
"maaf ya sayang nunggu lama ya?"tanyaku pada suamiku, rama.
"nggak kog. ini barusan aja aku selesai nyuapin anak-anak sama beras merah."kata rama yang baru menyelesaikannya dan mengembalikan piring kotor anak-anak ke dalam tas khusus perlengkapan anak-anak.
"ya sudah sini tak bantu beresin dan kita ke kantin ya makan bareng-barengnya."
"huum.."
kemudian kami berdua pun pergi bersama anak-anak ke kantin.
kemudian,aku dan rama pun masing -masing membuka kotak nasi kami dan melihat makanan kami. kemudian kami pun makan makanan yang sudah di persiapkan oleh rama untuk kami berdua di jam istirahat saat ini.
"nyam..nyam.."
"gimana sayang kamu suka dengan makanan yang ku bawa untukmu?"
"hmm..enak banget..kog tau sih sayang.."
"tau dunk..kan kamu istriku.."
"tumben suamiku ini so sweet deh..hehehe"
"hehehe..kan hanya untukmu..nggak ada lagi cew lain kog.."
"iya ya..aku tau..udah lanjutin lagi makanan kita ya sayang.."
"heem.."
setelah selesai makan,aku bercerita pada rama tentang kevin di kantin.
"sayang kamu tau nggak sekarang kevin berbeda loh.."
"beda gimana?"kata rama dengan datar tanpa bersemangat. karena rama tau kalau kevin masih mencintai istrinya.
"dia itu sekarang sering lembur di rumah sakit dan jarang pulang."
"memang kamu tau dari mana gosip itu."
"iya memang sih dari teman-teman kerja sih tapi aku juga liat sendiri. pas aku ketinggalan berkas aku melihat dia di ruangan inap. tapi aku tanya sama suster di sana kalau memang ada pasien dia di sana. dia selalu datang ke ruangan tersebut dan bahkan tidur di kamar itu bersama pasien itu."
"paling pasiennya lelaki."
"ih nggak lah namanya aja shasha ya jelas wanita. kamu nih gimana sih sayang.."
"oh gitu..trus sayang?"
"ya aku berharap si kevin bisa berubah dan dapatkan wanita yang bisa menaruh hati untuk kevin. tapi aku sendiri nggak kenal dan nggak tau wajah si pasien tersebut."
"hmm..gitu..eh itu kevin lagi berduaan sama wanita. sepertinya itu pasiennya karena pakaiannya kog seperti pasien."
"tuh kan kamu bisa liat sendiri sekarang kevin sama wanita itu. hmm.. mumpung ada dia. aku ajak ke sini ya..bentar ya sayang..tunggu di sini..ntar aku kembali.."kata ghea dengan semangat dan penasaran sehingga ingin bertemu kevin.
"okelah.."jawab rama dengan lemas.
kemudian,ghea pun meninggalkan suaminya duduk di kantin bersama anak-anaknya yang sedang tertidur terlelap di strollernya masing-masing. ghea pun langsung menghampiri kevin yang sedang menelusuri lorong rumah sakit ini.
"hai kevin."sapa ghea pada kevin.
"hai juga ghea. kamu ngapain di sini ghea?"
"hmm..aku barusan selesai makan siang bersama suamiku dan anak-anak. tuh liat di kantin situ suamiku dan anak-anak. hehehe.."kataku yang sedang menunjuk posisi suamiku dan anak-anak kepada kevin.
"oh ya.. trus napa kamu memanggilku? ada apa?"
"apa kamu sibuk kah?"
"lumayan sih..memang napa?"
"begini gimana kalau ntar malam kamu bisa makan malam bersama kami?"
"hmm...kayaknya nggak bisa. aku ada perlu sama pasienku di sini. tapi kalau kamu ingin mengajakku sebuah makan malam bersama dengan keluarga kecilmu..baiklah..tiga hari ke depan saja ya karena itu waktu kosong ku lagipula pasien ku ini sudah pasti pulang dari rumah sakit ini."
"okelah..nggak masalah. jangan lupa tiga hari ke depan ya vin.."
"oke.."
"ya sudah. aku pergi dulu ya karena suamiku sudah lama menungguku kayaknya..hehehe..dah vin.."
"dah juga ghea..titip salam buat anak-anak,suamimu dan nenek ya?"
"oke vin.."
aku pun langsung pergi dan menghampiri suamiku dan anak-anak di kantin.
"maaf ya sayang.."
"iya nggak papa.. memang napa sih sayang.."
"nggak..aku ingin ngajak kevin ke rumah kita untuk makan malam bersama kog. boleh ya?"kata ghea yang sedang merayu suaminya untuk meminta persetujuan rencananya. sedangkan rama, suaminya hanya mendekati ghea dan membisikkan sesuatu pada telinga ghea.
"boleh. asal kamu milikku. kalau sampai kevin dan kamu berniat selingkuh dariku,malamnya aku kan menghukummu. ngerti kan sayang?"bisik rama pada telinga ghea. ghea pun geli mendengarnya karena ternyata suaminya cemburu banget dan takut diriku bersama kevin. tapi justru aku senang karena suamiku mencintaiku.
"iya sayang. aku ngerti. ayo pulang..aku sudah selesai kerja kog.."kataku dengan manja pada suamiku dengan memegang tangan suamiku dan yang satu memegang strollernya ronald. sedangkan suamiku membawa barang bawaan dan strollernya rosita. kami pun pulang ke rumah dan meninggalkan rumah sakit. beberapa jam kemudian,kami semua tiba di rumah kami dan kami langsung membereskan barang-barang yang kami bawa tadi pas di rumah sakit. kami berdua pun membagi tugas selama di rumah bersama anak-anak. aku yang bagian mengurus anak-anak sedangkan rama membereskan rumah menjadi bersih dan nyaman. setelah itu,kami berdua pun istirahat tidur karena kecapekan.
di rumah sakit,
"sore shasha.."sapa kevin pada shasha.
"kak kevin. habis dari mana dan mau ngapain di sini kak?"
__ADS_1
"hmm.. tadi kakak sibuk banget urus pasien sana sini di ruangan kerja.. dan karena sudah selesai ya aku langsung ke sini karena aku tadi lewat ada orang jualan kue brownies kesukaanmu. ini kue aku taruh di sini ya sha.."
"iya kak. makasih ya kak."
"huum.. sore ini sudah makan belum sha?"
"sudah kak."
"sudah minum obat kan?"
"sudah juga dunk kak."
"oh ya ferlina mana?"
"ya tadi ada acara keluarga sehingga ferlina buru-buru pulang kak."
"oh gitu..kirain ada ferlina kan kuenya bisa di bagi-bagi dan bisa makan bersama. oh ya, sha, besok kamu boleh pulang karena hari ini aku check kondisimu membaik. tetapi dua minggu lagi kamu harus kontrol ke ruangan kerja ku ya.."
"iya kak. makasih ya kak. akhirnya besok aku bisa pulang."
"memang napa sha?"
"aku sudah bosan kak di sini tidur melulu."
"oh gitu.. kapan-kapan boleh ya kakak main ke rumahmu sha?"
"boleh kog kak."
"oh ya sha, ini kartu namaku. kalau ada apa-apa kamu bisa hubungi nomer yang sudah tertera di kartu ini."
"beres kak. terima kasih banyak ya kak."
"iya sama-sama. sudah ayo makan brownies yuk..lapar ini kakak.."
"iya kak. kakak belum makan malam ya?"
"belum sih sha. tapi setelah makan ini aku janji deh kan makan malam."
"beneran kak. jangan bohong loh kak."
"iya. kakak tau. kamu jangan khawatir ya.."
"iya kak."
kemudian kami berdua makan brownies bareng-bareng dan berbincang-bincang dan bersenda gurau bareng-bareng di kamarku. beberapa jam kemudian, kantuk ku terasa berat di mataku ini.
"hooammzz..."
"kamu ngantuk ta sha?"
"iya nih kak."
"selamat malam dan selamat tidur ya shasha.."
"selamat malam juga kakak. zzzz..."
"ku lihat kamu sebenarnya cantik sha. tapi kog bisa ya ada cowok yang menyakitimu. aku jadi ikutan sakit sha. walau kamu keliatan tegar kakak jadi merasakan juga penderitaanmu selama ini. dan sikapmu ini pada mantanmu membuat kakak sadar kalau cinta tidak harus memiliki. dan bukan jodoh. dan harus memikirkan yang lebih penting. terima kasih ya sha kamu sudah mengajari aku tentang cinta."batin kevin dan langsung memberi kecupan manis pada dahinya shasha dan memberi kelembutan tangan kevin pada rambut dan pipinya shasha.
keesokan pagi harinya..
"pagi shasha.."
"pagi kak."
"gimana sudah siap untuk pulang?"
"sudah kog kak."
"kamu pulang sama nantik. apa ferlina akan menjemputmu?"
"ferlina nggak bisa kak. tadi ferlina sms ke aku kalau dia lagi di papua kak. ya otomatis aku pulang sendiri."
"hmm..gitu ya..bentar..tunggu ya..kakak mau telepon dulu.."kata kevin yang langsung menelepon seseorang untuk menggantikan dia karena kevin sedang berhalangan. setelah telepon, kevin pun langsung menemui shasha yang sedang membereskan barang-barangnya ke dalam tas kopernya.
"sha.."
"iya kak. ada apa?"
"kamu pulang sama kakak saja ya.. lagian kamu baru sembuh. kakak khawatir kamu kenapa-napa. nggak papa kan kakak nganterin kamu pulang?"
"gimana dengan kerjaan kakak?"
"tenang saja. tadi aku sudah mengoper kog. ada dokter yang mau menggantikan aku. gimana sha? kamu nggak keberatan kan?"
"nggak kog kak asal nggak mengganggu aktivitas kakak."
"oke deh..kalau gitu aku bantu ya.."
"iya kak. kak, aku urus surat dulu. kakak jaga barangku dulu ya.."
"oke deh.."
setelah selesai urus surat pulang, kevin dan shasha pun pulang bersama-sama. beberapa jam kemudian, akhirnya kami berdua pun tiba di rumah shasha.
"selamat datang non shasha."
"iya bibi paman. tolong ambilkan barangku di dalam mobil ya."
"baik non."
__ADS_1
"ayo kak..masuk dulu. duduk dulu di sini ya..kakak nggak usah sungkan. aku di sini sama paman dan bibi saja kog."
"oke deh."
"kak,bentar ya aku mau mandi dulu gerah nih.."
"iya sha."
sebelum ke kamar,shasha ke dapur dulu menyuruh pembantunya menyiapkan cemilan dan minuman yang harus di sajikan untuk kevin dan dia dan harus di bawa ke ruang tamu. lalu shasha pun langsung cepat-cepat mandi dan memakai pakaian yang rapi. kemudian shasha pun turun dan menemui kevin di ruang tamu.
"silahkan di makan kak cemilannya dan di minum tehnya.."
"oh ya tadi aku nunggu kamu untuk makan dan minumnya."
"oalah kirain kakak nggak suka."
"rumah segede gini hanya kamu dan pembantumu saja."
"huum kak. memang napa kak?"
"nggak papa. kakak cuman tanya saja. apa kamu pernah ke bar sha?"
"pernah sih. tapi nggak pernah minum arak kog kak. tenang saja."
"oh gitu."
"itu aja pas aku stress kak. tapi sekarang aku males kak ke sana. lebih baik aku mikirin yang lebih penting. buang-buang waktu ke bar."
"oh gitu.."
"by the way, rencana kakak hari ini apa setelah ini?"
"hmm..nggak tau sha. aku kan ke sini cuman ingin bersama kamu saja."kata kevin membuat shasha terlena.
"ehem..menurut kakak kemana enaknya?"
"hmm..gimana kalau kita main kartu saja? yang kalah harus buka baju dan yang menang harus mau di cium gimana? deal?"
"boleh. siapa takut."
lalu kami berdua pun bermain tanpa henti sampai berjam-jam. aku dan dia pun sering menang dan kalah sehingga kak kevin pun hanya mengenakan celana kain dan celana dalam yang menempel pada tubuhnya.sedangkan aku hanya bh dan celana jeans pendekku juga celana dalamku yang menempel pada tubuhku. dan waktunya aku yang kalah, aku pun harus melepas pakaian yang masih menempel pada tubuhku.
"aduh kakak. gimana nih aku kalah..huhuhu..masa aku lepas di sini?"
"sudah jangan.. akhiri ini aja mainan ini. kamu jangan di lepas. biarin gitu. karena aku yang menang.. sini sha."
"apa kak?"
lalu,kevin pun langsung mendekati shasha dan kami berdua pun menutup mata dan kami berdua ciuman. kami berdua pun menikmati ciuman kami. dan nggak tau siapa yang duluan. kami semua pun telanjang bersama dan melanjutkan nafsu kami berdua. karena kecapekan, kami berdua tertidur di kamar shasha dengan kondisi telanjang bersama. keesokan pagi harinya kami berdua pun bangun bersama-sama.
"hooammzz.."
"pagi shasha.."
"kakak..!!!!"jerit shasha yang kaget.
"memang napa sha?"
"kak, baru kali ini kakak merebut ciuman pertama ku dan kakak juga mengambil perawanku."
"lalu? apa kamu tidak menikmati juga? kakak sendiri sama sha. kakak juga baru pertama kali ciuman sama cewek dan baru pertama kali berhubungan sama cewek juga baru kali ini kakak melihat cewek keliatan seksi dan cewek itu hanya kamu sha."
"beneran itu kak?"
"beneran sha. kakak ngapain bohong sha. tenang saja sha. kakak nggak mungkin ninggalin kamu kog. kakak janji kan bertanggung jawab setelah ini. lagipula kamu sih membuatku tergoda."
"ish apaan sih kak. sudah ah aku mau mandi."
"mandi bareng yuk.."
"ish apaan sih kak. aku capek dan sakit tau.."kata shasha pada kevin. tetapi kevin nggak merespon dan malah menggendong shasha ke kamar mandi dan mandi bersama-sama dan kami berdua pun melakukan lagi dan lagi.
beberapa jam kemudian,
kami berdua pun sarapan bersama-sama.
"duh kog kayak sepasang suami istri padahal kita belum menikah."
"apa kamu ingin kita menikah sha?"
"nggak tau lah kak. bikin aku tambah pusing aja. mending aku lanjutin sarapan ini."
"ya sudah makan dulu."
"kakak hari ini mau kemana rencananya?"
"memang napa sha? takut rindu sama kakak ta?"
"idih kakak.. geer amat sih.."
"biarin..kakak hari ini sepertinya sibuk karena kemarin kakak nggak kerja."
"oh gitu.. aku juga mau kuliah kak."
"apa mau nanti siang aku jemput dan temani aku kerja di rumah sakit ya?"
"hmmm...terserah kakak."
beberapa menit kemudian kami berdua pun selesai makan dan kevin pun mengantar aku ke kampus. setelah itu, kevin pun beranjak pergi ke rumah sakit untuk melanjutkan pekerjaannya yang mengurus pasiennya.
__ADS_1