
Bayu pergi dari tempat itu dengan hati yang hancur, mentalnya terhantam dengan pukulan yang sangat kuat. Hingga meninggalkan luka yang dalam, ia bahkan tidak mendengarkan teriakan dan panggilan dari Arini. Hatinya sudah cukup hancur, dan ia tak mau jika ia sampai tersulut emosi dan melukai Arini secara fisik. Karena hati dan pikirannya saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ia takut tidak bisa mengontrol emosinya dan akan melukai orang-orang yang ada di dekatnya.
Selepas kepergian Bayu, Rosa pun meneteskan air matanya. Bagaimana pun juga, hidup yang lalui dengan mantan suaminya bukanlah waktu yang sebentar. Banyak kenangan indah yang mereka ukir dalam kehidupan mereka. Dimana mereka menjalani suka duka bersama, berusaha dari titik terendah hingga mereka berada di puncak kesuksesan. Akan tetapi semuanya sirna hanya karena orang ketiga, kesalahan Rosa hanyalah salah satu alasan Bayu meninggalkannya. Itulah yang membuat hati Rosa sangat hancur. Kenapa dengan mudahnya Bayu melupakan perjuangannya, dengan mudahnya ia mengkhianati Rosa dan memberikannya luka yang sangat dalam. Hingga sampai saat ini luka itu masih saja terasa. Namun, luka yang sangat menyakitkan itu ia sembunyikan rapat-rapat. Rosa tak ingin orang-orang menganggapnya lemah dan kasihan padanya. Tidak! Dia bukan wanita lemah yang berharap simpati orang lain. Ia adalah wanita yang kuat meskipun dalam hatinya penuh banyak luka, biarlah ia sendiri yang tahu semua itu.
"Dia jahat kan?" ucap Rosa pada Tama, ia tersenyum sambil menangis. Perasaannya pun ikut hancur karena untuk kesekian kalinya Bayu menuduhnya yang tidak - tidak. Kenapa mantan suaminya itu selalu termakan ucapan orang yang baru saja ia kenal, bahkan Rosa yang bertahun-tahun hidupnya tak pernah ia percayai.
Tama hanya mampu mengusap air mata Rosa tanpa mengatakan apapun, ia tahu jika saat ini perasaan Rosa sedang tidak baik-baik saja. Tama sangat tahu bagaimana rasanya jika orang yang dicintai dan diperjuangkan ternyata tak pernah menganggapnya sama sekali. Sakit, perih bahkan luka yang ia rasakan teramat sangat dalam. Dan butuh waktu yang cukup lama untuk menyembuhkannya.
"Bertahun-tahun kami menghabiskan waktu bersama, bukan waktu yang sebentar kami berumah tangga. Bahkan anak kami saja sudah dewasa dan juga sudah menikah, tapi ia masih saja tidak mengenaliku. Aku akui aku memang bukan orang baik, bahkan aku juga pernah menyakiti hati menantu yang sangat peduli dan menyayangiku. Akan tetapi, untuk melukai fisik orang lain tak pernah aku lakukan,"
"Ada saatnya seseorang merasa gelap mata dan hati, Rosa. Aku pun pernah mengalaminya, mungkin saat ini itulah yang sedang dirasakan oleh mantan suamimu," jawab Tama, ia pun pernah gelap mata dan hati oleh cinta butanya pada Mirna hingga ia melupakan anak-anaknya saat itu.
"Tapi apa yang ia lakukan sangat keterlaluan, hatiku sangat sakit. Apa ini adalah hukuman dari semua kesalahanku?"
"Tidak! Jangan pernah menganggap apa yang kau alami saat ini adalah hukuman. Tapi anggaplah semua yang terjadi padamu adalah salah takdir yang harus kita jalani, jadi tetaplah kuat lagi untuk menjalaninya," Tama berusaha menguatkan hati perempuan yang selalu menyembunyikan kesedihannya ini.
"Apa aku boleh menangis?" ucap Rosa sambil sesenggukan menahan sesak di dadanya.
__ADS_1
"Dasar bodoh, dari tadi kau sudah menangis. kau pikir apa yang sejak tadi keluar dari matamu itu. Air mancur," ucap Tama, tapi Rosa malah semakin kencang menangis. Hingga Tama yang tidak tega pun langsung memeluknya berharap hati perempuan yang akhir - akhir ini mengganggu pikirannya ini menjadi tenang.
"Menangislah jika kau mau," Tama memeluk tubuh Rosa dengan sangat erat. Dalam hati ia berjanji, jika saja Tuhan memberikannya kesempatan maka ia akan menjaga hati wanita yang rapuh ini. Ia berjanji akan membahagiakannya, dan memberikan seluruh cintanya. Dan tak akan membiarkan wanita yang namanya terukir istimewa di hatinya ini mengeluarkan air mata kesedihan. Dan akan membanjirinya dengan cinta dan kasih sayang, hingga ia lupa apa itu terluka.
*
*
*
Di rumah inilah semuanya bermula, tentang kehidupannya dan juga keluarga kecil yang ia bangun. Hanya ada ia da juga Rosa, dan setelah kelahiran putra pertama mereka, kehidupan mereka terasa lebih sempurna. Indah sekali rasanya jika mengingat kembali ke masa-masa itu, sudut hatinya yang paling dalam merasakan kerinduan pada Rosa dan Satya.
Bagaimana bisa ia tergoda oleh perempuan yang ternyata banyak memiliki kepalsuan dalam hidupnya. Bagaimana bisa ia mengkhianati cinta Rosa yang amat besar padanya. Bagaimana bisa ia menghancurkan kebahagiaan keluarganya hanya demi seseorang yang penuh dengan kepura-puraan.
Bayu kini terduduk sendiri di kamar yang dulu ia dan Rosa tempati, dimana mereka menghabiskan sisa-sisa harinya setiap hari. Dimana banyak sekali mimpi dan rancangan masa depan yang akan mereka bangun untuk kehidupan mereka.
Kamar yang menjadi saksi cinta mereka selama ini, ya kamar yang penuh dengan sejuta kenangan. Kamar ini hanya ia dan Rosa yang menempatinya, karena saat menikah dengan Arini. Kamar itu ia kunci rapat, hanya pelayan khusus saja yang boleh masuk kedalam sana.
__ADS_1
Bayu mengusap ranjang tempat tidurnya, dan masih ada aroma Rosa di sana. Semakin besar saja kerinduannya saat ini pada ibu dari anaknya itu.
Tak terasa bulir hangat jatuh dari pelupuk matanya, apakah ini adalah air mata penyesalan ataukah air mata kerinduan yang tiba-tiba menyeruak dalam hatinya. Kenapa ... kenapa rasanya sakit sekali, apakah perasaan ini yang saat itu Rosa rasakan saat ia mengkhianatinya.
Astaga, Bayu sangat jahat sekali pada Rosa. Selama ini ia sibuk melihat kesalahan Rosa dan merasa jika apa yang ia lakukan adalah kebenaran. Nyatanya, selama ini ternyata ia berada dalam sebuah kubangan kebodohannya sendiri.
Dengan teganya, ia menyakiti orang yang selalu bersama dan juga mendukungnya dalam berbagai hal. Hingga ia bisa menjadi orang yang sukses itu semua berkat dari dukungan Rosa, lalu kenapa semua yang Rosa lakukan untuknya tertutup dengan kecantikan dan kelembutan palsu dari Arini.
Semakin besar saja penyesalan yang ia rasakan saat ini, apakah jika ia meminta maaf maka Rosa akan memaafkannya. Apakah ia mau kembali padanya dan kembali merajut kembali hubungan yang pernah putus. Dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.
*
*
*
Emangnya Ratu Kodok mau gitu sama kamu Bayu 😌😌😌😌
__ADS_1