
di kampus,,,
"hai sha."sapa Rio pada shasha yang sedang berjalan di lorong kampus dan bertemu rio.
"eh iya rio."jawab shasha pada rio.
"kamu kog nggak keliatan akhir-akhir ini. kemana aja?"tanya rio pada shasha yang memang shasha sudah nggak keliatan di kampus dalam seminggu lebih.
"enggak kemana aja kog. aku sudah cuti beberapa hari saja kog karena waktu itu aku lagi kecelakaan kecil kog."jawab shasha dengan santai.
"kamu tidak apa-apa kan sha?"tanya rio pada shasha.
"nggak papa kog yo. lagian aku sudah sembuh kog. hehehe.. dah ya dulu yo aku ada jadwal ke kelas. sampai jumpa lagi ya yo..bye.."kata shasha yang langsung pergi meninggalkan rio.
"iya..bye.."kata rio yang hanya berdiri terpaku melihat shasha.
"kamu itu ya sha selalu begitu. dulu juga waktu SMA. aku sangat jadi kagum dengan sifatmu. tapi sayangnya aku tidak bisa meraih dirimu. karena ada jacky yang selalu di hatimu. Andai kamu tau jacky itu gimana dulunya. Andai saja dulu kamu memilihku alangkah senangnya diriku sha bisa membahagiakan dirimu. sayang sekali aku telat meraih dirimu. andai saja Tuhan memberiku kesempatan lagi untuk mendapatkanmu lagi."batin rio yang sedang memandang shasha dari kejauhan. rio fernandez adalah teman shasha waktu SMA yang juga teman dekat shasha. shasha selalu menolong rio karena rio di mata semua banyak orang, anak yang cupu dan juga pintar. tapi rio selalu memendam perasaan cintanya di dalam hatinya untuk shasha. tetapi shasha hanya menganggap teman saja. sejak memasuki universitas, demi shasha, rio pun berubah penampilan sehingga banyak wanita tertarik tetapi shasha tetap memandangnya biasa saja. akhirnya kelas sudah berakhir, shasha pun keluar kelas dan menunggu di kursi tunggu di lobi gedung jurusannya. sambil menunggu, shasha pun membuka laptopnya. kemudian, datanglah rio mendekati shasha.
"hai shasha. ketemu lagi..hehehe.."sapa rio yang langsung duduk mendekati shasha.
"eh ya..hehehe..ada apa ya rio?"tanya shasha.
"nggak papa. kebetulan lewat aja aku melihat kamu ya aku ke sini..hehehe.."jawab rio pada shasha.
"oh...ya..by the way,, memang kamu nggak masuk kelas ta?"tanya shasha pada rio.
"barusan aja selesai. bentar lagi satu jam lagi masuk lagi kog."jawab rio dengan menjelaskan jadwal kuliahnya pada shasha.
"oh gitu.."jawab shasha.
"hmm..kamu lagi ngerjain apa?"tanya rio yang langsung melihat laptopnya shasha.
"ini aku lagi cari artikel buat makalah tugasku."jawab shasha memberitau ke rio tentang tugas di kelasnya.
"apa mau ku bantu ta?"tanya shasha.
"memangnya kamu bisa?"tanya balik shasha pada rio.
"hmm..judulnya apa sih sha?"
"sejarah perbandingan hukum perdata."
"oh itu. sepertinya aku tau. boleh aku pegang laptopmu bentar?"
"oh boleh. silahkan."
dari kejauhan ada yang melihat shasha bersama rio di lobi dan ternyata dia adalah Dokter Kevin.
"beraninya shasha mesra dengan lelaki lain. apa shasha tidak tau ta kalau dia sudah menjadi milikku. wanitaku. tunggu saja sampai kapan mereka mesra begitu. akan ku hukum kamu sha nanti setelah dirimu sudah di sampingku."batin kevin yang sedang berdiri melihat shasha bersama rio mengerjakan tugas kuliah di lobi.
"ah,akhirnya ketemu ya artikelnya..terima kasih ya rio."kata shasha yang lagi senang karena sudah mendapatkan artikel untuk tugas kuliahnya.
"ya sama-sama. oh ya sha, bolehkah aku minta nomer teleponmu?"tanya rio yang sedang memegang handphone yang meminta nomer handphonenya karena memang ingin berlanjut bertemu shasha.
"oh boleh rio. ini nomerku 081xxxxxxxx."jawab shasha yang sudah mengetik nomer handphonenya pada kontak di handphone rio.
"oke deh. ntar tak telpon ya?"
"tentu rio."
"yaudah ya sha. aku balik dulu. mau ke kelas. bye..sha..sampai jumpa besok ya.."kata rio yang langsung pergi.
"oke..bye..."balas shasha yang melambai tangannya untuk rio. setelah itu, shasha melanjutkan mengerjakan tugasnya. beberapa menit kemudian,ada seseorang menutupi wajahnya dengan sebuah bunga.
"siapa ya?"tanya shasha pada orang tersebut. lalu seseorang tersebut pun memalingkan bunga yang sudah menutupi wajahnya.
"kakak kevin..!!!"jeritku melihat kevin yang ternyata di depanku.
"ehem..ada apa sha? kog sepertinya terkejut kalau aku beneran datang ke sini."kata kevin dengan santai.
"bukannya terkejut..hahahaha...kakak lucu deh..ngapain bawa bunga segala ke sini.."kataku dengan tertawa melihat tampang kevin.
"kamu itu ya..aku sudah payah bawa bunga gini di bilang lucu..padahal ini untukmu.."kata kevin yang agak kecewa.
"duh ngambek ya..baiklah..sini tak ambil bunganya..makasih ya kak."kata shasha yang langsung merebut bunga di tangan kevin.
"heem..oh ya aku ada kejutan untukmu sha."kata kevin memegang tangan shasha.
"apa lagi kak?"tanya shasha pada kevin.
"sini ikut kakak..naik ke atas dulu.."ajak kevin yang langsung menyeret shasha ke lantai 3 dan melihat ke bawah. Ternyata ada tulisan yang mengatakan "Shasha, Aku sangat mencintaimu. Maukah kamu menjadi Istriku?"
__ADS_1
"oh my god. kakak.."kata shasha yang langsung menutupi bibirnya dan terkejut senang.
"napa sha? kamu nggak suka ya?"tanya kevin pada shasha.
"bukannya nggak suka kak. aku masih kuliah kak. aku nggak bisa karena ini terlalu cepat."kata shasha menjelaskan alasannya pada kevin.
"aku sangat mencintaimu sha. aku baru sadar sha. dan aku takut kehilanganmu makanya aku ingin kamu menjadi istriku. apakah kamu mencintaiku sha?"
"aku..aku.."
"apa sha?"
"aku mencintaimu kakak."
saking senangnya, kevin langsung menggendong shasha dari lantai 3 ke bawah dan langsung masuk mobilnya kevin.
"makasih ya.."kata kevin.
"iya"kata shasha yang tersenyum dan langsung kevin melumat bibir shasha dan shasha pun membalas ciumannya. lidah kami berdua pun bersatu dan kami pun menikmati ciuman kami ini di dalam mobil.
"ehem.. tuan kevin nona shasha..apakah ini lanjut?"kata sopirnya yang memanyakan pada kevin.
"oh ya..kamu anterin kami ke rumahku ya?"perintah kevin pada sopir pribadinya.
"gimana dengan pekerjaan tuan di rumah sakit?"
"gampang lah. biar aku telepon ghea dulu."
"baik tuan."kata sopirnya pada kevin. dan langsung pulang ke rumah.
"kamu itu bikin malu aku kak. huft.. masa ciuman nggak tau tempat apa..kan nggak enak di liat sopirmu."
"biarin..kan kamu milikku..wanitaku..semua yang kamu miliki adalah milikku juga.."
"dasar kamu ini. tukang mesum..kakak mesum.."
"liat aja..tunggu di rumah, aku kan membuatmu nggak berdaya deh.."
"biarin..weekkss.."kata shasha yang menjulurkan lidahnya pada kevin. sedangkan kevin malah cuek dan malah mau telepon ghea.
"halo ghea."
"ya halo vin. ada apa?"
"iya.."
"cuman itu saja. thanks ghea. salam buat suami dan anak-anak ya?"
"oke deh.. sama-sama."
"bye.."
tut tut tut ...
"siapa kak?"tanya shasha yang melihat kevin menutup teleponnya pada handphonenya.
"aku ijin sama sahabatku,ghea kalau aku hari ini kerja cuman setengah hari dan aku juga mau ijin ke paris seminggu."jelas kevin dengan jujur pada shasha.
"paris? ngapain ke sana? trus kapan berangkat? trus balik ke sini kapan dunk?"tanya shasha pada kevin.
"hmm.. sepertinya calon istriku ini takut rindu ya sama aku..hehehe.."
"idih apaan sih kak. aku itu serius tanya."
"baiklah..baiklah.. besok pagi ke paris karena ada urusan keluarga saja. mungkin pulang bisa seminggu paling lama. paling cepat ya 5hari. sayang.. kamu nggak usah takut kangen sama aku.. aku janji kan video call trus sama kamu stiap hari..setiap saat deh.. karena itu aku ingin nikmati kebersamaan sama kamu hari ini dan ingin kamu yang mengantarkan aku besok ke bandara."kata kevin meyakinkan pada shasha.
"beneran loh ya pulang?"
"iya beneran.."
"jangan sampai pulang membawa cewek lain loh.."
"mungkin aku pulang bawa orang tuaku ketemu kamu deh dan melamar kamu..hehehe.."
"idih mesti deh.."kata shasha yang malu.
"napa sha.. kamu nggak usah takut sama orang tuaku.. tenang saja. apapun yang terjadi kamulah wanitaku saja tak ada yang lain."kata kevin pada shasha.
"iya aku percaya padamu kak. trus ini ngapain pulang ke rumahmu?"
"ada deh mau tau saja."kata kevin yang membuat shasha penasaran. kevin pun memeluk shasha dan shasha pun menyandarkan kepalanya pada bahunya.
__ADS_1
di rumah nenek nabila,
"nyonya ada tamu."kata bibi yang memberitau nabila.
"siapa bi?"
"katanya ada Tuan Hanggoro."
"Hanggoro? ngapain dia tumben datang ke sini? baiklah bi suruh dia tunggu sebentar."kata nenek pada bibi. beberapa menit kemudian, nenek langsung menemui Hanggoro yang sedang menunggu di ruang tamu.
"Tuan Hanggoro." sapa nenek nabila pada hanggoro.
"nyonya nabila. maaf saya mendadak datang ke sini tanpa memberitau nyonya nabila terlebih dahulu."
"iya nggak papa. memang ada perlu apa ke rumah saya?"
"Saya hanya datang ke sini karena kangen sama cucuku,ghea. apa tidak boleh seorang kakek ingin bertemu cucu nya?"
"napa kamu baru muncul sekarang? saat anak kita pergi meninggalkan dunia ini dan di saat cucumu sedang sedih karena orang tuanya sudah meninggal dimana kamu? malah aku yang menjemput cucuku ke sini."
"maafkan saya. waktu itu saya benar-benar sibuk. dan saya baru dengar kalau cucuku sudah menikah dan punya anak. makanya saya langsung ke sini."
"hanya untuk minta maaf saja. apa kamu tau perasaan ghea waktu itu dan apakah kamu tau perasaan anak kita,sherlyn saat kamu tega mengusir sherlyn dari negaramu padahal sherlyn ingin bertemu kamu waktu itu."
"aku minta maaf. aku harus bagaimana supaya kamu memaafkan kesalahanku?"
"aku ingin kamu jangan datang lagi bertemu aku dan cucuku dan jangan ganggu aku lagi."
"tapi nabila..."
"aku minta kamu sekarang pergi dari rumahku."
"baiklah. aku tau saat ini kamu merasa sangat kecewa dengan sikapku waktu itu. aku kan beri kamu waktu tapi aku kan datang lagi untuk bertemu cucuku dan cicitku."
"terserah kamu mengatakan apa aku tidak peduli. buatku, kamu tidak muncul lagi di kehidupanku,keluarga kecilku. sekarang keluar dari rumahku..!!!"perintah nenek nabila dengan mengusir kakek hanggoro dari rumah nenek. kakek hanggoro pun pergi dari rumah nenek. kakek hanggoro pun masuk ke dalam mobilnya dan menyuruh sopir pribadinya untuk pulang. kemudian,kakek hanggoro menelepon seseorang untuk mencari informasi lebih detail tentang masa lalu 50tahun yang lalu juga tentang pekerjaan ghea,cucunya.
di rumah sakit..
"dokter ada kiriman buat dokter."kata perawat kepada ghea sambil membawa kado. dan perawat itu pun menyerahkan kado tersebut pada ghea.
"siapa sih kirim kado untukku."tanya ghea yang bertanya pada dirinya sendiri tentang kado yang sudah di tangannya. kemudian ghea pun membuka kado itu dan ternyata kado itu berisi album foto yang berisi masa kecilnya ibunya dan dia.
"siapa yang mengirimkan album foto ini? maksudnya apa ini? sepertinya aku harus bertanya pada nenek tentang kado ini."batin ghea. lalu ghea pun menelepon suaminya kalau ghea minta di jemput suaminya dan sekalian ingin ke rumah nenek. kemudian ghea pun melanjutkan pekerjaannya. beberapa jam kemudian, akhirnya ghea pun selesai menyelesaikan pekerjaannya.
"sayang, sudah selesai belum pekerjaannya?"tanya rama pada ghea yang sedari tadi menunggu di ruang tunggu dokter.
"sudah kog. ayo pulang yuk."
"ya sayang."
kemudian ghea pun langsung turun bersama rama. rama pun curiga sama istrinya kog tumben banyak diem saja dan kog membawa kotak sebuah bingkisan. kemudian mereka berdua pun masuk ke dalam mobil dan melaju menuju ke rumah nenek. dalam perjalanan,rama pun memulai percakapan pada ghea.
"sayang kamu napa hari ini kog keliatan lesu? apa pekerjaan tadi banyak? apa pasien banyakkah?"tanya rama pada ghea yang sambil menyetir mobilnya.
"nggak papa sih sayang.. pasien sih biasa kog."
"beneran nggak papa ta? oh ya napa kamu membawa bingkisan itu? apa isinya bingkisan itu?"tanya rama.
"ini hanya album foto ibuku dan aku. aku nggak tau siapa pengirimnya. entah napa kog bisa-bisa kirim ini."kata ghea yang akhirnya menceritakan sebenarnya pada suaminya, rama.
"oh begitu. kalau gitu kamu harus tanya ke nenek saja sayang.."
"iya sayang makanya aku ingin bertemu nenek dan sekalian ingin ketemu anak-anak."
"baiklah kita hampir mau sampai kog sayang."kata rama pada ghea. beberapa menit kemudian, kami berdua pun telah sampai di rumah nenek nabila. lalu aku pun langsung keluar mobil dan langsung menghampiri pintu rumah nenek sedangkan rama sedang memakirkan mobilnya di garasi. saat ghea datang, telah di sambut sama bibi.
"non."
"bi nenek mana? aku ingin ketemu nenek."
"nyonya ada di kamar."
"baiklah kalau gitu aku yang langsung ke sana."
"tapi non, nyonya sedang tidur."
"nggak papa bi. biar aku yang bangunin nenek."kata ghea yang langsung bergegas cepat menemui neneknya.
"bi, biarkan saja ghea bertemu neneknya karena ada hal penting yang ingin di utarakan sama ghea pada nenek tentang orang tuanya."kata rama pada bibi.
"baiklah tuan. kalau gitu, saya permisi dulu mau lanjutkan pekerjaan saya."
__ADS_1
"ya bi. silahkan."kata rama yang langsung pergi juga ingin memasuki kamar anak-anaknya.