
sore hari di apartemen xxx..
Tok tok...
suara ketukan pintu..
rama langsung mengintip dan membukakan pintu. kemudian,Andriana masuk ke dalam kamar apartemennya dan menyeret kopernya. Andriana pun tak lupa mencium pipi Rama.
"maafkan aku sayang. baru kabarin kalau aku sudah pulang. aku lelah sekali. aku ingin istirahat dulu."kata Andriana yang menaruh kopernya dan mengganti pakaiannya di dalam kamar mandi. Rama hanya membantu menaruh barang-barang yang ada di dalam koper ke dalam lemari. selain itu,Rama pun menyiapkan masakan untuk Andriana. kemudian,Andriana pun tertidur. setelah selesai masak,Rama menyiapkan makanan untuk andriana dan Rama membawa makanan itu ke kamar. kemudian,Rama membuka pintu kamar dan melihat Andriana sedang tidur karena kelelahan. Rama mendekati Andriana yang sedang tidur. kemudian,Rama membangunkan andriana.
"Andriana."kata Rama yang membangunkan Andriana.
"ugh..iya.."kata Andriana yang pelan-pelan membukakan matanya dan melihat Rama di sampingnya.
"ada apa ya ram?"tanya Andriana pada Rama.
"ini aku sudah buatkan makanan buat kamu. aku tau kamu lelah. maafkan aku sengaja membangunkan kamu. aku hanya tidak ingin kamu sakit. sekarang kamu makan ya."kata Rama pada Andriana.
"iya ram. makasih ya."kata Andriana. rama mengambil piring yang berisi makanan kepada andriana. saat Andriana memegang piringnya, tiba-tiba Andriana ingin mual dan langsung meletakkan piringnya dan Andriana berlari ke dalam kamar mandi.
"Hoek..Hoek..Hoek.."suara Andriana yang memuntahkan sesuatu yang membuat dia mual ke dalam wc. Rama yang melihat kondisi Andriana,langsung rama mendekati Andriana.
"apakah kamu sakit?"tanya Rama pada Andriana.
"aku tidak tau. aku merasa ingin mual saja."kata Andriana.
"tapi sekarang sudah baikan kan?"tanya rama pada Andriana.
"iya ram."kata Andriana pada Rama.
"lebih baik kamu istirahat dulu. biar aku panggilkan dokter ke sini."kata Rama pada Andriana.
"iya ram. makasih."kata Andriana yang langsung terbaring di tempat tidur. Rama langsung menelpon dokter pribadinya datang ke apartemen. beberapa jam kemudian,dokter pribadinya Andriana datang ke apartemen. kemudian,dokter tersebut memeriksa kondisi Andriana. setelah memeriksa kondisi Andriana,Rama pun mendekati dokter tersebut.
"bagaimana kondisi istri saya dokter?"tanya Rama pada dokter tersebut.
"istri bapak tidak apa-apa. hanya saja,istri bapak hamil. selamat ya pak atas kehamilan istri bapak. untuk mengetahui persalinan istri bapak menjadi baik,lebih baik bapak bawa istri bapak ke dokter khusus kehamilan. tetapi untuk sementara saya kasih obat untuk mengatasi rasa mual dan bapak harap menebus obatnya."kata dokter pada Rama.
"iya dokter. terima kasih."kata Rama yang langsung menjabat tangan pada dokter dan dokter pun pergi dari apartemen dan Rama langsung ke kamar menemui Andriana.
"aku bagaimana ram?"tanya Andriana pada Rama.
"kamu hamil. kamu harus menjaga janin yang ada di perutmu. janin itu anakku juga. aku kan pergi sebentar untuk menebus obat kamu."kata Rama pada Andriana.
"iya ram."kata Andriana yang berpura-pura tidak tau kepada Rama. setelah Rama pergi,Andriana langsung menelepon Wendy.
"halo sayang."kata Andriana pada Wendy.
"ada apa sayang kog menelepon aku? kangenkah? atau apa akan terjadi dengan bayi kita?"tanya Wendy pada Andriana.
"bayi kita kan baik-baik saja. aku hanya ingin memberitahu padamu kalau Rama sudah mengetahui kehamilanku dan mengira bayi ini anaknya."kata Andriana pada Wendy.
"lalu,apa yang ingin kamu rencanakan setelah ini?"tanya Wendy pada Andriana.
"aku kan membesarkan anak kita dengan Rama. aku kan membuat dia menderita dengan perusahaan dia kan hancur secara perlahan-lahan. aku juga ingin memastikan cinta Rama kepada wanita yang dia cintai tidak bisa di rasakan oleh Rama. juga aku kan membuat semua orang tidak percaya dengan Rama dan Rama pun tidak memiliki siapapun. hanyalah aku dan bayi ini yang dia punya. dengan begitu,dia kan hancur. setelah itu,aku kan meninggalkan dia dan aku kan bersamamu."kata Andriana pada Wendy.
"hmmm..lama dong.. tak apalah. yang penting cintamu hatimu hanyalah milikku."kata Wendy pada Andriana.
__ADS_1
"aku kan selalu mencintaimu sayang."kata Andriana pada Wendy.
"iya,aku juga sangat mencintaimu."kata Wendy pada Andriana. kemudian,Andriana menutup teleponnya. Andriana melanjutkan beristirahat di tempat tidurnya. beberapa menit kemudian,Rama pulang membawa obat tebusannya dan membawakan makanan untuk andriana. di apartemen,Rama menaruh makanan yang tadi dia beli di piring. kemudian,Rama membawa piring dan obat untuk Andriana ke kamar. sesampai di kamar,Rama membuka pintu pelan-pelan dan melihat Andriana sedang beristirahat. lalu,Rama berjalan ke arah meja dan menaruh piring beserta obatnya. kemudian,Rama membangunkan andriana untuk meminum obat dan mengajak makan.
"Andriana, bangun. ayo di makan dulu dan minum obatnya."kata Rama yang tangannya menyentuh badan Andriana untuk membangunkan Andriana. kemudian,Andriana membuka matanya dan melihat Rama sedang membawa piring.
"ayo sini makan dulu,aku suapin. aaaa... dulu.."kata Rama yang sudah memegang sendok untuk menyuapi.
beberapa jam kemudian,Andriana telah beristirahat kembali,sedangkan Rama hanya sedang menikmati suasana malam hari di balkon.
"hari ini,Andriana telah hamil dariku karena kesalahanku waktu itu saat aku belum menceraikan Ghea. waktu itu,aku melakukan hubungan intim dengan Andriana karena kondisi aku belum sadarkan diri,aku malah midalam hatiku,aku tidak memiliki perasaan apapun pada Andriana. apa yang harus kulakukan nanti? padahal aku ingin membuat perusahaan ini menjadi jaya kembali dan aku bisa bersamamu kembali,Ghea."batin Rama sambil memegang kepalanya.
GHEA POV
esoknya...
pagi hari yang cerah...
karena kelelahan soal pekerjaan lembur di rumah sakit membuatku terlambat bangun di pagi hari...
aku pun membuka mataku secara perlahan-lahan..
hooammzz ... rasanya seperti ingin tidur lagi karena masih kurang tidur buatku... aku harus bangun pagi ini karena aku ada jadwal operasi pada pasienku. hmmm,,aku mencoba melihat jam wekerku yang ada di laciku. ternyata yang kulihat pagi ini sudah jam 8 pagi padahal biasanya aku bangun pagi selalu jam 4pagi.. oh ya aku baru inget hari ini riano kemana,kog tumben tidak membangunkan aku. biasanya tuh orang sukaannya bangunin aku pagi-pagi begini. malah sekarang aku sendiri yang bangun sendiri. huft, dasar riano. sudah,mending aku mandi sekarang dan keluar kamar untuk sarapan. beberapa menit kemudian,aku pun selesai mandi dan selesai berganti pakaian,aku pun keluar kamar dan mencari makanan yang ada di dapur. di ruang makan ternyata ku lihat,semua pelayan di sini sudah menyiapkan makanan sarapan di meja makan.
"selamat pagi nona Ghea."kata ketua pelayan berbicara padaku.
"iya selamat pagi. oh ya di mana riano?"kataku padanya.
"tuan riano pagi-pagi sudah berangkat ke kantor. tetapi sebelum berangkat,tuan memesan pada saya untuk tidak membangunkan nona karena tuan riano melihat nona kemarin kelelahan karena lembur. dan tuan riano juga memesan pada saya,sebelum nona Ghea bangun,saya dan pelayan semuanya yang ada di sini sudah menyiapkan sarapan buat nona."kata ketua pelayan tersebut padaku.
"baik nona. kalau tidak ada perlu apa lagi,saya permisi."kata ketua pelayan padaku dan langsung pergi meninggalkanku. aku pun mengunyah makanan. setelah selesai makan,aku pun siap-siap berangkat kerja ke rumah sakit.
sore hari,
waktunya beberapa orang pulang kerja. aku pun akhirnya selesai mengerjakan sebagai dokter. aku pun memencet tombol pada ponselku dan mengetik pesan untuk riano.
*riano kamu dimana?
aku sudah selesai kerja nih..
by Ghea*.
pesan dari riano untukku...
*aku masih di kantor nih..
kamu mau ke sini?
kalau mau ke sini ya gak papa.
tapi aku mau rapat dulu. mungkin kamu kalau sudah di sini tunggu aku selesai rapat ya,oke?
by riano*.
aku pun membalas pesan untuk riano.
*oke boss...
__ADS_1
aku kesana.
meluncur...
wait me...
by Ghea*.
aku pun langsung pergi naik taksi karena pas berangkat di antar sama sopir pribadi riano untukku. tapi karena sore ini tak ada yang mengantar aku ya naik taksi deh.. karena sopir pribadinya sudah kembali di kantor riano. aku pun mencegat taksi. beberapa jam kemudian,aku pun telah sampai di kantor riano. aku pun berjalan memasuki ruangan di kantor riano.
"selamat lagi,ada yang bisa kami bantu?"tanya costumer servis padaku.
"saya,dokter Ghea,ingin bertemu riano."kataku padanya.
"bentar dokter Ghea,saya hubungkan dulu ke Presdir riano."kata costumer servis padaku. aku hanya mengangguk kepala dan menunggu. beberapa menit kemudian,pegawainya itu menyuruhku masuk dan menunggu di dalam ruangan kerjanya. karena riano sedang rapat,di dalam ruangan kerjanya,aku pun membereskan berkasnya yang ada di meja kerjanya dan aku menemukan surat kabar di mejanya. sambil menunggu riano selesai rapat,aku membaca surat kabar tersebut.
*Surabaya post.
menuliskan kabar bahwa Presdir tuan Rama mesra dengan istrinya,Presdir nona Andriana karena nona Andriana telah dikabarkan hamil 3bulan. pernikahan mereka sangatlah serasi dan karena cinta mereka yang sejati,mereka merupakan pasangan yang romantis sepanjang tahun ini dan dikarunia anak di dalam rahim nona Andriana. untuk kabar selanjutnya silahkan lihat halaman berikutnya*.
"mereka bukannya baru menikah kemarin,kog bisa Andriana sudah hamil sebelum menikah,apakah selama ini Rama selingkuh saat pernikahan Rama denganku."batinku saat melihat kabar di surat kabar,Surabaya post.
"Rama,kenapa kamu menyakiti aku? apakah dulu kamu memang suka menyakitiku saat kita bertemu. apa ini balasan dari Allah kalau aku yang suka merebut Rama dari pacarnya dulu dan sekarang apa yang ku miliki telah direbut oleh orang lain? apakah yang kulakukan ini salah sehingga ini yang harus ku alami? merebut cinta kan di balas direbut cinta pula? apakah aku harus menebus kesalahanku ini?"batinku yang tiba-tiba aku menangis sendiri. aku pun merenung diriku sendiri sambil menangis dan tidak terasa aku ketiduran karena kelelahan dengan tangisanku sendiri. karena selesai rapat,riano bergegas menghampiri Ghea di ruangan kerjanya. setelah sampai di ruangan kerjanya,dia melihat ruangannya bersih dan tertata rapi dan mendapati Ghea sedang tertidur di sofa yang panjang dan empuk. dan di meja dekat sofa terdapat sebuah koran,kemudian,riano mengambil koran tersebut.
"tuan riano,nona Ghea sendiri yang merapikan semua ini di dalam ruangan ini tuan. tadi saya liat,nona Ghea menangis sendiri sehingga saya nggak berani masuk."kata sekretarisnya.
"kenapa Ghea menangis di ruanganku?"tanya riano pada sekretarisnya.
"tadi saya liat nona Ghea membaca berita di koran ini. lalu,nona Ghea menangis dan karena capek menangis dari tadi,nona Ghea jadi tertidur di sofa."kata sekretarisnya.
"oh begitu, ya sudah silahkan kamu pergi lanjutkan pekerjaanmu. masalah nona Ghea biar aku yang mengurusnya."kata riano pada sekretarisnya.
"baik Presdir riano. saya permisi."kata sekretarisnya dan langsung pergi dari ruangan kerjanya riano. riano pun langsung membaca berita yang ada di dalam koran tersebut.
"oh ini yang membuat Ghea menangis. Rama kenapa sih kamu muncul lagi,apakah kamu kurang puas menyakiti Ghea lagi. udah begitu berita apaan ini,berita tidak penting malah di sebarkan di sini membuatku muak. lebih baik aku membawa Ghea pulang. aku tidak ingin Ghea sakit hati dan menangis terus-terusan karena Rama."batin riano. kemudian,riano menyuruh menyuruh asistennya menghapus berita apapun yang berkaitan dengan rama,juga kalau ada berita itu muncul lagi riano menyuruh asistennya membuat perusahaan media surat kabar dibuat bangkrut. setelah itu,riano menggendong Ghea dari ruangan kerjanya ke dalam mobilnya. saat riano menggendong Ghea di lobi,banyak pegawainya melihatnya.
"lihat,Presdir riano menggendong wanita."bisik pegawainya pada pegawai lainnya.
"iya benar kamu. tidak seperti biasa Presdir riano berbuat begini. tak ada wanita yang pernah menyentuh Presdir bahkan menggendong wanita saja tidak pernah. baru kali ini Presdir membawa wanita itu ke dalam kantor."bisik pegawainya pada yang lainnya.
"tetapi wanita itu sangat serasi dengan Presdir,dia wanita yang sangat cantik,aku dengar dari bagian departemen customer service katanya wanita itu adalah seorang dokter."kata pegawai lainnya pada pegawai satunya.
"iya sangatlah serasi. pasangan yang cocok. sesuai."kata pegawai lainnya pada yang lain.
"hei,kalian. ngapain kalian di sini? bukannya kerja malah ngerumpi. cepat sana lanjutkan pekerjaan kalian. kalau tidak,Presdir riano kan memecat kalian satu persatu kalau kalian hanya di sini untuk gosip."kata asisten riano yang melihat semua pegawainya malah membuat gosip tentang Presdir riano dengan Ghea. kemudian,semua pegawainya pun melanjutkan pekerjaannya.
"maaf tuan riano."kata asistennya pada riano.
"biarkan saja. lebih baik kamu mengurus mereka,aku serahkan ke kamu. itu tugasmu. aku mau mengantar pulang Ghea ke rumah."kata riano pada asistennya yang riano sedang menaruh pelan-pelan Ghea ke dalam
mobil. lalu riano menutup pintu mobil dan menyuruh sopir pribadinya untuk menyalakan mobilnya dan menjalankan kemudi mobilnya untuk berjalan pulang ke rumah kediaman riano. setelah melihat mobil riano pergi,asistennya pun menghela nafas karena banyak sekali tugas yang di berikan oleh riano padanya.
"huft.. hari yang sangat melelahkan. aku sepertinya lembur. semoga bos menjadi baik dan memberi tambahan upah karena aku memiliki banyak tugas."kata asistennya yang langsung berjalan masuk ke dalam kantor riano.
__ADS_1