Suami Bayaran

Suami Bayaran
cerai bagian ke empat.


__ADS_3

di pagi hari yang cerah,aku harus menjalani hidup dengan semangat pagi ini. hari ini aku harus ke pengadilan mengurus perceraianku dengan Rama. aku pun mendandani wajahku dengan lipstik yang tipis dan bedak yang tidak terlalu norak juga tak lupa memberi hand body pada kulitku,setiap hari aku selalu begini. banyak pasienku mengatakan aku dokter yang berbeda,wanita yang berbeda. hari ini dimana pun berada aku selalu begini,tidak ada perubahan sama sekali. aku pun berangkat sendiri ke pengadilan dengan mobilku sendiri. setelah sampai,aku mencari kursi yang kosong untukku dan aku juga mencari ruang nomer 3 karena ruang itu adalah ruang sidangku. dag Dig dug rasanya jantungku tidak karuan karena aku telah gugup menghadapi ujian yang harus berhadapan dengan para hakim untuk mengurus perceraian. ya,aku harus tahan rasa gugupku dan harus tegar dan tegas. lalu,aku mendapati kursi untuk diriku. saat aku duduk manis di kursi,aku melihat dari kejauhan Rama bersama wanita cantik dan sexi juga di temani seorang pengacara. sedangkan aku sendirian di pengadilan.


tetapi tidak apa-apa lah,Kevin dan Shasha kan datang menemuiku di sini. aku sibuk mengetik ponsel untuk mengirim pesan untuk Kevin.


*kamu dimana Vin?


aku sudah di pengadilan nih.


tadi Rama sama satu cewek dan pengacara sih sudah datang di sini.


ayo ke sini..


send*.


lalu,aku membuat sibuk dengan main game sambil menunggu panggilan. sepuluh menit kemudian,ada pesan masuk dari Kevin.


ya. sabar ya..


aku sama Shasha lagi perjalanan ke sana.


di sini lagi macet nih.


mungkin 10menit kan sampai.


biarkan saja Rama bertingkah bagaimana asal tidak mengusikmu,oke?


tunggu ya.


aku dan Shasha pasti datang.


aku pun menghela nafasku sambil menunggu Kevin dan Shasha datang. aku melihat ada banyak orang bergiliran datang masuk ke sidangku dan keluar,wanitanya menangis dan ada juga kecewa. dan aku juga mendengar cerita dari wanita yang duduk bersebelahan denganku,kalau dia minta cerai karena suaminya selingkuh dan suaminya itu judi juga suka memeras wanita tersebut. sayangnya suaminya tidak mau diceraikan. lalu,aku pun mengatakan pada wanita itu untuk bersabar dan kita sebagai wanita memang sering di rugikan. jujur,aku selama ini dengan Rama tidak pernah seperti itu padahal Rama orang yang tidak punya,banyak orang mengatakan Rama itu lelaki yang bisa memeras wanita, memanfaatkan wanita. sudahlah,biarkan aja orang mengatakan bagaimana,tetapi hubunganku dengan Rama sepertinya tidak bisa akur kembali. beberapa jam kemudian,namaku dan namanya Rama di panggil dari ruangan sidangku. aku dan rama yang di temani pengacara masuk bersamaan di ruangan sidang.


"silahkan duduk tuan Rama dan nyonya Ghea."kata hakim I. aku dan Rama pun duduk di bagian depan yang menghadap hakim.


"maaf hakim,kenalkan saya, pengacara tuan Rama,saya di sini ingin membantu tuan Rama soal perceraian ini."kata pengacara Rama.


"baik. silahkan bapak duduk di bagian belakang."kata hakim I pada pengacara Rama.


"baik pak. terima kasih."kata pengacara Rama yang langsung duduk di bagian belakang Rama.


"sekarang kami lanjutkan pembahasan perceraian ini. sebelum kami selesaikan ini. saya sebagai ketua hakim di sini menyatakan surat gugatan cerai dari tuan Rama bahwa tuan Rama sudah berselingkuh dengan wanita lain yang bernama,andriana. apakah benar itu tuan Rama?"tanya ketua hakim pada Rama.


"benar."kata Rama.


"bagaimana nyonya Ghea,apakah nyonya Ghea setuju dengan alasan ini?"tanya ketua hakim padaku.


"saya tidak setuju. karena saya ingin tau sejak kapan dia selingkuh. karena selama ini tidak pernah begitu."kataku.


"baik. jadi nyonya Ghea menginginkan bukti tersebut."kata ketua hakim. lalu ketua hakim berbisik-bisik pada hakim I dan hakim II.


"kami memutuskan sidang di tunda Minggu depan karena nyonya Ghea meminta bukti akurat kalau tuan Rama selingkuh dengan wanita lain. karena itu,kami meminta tuan Rama dan nyonya Ghea membawa saksi mata ke sini Minggu depan. terima kasih."kata ketua hakim yang langsung memukul palu tiga kali.


dok dok dok.


suara palu di pukul di meja hakim.


lalu,aku dan Rama juga pengacara Rama ikutan keluar bersama dari ruang sidang. Rama hanya bersikap dingin dan tidak mau menoleh padaku malah menghampiri wanita yang tadi selalu menemani dia.


"sayang,gimana?"tanya Andriana.


"hakim meminta bukti dan saksi."kata Rama.


"iya saksi kan ada aku. bukti ya aku saja. tau kan maksudku?"kata Andriana.


"iya."kata Rama dengan singkat pada Andriana. lalu,aku hanya sibuk mengetik ponselku menghubungi Kevin kalau sidang sudah selesai. tiba-tiba Andriana menyeret Rama dan mendekatiku.


"hai. kamu Ghea ya?"tanya Andriana.


"iya benar. ada apa ya?"tanya balikku pada Andriana.


"kenalin aku Andriana,tunangan Rama."kata Andriana yang sedang menggandeng Rama.


"oh.. iya. selamat ya. semoga kalian bahagia."kata Ghea tanpa wajah sedih.


"terima kasih."kata Andriana padaku.

__ADS_1


"Ghea sini."jerit Kevin yang melambai tangannya padaku. aku pun menoleh Kevin bersama Shasha.


"permisi nona Andriana dan tuan Rama."kataku pada mereka. lalu aku pun menghampiri Kevin dan Shasha.


"kak Kevin itu kak Rama sama siapa itu?"tanya Shasha pada Kevin.


"itu Andriana,katanya tunangannya."kataku pada Shasha.


"ternyata kak Rama diam-diam selingkuh beneran dengan wanita jahat dan penuh licik tipu daya. padahal kak Ghea itu baik masih aja matanya melirik ke wanita sexy gitu. ckckck."kata Shasha.


"sudah. sudah. kita pulang sekarang. ayo kita makan dulu."kata Kevin mengajakku dan Shasha pergi. aku yang naik mobil sendiri sedangkan Kevin dengan Shasha naik mobilnya Kevin. lalu kami bertiga makan bareng di cafe. saat pesanan makanan kami tiba, tiba-tiba ada riano datang menghampiri kami bertiga.


"hei,riano. dari mana aja dirimu?"tanya Kevin.


"maaf ya semua. aku tadi repot sama kerjaan. aku boleh ya ikutan gabung nih?"tanya riano pada kami.


"boleh saja. ayo duduk sini."ajakan Kevin.


"kamu pesen makan dulu gih."kataku pada riano.


"iya."kata riano. lalu riano memanggil pelayan untuk memesan makanan. setelah makan kami berempat pun pulang.


"loh riano mana mobilmu."kata Kevin.


"oh ya aku lupa aku tadi naik taxi. nggak bawa mobil."kata riano.


"naik mobilku saja riano."kataku yang menawarkan tumpangan untuk riano.


"riano kamu sama Ghea aja ya?"kata Kevin.


"iya."kata riano.


"dah dulu ya. sampai jumpa besok. dah.."kata Kevin pada ku dan riano. Shasha pun juga melambaikan tangannya untuk pergi meninggalkan kami berdua.


"ayo riano."ajakanku pada riano.


"biar aku saja yang menyetir. kasian kamu tadi habis dari sidang. mana kunci mobilmu."kata riano padaku. aku pun menyerahkan kunci mobilku ke riano. kami berdua pun masuk ke dalam mobilku. riano menyalakan mesin mobil dan melaju mobilku. kami berdua pun pulang ke rumah nenek Nabila. saat perjalanan,riano mengajak berbicara padaku.


"bagaimana tadi sidangnya? lancarkah?"tanya riano.


"oh begitu."kata riano.


beberapa menit kemudian,kami berdua telah sampai di kediaman nenek Nabila.


"aku masuk rumah dulu ya. makasih ya riano sudah menemaniku."kataku.


"tunggu sebentar Ghea."kata riano. riano pun mencium keningku yang membuatku tersipu malu.


"kamu hari ini cantik Ghea. aku sangat mencintaimu."bisik riano pada telingaku. aku pun hanya terdiam dan membuka pintu mobilku. aku keluar dari mobilku dan langsung masuk rumah sedangkan riano memakirkan mobilku di garasi. kemudian riano masuk rumah dan bertemu nenek Nabila.


"malam nenek."sapa riano pada nenek.


"iya malam riano. mana Ghea? kog gak keliatan?"tanya nenek pada riano.


"loh bukannya Ghea sudah di kamarnya. tadi aku melihat dia sudah masuk rumah kog. dan aku ke sini mau nitip kunci mobilnya Ghea karena tadi aku bersama ghea dari cafe juga ada Kevin dan Shasha tadi."kata riano yang memberikan kunci mobil Ghea ke nenek Nabila.


"iya nanti nenek kasihkan kuncinya ke Ghea."kata nenek pada riano.


"kalau gitu saya permisi pulang dulu nek. selamat malam nek."kata riano pada nenek nabila.


"iya. silahkan. hati-hati di jalan ya nak riano."kata nenek pada riano.


"iya nek. terima kasih nek."kata riano yang langsung pergi.


"Ghea coba kamu itu sama riano yang sudah kaya,baik,tanggung jawab. jadi gini lah masalahmu sekarang karena memilih Rama. coba dulu riano bertemu Ghea tidak akan seperti begini."batin nenek Nabila.


lalu,nenek pun menutup pintu rumah dan kembali masuk kamar.


esoknya...


di rumah sakit, pagi-pagi sekali aku sudah di rumah sakit karena ada pasien meminta operasi karena ingin melahirkan anaknya. setelah selesai operasi,aku pun beristirahat duduk di ruang tunggu ICU.


dret..dret...dret...


suara ponselku berbunyi.

__ADS_1


"iya halo."kataku dengan malas.


"aku riano,Ghea. kamu dimana? kog tadi aku ke rumahmu kamu sudah tidak ada?"tanya riano.


"aku lagi di rumah sakit karena pasienku lagi melahirkan.sekarang aku lagi istirahat di ruang ICU. ada apa riano?"tanyaku.


"oh gitu. tunggu 10menit,aku sekarang lagi di jalan. aku segera ke sana."kata riano.


"ya. terserah."kataku. lalu telepon kami berdua pun berakhir. aku pun melanjutkan istirahat dengan memejamkan sebentar di kursi ruang tunggu ICU. beberapa menit kemudian,riano datang dan menghampiriku yang saat ini aku sedang tertidur sambil duduk di ruang tunggu ICU.


"Ghea kamu ini bisa-bisanya tidur di kursi begini."kata riano berbicara sendiri yang melihat Ghea tertidur. lalu riano menggendong Ghea pelan-pelan ke ruangan kamar pasien VIP yang terdapat tempat tidur.


"tolong suster jangan di bangunkan ya karena dokter Ghea sedang mengantuk."kata riano pada perawat tersebut.


"iya tuan. kami permisi."kata perawat yang langsung pergi dari kamar pasien VIP.


beberapa jam kemudian,aku pun terbangun dan melihat sekeliling.


"perasaan aku tidak di sini. perasaan tadi aku di ruang tunggu ICU. kog bisa aku sekarang di kamar pasien. loh riano sudah di sini."batin ghea yang langsung melihat riano. aku pun pelan-pelan beranjak dari tempat tidur. tiba-tiba riano sudah bangun.


"mau kemana Ghea?"tanya riano.


"aku.. aku mau ambil minum."kataku yang terkejut melihat riano sudah bangun.


"bentar. kamu lebih baik di sini. aku ambilkan minum untukmu."kata riano yang langsung mengambil air minum untukku. aku pun langsung minum.


"capek ya sampe tidur 2jam. memang ke rumah sakit jam berapa?"tanya riano.


"jam 1pagi tadi. ya gini mengurus pasien harus siap siaga 24jam."kataku.


"oh begitu. dokter Ghea bisa gak ya memeriksa hatiku ini? entah kenapa sampai sekarang wanita yang ku cintai belum mencintaiku."kata riano.


"idih apaan sih riano. memang hatimu minta di apain?"tanyaku.


"terserah dokter Ghea saja. yang penting wanita yang ku cintai bisa move on."kata riano dengan tersenyum. aku pun membalikkan wajahku pada ponselku karena bingung mau menjawab bagaimana dengan keluhan riano itu.


"sudah. jangan dibuat serius begitu. aku hanya bercanda. aku ingin kamu Ghea yang ku kenal,ceria dan tegar."kata riano. aku hanya terdiam saja.


tok tok tok...


suara ketukan pintu.


krek.. suara pintu terbuka.


"maaf tuan riano,dokter Ghea,saya ingin memberitahu kalau pasien yang baru saja melahirkan apa bisa langsung di pindahkan di kamar?"tanya perawat padaku.


"berikan dokumen tentang pasien tadi. aku mau ACC kalau pasien tadi bisa langsung masuk ke kamarnya."kataku pada perawat tersebut.


"baik dokter."kata perawat tersebut padaku.


di tempat lain..


Rama dan Andriana menghadiri pesta amal. Andriana berencana busuk dengan menyuruh pelayan yang ada di acara tersebut untuk memberikan minuman Rama dengan bubuk obat perangsang. lalu Andriana memberikan uang tip untuk pelayan tersebut dan setelah itu,Andriana pergi dan menemui kembali pada Rama. kemudian,pelayan itu membawa banyak minuman dan minuman pesanan Rama di ambil sama Rama dan Rama pun meminum minuman itu sampai habis. tiba-tiba 10menit kemudian,minuman tersebut bereaksi membuat Rama terangsang dan tidak tahan dengan tubuhnya.


"ada apa ram?"tanya Andriana yang berpura-pura tidak tau.


"entahlah. aku tidak tau. tiba-tiba kog badanku terasa panas. dan rasanya ingin melepas pakaian."kata Rama.


"oh gitu,ayo ku antar kamu ke kamar untuk beristirahat."ajakan Andriana pada Rama. lalu,Andriana membopong Rama ke kamar hotel yang terdekat di gedung acara amal tadi. kemudian Andriana dan Rama telah sampai di kamar yang memang sudah di siapkan sama andriana. setelah sampai di kamar,Andriana membaringkan Rama di ranjang.


lalu,Rama pun tidak tahan dengan badannya.


"ada apa sayang?"tanya Andriana.


tiba-tiba Rama melihat Andriana seperti melihat wajah Ghea.


"Ghea kamu di sini. aku sangat mencintaimu. jangan tinggalkan aku Ghea."kata Rama yang membuat Andriana terkejut karena memanggil Ghea di depan mata Andriana.


"Rama memang sekarang kamu mengira aku ini Ghea. tetapi kamu tidak bisa menyangkal karena kamu milikku ram."batin Andriana.


kemudian,Rama mencium Andriana dan meraba bagian tubuh Andriana.


"puaskan aku malam ini Ghea. aku sangat rindu padamu."kata Rama.


lalu Rama dan Andriana berhubungan intim di malam yang panjang.

__ADS_1


__ADS_2