Suami Bayaran

Suami Bayaran
sikap manis riano untukku...


__ADS_3

pagi harinya,


"uh,kepalaku pusing banget."kata Rama yang sudah bangun. lalu,Rama melihat Andriana sudah di samping Rama yang sedang tertidur.


"apa maksudnya ini?"tanya Rama sendiri.


"uh,udah pagi ya?"tanya Andriana yang baru bangun tidur.


"iya. apa maksudnya ini?"tanya rama pada Andriana.


"kamu lupa ya ram,kemarin malam kamu yang meminta kita melakukan ini."kata Andriana pada Rama. Rama pun hanya terdiam dan mengingat kejadian kemarin malam. waktu itu,dia merasa meminum minuman yang membuat dia pusing dan sepertinya dia mengalami perangsang.


"apa minuman itu obat perangsang. tapi siapa yang melakukan ini. kemarin itu Andriana yang mengajak aku ke kamar hotel. ini bukan apartemen. sepertinya sudah di rencanakan sebelumnya. aku harus mengetahui ini."batin Rama.


"aku baru pertama kali melakukan ini bersama laki-laki. aku beruntung kamu yang mengambil perawanku ram. liat di kasur kita ada noda darah perawanku yang sudah kamu renggut ram. aku senang kita melakukan ini karena kita akan menikah sebentar lagi."kata Andriana dengan manja. sedangkan Rama hanya diam saja terhadap sikap Andriana.


flash back...


*Andriana menyuruh asistennya untuk membuat acara amal di Jakarta sebelum tiba di Jakarta. Andriana juga menyuruh asistennya menyewa hotel sehari. saat harinya acara amal tiba,Andriana menyuruh pelayan yang mengurus makanan dan minuman untuk memberi obat perangsang khusus untuk Rama. setelah itu,Andriana juga menyediakan handycam mini di kamar hotel yang sudah di pesan Andriana untuk merekam apa yang dilakukan Rama pada Andriana selama ini di kamar hotel.


"maafkan aku Rama. aku sengaja melakukan ini supaya kamu tidak meninggalkan aku dan melupakan Ghea*."batin Andriana. lalu,Rama pun pun beranjak dari ranjang dan langsung mandi.


di dalam kamar mandi...


"apa maksudnya ini. kenapa aku menjadi lelaki brengsek. harusnya aku tidak melakukan begini."batin rama yang memukul kaca yang sudah di pajang di dekat wastafel. kaca yang di pukul Rama pun langsung pecah sehingga tangan Rama menjadi terluka.


GHEA POV


aku dan riano pulang bersama dari rumah sakit karena seharian di rumah sakit. beberapa jam kemudian,kami berdua pun telah sampai di kediaman nenek.


"sudah pulang sayang?"tanya nenek pada Ghea.


"iya nek. aku masuk kamar dulu. capek."kata Ghea. sedangkan riano hanya duduk di sofa.


nenek pun menghampiri riano di ruang tamu.


"ini diminum teh hangatnya."kata nenek menyodorkan teh hangat untuk riano.


"oh ya,makasih nenek."kata riano.


"gimana tadi riano?"tanya nenek pada riano.


"tadi aku seharian Nemani Ghea di rumah sakit. oh ya nek,barusan aku memanggil delivery food buat Ghea. karena Ghea belum makan malam. tadi nggak sempat mampir ke rumah makan."kata riano.


"Ghea memang gitu. soal pekerjaan selalu nomer satu. sampai-sampai tidak memikirkan diri sendiri. refreshing saja jarang. bahkan dulu pernah lembur."kata nenek.


"iya nek. aku memahami kog nek."kata riano.


"makasih ya riano tadi sudah menemani Ghea. nanti nenek kan berikan makanan untuk ghea."kata nenek.


"iya nek. sama-sama. yaudah nek,sudah malam,aku pamit pulang dulu."kata riano.


"apa perlu panggilkan Ghea juga?"tanya nenek.


"tidak perlu nek. biarkan Ghea istirahat. besok pagi aku kan kembali bersama dia."kata riano.


"iya, hati-hati di jalan ya."kata nenek.


"iya nek. makasih. selamat malam."kata riano yang langsung pergi. riano langsung masuk ke mobil yang di kendarai sopir pribadinya.setelah mobil riano pergi menjauh dari rumah nenek,nenek pun menutup pintu rumahnya.


di kamar.


setelah mandi,aku langsung membuka laptopku dan membuka laporan keuangan di rumah sakit. aku pun menyelesaikan pekerjaan lemburku hari ini. beberapa jam kemudian,nenek tiba-tiba mengetuk pintu kamarku.


tok ...tok... tok...


suara ketukan pintu.


"iya,masuk."kataku.


krek...


suara pintu terbuka.


"sayang,belum tidur? ini nenek bawain makanan buat kamu."kata nenek yang membawa nampan berisi makanan dan minuman.


"iya nek,taruh saja di meja sana."kataku yang lagi mengerjakan pekerjaan. lalu,nenek pun menaruh makanan dan minuman di meja. kemudian,nenek mendekati aku.


"sayang,ayo di makan dulu. nanti saja di kerjakan. riano tadi sebelum pulang,memesan makanan via delivery food untukmu."kata nenek.


"iya nek."kataku yang langsung mengambil piring yang berisi makanan dan ku melihat makanan kesukaanku.


"riano perhatian banget sama kamu. sampai-sampai dia datang menemanimu setiap saat dan kapanpun di manapun bahkan riano juga tau kesukaanmu."kata nenek. aku hanya terdiam saja.


"nenek tau kamu belum bisa melepaskan Rama dari hatimu. tapi nenek cuman sarankan lebih baik kamu kasih kesempatan untuk riano mendekati dirimu ya siapa tau kamu bisa bersama riano."kata nenek padaku.


"iya aku pikirkan dulu ya nek. aku sendiri belum menjawab riano karena Minggu kemarin saat di Amerika,riano menyatakan perasaannya padaku."kataku pada nenek.

__ADS_1


"iya sudah. yang penting kamu tau sifat riano. riano tidak seperti Rama. dan tidak semua lelaki sama dengan Rama. kamu jangan menutup hatimu karena Rama. itu pesan nenek untukmu."kata nenek.


"iya nek. makasih nek."kataku pada nenek.


"makan dulu ya nenek masuk kamar dulu."kata nenek padaku.


"iya nek."kataku. kemudian nenek pergi dari kamarku sedangkan aku mengunyah makanan. beberapa menit kemudian, tiba-tiba ada suara ponselku berbunyi.


dret..dret..dret..


pesan masuk.


*malam Ghea.


lagi ngapain?


sudah tidurkah?


dari riano*.


pesan terkirim dariku untuk riano.


*aku belum tidur.


makasih ya atas makanannya.


aku suka banget.


send*


pesan masuk...


syukurlah kamu suka sama pesanan makanan dariku.


aku juga senang kamu sudah makan.


dari tadi aku memikirkanmu karena aku khawatir kamu sakit dan tidak makan.


pesan terkirim dariku untuk riano..


*makasih ya riano. aku lanjutin dulu pekerjaanku.


send*.


pesan masuk dari riano untukku.


aku tidak ingin kamu sakit.


aku tidur dulu ya.


pesan terkirim untuk riano dariku.


iya. makasih ya.


selamat tidur ya.


selamat malam.


pesan masuk dari riano untukku.


iya.makasih ya.


aku mencintaimu Ghea.


muuacch..


aku tidak membalas pesan riano. aku pun memikirkan kata-kata nenek yang barusan tentang riano dan lebih lagi melihat sikap riano di pesan WhatsApp. apa lebih baik aku memberi kesempatan untuk riano. sudahlah aku lebih baik saat ini memikirkan pekerjaan saja.


di waktu yang sama,


di tempat lain.


Rama baru pulang di apartemen. saat membuka pintu apartemen,Rama terkejut karena Andriana sudah di dalam kamar apartemennya.


"kamu kog sudah di sini?"tanya Rama.


"loh sayang kamu lupa ya. bukannya dulu kamu memberiku kunci dan aku mengambil kunci cadanganmu. apa aku salah di dalam kamarmu?"tanya Andriana.


"sudahlah. terserah kamu. aku capek habis dari kantor. aku mau mandi dulu."kata Rama yang meletakkan tas kerjanya di meja. Rama langsung mengambil pakaian tidurnya dan masuk ke kamar mandi. sedangkan Andriana memesan makanan via delivery food. beberapa menit kemudian,Rama keluar dari kamar mandi dengan mengenakan handuk untuk menutupi bagian bawah pada tubuhnya.


"oh my God,tubuh kekar Rama memang sexi. aku melihatnya menjadi tidak tahan nafsuku."batin Andriana saat melihat tubuh kekar yang bagus seperti lelaki yang L-Men. Rama pun risih dilihat oleh Andriana dengan penuh tatapan seperti itu sehingga Rama cepat-cepat memakai piyamanya.


"ayo ke sini ram,ini aku sudah belikan makanan buat kita. ayo kita makan bareng."ajakan Andriana pada Rama.


"iya."kata Rama. setelah memakai baju piyamanya,Rama pun langsung mendekati Andriana dan makan bersama dengan andriana.


GEA POV

__ADS_1


esoknya...


pagi hari yang cerah membuatku malas bangun dan sengaja berangkat agak siang ke rumah sakit. tiba-tiba riano datang ke kamarku yang aku masih tertidur. kemudian riano membawa nampan berisi sandwich dan susu hangat dan setelah itu di taruh di meja. kemudian,riano mendekatiku untuk membangunkan aku.


"Ghea bangun. sudah pagi loh."kata riano yang sedang membangunkan aku. aku pun terbangun.


"hooammzz... jam berapa ini riano? kog kamu sudah rajin ke sini?"tanyaku yang masih mengantuk.


"ini sudah jam 8pagi. bukannya kamu biasa bangun jam 4pagi. kog tumben molor gini? apa kemarin malam begadang?lemburkah?"tanya balik riano padaku.


"iya kemarin aku lembur. apa kamu bilang jam 8pagi?"jeritku yang kaget. riano hanya menganggukkan kepalanya.


"aduh bangunku kesiangan. padahal ada rapat nanti jam 10. aku harus buru-buru."kataku yang langsung beranjak bangun dari ranjangku.


"tunggu Ghea. kamu sarapan dulu gih. baru mandi."kata riano yang menahan aku.


"okelah. aku kan sarapan sekarang. bisakah kamu keluar dari kamarku?"tanyaku pada riano.


"oke. aku kan keluar. tapi kamu harus habiskan tuh makanan. dan aku tunggu kamu di ruang tamu. nanti kamu tidak perlu membawa mobil,bareng sama aku saja. aku hari ini tidak ada urusan. aku temani ya di rumah sakit?"kata riano padaku.


"iya."kataku dengan singkat pada riano. kemudian riano pun keluar dari kamarku. sedangkan aku melanjutkan mengunyah makananku. beberapa jam kemudian,aku pun keluar dari kamarku dan menemui riano. tak pernah lupa aku pamit sama kakek dan nenek karena aku dan riano langsung berangkat ke rumah sakit. beberapa jam kemudian,aku dan riano telah sampai di rumah sakit.


"pagi dokter Ghea."kata dokter Rina,dokter spesialis anak.


"iya pagi dokter Rina. tumben baru datang. kemarin kemana dok?"tanyaku.


"iya,kemarin aku cuti karena anakku sakit. ya biasa sebagai ibu harus merawat anak sedang sakit."kata dokter Rina padaku.


"sakit apa anakmu?"tanyaku pada dokter Riana.


"sakit demam sama flu saja."kata dokter Rina.


"oh gitu. sudah di kasih obat kan?"tanyaku.


"sudahlah. kan aku dokter anak,pasti bisalah menangani anakku yang sedang sakit."kata dokter Rina.


"ya sudah. baguslah. tapi sekarang sudah baikan kan?"tanyaku.


"iya sudah mendingan kog."kata dokter Rina padaku.


"oh begitu."kataku.


lalu perawat Tina datang menghampiri kami berdua.


"dokter ghea,apakah hari ini jadi rapat dokter?"kata perawat Tina padaku.


"iya jadi. tolong bilangkan ke semua para dokter khususnya dokter spesialis karena rapatnya membahas tentang perubahan pasien juga penanganan pada pasien juga nanti siang ada rapat khususnya untuk para direksi suruh mereka berkumpul sehabis jam istirahat karena rapatnya membahas tentang keuangan rumah sakit juga peralatan pada rumah sakit ini."kataku.


"loh nanti ada rapat ya?"tanya dokter Rina.


"iya. makanya kemarin aku liat dokter Rina tidak keliatan pas rapat. ntar datang ya dokter?"ajakanku pada dokter Rina.


"oh,oke dokter Ghea. makasih ya infonya."kata dokter Rina padaku dan aku cuman tersenyum saja pada dia.


di dalam ruangan kerjaku...


"riano kamu tunggu di sini saja ya.. jangan kemana-mana. aku hari ini ada meeting para dokter sama ada meeting juga dengan para direksi."kataku pada riano.


"iya ghea.aku pasti tunggu di sini sekalian mengerjakan laporan perusahaanku di laptopku."kata riano.


"iya. yaudah aku pergi dulu ya ke ruangan rapat."kataku. riano pun mendekati aku yang membuatku terkejut. ternyata riano hanya mencium keningku.


"semangat ya.. hati-hati di jalan."bisik riano pada telingaku. aku hanya tersenyum pada riano dan langsung pergi ke ruangan rapat dengan membawa berkas-berkas. aku pun menjalani rapat selama 2jam sampai jam istirahat. jam istirahat telah tiba,aku pun keluar dari ruangan rapat dan aku langsung ke ruangan kerjaku. saat aku sudah sampai di ruangan kerjaku,aku melihat riano sudah menyiapkan makanan di meja kerjaku.


"sudah jam istirahat ya,ayo sini makan siang,makan bareng-bareng. ini aku tadi sudah pesen via delivery food,makanan kesukaanmu."kata riano padaku.


"kamu gimana?"tanyaku pada riano.


"tenang,aku juga sudah biasa kog makan makanan begini. aku tidak akan sakit perut kog."kata riano padaku.


"baiklah."kataku yang sambil menaruh berkas dokumenku ke meja kerjaku. aku pun makan bersama dengan riano. bersenda gurau bersamanya sambil makan bersama.


"tadi gimana rapatnya?"tanya riano sambil mengunyah makanan.


"hmmm.. nyam..nyam... ya lancar kog rapatnya. soalnya sejak aku tinggalkan rumah sakit jadi sepi. makanya aku adakan rapat. dan ternyata ada peralatan rumah sakit kurang menyediakan alat yang baru."kataku sambil mengunyah makanan.


"oh begitu."kata riano.


"ya gini jadi kepala rumah sakit. harus begini begitu. tapi aku sudah biasa kog. karena dulu nenekku yang dulunya jadi kepala dokter mengajarkan aku sejak sekolah supaya jadi dokter dan meneruskan rumah sakit ini karena nenek pensiun. makanya aku jadi kepala dokter."kataku dengan panjang lebar pada riano.


"oh begitu. lalu ngapain kamu ke amerika?"tanya riano padaku.


"oh itu. aku disuruh menangani perusahaan kakekku padahal aku tidak punya ahli dalam bidang itu. tetapi untung paman linggo mengajariku untuk mempelajari tentang perusahaan kakek. dan sekarang sudah berjalan dengan baik. mungkin setelah urusan perceraianku selesai,aku berencana ke sana lagi."kataku pada riano.


"terus berapa lama kamu di sana nanti?"tanya riano.


"iya bisa jadi sebulan lebih. makanya mumpung aku di sini aku mengurus rumah sakit dulu dan mencari penggantiku sebagai dokter di sini."kataku.

__ADS_1


"oh begitu. udah ceritanya kita lanjutkan makan kita."kata riano padaku. aku dan riano melanjutkan makan.


__ADS_2