
Ghea POV...
akhirnya kami tiba di bandara. aku mencium pipi ronald dan rosita.
"mama pulang ya sayang.. mama janji kita kan bertemu lagi."kataku sambil mencium ronald dan rosita yang kini yang menggendong mereka adalah perawat khusus untuk mereka.
"ehem.."kata riano.
"oh ya riano. selamat tinggal ya.. smoga kita bisa bertemu lagi nanti ya."kataku pada riano yang memberi jabat tanganku untuknya. tetapi riano malah membalasnya dengan memelukku yang membuatku terkejut.
"hati-hati ya di jalan ya ghea. aku dan anakku selalu berharap kita bisa bertemu lagi dan kita bisa bersama lagi seperti kemarin-kemarin. oh ya titip salam ya untuk nenek dan suamimu."kata riano pada ghea.
"iya pasti. terima kasih ya riano."kata ghea yang langsung melepas pelukan dengan riano. lalu, aku pun menyeret koperku ke pesawat dan tak lupa aku melambai tanganku pada mereka. kemudian, aku pun masuk ke dalam pesawat. beberapa jam kemudian, akhirnya tibalah aku di jakarta. di bandara,aku pun menyeret koperku sambil mencari rama dan kakek nenek yang katanya kemarin yang mau menjemputku di bandara.
"ghea sini."jerit rama padaku. aku pun menoleh dan langsung menghampiri mereka.
"sini kopermu tak bawa ya."kata rama padaku.
"terima kasih ya."kataku pada rama.
"sayang kamu pasti lelah kan,ayo pulang yuk..nenek tadi masakan favoritmu loh.."kata nenek nabila padaku.
"makasih nenek."kataku pada nenek.
"hmm, sudah itu mobilnya. ayo kita masuk."kata kakek pada kami semuanya. lalu kakek nenek pun masuk bersamaku duduk di belakang sedangkan rama duduk di depan samping sopir pribadi kakek. beberapa jam kemudian, kami semua tiba di kediaman rumah nenek nabila. aku terkejut melihat pintu rumah nenek karena ada tulisan : " SELAMAT DATANG GHEA ARLINDA." kami semua pun turun keluar dari mobil. pelayan kami pun membawa barang-barangku yang ada di mobil.
"kakak ghea."kata belia yang langsung memelukku.
"eh iya belia."kataku yang membalas pelukannya.
"maafkan aku kak sudah menilai kakak salah. maafkan aku telah menyakiti perasaan kakak."kata belia yang membisikkan telingaku.
"iya nggak papa belia. aku sudah memaafkanmu."kataku pada belia.
"makasih ya kak. kita janji ya kak kalau kita kakak adik ya kak?"tanya belia yang ingin memberikan janji pada ghea.
"iya dik lia."kataku pada belia.
"karena kita adik kakak, kalau ada apa-apa kita tidak boleh ada yang di tutupi ya kak?"tanya belia pada ghea.
"huum.."kataku yang tersenyum.
"sudah.. sudah peluknya.. ayo masuk.."kata paman hendra,ayahnya belia.
"ayo kak kita masuk. nenek nabila masak banyak buat kita semuanya."kata belia padaku. ternyata ada perubahan di sini. sejak aku pulang ke indonesia, kakek kembali sama nenek. sedangkan belia dan paman bibi juga kembali bahagia dan mau berakur denganku lagi. begitu juga aku yang sudah memaafkan mereka semua. mama yang di sana. akhirnya anakmu ini telah berhasil merukunkan keluarga kita ini. terima kasih mama sudah menguatkan hatiku walau mama tidak berada di sisiku lagi. batinku yang sambil melihat bintang di balkon.
"ehem..ehem.."kata rama yang langsung merangkulku dari belakang.
"lagi ngapain sayang kog di sini? apa nggak kedinginan di sini. ayo masuk yuk."ajak rama padaku. aku pun tersenyum dan langsung mengikuti saran rama padaku.
di kamar,,
"karena istriku sudah kembali. ayo tepati janjinya dunk padaku."kata rama yang manja padaku.
"hmm..janji apa ya?"tanyaku pada rama.
__ADS_1
"beneran nih janjinya di lupakan ya? bukannya sayang janji kalau mau menceritakan padaku tentang di sana? lalu gimana kabar ronald dan rosita?"tanya rama.
"anak angkat kita baik-baik saja karena mereka sudah menemukan ayah kandungnya. ayah kandungnya sangat baik dan tampan seperti mereka loh."kataku sambil menggoda suamiku.
"oh tampan trus apa lagi."kata rama dengan nada cemburunya.
"hmm..apa lagi ya.."kataku berpura-pura tidak tau.
"udahlah.. aku mau ke dapur."kata rama yang nggak mau bahas lagi dengan istrinya. tapi aku malah memegang tangannya untuk tidak boleh pergi.
"jangan pergi dulu dunk.. aku bercanda kog. aku dan dia nggak ada hubungan apa-apa kog. lagian dia sudah tau aku punya suami yaitu kamu sayang. malah dia nitip pesan salam buat kamu sayang. dan mereka juga sangat ingin bertemu kamu walau mereka di sana tidak pernah bertemu kamu. karena aku selalu menceritakan tentang dirimu pada mereka. habis kamu sih bikin aku kangen sehingga aku selalu menceritakan tentang dirimu pada siapapun."kataku pada rama. rama pun kembali tersenyum padaku. kemudian, rama pun mendekatkan wajahnya padaku.
"aku juga sangat kangen sama istriku."bisik rama pada telingaku yang membuatku merinding dan terpaku. karena aku terpaku sendiri, rama malah mencium bibirku sehingga mulutku terbuka untuknya dan menyatukan lidah kami. mataku pun ku pejamkan dan kami berdua pun menikmati ciuman ini sampai berjam-jam. kemudian, rama pun melucuti pakaianku sampai tubuhku pun polos tanpa sehelai benang yang melekat pada tubuku. begitu juga rama pun sama melepaskan seluruh pakaiannya yang melekat pada tubuhnya. rama pun melanjutkan permainan bersamaku. berjam-jam kami pun melakukan hubungan intim seperti yang di lakukan suami istri biasanya. karena kelelahan,kami berdua pun tertidur pulas dalam kondisi telanjang dengan ditutupi selimut untuk menutupi tubuh kami.
keesokan harinya,rama membangunkan aku.
"sayang, bangun.. sudah pagi loh.."kata rama yang membisikkan telingaku yang membuatku bangun dari tidurku..
"hoaammmzz... jam berapa sih ini?"kataku pada suamiku.
"sudah jam 6 pagi. apa hari ini kamu nggak kerja?"tanya rama padaku.
"nggak tau nih.. terasa males kerja aku.."kataku yang ingin tidur lagi.
"beneran males kerja? kalau nggak mandi dan pakai baju, apa mau kita lanjut seperti kemarin? hmm, semalem terasa hangat dan nikmat sayang.."kata rama yang sengaja menggodaku. aku pun terkejut dan melihat di balik selimutku. astaga, aku baru sadar kalau aku kemarin melakukan hubungan intim dengan suamiku dan belum pakai baju sama sekali. aku pun langsung cepat-cepat bangun dengan memakai selimutku dan langsung ke kamar mandi. rama yang melihat tingkahku ini, dia hanya ketawa saja. aku pun langsung mandi. saat aku mandi, rama memberitahu kalau sarapanku sudah siap dan di taruh di meja riasku. setelah itu,rama pun keluar dari kamarku. beberapa jam kemudian, aku langsung keluar dan menemui rama yang kini sedang menyeduh teh hangat sambil membaca koran.
"sayang,kamu ntar kerja gak?"tanyaku pada dia.
"aku sudah keluar sejak kamu pergi tanpa pamit."kata rama padaku.
"aku sih nggak bisa nerusin pekerjaan yang hasilnya tidak bisa maju. sedangkan aku punya istri,harus membuat perubahan secara ekonomi. sebagai lelaki, sangat lah memalukan bila lelaki tidak bisa memenuhi istrinya secara materi. untuk rencanaku,aku di tawari sama nenekmu untuk mengurus perusahaan nenekmu. katanya nenekmu ingin pensiun,sedangkan kamu selalu banyak alasan untuk menolak tawaran nenekmu sebagai presiden perusahaan djatmiko. apa benar itu?"tanya rama padaku.
"iya benar dari dulu saat aku lulus kuliah. aku lebih memilih mengurus rumah sakit yang didirikan oleh orang tua kandungku.tapi,kamu cocok kog jadi direktur di perusahaan djatmiko."kataku padanya.
"aku memang di beri pekerjaan di perusahaan keluargamu. aku kan berusaha keras belajar mengurus perusahaan keluargamu untuk istriku."kata rama.
"terus kapan dunk mulai kerja?"tanyaku.
"besok. itu saja ada konferensi perusahaan yang harus di hadiri sama nenek dan kamu."kata rama.
"iya aku tau kemarin nenek beritau."kataku.
"ya sudah sekarang kamu kerja nggak sayang?"kata rama padaku.
"nggak. aku lagi males kerja. lagipula belum ada yang operasi. hmm... kita jalan-jalan yuk.."kataku yang merangkul manja pada suamiku.
"baiklah. aku ambil kunci dulu. tunggu."kata rama yang langsung masuk kamar untuk mengambil kunci. sedangkan aku menaruh gelas kotor yang di meja ke dapur. saat di dapur,aku bertemu nenek.
"pagi nenek."kataku.
"pagi sayang. gimana kabar cicitku si kembar pas kemarin kamu ajak ke sana. dan ceritakan sebentar saat kamu di sana sama si kembar gimana?"tanya nenek padaku. aku pun menjelaskan tentang kejadian saat aku bersama anak-anak pada nenek.
"oh gitu. syukurlah nek gitu akhirnya anak-anak bisa bertemu ayahnya dan bisa bersama keluarga kandungnya."kata nenek.
"huum,nek."kataku pada nenek.
__ADS_1
"sayang ayo berangkat. nek aku pamit keluar dulu."kata rama yang suaranya agak keras karena rama berdiri di sudut pintu dapur.
"memang mau kemana?"tanya nenek pada kami berdua.
"nenek aku pergi dulu sama rama. cuman jalan-jalan saja. bosen nek. pengen refreshing saja."kataku pada nenek. lalu kami berdua pun berangkat ke puncak. dalam perjalanan,kami bersenda gurau dan bernyanyi bersama dan menikmati suara lagu di radio di dalam mobil. beberapa jam kemudian, tibalah kami di puncak. lalu,kami pun menyewa villa untuk semalem saja. di dalam kamar,aku membuka jendela dan di balkon aku menikmati udara sejuk. sedangkan rama mengurus bawaan kami. setelah selesai rama mengajak keliling mencari makan bersamaku. akhirnya kita sampai di restoran. lalu kami berdua memesan pesanan makanan kami kepada pelayan kami.
sambil menunggu pesanan datang, aku pun mengajak mengobrol pada rama.
"ram, bulan depan lagi surat kontrak kita kan habis. rencanamu gimana? kan kamu juga sudah dapat pekerjaan dari nenekku mengurus pekerjaan?"tanyaku padanya.
"aku belum memikirkannya. tapi aku mau beritau ke kamu sebenarnya."kata rama dengan serius.
"apa itu?"tanyaku padanya.
"jujur aja ibuku yang sudah tiada itu sebenarnya bukan ibu kandungku. beliau memang yang merawatku sejak kecil. beliau hanyalah orang yang mengangkat aku sebagai anaknya. karena waktu itu saat usia 5tahun, aku sudah di panti asuhan. beliau pernah beritau kalau dia pembantu orang tuaku yang selalu melayani dengan setia pada orang tuaku selama bekerja di rumahnya. tetapi orang tuaku memberi amanat pada beliau untuk merawat aku. karena orang tuaku adalah mafia terbesar dan terkenal di negara Y. saat aku masih bayi, aku sudah di titipkan di panti asuhan dan namaku pun di ganti juga."kata rama padaku.
"kog lama sekali kamu di titipkan di panti asuhan? napa kamu di titipkan dan di tinggalkan begitu saja?"tanyaku yang penasaran.
"beliau bilang padaku kalau saat usiaku masih bayi, orang tuaku di serang oleh geng mafia lainnya di negara Y. musuh orang tua ku ingin membunuhku pula. supaya aku bisa selamat, orang tuaku menyuruh beliau menaruh di panti asuhan dalam waktu sementara saja. saat usia 5tahun ternyata orang tuaku sudah tiada karena di negara Y ada pembataian."kata rama.
"ya ampun. kog bisa gitu. lalu apa kamu memiliki peninggalan dari orang tuamu?"tanyaku pada rama.
"sebenarnya ada. makanya aku ingin bekerja sama dengan nenek untuk merebut kembali perusahaan orang tuaku yang kini di ambil oleh keluarga Destroyanz."kata rama.
"lalu apa yang akan kamu lakukan supaya bisa mendapatkan kembali?tanyaku.
"ya makanya aku belajar pelan-pelan cara mengurus perusahaan. lagipula kalau aku dah dapat kembali, saham dari nenek untukku kan ku kembalikan padamu. masalah pribadi jangan kamu kaitkan dengan masalah pekerjaan."kata rama.
"baiklah itu maumu. aku tidak masalah. jadi setelah surat kita berakhir, kita menjalani hidup kita masing-masing ya?"tanyaku. aku pikir kamu mencintaiku ram. ternyata kamu tak memiliki rasa untukku.batinku.
"iya. kamu juga bisa bebas."kata rama dengan santai. maafkan aku ghea. aku saat ini lebih fokus dulu soal materi. aku janji setelah ini aku dapatkan kembali yang aku inginkan aku kan menjemputmu dan kita bisa bersama lagi.batin rama.
"okelah.. begitu surat kita berakhir, aku kan menyuruh pengacara untuk mengurus perceraian kita. kita pun masing-masing menjalani hidup kita masing-masing. kamu tunggu aja kabar dari pengacaraku."kataku padanya.
"iya. terima kasih ya."kata rama.
"untuk apa ram?"tanyaku padanya. lalu,pelayan resto pun datang menyajikan makanan di meja kami.
"terima kasih."kata rama pada pelayan tersebut.
"sudah. kita makan yuk. mumpung masih hangat makanannya."kata rama yang mengambil sendok dan garpunya.
"iya."kataku. kemudian kami berdua makan bersama.
di negara M...
"tuan ada info baru tentang nona ghea arlinda."kata jimmy pada riano.
"apa itu jim?"tanya riano yang sedang duduk di kursi kantornya.
"saya dengar kabar kalau surat kontrak pernikahan nona ghea dengan tuan rama akan berakhir bulan depan. dan mereka akan bercerai. tuan rama memutuskan cerai karena tuan rama lebih memilih mengurus perusahaan orang tuanya yang dulu pernah di rebut keluarga destroyanz."kata jimmy pada riano.
"bagus itu. kalau gitu aku minta kamu mengurus perusahaan di sini ya selama aku tidak ada di sini. karena bulan depan,aku kan mengajak orang tuaku dan anakku ke indonesia. aku ingin melamar ghea menjadi istriku. ini merupakan kesempatan yang bagus untukku disaat rama lengah. aku justru berterima kasih padamu jim. kamu memberiku info di waktu yang tepat. aku sangat mencintai ghea dan aku ingin dia menjadi ibu untuk anakku. lagipula dia sangat menyayangi anakku."kata riano pada jimmy.
"iya tuan riano."kata jimmy.
__ADS_1
ghea tunggu aku ya. aku pasti datang bersama anak-anak sesuai janjiku padamu dulu saat kamu di sini.batin riano yang sedang melihat pigura foto ghea bersama dia dan anak-anak.