Suami Bayaran

Suami Bayaran
bertemu calon mertua.


__ADS_3

di Washington square park..


"ghea,ini es krim untukmu."kata riano.


"makasih."kata Ghea.a


"kamu kenapa Ghea? dari tadi banyak melamun dan diam."kata riano.


"aku.. aku.. aku tidak apa-apa."kata Ghea.


"beneran tidak apa-apa. apa kamu tidak suka jalan bersamaku?"tanya riano.


"nggak riano. aku sangat senang. cuman aku tidak enak badan saja."kata Ghea.


"cerita saja Ghea. aku tau kamu ada masalah. karena ku liat kamu memikirkan sesuatu yang sangat berarti buat kamu."kata riano.


"nggak.. nggak papa. aku cuman heran pada nasib seseorang saja."kata Ghea.


"memang Napa nasib dia?"tanya riano.


"dia tidak pernah mencintai seseorang. dia juga tidak pernah terlalu dekat sama siapapun. yang dia dekatin hanyalah sahabatnya dan keluarganya. tidak pernah mencoba kencan liar yang sembarangan. tetapi karena waktu yang mendesak dia harus mencari pasangan sehingga dia asal memilih. dia tau pasangan tersebut sangatlah tidak sempurna di mata banyak orang. tapi bagi dia,sangatlah istimewa. dia sampe rela mengeluarkan uang untuk orang ini. seraya waktu berjalan,dia pikir dia hanya pernikahan mainan saja tetapi malah membuat dia mencintai orang itu. orang itu pun juga mengatakan kepada dia kalau sangat mencintainya. sehingga membuat janji ikatan cinta. tetapi entah kenapa tiba-tiba waktu berubah orang itu meminta bercerai dengan alasan menagih janji. apakah orang itu tulus mencintainya apakah orang itu berbohong padanya? apakah salah dia mencintai orang itu?"tanya Ghea yang sedang menangis. tangisan Ghea membuat riano nggak tahan melihatnya. lalu Ghea pun di peluk sama riano.


"menangis lah sampai kamu puas Ghea. aku tau perasaanmu kini. masih ada orang yang tulus mencintaimu dari pada dia. tidak semua lelaki seperti dia. percayalah padaku."kata riano yang membisikkan pada Ghea. air mata Ghea terus menerus membasahi baju riano. riano pun tidak peduli asal bisa membuat Ghea tenang riano senang.


"tapi riano. aku sudah dua kali di sakiti juga. yang pertama dia selingkuh di saat aku pulang dari London pas aku kuliah. sekarang yang kedua malah begini. apakah aku ini tidak pantas di cintai dan memang tidak pantas mencintai?"kata Ghea sambil menangis.


"cukup Ghea. kalau kamu begini membuatku sakit. siapa bilang kamu tidak pantas di cintai? ada orang yang masih tulus mencintaimu Ghea."kata riano.


"siapa riano? nggak mungkin ada riano."kata Ghea.


"ghea,lihatlah aku. aku dari awal melihatmu,bertemu kamu aku sudah menyukaimu. bahkan kamu punya kesalahan membohongiku dan keluargaku,aku tetap tidak membencimu bahkan aku sangat mencintaimu. aku tidak butuh kamu mencintaiku atau tidak. aku hanya ingin kamu tau sebenarnya isi hatiku untukmu Ghea."kata riano yang membuat Ghea terpaku dan diam membisu.


"aku tau kondisi ini sangatlah tidak cocok untuk kamu. jujur aku ingin memberimu kejutan kalau aku mencintaimu,aku ingin melamar kamu. walau kamu merasa sakit hati karena dia,aku kan menunggumu sampai kamu memberi kesempatan ruang hatimu untukku."kata riano sekali lagi pada Ghea.


riano pun langsung memeluk Ghea.


tok..tok..tok..


"iya."kata Yeni.


"maaf nona. silahkan tuan."kata pelayan tersebut membantu riano.


"loh ada apa dengan ghea?"tanya Yeni pada riano. riano hanya memberi kode pada Yeni. dan riano pun memberi bill pada pelayan tersebut.


"terima kasih tuan. permisi."kata pelayan tersebut yang langsung pergi dan pintu kamar pun tertutup.


"Ghea sedang sedih. tadi dia banyak sekali cerita padaku. dia kan bercerai dengan suaminya. aku nggak tega melihatnya."kata riano pada Yeni.


"ya aku pikir tadi bersama kamu Ghea bisa mengobati rasa lukanya. tetapi tak kusangka tidak bisa. kasian banget Ghea."kata Yeni.


"sepertinya aku harus membereskan suaminya itu. tolong Yeni,jaga Ghea dan anak-anak padamu. lusa aku kan kembali di sini menjemput anak-anak."kata riano.


"tetapi lusa Ghea akan pulang ke Indonesia."kata Yeni.


"ngapain dia pulang?"tanya riano.


"katanya sih dia mau urus cerainya."kata Yeni.


"nggak papa. tenang saja. ku usahakan sebelum Ghea pulang aku pasti sudah kembali ke sini. bila Ghea bertanya bilang saja aku ada urusan kantor. jangan bilang padanya kalau aku datang menemui suaminya."kata riano.


"iya. aku tidak akan beritahu hal ini pada Ghea. aku juga kan menjaga Ghea dan anak-anak sampai kau pulang."kata Yeni.


"thanks Yeni. yaudah aku pergi dulu."kata riano yang langsung pergi dari kamarnya. Yeni pun langsung menyiapkan masakan untuk makan malam.


di Jakarta, Indonesia.


"nenek,gimana kabarnya?"tanya Kevin pada nenek di kediaman nenek Nabila.


"baik saja. dimana calon istrimu,kog nggak keliatan?"tanya nenek.


"dia lagi kuliah nek."kata Kevin.


"oh ya sih. nenek lupa kalau ini jamnya Shasha kuliah."kata nenek.


"Ghea gimana kabarnya? kog jarang hubungi aku?"tanya Kevin.


"Ghea masih di Amerika. dan lusa dia kan pulang. katanya dia mau urus cerai sama Rama."kata nenek.


"loh mereka bukannya saling mencintai. kog jadi cerai."


"nenek juga nggak habis pikir Vin. nenek juga bingung harus bagaimana dengan mereka."kata nenek Nabila.

__ADS_1


"iya nek. nenek lebih baik memikirkan hal yang lain saja. masalah Ghea biar aku tanyakan langsung dan aku janji nek aku kan dampingi Ghea untuk tidak terpuruk karena cinta."kata Kevin.


"iya vin.makasih Vin. kamu dan Ghea memang sahabat paling baik. oh ya kamu kenal Yeni nggak Vin? nenek kog rada lupa dengan yang namanya Yeni."kata nenek.


"hmm.. kayaknya sih temen sekolah dulu sewaktu masih kecil. dia baik kog nek. memang suka usil sama Ghea. dulu dia gaya tomboy nek. dia juga pernah ke rumah ketemu paman bibi sama nenek. ingat nek?"kata Kevin.


"hmm...ingat sih."kata nenek.


"yaudah nek. sekarang nenek harus jaga kesehatan dan jangan berpikiran buruk ya biar nenek selalu sehat."kata Kevin.


"iya Kevin. makasih ya nak."kata nenek.


"iya nek. kalau gitu aku pergi dulu ya nek,mau jemput shasha."kata Kevin.


"kapan kamu ajak Shasha ke sini vin?"tanya nenek.


"lusam aja ya nek sekalian aku jemput Ghea di bandara."kata Kevin.


"iya nak. hati-hati di jalan ya nak. titip salam buat Shasha dari nenek."kata nenek.


"iya nek. pasti tak sampaikan. dah nek."kata Kevin.


di kampus Shasha...


tin..tin...


suara klakson mobil...


Kevin pun membuka jendela mobilnya.


"Shasha ayo masuk mobil."kata Kevin.


"loh kak,kog ganti mobilnya?"kata Shasha.


"sudah masuk aja."kata Kevin.


"iya.. iya kak.."kata Shasha yang langsung masuk ke dalam mobil.


lalu Kevin pun menjalankan mobilnya. dalam perjalanan, Shasha hanya diam melihat sekeliling jalan.


"sha,tadi aku ke rumah nenek Nabila. tadi aku memeriksa kesehatannya. dan nenek tadi menitip salam buat kamu sha. kata nenek,dia rindu sama kamu sha."kata Kevin.


"iya makasih ya kak. kapan ke sana kak sama aku?"tanya Shasha.


"iya kak. terus kita kemana kak?"tanya Shasha.


"ke rumahmu lah sha."kata Kevin.


"loh kak. aku belum siap ketemu mereka kak."kata Shasha.


"ada aku sha. tenang saja. semuanya akan baik-baik saja."kata Kevin.


"iya kak."


di kediaman keluarga Shasha.


"non,akhirnya nona pulang. nyonya dan tuan mencari nona terus."kata pelayan yang langsung menghampiri Shasha di saat Shasha turun dari mobilnya.


"mana mami papi bibi?"tanya Shasha.


"silahkan masuk non,saya panggilkan nyonya dan tuan."kata pelayannya.


"iya bi. terima kasih."kata Shasha.


"kenapa kamu berdiri diam di sini sha? kenapa nggak langsung masuk?"tanya Kevin.


"aku sudah lama tidak masuk di sini kak. mami papi selalu sibuk dan tidak peduli padaku."kata Shasha.


"sudah. kan sekarang ada aku yang selalu ada untukmu. ayo masuk."kata Kevin yang langsung memegang tangan Shasha dan masuk ke dalam rumah kediaman Shasha.


"selamat siang bapak dan ibu. kenalkan saya,dokter Kevin,pacar barunya Shasha."kata Kevin dengan sopan.


"dokter Kevin yang terkenal itu ya?"tanya ayahnya Shasha.


"iya.benar."kata Kevin dengan ramah.


"hmm.. Shasha.. kamu kemana aja? papi mami mencarimu kemana-mana."kata ayahnya Shasha.


"aku.. aku di kostnya ferlina pih..aku baik-baik saja.maafkan aku tidak memberi tau kalian keberadaanku. karena aku pikir papi mami sibuk sama kerjaan dan aku tidak mau mengganggu pekerjaan papi mami."kata shasha.


"sayang,kami berdua masih peduli sama kamu. walau kami sibuk,kami selalu mantau kamu dengan menghubungi bibi dan menanyakan tentang dirimu. maafkan papi dan mami ya sayang yang membuatmu kesepian begini."kata ayahnya Shasha,orang tua Shasha pun memeluk mereka.

__ADS_1


"ehem,,nak,ada apa ya datang ke rumah kami?"tanya ayahnya Shasha.


"begini om,aku ingin melamar shasha dan kami ingin menikah dan ingin minta restu dari om dan Tante."kata Kevin.


"oh begitu. gimana mih?"tanya ayahnya Shasha pada ibunya Shasha.


"aku sih terserah Shasha asal Shasha bahagia mami senang."kata ibunda Shasha.


"baiklah nak. kami sebagai orang tua sebelum menyetujui permintaan kalian,ada yang ingin om tanyakan pada kamu nak."kata ayahnya Shasha dengan tegas.


"iya om. silahkan."kata Kevin.


"kapan kalian bertemu? dan sejak kapan kalian berpacaran? dan selama ini apa benar Shasha bersama temannya,ferlina di kostnya?"kata ayahnya Shasha.


"iya. dulu Shasha mengalami kecelakaan dan di rawat di rumah sakit dan kebetulan aku yang menangani dia. yang membawa Shasha ke rumah sakit hanyalah ferlina. awalnya ferlina ingin mengabari om dan Tante. tapi Shasha yang mencegah untuk tidak mengabari tentang dia. Shasha bilang dia nggak mau orang tuanya khawatir tentang dia toh dia bakal sembuh. karena nggak ada om dan Tante,saya sebagai dokter selalu memantau kesehatan Shasha sampai sekarang dan selalu menjaganya. sampai akhirnya kami berdua saling mencintai. saya dan Shasha berkomitmen untuk menikah setelah Shasha lulus. oleh karena itu,Shasha setahun lagi akan lulus,saya datang ke sini ingin bertunangan dengan Shasha. selama nggak ada om dan Tante,saya dan ferlina selalu menjaga dan mendampingi Shasha di manapun dan kapanpun."kata Kevin.


"baiklah. om dan Tante merestui hubungan kalian. lalu,rencana kalian kapan mengadakan pertunangan kalian?"tanya ayahnya shasha.


"seminggu lagi,saya sudah menyewa gedung. dan saya juga sudah menyiapkan pakaian untuk om dan Tante."kata Kevin.


"ini pih.. bajunya seragam ya karena kami ingin kalian harus seragam biar serasi dan cocok dengan acara kami."kata Shasha.


"oh ya om Tante,besok orang tua saya kan datang ke sini untuk acara keluarga saja."kata Kevin.


"iya nak."kata ayahnya Shasha.


"ya sudah om Tante saya ada urusan lain,saya mau pulang dulu. terima kasih om Tante."kata Kevin.


"nak,kamu anterin pacarmu ya nak,"kata ibunda Shasha.


"iya mih.."kata Shasha. lalu, Shasha dan Kevin pun keluar dari pintu rumahnya.


"kakak,makasih ya kak?"kata Shasha.


"untuk apa?"tanya Kevin yang lagi bingung.


"ya terima kasih sudah datang menemui orang tuaku. dan membuat hubungan kita menjadi serius."kata Shasha.


"sayang,aku kan pacarmu,calon suamimu. aku pasti tidak kan mengecewakan kamu. aku pasti menepati janji kita."


"tapi kak,aku grogi plus takut sama orang tua kakak."kata Shasha.


"hehehehe... kamu nih ya kayak anak kecil saja. walau kayak anak kecil,kamu kan jadi calon istriku. nggak usah takut. orang tua ku nggak bakal galak kog. malah bisa-bisa kamu di usilin sama adikku."kata Kevin.


"ih kakak. dasar."kata Shasha.


"muuacch" Kevin pun langsung mencium kening shasha yang membuat Shasha tersipu malu.


"kamu milikku selamanya. aku tidak biarkan siapapun merebut kamu dan apapun yang terjadi aku kan mendampingimu."bisik Kevin pada Shasha.


"udah dulu ya sayang,aku mau balik ke rumah sakit."kata Kevin.


"iya kak. hati-hati di jalan ya.."kata Shasha.


"iya sayang. dah.."kata Kevin.


"dah juga kak.."kata Shasha.


di kota new York...


GHEA POV


"ghea aku sangat mencintaimu. walau pun kamu tidak mencintaiku atau mencintaiku,aku tetap menunggumu sampai kamu memberiku ruang di hatimu untukku."kata riano.


riano mencintaiku.. sedangkan aku sekarang lagi patah hati. aku masih mencintai Rama.


"Ghea,kalau memang Rama itu jodohmu dia pasti kan kembali padamu walau kalian berpisah sementara."kata Yeni.


"hei, pagi-pagi dah melamun."kata yeni.


"eh Yeni."kataku.


"kamu masih mengingat rama?"tanya Yeni. aku hanya diam saja.


"sudahlah Ghea. kamu harus mengikhlaskan dia. kamu jangan begini terus Ghea."kata Yeni.


"aku tau Yeni. aku lagi memikirkan riano. kemarin riano menyatakan perasaannya padaku bahwa dia mencintaiku."kataku


"Ghea,aku tau kamu lagi sakit hati. tetapi kamu jangan langsung mengiyakan riano. kasian riano bila kamu tidak bisa mencintainya. begitu juga kamu pun sama. pesanku,kamu harus fokus dirimu sendiri. jangan asal mengambil keputusan. harus kamu pertimbangkan baik-baik."kata Yeni.


"iya Yen. bener kamu."kataku.

__ADS_1


"sekarang,kamu makan sarapan dulu sana.. aku tadi sudah menyiapkan untukmu dan aku mau mandiin si kembar."kata Yeni.


__ADS_2