Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 100 ~ Aku sadar ~


__ADS_3

Dewa keluar dari bandara dan di jemput oleh asistennya Andi,dia akhirnya menghirup napas lega setelah tiga hari meninggalkan negara ini untuk urusan bisnis.Dia pergi ke Jepang tampa,memberitahu kepada Hanna,sekarang dia pulang,ingin sekali rasanya dia bertemu dengan Hanna,


"Andi,antar kau ke jalan bintang nomor lima belas,sekarang juga,nanti siang aku baru hadir ke kantor." Ucap dewa,rasanya dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Hanna.


"Tuan bukankah,seharusnya kita akan mengadakan meeting?"


"Aku sudah bilang nanti siang aku kesana,kenapa kamu banyak bicara,apa aku robot hingga tidak bisa istrahat walau sebentar." Ucap Dewa dengan,penuh penekanan hingga membuat Andi asistennya takut.


"Baik tuan." Jawab Andi,lalu dia langsung menyetir membawa mobil menuju alamat yang sudah di beritahu oleh tuannya.Pada saat mobilnya sudah dekat menuju toko bunga tempat Hanna bekerja,dari kejauhan dewa sudah melihat Kevin,bersama Hanna,


"Hentikan mobilnya disini." Ucap dewa,dia membuka jendela mobilnya lalu memastikan penglihatannya,ternyata benar,apa yang dia lihat Hanna sedang bersama Kevin,dan terlihat jelas kebahagian di wajah Hanna.Dewa tidak bisa marah,dia tidak ingin egois memaksakan perasaannya kepada Hanna,sementara wanita itu bahagia dengan pilihan hatinya.


"Jalan,kita kembali ke kantor." Ucap dewa,Andi sebenarnya sangat heran melihat tingkah bosnya,tetapi karena dia tidak ingin mendapat masalah dia hannya bisa kembali membawa mobilnya menuju kantor mereka.


Seluruh kariawan yang sudah mengetahui kedatangan dewa,langsung kembali ke tempat duduk masing-masing,semenjak kejadian pemecatan yang di lakukan oleh dewa,seluruh kariawan berubah total,mereka tidak mau lagi bermain-main,atau bercanda di hadapan tuan besar mereka.


Dewa memasuki gedung perusahaannya dengan perasaan yang sangat tidak menentu,ingin marah tapi dia tidak punya alasan untuk marah,akhirnya dia kembali keruangannya dan membatalkan meeting untuk hari ini dan di gantikan untuk esok hari saja.

__ADS_1


Dewa duduk di kursinya,dia membayangkan wajah bahagia Hanna bersama Kevin barusan,dia menghela napas berat,rasanya semangatnya untuk melakukan aktifitas hari ini hilang begitu saja.Dewa melihat jam yang melingkar di tangannya,jam baru menunjukkan pukul dua belas siang,


"Lebih baik aku menemui Lisa,mungkin dia belum pulang sekolah,rasanya kepalaku bisa pecah bila memikirkan masalah ku ini." Ucap dewa,akhirnya dia keluar dari kantor dan langsung membawa mobilnya menuju sekolah Lisa.


Sesampainya disana,dia melihat pintu sekolah masih tertutup itu artinya para siswa belum pulang.Dewa menunggu Lisa sambil bermain ponsel,dia baru ingat walaupun Lisa sudah gadis remaja dia belum juga punya ponsel,akhirnya dia memesan ponsel baru melalu online dan di kirim melalui ojek online ke alamatnya sekarang.


Tidak sampai satu jam menunggu akhirnya anak sekolah mulai pulang,dewa menunggu Lisa di dalam mobil karena dia tidak ingin anak-anak yang lain heboh melihat keberadaannya.Walaupun dewa tidak keluar dari mobilnya beberapa anak gadis mendekati mobilnya dengan tatapan kagum,bagaimana tidak dia datang ke sekolah Lisa dengan memakai mobil sport miliknya.


Beberapa wanita tampak mengambil gambar masing-masing di samping mobilnya,mereka tidak bisa melihat kedalam mobil karena kaca yang begitu gelap.


"Om,minta Poto dong," lima orang gadis mendekatinya dan meminta Poto,tetapi dewa menolak dia langsung masuk kedalam mobilnya setelan menerima barang pesanannya.


Karena anak-anak diluar semakin banyak dan mengambil gambar mobilnya,dewa menjauh dari sekolah itu karena dia belum melihat kedatangan Lisa.Setelah beberapa lama,dan siswa-siswa juga sudah sepi dewa kembali membawa mobilnya,mendekati sekolah dia ingin tetap menunggu Lisa disana.


Lisa keluar dari dalam sekolah,wajahnya terlihat lelah,dari kejauhan dewa sudah melihatnya,entah kenapa setiap melihat lisa jagung dewa bergetar,itu terjadi belakangan ini,makanya dia tidak terlalu sakit hati saat melihat Hanna bersama Kevin,Karena dia tidak merasakan apa pun saat bersama Hanna kecuali perasaan nyaman sangat jauh berbeda saat dia melihat Lisa jantung akan berdetak hebat dan dia selalu salah tingkah jika Lisa menatapnya.


Pada saat dia akan keluar dari mobilnya tiba-tiba dia melihat seorang pria,yang menaiki sepeda motor besar berjalan mendekati Lisa lalu berhenti di dekatnya.Pria itu tampak memberikan helem kepada Lisa tetapi dengan tegas Lisa menolaknya dan dia tetap berjalan menjauhi pria itu.Dewa sangat lega saat Lisa menolak pria itu,rasa kagumnya kepada dewa semakin besar.

__ADS_1


Mungkin karena Lisa terus menolak ajakan pria itu,dia meninggalkan Lisa di pinggir jalan dan saat itu,Lisa terlihat ingin menyebrangi jalan,dewa langsung menghentikan mobilnya di hadapan Lisa dan membuka kaca mobilnya.


"Masuk." Lisa sangat kaget,saat melihat dewa sudah berada di hadapannya dengan penampilan yang membuatnya sangat kagum,bagaimana bisa pria itu setampan itu datang menjemputnya.


"Kenapa malah berdiri disitu kamu tidak ingin masuk?" Tanya dewa,Lisa menatap sekelilingnya,merasa sedang tidak ada yang melihatnya dia langsung bergegas masuk ke dalam mobil mewah milik dewa.


"Dari mana om tadi,kok bisa lewat dari sekolahku? apa om sedang ingin pergi bersama seseorang,aku tidak pernah melihat om setampan ini dan juga memakai mobil om yang ini." Ucap Lisa,dia menunduk malu,saat mengucapkan kata-katanya itu.


Dewa tertawa lepas mendengar ucapan polos Lisa,ternyata begini rasanya kalau kita dekat dengan wanita yang belum tau apa-apa.


"Hahahaha..Memangnya aku biasanya tidak tampan ya,ngomong-ngomong siapa pria yang mengajakmu tadi,kenapa kamu tidak mau pulang bersamanya?" Tanya Dewa,dia penasaran apa hubungan Lisa dengan pria itu.


"Oohh,itu Toni,dia mengajakku pulang,tapi aku tidak mau karena dia bukan pria baik,dia suka sama banyak wanita,aku tidak menyukai pria sok tampan sepertinya." Ucap Lisa.Dewa yang mendengar penjelasan Lisa hannya bisa mengangguk,sikap Lisa membuatnya semakin kagum,dia tidak mengerti dengan perasannya saat ini yang pastinya dia bahagia saat berada di sisi Lisa.Dewa mengambil ponsel yang di pesannya tadi,lalu memberikannya kepada Lisa.


"Lisa kamu belum memiliki ponsel kan,ini aku baru beli kamu bisa memakainya,aku sudah memasang kartunya pakai untuk hal-hal penting." Ucap dewa sambil menyerahkan nya kepada Lisa.


*** bersambung***

__ADS_1


__ADS_2