemudian,kevin pun masuk mobil dan sopir pribadinya pun menyalakan mesin mobilnya dan bergegas berangkat ke bandara.


setiba di bandara.


dret dret..


suara ponsel berbunyi..


"bentar ya sha."kata kevin pada shasha karena ingin mengangkat teleponnya.


"iya halo. ghea."kata kevin pada ghea pada teleponnya.


"vin, maaf aku nggak bisa nemani kamu di bandara. karena nenekku lagi sakit dan ini saja aku dan suamiku tinggal di rumah nenek."jawab ghea pada kevin.


"oh nggak papa ghea. aku sudah di temani shasha, cewekku sekaligus calon istriku."


"oh baguslah kalau gitu. kapan-kapan kalau kamu sudah di indonesia kenalin cewekmu padaku. oke?"


"it's oke. sure. tenang saja."


"baiklah kalau gitu, dah dulu ya vin. aku mau lanjutkan dulu urus anak-anak. hati-hati di jalan ya vin. bye.."

__ADS_1


"iya ghea. thanks. bye juga."


tut..tut..tut...


"kak ghea ya kak?"tanya shasha pada kevin.


"iya nih dia bilang nggak bisa ketemu di bandara karena neneknya lagi sakit dan dia sama suaminya tinggal di rumah neneknya."jawab kevin pada shasha.


"oh gitu. trus?"


"ya aku bilang kalau aku ada kamu yang nganterin ke bandara. oh ya dia bilang ingin ketemu kamu setelah aku pulang."


"iya kak. aku juga penasaran seperti apa kak ghea."


"hehehe..sudahlah. nanti kamu kan tau sendiri ghea itu kayak gimana. eh,sudah ya sayang. aku masuk dulu ya. tunggu aku pulang ya."kata kevin.


"iya aku kan menunggumu."


"aku mencintaimu sha. bye sayang.."kata kevin pada shasha.


"aku juga mencintaimu vin..bye juga..hati-hati ya dan jangan lupa kabarin aku ya kalau sudah sampai ya?"jerit shasha pada kevin.


"iya pasti sayang..dah.."kata kevin yang melambaikan tangannya pada shasha. shasha pun membalas melambaikan tangannya juga pada kevin. setelah lima belas menit kemudian, shasha pun pergi bersama sopir pribadi kevin untuk pulang ke rumahnya.


"mari nona."


"iya paman. makasih."


di tempat lain,


kediaman keluarga hanggoro.


"kakek.."kata belia pada kakek hanggoro. kakek hanggoro memiliki cucu kedua bernama belia yang merupakan keturunan seorang istrinya yang kedua bernama Tatik. sedangkan ghea juga merupakan cucu pertama yang merupakan keturunan seorang mantan istri pertamanya,nabila.


"ada apa belia sayang?"tanya kakek.


"kakek tadi kemana aja? belia kan cari kakek tadi."


"kakek cuman ingin bertemu saudaramu tiri."jawab kakek pada belia.


"saudara tiri? kak ghea?"tanya belia pada kakek.


"iya sayang. kan kakek pernah ceritakan padamu dulu. bukankah kamu penasaran ingin tau saudara tirimu?"tanya kakek pada belia.


"iya kakek. kapan aku bisa bertemu dengannya?"


"kakek juga nggak tau bel."


"napa gitu. memang kakek kemarin tidak bertemu dengannya kah?"tanya belia pada kakeknya.


"nggak ketemu. mungkin kak belia sangat sibuk banget."


"mungkin saja kakek. ya sudah kakek ayo masuk dulu. kalau kakek di sini kan masuk angin loh.."kata belia mengajak kakeknya masuk ke dalam kamar kakeknya.


"makasih sayang."


"iya kakek."


kemudian belia pun menutup pintu kamar kakeknya.


"dari dulu kakek selalu mencari keluarga djat**miko. padahal selama ini kakek hidup sama nenek juga ada mama papa. apa sih istimewanya keluarga djatmiko? sepertinya aku harus menyelidiki sebelum bertemu dia.maafkan aku kek. aku ingin menyelidiki tentang keluarga djatmiko."batin belia. kemudian, belia pun menyuruh orang untuk menyelidiki keluarga djatmiko. belia kini bekerja di perusahaan sebagai ceo di perusahaan industri perfilman di negara malaysia. belia hanya memiliki orang tua lengkap yang juga menjabat sebagai presiden di perusahaan industri perfilman tersebut.


belia sendiri sedang menjalin percintaan bersama pasangannya bernama Rendra. hubungan mereka pun masih berlangsung selama 5tahun tapi mereka belum melanjutkan jenjang pernikahan karena Belia belum siap untuk menikah. sedangkan kebiasaan buruk belia masih suka di bar dan mabuk-mabukan dan suka bermain banyak lelaki. kebiasaan buruknya pun tidak di ketahui oleh Rendra. karena rendra sendiri keluarga baik-baik. mereka bertemu karena belia adalah artis favoritnya rendra sehingga mereka pun menjalin asmara. beberapa hari kemudian, belia pun menemukan hasil penyelidikan tentang keluarga djatmiko. bahwa ghea arlinda adalah cucu kesayangan keluarga djatmiko, dia sudah menikah dengan Rama dan memiliki anak kembar. dan anak kembarnya itu bukan anak kandung mereka. orang tua ghea pun sudah meninggal dunia saat ghea masih kecil. karena kecelakaan pesawat.

__ADS_1


"*kalau memang begitu sejarahnya, napa kakek m*asih merasa bersalah pada keluarga djatmiko. aku jadi penasaran. tapi aku takut ghea mengambil kekayaan kakek padahal yang mengurus harta kekayaan ini hanyalah keluargaku. nggak kan kubiarkan keluarga djatmiko mengambil yang sudah menjadi milikku."batin belia.


__ADS_2