Suami Bayaran

Suami Bayaran
bertemu kakek...


__ADS_3

"ayo kek,kita pergi dari sini. sepertinya kakak ghea tidak suka kita di sini."kata belia pada kakeknya yang mengajak kakeknya untuk pergi dari rumah sakit.


saat belia dan kakeknya mau masuk ke dalam mobil,tiba-tiba kakeknya jatuh pingsan. belia dan sopir pribadinya pun langsung menghampiri kakeknya dan memapah kakeknya ke dalam mobil.


"paman tolong antarkan kakek ke rumah sakit sekarang."kata belia pada sopir pribadinya.


"iya,non."kata sopir pribadinya yang langsung menyalakan mesin mobil dan melajukan mobilnya ke rumah sakit yang biasa menangani kakeknya. sedangkan ghea hanya duduk di kursi kerjanya.


"dok,, dokter ghea.."panggil suster.


"eh iya sus.."kata ghea.


"ada apa dok? dari tadi sepertinya nggak fokus."kata suster siska pada ghea.


"sepertinya,aku kurang nggak enak badan. sus, tolong panggilkan dokter tina ke ruanganku."kata ghea pada suster siska.


"baik dokter. permisi."kata suster siska yang langsung menutup pintu ruangannya. ghea sedang memijit pelipisnya.


"selalu saja ada masalah. Hmm,, aku lebih baik telepon rama aja."batin ghea yang sambil menekan tombol nomer kontak rama untuk menghubungi rama pada ponselnya.


"halo rama.."kata ghea dengan lesu.


"iya halo. sudah selesai ta kerjaannya? apa mau tak jemput?"tanya rama.


"heem sayang. tunggu aku di luar ruanganku ya sayang kalau sudah sampai ya?"


"iya. ntar tak kirim pesan kalau sudah sampai."


"iya sayang. mmuuacch..love u.."


"love u too..mmuuach.."


tut ... tut.. tut...


ceklek..


suara pintu ruangan terbuka.


"permisi."kata dokter tina.


"eh, iya dokter tina. silahkan masuk."kata ghea yang langsung menyuruh dokter tina masuk ke dalam ruangannya. kemudian, dokter tina duduk di kursi.


"ada apa ya dokter ghea? tadi saya di suruh sama suster siska kalau dokter ghea memanggil saya?"tanya dokter tina pada dokter ghea.


"begini dokter. saya besok sepertinya tidak bisa kerja. tolong dokter gantiin saya. mungkin hari kamis saya baru masuk kerja kembali."kata ghea menjelaskannya.


"oh ya dokter. tidak masalah dokter."kata tina.


"terima kasih dokter tina atas bantuannya."kata ghea pada dokter tina.


tok tok tok..


"permisi. maaf mengganggu dokter. bisakah kita berdua berbicara sebentar dok?"kata linggo,detectiv pribadi ghea yang melihat dokter ghea sedang berbincang dengan dokter tina.


"oh silahkan paman linggo. lagipula kami berdua sudah selesai."kata ghea yang mempersilahkan linggo masuk ke dalam ruangannya.


"ya udah dokter. kalau sudah tidak ada lagi, saya permisi dulu."kata dokter tina.


"iya dokter. terima kasih."kata dokter ghea.


kemudian,ghea langsung membicarakan hal penting pada linggo tentang keluarga hanggoro.


"gimana? apa paman sudah menemukan? apa rencana keluarga hanggoro? kog bisa gak ada angin gak ada hujan datang menemui saya dan nenek kemarin sampe kini."kata ghea pada linggo.


"begini nona. ternyata tuan hanggoro kini sedang mengalami penyakit jantung. dan saya ketahui tadi siang tuan hanggoro masuk rumah sakit. setelah tuan menemui nona di rumah sakit."kata linggo pada ghea.


"iya memang tadi siang bertemu aku. trus apa tujuan dia menemui aku?"tanya ghea pada linggo.


"tuan ingin menebus kesalahannya yang masa lalu. tuan ingin memberikan saham pada nona 20% dari perusahaan keluarga hanggoro. sedangkan nona belia cuman 30%. tapi nona belia.."kata linggo yang tiba-tiba berhenti.


"memang napa belia?"tanya ghea dengan tatapan serius.

__ADS_1


"dia spertinya tidak tau tentang masa lalu keluarga djatmiko dengan keluarga hanggoro sehingga dia ingin merampas saham yang di miliki nona saat ini."kata linggo.


"trus tuan hanggoro gimana?"tanya ghea pada linggo.


"sebelum meninggal tuan hanggoro ingin memberikan saham sebagai penebus dosa nya yang selama ini dia merasa memiliki kesalahan pada keluarga djatmiko. saat tuan hanggoro memutuskan saham itu untuk nona, orang tua belia tidak setuju."kata linggo.


"oh gitu. sudah cukup infonya paman?"tanya ghea.


"ada lagi sebenarnya nona."kata linggo.


"apa itu paman?"tanya ghea.


"mengenai anak angkat nona dan ini kaitannya dengan keluarga hanggoro."kata linggo.


"kog bisa?"tanya ghea.


"ayah kandung yang selama ini nona cari ternyata anak dari sahabat karib tuan hanggoro, keluarga Vandscock dan ibu kandungnya yang nona bantu saat melahirkan itu adalah anak dari keluarga dimistri."penjelasan singkat dari linggo untuk ghea.


"siapa keluarga vandscock dan siapa keluarga dimistri itu?"tanya ghea.


tok tok tok..


"permisi dokter."kata suster siska.


"iya ada apa suster?"tanya ghea pada suster tersebut yang tiba-tiba masuk ke ruangan kerja.


"maaf dokter. tuan rama sudah datang."kata suster siska.


"oh ya suruh tunggu sebentar. tolong beritau ke dia kalau segera saya kan ke sana."kata ghea pada suster. dan suster tersebut meninggalkan ruangan kerja ghea.


"maaf paman suami saya sudah datang. gimana kalau kita lanjut lagi mengenai anak kembarku di rumah nenek saya di lain waktu? tapi tunggu kabar saya ya paman?"tanya ghea pada linggo.


"baik nona. tidak apa-apa. saya tunggu kabar nona."kata linggo.


"terima kasih paman atas infonya."kata ghea yang sedang berjabat tangan pada linggo.


"terima kasih juga nona sudah memberi waktu untuk bertemu saya."kata linggo yang balas jabat tangan juga pada ghea.


"sama-sama paman."kata ghea yang sedang tersenyum ramah.


"iya paman silahkan."kata ghea yang sambil membereskan berkas-berkas di meja kerjanya. dari kejauhan, rama melihat paman linggo yang dia kenal juga baru keluar dari ruangan ghea.


"ngapain paman linggo datang ke sini bertemu istriku. hmm,, aku harus secepatnya bertanya pada ghea."batin rama. beberapa menit kemudian, ghea pun keluar dari ruangan kerjanya. ghea yang mengetahui suaminya sedang duduk di ruang tunggu, ghea langsung menemui suaminya, rama.


"sayang maaf ya lama menunggu. aku tadi ada tamu."kata ghea pada rama sambil membawa berkas maps dan tas yang melekat pada punggungnya.


"oh nggak papa sayang. paman linggo ya tadi ke tempatmu?"tanya rama yang langsung beranjak dari kursinya. kemudian, ghea pun menyeret rama untuk meninggalkan dari rumah sakit. seraya menelusuri lorong rumah sakit menuju ke tempat parkiran, rama mengajak mengobrol dengan ghea.


"iya sayang. tadi memang paman linggo datang ke tempatku."jawab ghea.


"memang ada perlu apa?"tanya rama dengan penasaran.


"hmm,,ntar saja ya di rumah ya kita bahas gini ya sayang."kata ghea dengan tersenyum pada rama. rama pun balik tersenyum sambil memegang erat tangan istrinya,ghea.


"baiklah."kata rama pada ghea.


kemudian,mereka sampai di parkiran. mereka berdua pun masuk mobilnya dan rama pun menyalakan mesin mobilnya untuk pulang ke rumah nenek.


"sayang aku tidur dulu ya..dari tadi banyak pasien yang meminta operasi. aku capek banget."kata ghea yang menyandar kepalanya pada jok kursi.


"ya sayang.ntar ku bangunkan kog. sudah sana bobok."kata rama yang sambil memegang setirnya.


beberapa jam kemudian,mereka pun tiba di rumah neneknya. karena nggak tega melihat istrinya kelelahan, rama pun menggendong istrinya sendiri ke dalam kamarnya. setelah itu, rama pun melepaskan sepatunya ghea satu per satu dan rama pun menggantikan ghea pakaiannya secara pelan-pelan tanpa membangunkan istrinya. rama pun langsung menyelimuti tubuh ghea dengan selimut dan rama pun tak lupa mencium kening istrinya. setelah itu, rama pun merasa gerah dan langsung mandi dan memakai pakaian tidurnya. setelah selesai mandi, rama pun rebahan di ranjang di samping istrinya sedang tidur nyenyak. sambil menunggu istrinya bangun, rama menyuruh bibi membawakan makanan malamnya ke dalam kamar. beberapa jam kemudian, ghea pun terbangun dari tidur nyenyaknya.


"hooammmzz.."suara ghea yang langsung membuka matanya. ghea terkejut karena menurut perasaannya sebelum tidur dia di dalam mobil, kog tiba-tiba kini sudah di dalam kamarnya dan dia pun melihat sudah ganti pakaian dan tidur di ranjangnya sendiri. ghea pun melihat rama sedang asyik main game pada ipadnya.


"kog aku di sini. kamu yang gantiin ya sayang? kog gak di bangunin sih? selalu gitu. dulu ya gitu."kata ghea merasa jengkel.


"sudah sayang jangan marah. aku sudah hapal kalau istriku yang cantik ini kalau sudah tidur nggak pernah sadar. hehehe.."kata rama yang mencubit hidungnya ghea.


"huft..sebel.."kata ghea.

__ADS_1


"sudah..mandi dulu sana. kalau sudah mandi ke sini ya sayang. makan bareng yuk. dari tadi aku tunggu kamu bangun karena aku pengen makan bareng sama istriku ini."kata rama dengan tersenyum melihat ghea.


"baiklah, aku mandi. tunggu di sini loh.."kata ghea yang langsung beranjak dari ranjangnya.


"sayang kamu ini lucu juga ya..perasaan kita sudah nikah dan sudah liat tubuh kita yang polos masing-masing masih aja malu. hehehe.."kata rama yang langsung melanjutkan main gamenya.


di tempat lain,


"kakek."kata belia pada kakeknya yang sedang di rawat di rumah sakit.


"belia. kamu nggak perlu sedih begitu. kakek tidak apa-apa sayang. oh ya tolong panggilkan orang tuamu ke sini dan pengacara pribadi kakek, Bernadus."suruh kakek pada belia untuk menghubungi mereka untuk datang ke rumah sakit.


"iya kakek. tunggu ya. aku keluar dulu. aku panggilkan mereka datang ke sini."


"oh ya juga saudaramu, ghea juga suruh ke sini."


"tapi kek.. baiklah.. aku hubungi dia."kata belia dengan pasrah.


di rumah nenek.


dret..dret..dret..


suara ponsel berbunyi.


"halo."kata rama yang mengangkat ponsel istrinya.


"iya halo. maaf apa benar ini nomer kak ghea?"tanya belia.


"iya benar. maaf ini dengan siapa?"tanya balik rama.


"aku,saudaranya kakak ghea, belia,cucunya kakek hanggoro."jawab belia.


"oh ya. aku suaminya ghea. ghea sedang mandi. ada perlu apa ya? mungkin nanti kalau ghea selesai mandi tak sampaikan."kata rama.


"oh nggak papa kak. aku cuman menyampaikan kalau kakek sedang di rawat di rumah sakit. dan ingin bertemu kak ghea sekarang."kata belia.


"baik. nanti ya pesanmu tak sampaikan setelah ghea selesai mandi."kata rama.


"iya kak. terima kasih."kata belia.


"sama-sama."jawab rama.


tut tut..tut..


beberapa menit kemudian, ghea pun keluar kamar mandi dengan mengenakan pakaian tidurnya. ghea langsung merebahkan badannya ke ranjang dan mendekati suaminya.


"segarnya sayang..rasa capekku lumayan lah.."kata ghea pada rama.


"hmm..wangi deh..oh ya tadi ada telepon dari belia kalau kakek hanggoro sedang di rawat di rumah sakit dan sangat ingin bertemu kamu. katanya sangat penting."kata rama pada ghea.


"oh gitu."kata ghea yang tanpa reaksi apapun.


"kog gitu saja sayang? memangnya sayang sudah tau ta?"tanya rama.


"iya aku sudah tau dari paman linggo. kan tadi paman ke tempatku. katanya kakek ingin menebus kesalahannya dengan memberikan saham 20% untukku sebelum dia meninggal. dia juga ingin bertemu aku untuk meminta maaf. aku males berurusan dengan keluarga hanggoro. lagipula aku nggak butuh harta warisannya padaku. aku sudah punya saham sendiri dari rumah sakit yang ku miliki yang di berikan orang tuaku dan nenek. bagiku sudah cukup. dan keluarga hanggoro itu ingin membuat masalah urusan saham itu. aku males."kata ghea pada rama.


"oh gitu ceritanya. ya nggak papa lah sayang. kamu lebih baik datang saja dan beritau kalau kamu sudah memaafkan nya dengan tanpa emosi. dengan begitu kakek kan tenang. kamu jangan berpikiran soal sahamnya. tapi soal perasaan kakekmu."kata rama yang menasihati ghea. ghea pun setuju dengan pendapat rama.


"baiklah. demi kamu, aku mau datang ke sana tapi sama kamu ya sayang."kata ghea pada rama.


"iya."kata rama.


"ya sudah tunggu. aku ambilkan baju ya buat kita berdua."kata ghea yang langsung beranjak dari ranjang. ghea langsung membuka lemari pakaiannya dan memilih pakaian untuk dia dan suaminya yang cocok untuk ke rumah sakit. kemudian,mereka berdua pun langsung mengganti pakaiannya masing-masing dan mereka berdua pun bergegas pergi dengan mobilnya melaju ke rumah sakit yang tadi sudah di beritau oleh belia alamat rumah sakitnya pada rama saat pembicaraan lewat ponsel ghea. beberapa jam kemudian, mereka berdua pun tiba di rumah sakit tersebut. mereka berdua melihat dari kejauhan kalau di dalam kamar ada keluarga hanggoro dan pengacara pribadinya. ghea yang hanya menghela nafas. sebelum masuk ke kamar,ghea pun tak takut pada orang-orang tersebut karena rama menyakinkan kalau rama selalu di samping ghea. kemudian mereka berdua pun masuk ke dalam kamar.


"selamat malam. maaf kami berdua terlambat."kata ghea yang menggandeng tangannya pada rama. kedatangan ghea dan rama membuat orang yang hadir di sana menoleh ke arah ghea dan rama dan orang-orang di sana pun terkejut.


"ghea, sini dekat kakek."kata kakeknya yang memanggil ghea untuk mendekati kakeknya.


"ya kakek. maaf tadi sikapku telah membuat kakek begini karena aku terbawa emosi."kata ghea pada kakeknya.


"oh nggak papa ghea. kakek minta maaf ya sayang sudah melukai hatimu."kata kakeknya yang meraih tangan ghea. sedangkan ghea hanya memandang suaminya. rama pun memberikan kode pada ghea untuk memaafkan kakeknya tanpa emosi.

__ADS_1


"iya kakek. aku sudah memaafkan kakek. kakek jangan sedih lagi ya."kata ghea dengan ramah pada kakeknya.


"makasih sayang."kata kakeknya dengan senang karena ghea sudah memaafkannya.


__ADS_2