Suami Bayaran

Suami Bayaran
cerai bagian ke tiga.


__ADS_3

GHEA POV.


"aduh,parah. nenek tadi mengira aku ini suaminya. padahal nenek itu sudah tua dari aku. hadeh."kata riano dengan kesal.


"hahahaha.."kataku yang tertawa mendengar riano begitu.


"kamu ini ya tau temannya kena sial begini malah dikatawain."kata riano yang pura-pura kesal. aku hanya tertawa saja. lalu tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri meja kami. dan ternyata dia adalah Rama. aku dan riano pun terkejut. riano yang melihat Rama ingin memarahi Rama. tapi aku mencegah riano untuk tidak boleh berkelahi dulu.


"ehem..maaf mengganggu kalian. sepertinya kalian sedang asyik di sini."kata Rama.


"mau apa kamu ke sini,ram."kataku pada Rama.


"tak heran mantan istriku cepat sekali mendapatkan lelaki baru selain aku. ku kira kamu ini wanita yang susah sekali mendapatkan cinta yang baru dan ku pikir hanyalah aku saja yang kamu cintai. ternyata bukan."kata Rama dengan menepuk tangannya.


"apa maksudmu ram?"tanya riano dengan marah.


"eits.. bro. aku berbicara pada Ghea bukan kepada kamu. aku tidak ada urusan denganmu. lebih baik kamu diam saja."kata Rama. aku pun memberi kode pada riano untuk diam.


"aku hanya tidak menyangka dirimu wanita yang seperti begini. ckckck .."kata Rama.


"kalau kamu datang ke sini hanya ingin berkata seperti begitu lebih baik kami berdua pergi dari sini dari pada melihat orang yang bisanya membuat ulah saja tanpa mengetahui yang sebenarnya. ayo riano,kita pergi saja. aku sudah muak dengan kemunculan orang ini."kataku. kata-kataku ini membuat Rama terkejut. Rama berpikir kalau Ghea wanita gampangan dan suka gonta ganti pasangan. tetapi tanggapan Ghea tidak seperti begitu. lalu aku dan riano meninggalkan cafe ini.


"aarrgghh"kata Rama yang membanting meja.


"maaf tuan,saya mau membersihkan meja ini."kata pelayan cafe tersebut pada Rama. Rama hanya terdiam dan pergi.


sore hari, Rama membawa makanan pizza dan minuman ke kamar apartemen Andriana. Rama melihat Andriana berpakaian sexi dengan tanktop dan rok mini yang membuat para lelaki tergiur melihatnya.


"ada apa sayang? kog melihatku begini? apakah aku keliatan cantik?"tanya Andriana.


"tidak. tidak apa-apa. lebih baik kamu ganti baju. aku tidak suka kamu berpakaian seperti begini."kata Rama.


"tapi aku sudah biasa begini saat di luar negri."kata Andriana.


"di luar negri kalau kamu sendirian di kamar tidak apa-apa. tetapi bila ada orang lain jangan seperti begini."kata Rama.


"memang Napa ram? tapi kamu kan calon suamiku,kita bentar lagi akan menikah."kata Andriana.


"sudah. jangan banyak omong. lebih baik kamu ganti pakaian sekarang."kata Rama.


"iya. ya aku ganti pakaian sekarang. aku ke kamar mandi ya."kata Andriana yang langsung mengambil pakaian gantinya dan ke kamar mandi untuk berganti pakaian.


flash back..


ingatan Rama bersama Ghea.


"sayang kamu cantik malam ini."kata Rama memuji Ghea karena Ghea hanya berpakaian tidur biasa.


"apaan sih ram. aku tidak dandan. dan aku hanya pakaian tidur biasa saja."kata ghea pada Rama di ranjang mereka.


"ya tidak apa-apa. aku senang melihatnya. aku tidak suka dengan wanita yang terlalu seksi. aku beruntung punya istri sepertimu."


"ram..."panggil Andriana yang berkali-kali pada rama.


"eh iya."kata Rama yang kaget.


"kamu kenapa ram. sepertinya melamun. ada apa?"tanya Andriana.


"aku kog jadi melamun terus memikirkan dia. padahal aku sudah berusaha melupakan dia. kenapa aku jadi begini."batin Rama.


"Rama,jiah ini anak melamun lagi."kata Andriana.


"eh. tidak apa-apa. aku hanya memikirkan masa depan kita nanti saja kog."kata Rama dengan senyum terpaksa.


"oh begitu. memikirkan apa sih? jadi penasaran aku."kata Andriana.


"tidak apa-apa. rahasia."kata Rama dengan tersenyum.


"jiah Rama pelit."kata Andriana.


"sudah ayo di makan pizzanya. keburu dingin tidak enak."kata Rama.


"oh ya. tadi kamu ngapain saja ram. ceritakan dunk."kata Andriana sambil mengunyah makanan.


"sudah nanti aja ngomongnya. makan dulu."kata Rama.

__ADS_1


"iya sayang."kata Andriana yang melanjutkan makannya.


di tempat lain.


"loh sayang,kenapa riano buru-buru pulang,tidak mampir?"tanya nenek padaku.


"nggak papa nek. aku capek. mau istirahat."kataku yang lemas dan langsung ke kamar. beberapa menit kemudian,aku berendam di dalam kamar mandi.


"kita bertemu lagi. tetapi setelah perceraian nanti,aku lebih baik ke Surabaya saja. aku males tinggal di Jakarta bila aku harus bertemu dia lagi. apalagi sikap Rama padaku beda dengan dulu."batinku yang sedang berendam.


tok tok tok suara ketukan pintu.


"sayang kamu masih di sanakah?"jerit nenek padaku.


"iya nek. tunggu sebentar. aku kan keluar."kataku yang buru-buru menyelesaikan kegiatan mandi. beberapa menit kemudian,aku keluar dari kamar mandi dan ku dapati nenek sedang duduk di tepi ranjangku.


"ada apa nek?"tanyaku.


"nenek ke sini hanya bertanya Napa dengan kamu dan riano. apa kalian ada masalah?"tanya nenek padaku.


"tidak ada nek. hanya saja hari ini bertemu Rama."kataku.


"oh gitu. memang dia bikin masalah baru pada kalian?"tanya nenek.


"dia mengira aku wanita gampangan yang suka gonta ganti pasangan. padahal jujur nek,aku sulit melupakan dia nek. aku terlanjur mencintai dia. aku nggak habis pikir apa alasan dia tiba-tiba bersikap begini padaku. Rama yang sekarang tidak seperti dulu."kataku yang tiba-tiba menangis.


"sayang kamu yang tabah ya. mungkin rama berubah ada alasannya. entah mengapa nenek berpikir Rama masih mencintai kamu. karena mendengar ceritamu,dia sepertinya cemburu saat kamu bersama riano."kata nenek.


"benarkah itu nek?"kataku. nenek hanya mengangguk kepala saja.


"tapi nek,kalau memang dia cemburu dan masih mencintaiku,Napa dia berbuat begini padaku. kata-katanya,sikapnya menyakiti perasaanku."kataku.


"sayang,nenek tidak bisa memberitahu hal ini karena nenek tidak tau alasan Rama bersikap begini. lebih baik kamu mencari tau sendiri. sudah sekarang sudah malam. lebih baik kamu tidur saja."kata nenek.


"iya nek. bener kata nenek. besok aku kan suruh paman linggo mencari kebenarannya. ya nek. nenek istirahat tidur juga ya. sampai jumpa esok nek."kataku pada nenek dan nenek mencium keningku.


esoknya..


dret..drreett...


"halo nona Ghea."kata paman linggo.


"ada apa pagi-pagi buta telepon paman?"tanyaku yang sedang menguap karena bangun tidur.


"begini nona. besok ada panggilan dari pengadilan dan nona Ghea dan tuan Rama harus datang ke pengadilan untuk mengurus proses perceraiannya."kata paman linggo padaku.


"iya paman. terima kasih kabarnya. sebentar paman,aku mau berbicara sebentar."kataku.


"iya nona.ada apa ya?"tanya paman linggo.


"begini paman,aku mau paman mencari tau alasan Rama ingin menceraikan aku yang tiba-tiba. bisakah paman?"tanyaku.


"iya nona. bisa. beri aku waktu untuk mencari informasi. nanti kalau sudah ada kabar,saya pasti kabarin nona."kata paman linggo.


"iya paman. terima kasih paman."kataku dan pembicaraan kami pun berakhir. beberapa jam kemudian aku pun berangkat ke rumah sakit.


di rumah sakit.


"pagi dokter Ghea."kata perawat Tina.


"iya pagi. oh ya Tina. tolong bilangkan kepada dokter spesialis semuanya siang ini rapat setelah jam istirahat."kataku pada perawat Tina.


"baik dokter."kata perawat Tina.


aku pun ke ruangan kerjaku. kemudian,aku menyelesaikan pekerjaanku sebagai dokter. siangnya aku rapat dengan para dokter untuk membahas tentang kondisi rumah sakit ini dan pasien-pasiennya apakah lancar dan semua para dokter menangani pasien dengan sabar,kerja baik sebagai dokter dan tidak memilih-milih pasien. akhirnya rapatku telah selesai.


"permisi dokter Ghea."kata kepalasatpam rumah sakit,Ridwan.


"ada apa pak?"tanyaku.


"di luar,ada orang mencari dokter padahal aku sudah melarang orang untuk tidak menemui dokter tetapi dia memaksa diri dan masuk rumah sakit dengan memanggil dokter Ghea. dan sekarang dia sedang menunggu dokter Ghea di lobi."kata Ridwan.


"ya tidak apa-apa. suruh dia menunggu di ruanganku. aku merapikan dulu berkasku baru aku ke sana."kataku yang sedang memegang dokumen map.


"iya dokter. permisi."kata Ridwan yang langsung pergi dari ruangan rapat. setengah jam kemudian,aku langsung masuk ruanganku.

__ADS_1


"maaf menunggu lama. saya tadi sibuk sama kerjaan karena tadi sehabis rapat."kataku.


"iya tidak apa-apa. tidak usah formal begitu Ghea."kata riano.


"riano. tumben ke sini. ada apa? biasanya cuman di luar rumah sakit. kog tiba-tiba ingin di ruanganku."kataku pada riano. riano pun bangkit dari kursinya dan mendekatiku.


"aku hanya kangen sama kamu. makanya aku ke sini."bisik riano padaku.


"eh,iya. oya riano. ini kan jam istirahat makan siang,kamu sudah makan belum?"tanyaku pada dia.


"sebenarnya aku sudah membawakan makanan buat kita berdua biar kita makan bersama."kata riano yang langsung mengambil kotak nasi yang sebelumnya sudah di siapkan untuk makan siang bersama dengan Ghea.


"aku tidak lapar. kamu makan saja dulu."kataku.


"apakah siang ini bener kamu tidak lapar atau memang belum makan siang dan kamu ingin diet sehingga seperti gini. kurus tau kalau kamu begini. sudah ayo makan."kata riano yang langsung memaksaku makan bersamanya. lalu kami berdua makan bersama.


"habis begini kamu ngapain riano."kataku pada riano.


"aku tidak kemana-mana,aku mungkin menunggu anak-anak datang ke sini bersama nenek. karena tadi pagi nenek bilang akan datang ke sini."kata riano.


"aku di sini saja ya. kamu mau kerja lanjutkan pekerjaanmu saja tidak apa-apa."kata riano.


"iya makasih ya. aku lanjutin dulu ya."jawabku pada riano.


di apartemen...


"sayang mau kemana pagi begini?"tanya Andriana.


"aku ingin ke makam ibu. kenapa Andriana?"tanya Rama pada Andriana.


"tidak apa-apa. bolehkan aku ikut bersamamu?"tanya Andriana.


"iya."kata rama.


"tunggu setengah jam ya,aku mau bersiap siap sekarang."kata Andriana dengan semangat. lalu,Rama dan Andriana ke makam ibunya Rama. setelah sampai di makam terdapat makamnya ibunya terlihat rapi dan terawat sehingga membuat Rama bertanya-tanya siapa yang merapikan makam ibunya.


"ada apa ram?"tanya Andriana.


"tidak apa-apa. ayo kita salam pada ibuku."kata Rama.


"selamat pagi ibu. maaf aku baru datang ke sini. karena akhir-akhir ini aku mengurus perusahaan ayah. maafkan aku ibu,aku mencari informasi tentang ayah dan aku menemukan perusahaan ayah dan ternyata paman Rendi,saudaranya ayah masih ada dan sekarang membuat perusahaan ayah berantakan. untung ada aku dan di bantu Andriana yang membuat perusahaan ayah menjadi jaya kembali. oh ya ibu,kenalin ini andriana,calon istriku yang baru. aku juga mau ngabarin kalau hubungan aku dengan Ghea sudah berakhir. dalam Minggu ini aku sudah bercerai dengan Ghea. juga Minggu depan aku menikah dengan Andriana. maafkan aku ibu,aku jadi anak tidak berbakti pada ibu dan aku anak yang bodoh. maafkan aku. semoga keputusanku ini ibu juga bisa menerima ini dan membuat ibu tenang di sana."kata Rama. lalu Rama memberi kode pada Andriana untuk gantian berbicara pada ibunya.


"hai Tante. aku Andriana,calon istri Rama. aku datang menemui Rama dan tiba-tiba menjadi istri Rama karena aku mencintainya bukan untuk merusak rumah tangga Rama dengan Ghea. lagipula Rama juga saling mencintai padaku. semoga Tante merestui hubungan kami menjadi baik dan semoga hubungan kami berdua sampe akhir hayat kami."kata Andriana.


"yaudah ibu,aku dan Andriana pulang dulu. ibu di sana baik-baik saja."kata Rama. lalu,Rama mengajak Andriana pergi dari makam ibunya.


di tempat lain,


"mamah papah..."kata si kembar dengan serentak memanggilku dan memanggil riano di ruangan kerjaku.


"sayang."kataku yang langsung memeluk mereka. di belakang mereka ternyata ada nenek yang baru datang di ruanganku.


"kenapa ke sini?"tanyaku.


"nenek ingin mengajak kamu,riano dan anak-anak jalan-jalan bersama. apakah nenek mengganggu pekerjaanmu?"tanya nenek.


"tidak sih nek. tapi.. baiklah kalau nenek dan anak-anak ingin seperti begitu. tunggu 10menit,aku mau pamitdulu untuk pulang bersama kalian."kataku pada mereka dan aku langsung pergi sebentar untuk menemui tina.


"sudah lama menunggu nak riano?"tanya nenek pada riano.


"tidak lama kog nek. barusan saja aku datang kog nek,cuman kasih makan siang aja karena tadi Ghea gak mau makan. untung saja aku paksain dia,lalu dia pun mau makanan buatanku."kata riano pada nenek.


"Ghea memang gitu kalau ada masalah selalu di pendam. oh ya nak,boleh nenek minta padamu nak?"tanya nenek pada riano.


"apa itu nek."kata riano.


"nenek ingin kamu membuat Ghea melupakan Rama. karena Rama selalu menyakiti perasaannya. dalam Minggu ini nenek sudah memesan sama para ahli laborat untuk membuat obat anti lupa ingatan biar ghea tidak mengingat masa lalunya. juga nenek sudah menyiapkan Ghea dengan nama yang baru dan penampilan yang baru. biar Rama tidak bisa mengganggu cucuku lagi. tolong jangan beritahukan rencana nenek pada Ghea ya?"kata nenek pada riano.


"tetapi nek,lebih baik jangan mengganti nama cukup lupa ingatan Ghea pasti tidak bersama Rama."kata riano.


"kata saranmu biar nenek pertimbangkan."kata nenek.


krek.. suara pintu terbuka.


"ayo nenek,riano, anak-anak kita berangkat sekarang aku sudah pamit pada mereka."ajakanku pada mereka. lalu kami semua pergi bersama-sama untuk jalan-jalan.

__ADS_1


__ADS_2